Breaking News
light_mode
Beranda » Berita Nasional » SPPG Libur, BGN Fokuskan MBG ke Daerah 3T

SPPG Libur, BGN Fokuskan MBG ke Daerah 3T

  • account_circle redaktur
  • calendar_month Minggu, 21 Jun 2026
  • visibility 184
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

albadarpost.com, BERITA NASIONAL – Saat sebagian besar siswa bersiap menikmati libur sekolah, Badan Gizi Nasional (BGN) justru tengah merapikan arah Program Makan Bergizi Gratis (MBG). Di tengah penghentian sementara operasional Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG), pemerintah memilih memperketat sasaran penerima manfaat agar bantuan gizi semakin tepat mengenai kelompok yang paling membutuhkan.

Langkah tersebut menjadi bagian dari strategi baru BGN untuk meningkatkan efektivitas program MBG atau makan bergizi gratis. Selain menyesuaikan operasional selama masa libur sekolah, BGN juga memfokuskan bantuan kepada masyarakat di daerah 3T serta kelompok rentan yang membutuhkan intervensi gizi.

Tak hanya itu, penyesuaian tersebut membuka potensi efisiensi anggaran hingga lebih dari Rp3 triliun.

Fokus Baru MBG untuk Daerah 3T dan Kelompok 3B

BGN kini lebih memprioritaskan kelompok masyarakat yang memiliki risiko kerentanan gizi lebih tinggi. Sasaran utama mencakup anak-anak di wilayah 3T, yakni daerah tertinggal, terdepan, dan terluar.

Selain itu, perhatian khusus juga diberikan kepada kelompok 3B yang terdiri atas ibu hamil, ibu menyusui, serta balita. Ketiga kelompok tersebut dinilai membutuhkan dukungan gizi yang lebih besar dibanding kelompok lainnya.

Karena itu, BGN terus memperbarui basis data penerima manfaat. Pendataan dilakukan dengan mempertimbangkan tingkat kerentanan gizi, kondisi sosial ekonomi masyarakat, dan akses terhadap pemenuhan gizi.

Dengan pendekatan tersebut, pemerintah berharap bantuan yang diberikan tidak hanya menjangkau lebih banyak orang, tetapi juga benar-benar menyentuh kelompok yang paling membutuhkan.

Puluhan Sekolah Tidak Lagi Memerlukan Intervensi

Di sisi lain, evaluasi terhadap penerima manfaat terus berjalan. Hingga 18 Juni 2026, BGN mengidentifikasi 76 sekolah di Pulau Jawa yang dinilai tidak lagi memerlukan intervensi pemerintah dalam pemenuhan makanan bergizi.

Jumlah siswa penerima manfaat yang masuk dalam proses penyesuaian tersebut mencapai 39.352 orang.

Dari langkah itu, potensi efisiensi anggaran diperkirakan mencapai Rp70,8 miliar.

Penajaman sasaran tersebut menunjukkan bahwa pemerintah mulai menggeser fokus dari sekadar memperluas cakupan menuju peningkatan ketepatan penerima manfaat.

SPPG Berhenti Beroperasi Selama Libur Sekolah

Sementara itu, Surat Edaran Nomor 12 Tahun 2026 mengatur penghentian distribusi Program Makan Bergizi Gratis selama masa libur sekolah yang berlangsung pada 22 Juni hingga 13 Juli 2026.

Artinya, seluruh Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi tidak menjalankan operasional seperti biasa selama periode tersebut. Bersamaan dengan itu, insentif operasional SPPG juga tidak diberikan.

Wakil Kepala Badan Gizi Nasional, Agustina Arumsari, menjelaskan bahwa penghentian distribusi MBG membuat seluruh SPPG berhenti beroperasi.

“Dengan tidak didistribusikannya MBG selama liburan sekolah, maka seluruh SPPG tidak beroperasi, dan karena itu tidak mendapatkan insentif,” ujar Agustina Arumsari.

Menurutnya, penghentian sementara tersebut merupakan konsekuensi dari tidak adanya distribusi makanan bergizi selama siswa menjalani masa libur sekolah.

Efisiensi Anggaran Tembus Rp3,004 Triliun

Hingga pertengahan Juni 2026, sebanyak 27.820 SPPG telah beroperasi di berbagai daerah untuk mendukung pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis.

Namun, seiring berhentinya operasional selama libur sekolah, efisiensi anggaran dari insentif SPPG diperkirakan mencapai Rp3,004 triliun.

Nilai tersebut menjadi salah satu capaian efisiensi terbesar sejak program MBG berjalan. Selain itu, penghematan tersebut membuka ruang bagi pemerintah untuk memperkuat intervensi gizi terhadap kelompok rentan yang masih membutuhkan perhatian lebih besar.

Karena itu, arah baru program MBG kini tidak lagi semata-mata mengejar jumlah penerima. Pemerintah mulai menempatkan ketepatan sasaran sebagai prioritas utama.

Di balik berhentinya ribuan dapur SPPG selama masa liburan, BGN sedang menyusun ulang peta bantuan gizi nasional. Tujuannya sederhana, tetapi penting: memastikan setiap rupiah yang dibelanjakan benar-benar hadir untuk anak-anak, ibu hamil, ibu menyusui, dan balita yang paling membutuhkan.

Libur sekolah memang hanya berlangsung beberapa pekan. Namun bagi jutaan keluarga rentan, ketepatan sasaran bantuan gizi bisa menentukan kualitas generasi Indonesia di masa depan. (Red)

  • Penulis: redaktur

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pencurian Sepeda Listrik

    Pria Bertopeng Masuk Rumah Dini Hari, Identitasnya Bikin Kaget

    • calendar_month Jumat, 29 Mei 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 105
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA DAERAH – Suara kecil dari arah dapur pada dini hari biasanya dianggap sepele. Namun bagi penghuni sebuah rumah di Kampung Cinusa Hilir, Desa Nusawangi, Kecamatan Cisayong, suara itu justru menjadi awal dari peristiwa menegangkan yang berujung pada penangkapan seorang terduga pelaku pencurian. Kasus pencurian sepeda listrik yang terjadi Senin, 25 Mei 2026 sekitar […]

  • komik Wasbang Albadar Foundation

    Albadar Foundation Hadirkan Komik Wasbang untuk Generasi Emas Indonesia

    • calendar_month Minggu, 16 Nov 2025
    • account_circle redaktur
    • visibility 222
    • 0Komentar

    Komik Wasbang dari Albadar Foundation hadir sebagai media belajar murah, kuat, dan menarik untuk PAUD–SD. Solusi edukasi karakter bagi Generasi Emas Indonesia. albadarpost.com, PELITA – Albadar Foundation kembali menghadirkan inovasi yang segar dan dibutuhkan dunia pendidikan anak usia dini. Melalui lembar komik edukasi bertema wawasan kebangsaan (Wasbang), Albadar menawarkan media belajar yang tidak hanya menarik […]

  • Ilustrasi seorang ayah sedang berdoa.

    Saat Rezeki Seret dan Tagihan Menumpuk, Amalkan Doa Ini

    • calendar_month Minggu, 10 Mei 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 141
    • 0Komentar

    albadarpost.com, LIFESTYLE – Ada orang yang siangnya masih bisa tersenyum. Masih bercanda dengan tetangga. Masih bekerja seperti biasa. Namun begitu malam datang dan rumah mulai sepi, pikirannya penuh. Cicilan belum selesai. Uang sekolah anak sudah dekat. Besok tagihan datang lagi. Tidak sedikit kepala keluarga yang sekarang menjalani hari-hari seperti itu. Karena itulah doa lunas hutang […]

  • Pencari Kerja Tasikmalaya

    Pencari Kerja Tasikmalaya 2025 Naik, Separuh Berhasil Ditempatkan

    • calendar_month Senin, 20 Jul 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 67
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA DAERAH – Pencari Kerja Tasikmalaya pada 2025 kembali menjadi sorotan setelah pemerintah daerah merilis data terbaru mengenai ketenagakerjaan Kota Tasikmalaya. Data tersebut memperlihatkan jumlah pencari kerja meningkat dibandingkan tahun sebelumnya. Namun, di sisi lain, sekitar separuh dari total pencari kerja berhasil memperoleh penempatan kerja, sementara mayoritas pencari kerja masih berasal dari lulusan SMA dan […]

  • Analisis kekuatan tim Liga Champions dengan peluang juara masing-masing klub

    Analisis Peluang Tiap Tim di Liga Champions: Siapa Paling Siap Juara?

    • calendar_month Jumat, 20 Mar 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 176
    • 0Komentar

    albadarpost.com, PERSPEKTIF – Analisis peluang UCL menjadi pembahasan menarik jelang perempat final. Banyak pihak menilai peluang juara Liga Champions dari kekuatan tim, strategi, hingga performa terkini. Dari Real Madrid hingga Arsenal, setiap tim memiliki keunggulan dan tantangan masing-masing. Selain itu, faktor mental dan pengalaman sering menjadi pembeda di fase krusial. Oleh karena itu, berikut analisis […]

  • insest tasikmalaya

    Ketika Rumah Tak Lagi Menjadi Tempat Aman Bagi Anak

    • calendar_month Jumat, 28 Nov 2025
    • account_circle redaktur
    • visibility 103
    • 0Komentar

    Editorial Albadarpost menyoroti insest Tasikmalaya: kejahatan keluarga, kelalaian negara, dan ancaman sosial bagi anak. Ketika Rumah Tak Lagi Menjadi Tempat Aman albadarpost.com, EDITORIAL – Polisi Kota Tasikmalaya menangkap seorang pria berinisial DT (41), warga Kecamatan Indihiang, setelah terungkap ia memperkosa anak kandungnya selama bertahun-tahun. Kejahatan ini terdeteksi bukan karena keberanian aparat atau sistem perlindungan sosial, […]

expand_less