Breaking News
light_mode
Beranda » Humaniora » Pelatih Sukabumi Perluas Pencak Silat Ke Singapura

Pelatih Sukabumi Perluas Pencak Silat Ke Singapura

  • account_circle redaktur
  • calendar_month Sabtu, 22 Nov 2025
  • visibility 98
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Upaya pencak silat global dari Sukabumi diperkuat lewat pelatih yang dikirim ke Singapura.

Pelatih Indonesia Perluas Pencak Silat Global dan Dorong Diplomasi Budaya

albadarpost.com, HUMANIORA – Lima pelatih dari perguruan silat Sang Maung Bodas berangkat ke Singapura pada akhir pekan lalu. Langkah ini menandai babak baru upaya memperluas pencak silat global yang selama lebih dari satu dekade digarap perguruan asal Sukabumi tersebut. Perjalanan mereka disebut penting karena langsung berhubungan dengan permintaan lembaga pelatihan luar negeri yang membutuhkan instruktur berkualifikasi untuk mendidik ratusan pesilat muda.

Keberangkatan tim pelatih dilakukan setelah kerja sama berjalan antara Sang Maung Bodas dan Grasio Sport Silat School, Woodlands, Singapura. Pihak sekolah sebelumnya mengirim atlet berlatih di Sukabumi, lalu mengusulkan kerja sama berbasis program pelatihan jangka menengah. Pelatih akan menetap hingga 1 Januari 2026, mengisi sesi pelatihan yang mencakup atlet usia dini hingga dewasa.

Apriansyah, pelatih muda yang biasa dipanggil Mio, menjelaskan bahwa tim berhadapan dengan sekitar 100 atlet dan 60 pelatih. Menurutnya, kebutuhan tenaga instruktur semakin meningkat karena Singapura menargetkan penguatan persiapan kompetisi regional pada awal 2026. Para atlet akan mengikuti kejuaraan di Johor, Malaysia, yang dikenal sebagai salah satu ajang penting bagi pesilat Asia Tenggara.

“Kami sudah mempersiapkan diri sejak jauh hari. Bukan hanya teknik, tetapi juga mental dan komunikasi,” kata Mio. Ia menambahkan, permintaan kerja sama ini muncul berkat inisiatif dan jejaring yang dibangun Guru Besar Sang Maung Bodas, KH Fajar Laksana.


Ekspansi Silat dan Upaya Memperkuat Pencak Silat Global

Kegiatan ini menjadi perluasan paling nyata dari strategi perguruan untuk mengembangkan pencak silat global. Dalam beberapa tahun terakhir, minat lembaga pendidikan bela diri di luar negeri meningkat. Perguruan-perguruan di Indonesia merespons dengan menyiapkan pelatih terlatih dan kurikulum yang mengikuti standar IPSI (Ikatan Pencak Silat Indonesia).

Program pelatihan yang dibawa ke Singapura mencakup jurus tunggal, ganda, beregu, serta kategori kreatif. Selain materi baku IPSI, tim juga memperkenalkan jurus khas Sang Maung Bodas. Beberapa di antaranya Golok Kala Petok, Maung Keubet, dan Panca Kinanti. Mereka juga membawa permainan tradisional berbasis teknik api yang dikenal sebagai Boles.

Baca juga: Tasikmalaya Perkuat Mitigasi Bencana Lewat Penanaman Pohon Langka

Guru Besar KH Fajar Laksana menegaskan bahwa nilai penting kerja sama tidak berhenti pada ranah olahraga. Ia menyebut pengiriman pelatih ini sebagai bagian dari diplomasi budaya. “Ini bukan sekadar mengajar jurus. Ini menjaga identitas dan memperluas ruang budaya bangsa,” ujarnya.

Penampilan Pesilat Maung Bodas di Ponpes Dzikir Al-Fath Sukabumi (Foto: Dok PS Maung Bodas)

Menurut KH Fajar Laksana, momentum meningkatnya minat luar negeri terhadap pencak silat global membuka jalan bagi peluang ekonomi baru. Pendapatan pelatih dapat mencapai puluhan juta rupiah per bulan dari fasilitas dan kompensasi yang diberikan institusi mitra. Namun ia menegaskan bahwa aspek ekonomi tidak boleh menghilangkan ruh tradisi. “Silat tetap harus berdiri sebagai warisan yang kita jaga,” kata Fajar.


Konteks, Dampak, dan Peran Negara

Pencak silat telah ditetapkan UNESCO sebagai Warisan Budaya Tak Benda Dunia. Status ini memberi penekanan bahwa seni bela diri tersebut tidak hanya bagian dari sejarah, tetapi juga identitas sosial yang perlu dijaga. Fajar mendorong pemerintah untuk terus menyiapkan instruksi, fasilitas latihan, dan dukungan pembinaan. Ia melihat tren positif minat luar negeri sebagai momentum memperkuat diplomasi budaya Indonesia di kawasan Asia.

Baca juga: Akses KUR Bekasi Dikeluhkan Rumit, Pemkab Janji Permudah Proses Kredit

Secara lokal, keberangkatan lima pelatih ini juga menegaskan perkembangan perguruan daerah dalam lingkup internasional. Sang Maung Bodas, yang berproses selama lebih dari 15 tahun, menunjukkan bahwa upaya konsisten dapat membuka jejaring global. Efeknya dirasakan komunitas pelatih muda di Sukabumi yang kini melihat pencak silat bukan hanya kegiatan tradisi, tetapi profesi berdaya ekonomi.

Dengan program ini, Sang Maung Bodas menciptakan pola baru yang menggabungkan pendidikan bela diri, penyebaran budaya, dan peluang ekonomi. Bila berkelanjutan, model seperti ini berpotensi menjadi standar baru ekspansi seni tradisi ke tingkat internasional.

Ekspansi pelatih silat Sukabumi ke Singapura memperkuat pencak silat global dan membuka jalur baru diplomasi budaya Indonesia. (Red/Arrian)


  • Penulis: redaktur

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • radikalisme Garut

    Densus 88 Geledah Rumah Warga di Garut

    • calendar_month Rabu, 24 Des 2025
    • account_circle redaktur
    • visibility 170
    • 0Komentar

    Penggeledahan Densus 88 di Garut menegaskan kewaspadaan negara terhadap radikalisme dan dampaknya bagi rasa aman warga. Penggeledahan Dini Hari dan Dampaknya bagi Rasa Aman Warga albadarpost.com, BERITA DAERAH – Detasemen Khusus 88 Antiteror Polri menggeledah sebuah rumah warga di kawasan permukiman Kecamatan Garut Kota, Kabupaten Garut, Jawa Barat. Penggeledahan itu dilakukan pada Selasa malam, 23 […]

  • Ilustrasi cabai merah segar disimpan dalam wadah kedap udara dengan tisu kering agar tahan lama dan tidak cepat busuk.

    Jangan Taruh Sembarangan! Ini Rahasia Simpan Cabai yang Benar

    • calendar_month Rabu, 4 Mar 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 139
    • 0Komentar

    albadarpost.com, LIFESTYLE – Simpan Cabai Agar Awet ternyata tidak bisa sembarangan. Banyak orang mengira cara menyimpan cabai agar tidak cepat busuk cukup dengan memasukkannya ke kulkas. Padahal, teknik yang kurang tepat justru membuat cabai cepat lembek, berair, lalu berjamur. Karena itu, memahami cara simpan cabai agar awet sekaligus menjaga kesegarannya menjadi kunci agar tidak sering […]

  • Ilustrasi siluet manusia saling menunjuk dengan latar nuansa Islami dan suasana reflektif tentang adab dalam Islam

    Ketika Syariat Dipakai untuk Menghakimi, Adab Justru Menghilang

    • calendar_month Minggu, 3 Mei 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 121
    • 0Komentar

    albadarpost.com, OPINI – Syariat dan adab semestinya berjalan beriringan. Namun belakangan, banyak orang terlihat lebih sibuk membawa dalil untuk menyalahkan sesama dibanding memperbaiki akhlak sendiri. Media sosial penuh ceramah keras, potongan ayat, hingga kalimat penghakiman yang dilontarkan seolah-olah surga sudah berada di tangan mereka. Ironisnya, sebagian orang begitu lantang membicarakan dosa orang lain, tetapi lupa bahwa […]

  • Upacara mutasi Polres Tasikmalaya 2026 dengan pergantian 12 jabatan di Lapangan Hitam Mapolres

    Mutasi Polres Tasikmalaya 2026: 12 Jabatan Berganti, Biasa atau Ada Sesuatu?

    • calendar_month Rabu, 6 Mei 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 139
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA DAERAH – Mutasi Polres Tasikmalaya 2026 langsung menyedot perhatian. Sebanyak 12 jabatan strategis diganti dalam satu momentum. Rotasi polisi, sertijab, dan pergeseran posisi kunci terjadi bersamaan—dan itu jarang dianggap sekadar rutinitas. Publik mulai membaca lebih dalam. Apakah ini hanya penyegaran? Atau sinyal bahwa ada sesuatu yang sedang dibenahi? “Penyegaran Organisasi”, Kata Kapolres Upacara […]

  • Tafsir At-Talaq 2-3

    Sedang Sulit Ekonomi? Simak Tafsir At-Talaq 2-3 yang Banyak Dicari

    • calendar_month Selasa, 9 Jun 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 138
    • 0Komentar

    albadarpost.com, HIKMAH – Pencarian tentang Tafsir At-Talaq 2-3 terus muncul di internet, terutama saat kondisi ekonomi terasa berat. Banyak orang meyakini ayat ini sebagai salah satu ayat tentang rezeki tak terduga, yakni rezeki yang datang dari arah yang sama sekali tidak terpikirkan sebelumnya. Menariknya, ayat ini sering dibaca bukan hanya oleh para santri atau jamaah […]

  • nusantara hub

    Pantau Mudik Real-Time, Ini Cara Baru Hindari Macet Lebaran 2026

    • calendar_month Sabtu, 21 Mar 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 133
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA NASIONAL – Nusantara Hub kini menjadi solusi utama dalam memantau mudik 2026, terutama untuk melihat arus mudik secara real-time. Platform digital ini memungkinkan masyarakat mengikuti pergerakan transportasi, kondisi lalu lintas, hingga situasi cuaca secara langsung. Melalui sistem ini, pemudik tidak lagi bergantung pada informasi yang terlambat atau tidak jelas. Sebaliknya, mereka bisa mengambil […]

expand_less