Breaking News
light_mode
Beranda » Lifestyle » Muhammadiyah Tetapkan Awal Ramadhan 1447 H dan Lebaran 2026

Muhammadiyah Tetapkan Awal Ramadhan 1447 H dan Lebaran 2026

  • account_circle redaktur
  • calendar_month Jumat, 26 Sep 2025
  • visibility 14
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Muhammadiyah tetapkan 1 Ramadhan 1447 H jatuh pada 18 Februari 2026 dan Idul Fitri 20 Maret 2026. Berikut jadwal lengkap puasa dan libur Lebaran 2026.

albadarpost.com, LENSA. Majelis Tarjih dan Tajdid Pimpinan Pusat Muhammadiyah resmi mengumumkan ketetapan Awal Ramadhan Muhammadiyah 1447 H dan jadwal Idul Fitri 2026. Penetapan ini dituangkan dalam Maklumat Muhammadiyah No. 01/MLM/1.1/B/2025 dan disusun berdasarkan perhitungan Kalender Hijriah Global Tunggal (KHGT) Muhammadiyah yang menggunakan data astronomi global terkini.

Awal Ramadhan 2026

Dalam pengumumannya, Muhammadiyah menetapkan bahwa 1 Ramadhan 1447 H jatuh pada Rabu, 18 Februari 2026. Penetapan ini berlaku secara nasional karena metode hisab hakiki wujudul hilal yang digunakan Muhammadiyah bersifat universal dan dapat diterapkan di seluruh wilayah Indonesia.

Penetapan Awal Ramadhan Muhammadiyah ini menjadi acuan umat untuk memulai ibadah puasa di bulan suci. Majelis Tarjih dan Tajdid juga telah melakukan peninjauan ulang terhadap data astronomis dan memvalidasi parameter Kalender Hijriah Global Tunggal sehingga jadwal yang dikeluarkan memiliki kepastian ilmiah dan dapat diikuti oleh seluruh warga persyarikatan.

Berikut jadwal penting Ramadhan 1447 H:

  • 1 Ramadhan 1447 H: Rabu, 18 Februari 2026
  • 15 Ramadhan 1447 H: Rabu, 4 Maret 2026 (pertengahan Ramadhan)
  • 29 Ramadhan 1447 H: Rabu, 18 Maret 2026
  • 30 Ramadhan 1447 H: Kamis, 19 Maret 2026

Idul Fitri 1447 H dan Jadwal Libur

Muhammadiyah juga mengumumkan bahwa 1 Syawal 1447 H atau Idul Fitri akan jatuh pada Jumat, 20 Maret 2026. Penetapan ini penting untuk memastikan masyarakat dapat mempersiapkan perayaan Hari Raya jauh hari sebelumnya.

Berdasarkan Surat Keputusan Bersama (SKB) 3 Menteri Nomor 1497/2025, Nomor 2/2025, dan Nomor 5/2025 tentang Hari Libur Nasional dan Cuti Bersama Tahun 2026, pemerintah menetapkan libur dan cuti bersama Idul Fitri sebagai berikut:

  • Jumat, 20 Maret 2026: Cuti bersama Idul Fitri
  • Sabtu, 21 Maret 2026: Libur nasional Idul Fitri
  • Minggu, 22 Maret 2026: Libur nasional Idul Fitri
  • Senin, 23 Maret 2026: Cuti bersama Idul Fitri
  • Selasa, 24 Maret 2026: Cuti bersama Idul Fitri

Menariknya, rangkaian libur Idul Fitri 2026 berdekatan dengan peringatan Hari Raya Nyepi. Pemerintah juga menetapkan cuti bersama Nyepi pada Rabu, 18 Maret 2026, dan libur nasional Nyepi pada Kamis, 19 Maret 2026. Dengan demikian, masyarakat akan menikmati masa libur yang lebih panjang, dimulai dari 18 hingga 24 Maret 2026.

Pentingnya Kepastian Jadwal

Kepastian Awal Ramadhan Muhammadiyah memberi manfaat besar bagi umat Islam, khususnya dalam mempersiapkan ibadah, jadwal mudik, hingga perencanaan bisnis selama bulan suci dan libur lebaran. Muhammadiyah menegaskan bahwa ketetapan ini tidak hanya bersifat teologis, tetapi juga memberi panduan praktis bagi masyarakat luas.

Bagi pelaku usaha, jadwal ini dapat dijadikan acuan untuk menyesuaikan jam operasional selama Ramadhan, sementara bagi pemerintah daerah, informasi ini penting untuk mempersiapkan pelayanan publik, pengaturan arus mudik, dan memastikan ketersediaan bahan pangan di pasar.

Kepastian tanggal ini juga memudahkan dunia pendidikan dalam mengatur jadwal ujian dan libur sekolah, sehingga seluruh kegiatan akademik dapat berjalan dengan lancar tanpa tumpang tindih dengan momen keagamaan.

Imbauan dan Harapan

Muhammadiyah mengimbau umat untuk menyambut Ramadhan dengan penuh persiapan, baik secara spiritual maupun fisik. Selain itu, organisasi ini juga mendorong umat untuk menjadikan bulan suci sebagai momentum memperkuat solidaritas sosial melalui zakat, infak, dan sedekah.

Diharapkan, dengan kepastian Awal Ramadhan Muhammadiyah, seluruh umat Islam dapat menjalankan ibadah puasa dengan khusyuk dan merayakan Idul Fitri 2026 dengan suasana damai dan penuh kebersamaan.

Penutup
Awal Ramadhan Muhammadiyah 1447 H resmi ditetapkan, memberi kepastian jadwal ibadah dan libur Lebaran 2026 bagi umat Islam. (AlbadarPost.com/DAS)

  • Penulis: redaktur

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Ilustrasi empat golongan dirindukan surga: pembaca Quran, penjaga lisan, dermawan, dan orang berpuasa Ramadan.

    Empat Golongan Manusia yang Dirindukan Surga

    • calendar_month Sabtu, 21 Feb 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 11
    • 0Komentar

    albadarpost.com, OPINI – Empat Golongan Dirindukan Surga menjadi kabar langit yang menggetarkan jiwa. Dalam hadis Nabi ﷺ, disebutkan bahwa surga merindukan empat tipe manusia: pecinta Al-Qur’an, penjaga lisan, orang dermawan, dan ahli puasa Ramadan. Ini bukan sekadar kabar gembira; ia adalah peta ruhani menuju taman keabadian. Maka, ketika dunia sibuk menghitung laba, langit justru menghitung […]

  • Seorang Muslim membaca Al-Quran di dalam masjid saat malam Ramadhan sebagai refleksi hikmah Nuzulul Quran.

    Hikmah Nuzulul Quran: Pesan “Iqra” yang Mengubah Cara Manusia Melihat Hidup

    • calendar_month Rabu, 4 Mar 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 12
    • 0Komentar

    albadarpost.com. LIFESTYLE – Hikmah Nuzulul Quran menjadi pelajaran penting bagi umat Islam karena peristiwa turunnya Al-Quran atau Nuzulul Quran menandai awal turunnya wahyu pertama kepada Nabi Muhammad SAW. Momen turunnya wahyu ini tidak hanya menjadi sejarah Islam, tetapi juga menjadi titik awal perubahan cara manusia memahami kehidupan. Selain itu, peristiwa tersebut membawa pesan kuat bahwa […]

  • radikalisme digital

    Radikalisme Digital: Ancaman Baru yang Tumbuh di Saku Anak-anak

    • calendar_month Kamis, 20 Nov 2025
    • account_circle redaktur
    • visibility 13
    • 0Komentar

    albadarpost.com, PERSPEKTIF — Setiap kali laporan baru tentang radikalisasi muncul, publik sering membayangkan proses perekrutan yang berlangsung di ruang-ruang gelap. Dalam imajinasi itu, ekstremisme tumbuh jauh dari pusat kehidupan sehari-hari. Namun data beberapa tahun terakhir menabrak asumsi tersebut. Radikalisme kini hadir melalui jalur yang justru paling dekat: ponsel anak-anak. Perangkat yang semestinya menjadi ruang belajar […]

  • pesan emosional dedi mulyadi

    Di Balik Keputusan Dedi Mulyadi Tak Menikah Lagi

    • calendar_month Minggu, 11 Jan 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 11
    • 0Komentar

    Keputusan Dedi Mulyadi tak menikah lagi disampaikan terbuka, memuat pesan emosional tentang anak, keluarga, dan persepsi publik. albadarpost.com, LIFESTYLE – Keputusan hidup pribadi pejabat publik sering kali dibaca secara dangkal. Ia kerap dipersempit menjadi gosip, padahal di baliknya terdapat pertimbangan psikologis, relasi keluarga, dan beban simbolik sebagai figur negara. Itulah konteks yang muncul ketika Gubernur […]

  • MK UU Pers 145/PUU-XXIII/2025

    Putusan MK Tegaskan Garis Merah Sengketa Jurnalistik

    • calendar_month Jumat, 23 Jan 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 11
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA NASIONAL – Mahkamah Konstitusi (MK) menegaskan batas tegas antara sengketa jurnalistik dan tindak pidana. Dalam Putusan Nomor 145/PUU-XXIII/2025, MK menyatakan bahwa karya jurnalistik tidak dapat langsung diproses secara pidana atau perdata tanpa melalui mekanisme yang diatur dalam Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 tentang Pers. Putusan tersebut memperjelas posisi Dewan Pers sebagai pintu awal […]

  • Polemik paspor pemain Timnas Indonesia

    Drama Paspor Pemain Timnas Meledak di Liga Belanda, Karier Pemain Terancam

    • calendar_month Rabu, 1 Apr 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 11
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA NASIONAL – Polemik paspor pemain Timnas Indonesia kini menjadi sorotan besar di Eropa. Kasus yang dikenal sebagai polemik paspor Timnas Indonesia atau “paspoortgate” memicu keputusan mengejutkan setelah sejumlah klub Belanda menghentikan sementara aktivitas pemain diaspora Indonesia. Kontroversi status kewarganegaraan ini langsung berdampak pada karier pemain serta memunculkan pertanyaan baru tentang efek naturalisasi di […]

expand_less