Breaking News
light_mode
Beranda » Humaniora » BNPB Lanjutkan Operasi Pencarian Longsor di Cilacap untuk Percepat Penemuan Korban

BNPB Lanjutkan Operasi Pencarian Longsor di Cilacap untuk Percepat Penemuan Korban

  • account_circle redaktur
  • calendar_month Sabtu, 15 Nov 2025
  • visibility 44
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

BNPB kembali melanjutkan operasi pencarian longsor di Cilacap demi mempercepat penemuan korban hilang.operasi pencarian longsor di Cilacap demi mempercepat penemuan korban hilang.


Operasi Pencarian Longsor Kembali Dikebut

albadarpost.com, HUMANIORA – BNPB kembali mengaktifkan operasi pencarian longsor di Kabupaten Cilacap, Jawa Tengah, pada Sabtu pagi. Keputusan ini diambil setelah seluruh aktivitas penyelamatan pada Jumat sore terpaksa dihentikan akibat hujan deras yang memicu risiko longsor susulan. Langkah itu dianggap krusial karena belasan warga masih belum ditemukan dan kondisi lapangan terus berubah.

Deputi Bidang Penanganan Darurat BNPB, Mayjen TNI Budi Irawan, mengatakan penghentian sementara pada Jumat pukul 16.30 WIB dilakukan demi keselamatan tim. Curah hujan tinggi membuat lereng tidak stabil dan menghambat pergerakan alat berat. “Risiko longsor susulan cukup tinggi. Karena itu operasi kami lanjutkan pada Sabtu ketika kondisi memungkinkan,” ujarnya.

Pemulihan pencarian sejak pagi menandai penegasan bahwa situasi di Majenang masih berada pada tahap kritis. Setiap jam dianggap berharga untuk menemukan korban yang kemungkinan tertimbun material setinggi beberapa meter.

Material Setinggi 8 Meter Menghambat Proses Evakuasi

Hambatan terbesar dalam operasi pencarian longsor berada di Desa Cibeunying, Kecamatan Majenang. Tebal material mencapai 8 meter, membuat pergerakan tim SAR berjalan lambat selama beberapa hari terakhir. Kondisi ini memaksa BNPB menambah jumlah alat berat secara bertahap.

Budi menjelaskan bahwa awalnya hanya dua unit excavator yang bekerja di lapangan. Jumlah itu kemudian bertambah menjadi empat, lalu tujuh. Bantuan berikutnya datang dari Kementerian Pekerjaan Umum, yang menjanjikan total 12 unit agar proses pengerukan bisa berlangsung paralel. “Penambahan alat berat menjadi kunci mempercepat pencarian, terutama di sektor yang materialnya paling tebal,” katanya.

Sebelumnya, BNPB juga melaporkan kenaikan jumlah alat berat dari empat menjadi delapan unit. Namun medan yang tertutup lumpur dan batang pohon membuat kecepatan pengerjaan tidak bisa maksimal. Situasi ini pula yang membuat pembagian zona pencarian dilakukan lebih ketat.

Korban Meninggal Bertambah, Belasan Masih Hilang

Hingga hari ketiga setelah bencana, enam korban ditemukan dalam kondisi meninggal dunia. Dua puluh orang sebelumnya masuk daftar pencarian, namun jumlah itu berkurang menjadi 17 setelah penemuan terbaru pada Jumat pagi. Temuan pada pukul 10.56 WIB itu menjadi salah satu sedikit perkembangan setelah cuaca memburuk selama dua hari berturut-turut.

Baca juga: Skrining TBC Digelar di Karawang untuk Percepat Deteksi dan Pengobatan

Basarnas sebagai komando pencarian membagi pekerjaan ke dalam tiga zona. Tiap lokasi dikerjakan dua kelompok dengan dukungan satu anjing pelacak dari unit K9 Kantor SAR Semarang. Strategi itu digunakan untuk memperluas jangkauan pencarian pada sektor yang sulit dijangkau alat berat.

Cuaca masih menjadi faktor yang membayangi operasi. Prakiraan menunjukkan hujan ringan hingga sedang akan turun merata di Majenang sampai Minggu. Lereng di wilayah itu berbentuk cekungan sehingga rawan menahan air. BNPB meminta warga sekitar tetap waspada. “Jika hujan lebih dari satu jam dengan intensitas tinggi, warga diminta melakukan evakuasi mandiri,” ujar Budi.

Kebutuhan Dasar Warga Terpenuhi

Di luar pencarian, pemerintah memastikan kebutuhan dasar warga terdampak tetap tersedia. BNPB menyatakan distribusi logistik berjalan tanpa hambatan. Bantuan yang dibagikan meliputi bahan makanan, selimut, matras, serta tenda untuk pengungsian.

Menurut Budi, seluruh kebutuhan dasar korban dan penyintas telah mencukupi. Pemerintah daerah dan pusat bekerja beriringan untuk menjaga ketersediaan logistik hingga operasi pencarian selesai. Informasi ini dianggap penting untuk menenangkan warga yang rumahnya rusak dan harus bertahan di pengungsian beberapa hari ke depan.

Analisis dan Konteks: Risiko Belum Usai

Cilacap merupakan salah satu daerah dengan tingkat kerawanan longsor tinggi di Jawa Tengah. Kontur yang berundak dan curah hujan musiman membuat potensi bencana serupa selalu ada. Operasi pencarian longsor kali ini memperlihatkan tantangan lama yang terus berulang: material besar, keterbatasan alat berat, dan cuaca yang tidak menentu.

Penambahan alat berat yang masif menunjukkan bahwa mitigasi darurat kini lebih terstruktur. Namun percepatan pencarian tetap bergantung pada stabilitas cuaca dan kondisi medan. Pemerintah menekankan bahwa seluruh operasi berfokus pada penemuan korban sembari menjaga keselamatan petugas.

Operasi pencarian longsor di Cilacap terus dipercepat untuk menemukan korban hilang dan menjaga keselamatan warga. (Red)


T

  • Penulis: redaktur

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • WFH ASN Jumat

    WFH ASN Setiap Jumat Dimulai, Negara Hemat Tapi Pelayanan Aman?

    • calendar_month Rabu, 1 Apr 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 77
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA NASIONAL – Kebijakan WFH ASN Jumat resmi dimulai pada April 2026 dan langsung menjadi perhatian publik. Program kerja fleksibel ASN atau work from home pegawai negeri ini disebut pemerintah sebagai langkah efisiensi energi sekaligus modernisasi birokrasi. Namun di sisi lain, muncul pertanyaan besar: apakah kebijakan kerja dari rumah setiap Jumat mampu meningkatkan produktivitas […]

  • resep sup sehat buka puasa

    5 Resep Sup Sehat untuk Buka Puasa, Nomor 3 Favorit Banyak Keluarga

    • calendar_month Sabtu, 14 Mar 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 66
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA NASIONAL – Resep sup sehat buka puasa sering menjadi pilihan favorit banyak keluarga selama bulan Ramadhan. Setelah menahan lapar dan haus seharian, tubuh membutuhkan makanan yang ringan namun tetap bergizi. Oleh karena itu, sup sehat untuk buka puasa menjadi menu yang ideal karena hangat, mudah dicerna, dan kaya nutrisi. Selain itu, sup juga […]

  • penolakan geothermal Cianjur

    Warga Cianjur Tagih Janji Bupati Tolak Geothermal di Kaki Gunung Gede

    • calendar_month Rabu, 10 Des 2025
    • account_circle redaktur
    • visibility 76
    • 0Komentar

    Warga Cianjur menagih janji Bupati untuk menolak geothermal di kaki Gunung Gede yang dinilai mengancam lingkungan. albadarpost.com, LENSA – Ratusan warga dari berbagai kecamatan di lereng Gunung Gede-Pangrango, Cianjur, mendatangi Kantor Bupati Cianjur untuk menagih janji kepala daerah terkait penolakan geothermal Cianjur. Aksi yang berlangsung pada Rabu itu menjadi gelombang tuntutan terbaru atas pembangunan proyek […]

  • ASN angkutan umum

    ASN Jawa Tengah Wajib Sarung Batik, Publik Pertanyakan Relevansi

    • calendar_month Kamis, 27 Nov 2025
    • account_circle redaktur
    • visibility 83
    • 0Komentar

    Aturan sarung batik untuk ASN Jawa Tengah memicu perdebatan publik soal relevansi kebijakan layanan publik. albadarpost.com, LENSA – ASN di Jawa Tengah kini diwajibkan memakai sarung batik setiap Jumat. Kebijakan itu tertuang dalam Surat Edaran Gubernur Jawa Tengah Nomor B/800.1.12.5/83/2025. Di saat bersamaan, kebijakan berbeda muncul dari Jawa Barat, berupa izin libur bagi aparatur sipil […]

  • reintroduksi banteng jawa

    Reintroduksi Banteng Jawa: Mandat Negara, Regulasi Konservasi, dan Celah Pertanggungjawaban

    • calendar_month Rabu, 3 Des 2025
    • account_circle redaktur
    • visibility 96
    • 0Komentar

    BBKSDA Jawa Barat memperkuat reintroduksi banteng jawa di Pangandaran guna menekan ancaman kepunahan. albadarpost.com, PERSPEKTIF – Pusat Reintroduksi Banteng Jawa di Pangandaran bukan sekadar proyek konservasi. Program ini berdiri di atas kerangka hukum yang mengikat, dengan konsekuensi administratif dan pidana bagi pihak yang melanggar. Reintroduksi banteng jawa, menurut otoritas kehutanan, adalah implementasi langsung kewajiban negara […]

  • PPATK mengawasi aliran dana Program Makan Bergizi Gratis melalui sistem Detak MBG untuk mencegah penyimpangan anggaran 2026

    PPATK Awasi Aliran Dana MBG 2026

    • calendar_month Rabu, 4 Feb 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 84
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA NASIONAL – Pengawasan anggaran Program Makan Bergizi Gratis (MBG) memasuki fase baru. Menjelang 2026, Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK) memperketat kontrol dengan mengawasi aliran dana MBG secara sistematis melalui Detak MBG. Langkah ini muncul di tengah besarnya skala program yang menjangkau jutaan penerima manfaat. Ketika anggaran membesar, risiko penyimpangan ikut meningkat. […]

expand_less