Breaking News
light_mode
Beranda » Berita Daerah » Skrining TBC Digelar di Karawang untuk Percepat Deteksi dan Pengobatan

Skrining TBC Digelar di Karawang untuk Percepat Deteksi dan Pengobatan

  • account_circle redaktur
  • calendar_month Sabtu, 15 Nov 2025
  • visibility 92
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Skrining TBC di Karawang menyasar 5.000 warga untuk percepatan deteksi dan pengobatan berbasis layanan publik.

albadarpost.com, LENSA – Deteksi dini Skrining TBC di Kabupaten Karawang dimulai dengan pemeriksaan rontgen terhadap ratusan warga di Kecamatan Tirtajaya. Langkah ini menjadi pintu masuk untuk memetakan penyebaran tuberkulosis di wilayah yang selama ini belum memiliki data rinci, padahal risiko penularannya tinggi.

Program Skrining TBC menyasar 5.000 warga dari 30 kecamatan. Tahap pertama dilaksanakan Sabtu, 15 November 2025, di Desa Pisang Sambo, dengan partisipasi sekitar 300 penduduk. Inisiatif ini digerakkan Wakil Ketua DPR Saan Mustofa bekerja sama dengan RSUD Jatisari dan tim spesialis paru. Fokusnya sederhana tetapi penting: mempercepat deteksi, menutup celah penularan, lalu memastikan pengobatan berjalan sesuai standar nasional.

Saan menyatakan kegiatan skrining keliling ini merupakan langkah awal untuk mengetahui situasi TBC yang sebenarnya di Karawang. “Penyakit TBC ini serius dan menular. Banyak warga tidak memeriksakan kondisinya, terutama di kampung-kampung. Kita ingin masyarakat mengetahui status kesehatannya dan melakukan deteksi dini,” ujar Saan.

Ia menegaskan bahwa Karawang belum pernah melakukan skrining berskala besar seperti ini. Dengan 5.000 sampel, pihaknya berharap memperoleh gambaran yang akurat sebelum menentukan langkah penanganan lanjutan. Targetnya bukan hanya menemukan kasus, tetapi mempercepat intervensi agar penularan tidak melebar.


Proses Pemeriksaan dan Mekanisme Layanan

Skrining TBC dan Alur Penanganan

Direktur RSUD Jatisari, dr Anisa, menjelaskan bahwa alur Skrining TBC dimulai dari pemeriksaan rontgen. Hasil rontgen yang menunjukkan indikasi TBC akan ditindaklanjuti dengan pengambilan dahak untuk tes cepat molekuler atau TCM. Dua hasil positif menjadi penentu diagnosis TBC sebelum pasien dirujuk untuk pengobatan.

“Kami bekerja sama dengan Dinas Kesehatan dan puskesmas. Jika ada pasien positif, puskesmas mendampingi pengobatan dan edukasi. Pengobatan minimal berlangsung enam bulan,” kata Anisa.

Ia menambahkan bahwa TBC dibagi dalam dua kategori utama. Pertama, TBC sensitif obat yang ditangani di puskesmas. Kedua, TBC resisten obat yang membutuhkan penanganan awal di rumah sakit sebelum dikembalikan ke puskesmas dengan pengawasan ketat. RSUD Jatisari sebagai rumah sakit rujukan telah menyiapkan seluruh fasilitas laboratorium dan ruang layanan sesuai penunjukan Kementerian Kesehatan.

Menurut Anisa, durasi pengobatan TBC kini lebih singkat dibandingkan beberapa dekade lalu. “Sekarang pengobatan paling lama satu tahun. Dulu bisa seumur hidup. Dengan pengobatan teratur, pasien bisa sembuh total,” ujarnya.


Analisis Kebijakan dan Tantangan Lapangan

Upaya skrining menyeluruh ini menjadi pintu pembuka bagi pemerintah daerah untuk memperbarui kebijakan penanggulangan TBC. Selama ini, cakupan deteksi dini di Karawang mengandalkan pemeriksaan pasif, menunggu pasien datang ke fasilitas kesehatan. Pola tersebut mudah melewatkan kasus, terutama di wilayah pedesaan dengan mobilitas terbatas.

Baca juga: Polda Jabar Gelar Operasi Zebra, Pelanggaran Lalu Lintas Jadi Fokus Pengawasan

Dengan skema jemput bola, penyelenggara berharap bisa memotong rantai penularan lebih cepat. Skrining aktif juga membantu menemukan kasus laten yang berpotensi berkembang menjadi TBC aktif dan menular. Namun upaya ini membutuhkan kesinambungan, terutama dalam pengawasan pengobatan yang berlangsung antara enam hingga dua belas bulan. Ketidakpatuhan minum obat masih menjadi kendala nasional, dan Karawang tidak terkecuali.

Tantangan lainnya adalah kapasitas fasilitas kesehatan sebagai rujukan. Jika kasus yang ditemukan meningkat signifikan, puskesmas dan RSUD harus mampu menangani lonjakan pasien tanpa mengganggu pelayanan reguler. Di sisi lain, keberadaan data akurat hasil skrining dapat membantu pemerintah daerah memetakan wilayah risiko tinggi untuk intervensi berikutnya.

Langkah Saan Mustofa bekerja sama dengan RSUD Jatisari menunjukkan upaya koordinasi lintas sektor untuk memperkuat layanan publik. Program ini sejalan dengan rencana nasional eliminasi TBC 2030, yang menuntut percepatan deteksi setidaknya 90 persen dari estimasi kasus.

Skrining TBC Karawang mempercepat deteksi dan akses pengobatan, membuka data baru untuk perencanaan kesehatan berbasis risiko. (Red)


  • Penulis: redaktur

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • pemotongan bansos PKH

    Pendamping PKH di Pamekasan Diperiksa Usai Dugaan Pemotongan Bansos

    • calendar_month Kamis, 13 Nov 2025
    • account_circle redaktur
    • visibility 65
    • 0Komentar

    Kasus dugaan pemotongan bansos PKH di Pamekasan diselidiki. Pendamping diperiksa setelah warga melapor soal dana tak utuh diterima. albadarpost.com, HUMANIORA – Rabu, 12 November 2025, publik Pamekasan dihebohkan oleh dugaan pemotongan bansos PKH di Kecamatan Tlanakan, Jawa Timur. Seorang warga bernama Jumaati mengaku hanya menerima Rp1,2 juta dari total bantuan yang seharusnya Rp2,05 juta. Kasus […]

  • Ilustrasi umat muslim berbagi makanan berbuka puasa kepada jamaah di masjid saat bulan Ramadhan.

    Cuma Beri Takjil? Ini Hadis Nabi yang Mengejutkan

    • calendar_month Sabtu, 14 Mar 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 83
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA NASIONAL – Banyak orang belum menyadari keutamaan memberi makan orang berbuka. Padahal, dalam hadis Nabi tentang memberi makan orang berbuka, Rasulullah SAW menjelaskan bahwa pahala amalan ini bisa menyamai pahala orang yang menjalankan puasa. Karena itu, tradisi berbagi takjil yang sering terlihat di jalan, masjid, atau lingkungan masyarakat sebenarnya memiliki nilai ibadah yang […]

  • Wanita muslim membaca Al-Qur’an dari HP saat shalat malam di kamar dengan suasana tenang dan khusyuk.

    Shalat Sambil Baca HP, Sah atau Tidak? Ini Jawaban yang Mengejutkan!

    • calendar_month Kamis, 5 Mar 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 110
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA NASIONAL – Baca Al-Qur’an dari HP saat shalat, sah atau justru membatalkan ibadah? Pertanyaan ini terus memicu perdebatan. Sebagian orang menganggapnya wajar karena teknologi memudahkan tilawah. Namun, sebagian lain merasa shalat sambil memegang smartphone tidak pantas. Lalu sebenarnya, bagaimana hukum membaca Al-Qur’an dari HP ketika shalat menurut dalil dan ulama? Mari kita kupas […]

  • Kantor Bank Jambi saat insiden peretasan siber yang menyebabkan saldo nasabah hilang

    Bank Jambi Kehilangan Saldo Nasabah, OJK Turun Tangan

    • calendar_month Selasa, 24 Feb 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 93
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA NASIONAL – Insiden peretasan siber mengguncang perbankan daerah setelah bank Jambi kehilangan saldo nasabah dalam dugaan pembobolan sistem digital. Kasus rekening nasabah Bank Jambi bobol dan saldo hilang itu memicu kekhawatiran publik, terutama karena kerugian terjadi secara nyata pada sejumlah rekening. Selain itu, dugaan serangan siber terhadap bank daerah tersebut langsung menjadi sorotan […]

  • Pertemuan Komisi III DPRD Kota Tasikmalaya dengan pengelola lapangan padel bahas izin PBG dan SLF

    Izin Lapangan Padel Tasikmalaya Disepakati, Operasional Tetap Jalan

    • calendar_month Rabu, 25 Feb 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 81
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA DAERAH – Polemik izin lapangan padel Tasikmalaya akhirnya menemukan jalan keluar. Isu perizinan padel atau legalitas operasional lapangan padel yang sempat memicu sidak kini mulai mereda. Pemerintah daerah dan pengelola sepakat menjaga stabilitas usaha sekaligus memastikan seluruh proses izin padel Tasikmalaya berjalan sesuai aturan. Pertemuan yang digelar Komisi III DPRD Kota Tasikmalaya pada […]

  • karakter murid

    Guru dan Rahasia Membaca Karakter Murid dalam 5 Menit Pertama di Kelas

    • calendar_month Senin, 6 Apr 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 105
    • 0Komentar

    albadarpost.com, HUMANIORA – Banyak guru mengira karakter murid baru terlihat setelah berhari-hari mengajar. Padahal, karakter murid, kepribadian siswa, dan sikap anak di kelas sering muncul dalam 5 menit pertama. Saat murid masuk ruangan, memilih tempat duduk, lalu merespons sapaan guru, mereka sebenarnya sedang menunjukkan pola perilaku yang penting. Karena itu, guru yang peka tidak hanya […]

expand_less