Breaking News
light_mode
Beranda » Berita Daerah » Pinunjul Award 2025 Tegaskan Keberhasilan Pengendalian Inflasi Pangandaran

Pinunjul Award 2025 Tegaskan Keberhasilan Pengendalian Inflasi Pangandaran

  • account_circle redaktur
  • calendar_month Kamis, 11 Des 2025
  • visibility 175
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Pangandaran raih Pinunjul Award 2025 sebagai wujud keberhasilan pengendalian inflasi dan stabilitas ekonomi daerah.

albadarpost.com, LENSA – Pemerintah Kabupaten Pangandaran kembali menegaskan komitmennya dalam pengendalian inflasi Pangandaran dengan meraih Apresiasi Pinunjul Award 2025 Terbaik III untuk kategori Kota/Kabupaten Non IHK Jawa Barat. Penghargaan ini mencerminkan upaya pemerintah daerah menjaga kestabilan harga dan memperkuat ketahanan pangan sepanjang 2025, di tengah tekanan ekonomi yang masih terasa pada sejumlah komoditas strategis di tingkat lokal dan regional.

Penghargaan tersebut diserahkan kepada Bupati Pangandaran, Hj. Citra Pitriyami, S.H., pada Pasamoan Agung atau High Level Meeting (HLM) Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) dan Tim Percepatan dan Perluasan Digitalisasi Daerah (TP2DD) se-Jawa Barat di Kabupaten Garut, Selasa, 9 Desember 2025. Forum ini mempertemukan seluruh pemangku kebijakan untuk memotret capaian pengendalian inflasi, berbagi strategi, serta memperkuat koordinasi lintas daerah.

Penguatan Strategi Pengendalian Inflasi Pangandaran

Pangandaran menempatkan isu pengendalian harga barang pokok sebagai prioritas utama dalam stabilitas ekonomi daerah. Upaya ini tidak berdiri sendiri, melainkan dijalankan melalui kombinasi penguatan pasokan pangan, optimalisasi distribusi, dan peningkatan kewaspadaan pasar. Pemerintah daerah bekerja sama dengan TPID, kepolisian, serta pelaku usaha untuk memastikan jalur distribusi komoditas tidak terputus dan tidak dimanfaatkan oleh spekulan.

Capaian Pinunjul Award 2025 dinilai sebagai hasil dari konsistensi pemerintah daerah menerapkan langkah-langkah intervensi cepat, termasuk sidak pasar, operasi pasar murah, dan pemantauan harga harian berbasis data. Pemerintah daerah menyebut bahwa stabilitas pangan adalah fondasi dari program kesejahteraan yang lebih luas, terutama bagi masyarakat yang kondisi ekonominya rentan terhadap fluktuasi harga.

Baca juga: KAI Perluas Layanan Kereta Api Nataru Demi Antisipasi Lonjakan Penumpang

Dalam konteks Jawa Barat, Pangandaran tercatat tetap mampu menjaga tekanan inflasi di bawah rata-rata wilayah. Kondisi ini menempatkan daerah tersebut sebagai salah satu model praktik baik pengendalian harga non-IHK yang diakui pemerintah provinsi.

Konteks Regional dan Tantangan Ekonomi ke Depan

Situasi harga pangan sepanjang 2025 masih dipengaruhi cuaca ekstrem dan tekanan biaya distribusi di beberapa sentra produksi. Karena itu, prestasi ini menjadi indikator penting bahwa instrumen pengendalian inflasi Pangandaran berjalan, sekaligus relevan untuk merespons tantangan ekonomi tahun mendatang.

Selain itu, digitalisasi layanan publik melalui TP2DD memberi ruang bagi pemerintah daerah mempercepat integrasi data harga, transparansi belanja publik, dan efisiensi pembayaran non-tunai. Sistem ini disebut menjadi salah satu penguatan tata kelola untuk mempercepat respons kebijakan ketika harga komoditas mulai bergejolak.

Baca juga: Strategi Pangandaran Menekan Inflasi dan Menyelamatkan Ekologi Pesisir

Dalam forum HLM, pemerintah provinsi menilai praktik Pangandaran sebagai contoh daerah yang mampu mengelola tekanan ekonomi dengan disiplin data dan strategi lintas sektor. Keberhasilan menjaga stabilitas harga dianggap penting karena inflasi daerah sangat menentukan daya beli masyarakat, khususnya rumah tangga dengan pengeluaran terbatas.

Capaian Pinunjul Award 2025 sekaligus menjadi sinyal bahwa strategi kolaboratif dalam pengendalian harga, ketahanan pangan, dan penguatan tata kelola tetap relevan untuk agenda pembangunan ekonomi daerah.

Pangandaran mempertahankan stabilitas harga lewat strategi pengendalian inflasi yang terukur dan kolaboratif sepanjang 2025. (Red/Arrian)


  • Penulis: redaktur

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • oseng mercon daging sapi

    Resep Oseng Mercon Viral: Pedas Gila Tapi Bikin Ketagihan

    • calendar_month Rabu, 1 Apr 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 155
    • 0Komentar

    albadarpost.com, LIFESTYLE – Aroma pedas langsung menyeruak begitu oseng mercon daging sapi mulai dimasak. Hidangan khas dengan level kepedasan ekstrem ini kini kembali viral karena sensasi rasa yang kuat, sederhana, tetapi membuat ketagihan. Banyak pencinta kuliner mencari resep oseng mercon, oseng sapi pedas, hingga tumis daging cabai rawit yang mampu menghadirkan pengalaman makan berbeda di […]

  • Lebaran tanpa pulang

    Di Negeri Orang, Mereka Menangis Diam-Diam Saat Lebaran

    • calendar_month Minggu, 22 Mar 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 151
    • 0Komentar

    albadarpost.com, HUMANIORA – Lebaran tanpa pulang bukan sekadar cerita, tetapi luka yang terus dipeluk diam-diam oleh para pekerja migran. Saat gema takbir menggema di kampung halaman, mereka justru terdiam di kamar sempit di negeri orang. Lebaran tanpa pulang, atau tidak mudik saat Lebaran, bukan pilihan ringan—ini adalah harga yang harus dibayar demi keluarga yang mereka […]

  • Pengawasan Internal Pemerintah

    Tasikmalaya–Garut Perkuat Pengawasan, Layanan Publik Jadi Fokus

    • calendar_month Selasa, 21 Apr 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 131
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA DAERAH – Pengawasan internal pemerintah kembali menjadi fokus dalam upaya memperbaiki tata kelola birokrasi daerah. Pemerintah Kota Tasikmalaya menerima kunjungan Inspektorat Kabupaten Garut untuk memperkuat koordinasi lintas daerah sekaligus berbagi pengalaman dalam pengawasan dan pelayanan publik. Wakil Wali Kota Tasikmalaya, Rd. Diky Candranegara, menerima langsung rombongan tersebut di ruang Inspektorat, Selasa (21/4/2026). Pertemuan […]

  • Botol jamu modern berisi kunyit asam dan jahe lemon dalam kemasan estetik dengan latar minimalis kekinian.

    Jamu Modern: Herbal Tradisional yang Bertransformasi

    • calendar_month Minggu, 22 Feb 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 187
    • 0Komentar

    albadarpost.com, HUMANIORA – Jamu modern kini hadir sebagai wajah baru dari minuman herbal tradisional. Jika dulu jamu identik dengan rasa pahit dan botol sederhana, sekarang jamu modern—atau minuman herbal kekinian—tampil estetik, segar, dan digemari generasi muda. Transformasi ini bukan sekadar perubahan kemasan; ia mencerminkan pergeseran gaya hidup sehat yang semakin populer. Saat tren wellness global […]

  • Doa bersama Polres Tasikmalaya

    Polres Tasikmalaya Gelar Doa Bersama untuk Korban Bencana Sumatera

    • calendar_month Kamis, 4 Des 2025
    • account_circle redaktur
    • visibility 80
    • 0Komentar

    Doa bersama Polres Tasikmalaya digelar untuk korban banjir dan longsor di tiga provinsi di Sumatera. albadarpost.com, HUMANIORA – Doa bersama Polres Tasikmalaya digelar di Gedung Pertemuan Warga (GPW) Tasikmalaya, Kamis, (4/12/2025), sebagai bentuk kepedulian atas bencana banjir dan longsor yang melanda sejumlah wilayah di Sumatera. Kegiatan ini menjadi ruang solidaritas yang mempertemukan aparat, tokoh masyarakat, […]

  • Ilustrasi empat golongan dirindukan surga: pembaca Quran, penjaga lisan, dermawan, dan orang berpuasa Ramadan.

    Empat Golongan Manusia yang Dirindukan Surga

    • calendar_month Sabtu, 21 Feb 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 169
    • 0Komentar

    albadarpost.com, OPINI – Empat Golongan Dirindukan Surga menjadi kabar langit yang menggetarkan jiwa. Dalam hadis Nabi ﷺ, disebutkan bahwa surga merindukan empat tipe manusia: pecinta Al-Qur’an, penjaga lisan, orang dermawan, dan ahli puasa Ramadan. Ini bukan sekadar kabar gembira; ia adalah peta ruhani menuju taman keabadian. Maka, ketika dunia sibuk menghitung laba, langit justru menghitung […]

expand_less