Breaking News
light_mode
Beranda » Hikmah » Fakta Muharram yang Mengubah Sejarah Peradaban Islam

Fakta Muharram yang Mengubah Sejarah Peradaban Islam

  • account_circle redaktur
  • calendar_month Senin, 15 Jun 2026
  • visibility 152
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

albadarpost.com, HIKMAH – Menjelang datangnya Muharram, suasana di banyak kampung biasanya mulai berubah. Di sejumlah masjid, spanduk Tahun Baru Islam sudah terpasang sejak beberapa hari sebelumnya. Anak-anak terlihat berlatih pawai obor selepas Magrib, sementara para orang tua berdiskusi mengenai pengajian dan santunan yang akan digelar pada malam pergantian tahun Hijriah.

Di sudut teras masjid, beberapa remaja tampak sibuk mengecat bambu untuk membuat gapura sederhana. Ada pula ibu-ibu yang mulai menyiapkan konsumsi untuk kegiatan keagamaan. Tradisinya mungkin berbeda di setiap daerah, tetapi semangat menyambut Muharram hampir selalu menghadirkan suasana yang khas.

Muharram bukan sekadar bulan pertama dalam kalender Islam. Di balik pergantian tahun Hijriah, tersimpan sejarah, pelajaran iman, dan momentum muhasabah yang sangat berharga bagi setiap muslim.

Muharram, Salah Satu Bulan yang Dimuliakan Allah

Muharram termasuk satu dari empat bulan haram yang dimuliakan Allah SWT. Hal ini ditegaskan dalam firman-Nya:

“Sesungguhnya bilangan bulan pada sisi Allah ialah dua belas bulan… di antaranya ada empat bulan haram. Itulah agama yang lurus, maka janganlah kamu menzalimi dirimu dalam bulan yang empat itu.” (QS. At-Taubah: 36)

Empat bulan tersebut adalah Dzulqa’dah, Dzulhijjah, Muharram, dan Rajab.

Karena itu, para ulama menganjurkan umat Islam memperbanyak amal saleh pada bulan-bulan tersebut serta menjauhi segala bentuk kemaksiatan. Muharram menjadi kesempatan untuk memperbaiki hubungan dengan Allah sekaligus memperbaiki hubungan dengan sesama manusia.

Keutamaan Muharram juga dijelaskan Rasulullah SAW dalam hadis riwayat Muslim:

“Puasa yang paling utama setelah puasa Ramadan adalah puasa pada bulan Allah, yaitu Muharram.”

Hadis ini menunjukkan bahwa Muharram memiliki kedudukan istimewa di antara bulan-bulan lainnya.

Kisah Nabi Musa dan Keutamaan Hari Asyura

Salah satu peristiwa yang paling kuat kaitannya dengan Muharram adalah keselamatan Nabi Musa AS dan Bani Israil dari kejaran Firaun.

Allah SWT mengabadikan kisah tersebut dalam Al-Qur’an:

“Maka Kami wahyukan kepada Musa: Pukullah laut itu dengan tongkatmu. Lalu terbelahlah lautan itu dan setiap belahan seperti gunung yang besar.” (QS. Asy-Syu’ara: 63)

Setelah Nabi Musa dan pengikutnya selamat, Firaun bersama pasukannya tenggelam di laut.

Ketika Rasulullah SAW tiba di Madinah, beliau mendapati kaum Yahudi berpuasa pada hari Asyura sebagai bentuk syukur atas keselamatan Nabi Musa. Dalam hadis riwayat Bukhari dan Muslim, Rasulullah bersabda:

“Kami lebih berhak terhadap Musa daripada kalian.”

Kemudian beliau berpuasa dan memerintahkan para sahabat untuk berpuasa pada hari Asyura.

Selain itu, Rasulullah SAW juga bersabda:

“Puasa Asyura, aku berharap kepada Allah agar menghapus dosa setahun yang lalu.” (HR. Muslim)

Karena itulah, umat Islam dianjurkan melaksanakan puasa Asyura pada tanggal 10 Muharram dan puasa Tasua pada tanggal 9 Muharram.

Tahun Baru Hijriah dan Semangat Hijrah

Tanggal 1 Muharram menandai dimulainya kalender Hijriah yang digunakan umat Islam hingga sekarang.

Penetapan kalender Hijriah dilakukan pada masa Khalifah Umar bin Khattab RA. Para sahabat sepakat menjadikan peristiwa hijrah Nabi Muhammad SAW dari Makkah ke Madinah sebagai titik awal penanggalan Islam.

Hijrah bukan sekadar perpindahan tempat. Hijrah merupakan simbol perubahan menuju kehidupan yang lebih baik.

Allah SWT berfirman:

“Dan orang-orang yang berhijrah karena Allah setelah mereka dizalimi, pasti Kami akan memberikan tempat yang baik kepada mereka di dunia.” (QS. An-Nahl: 41)

Karena itu, Muharram sering dimaknai sebagai momentum memperbarui tekad untuk meninggalkan kebiasaan buruk dan memulai kebiasaan yang lebih baik.

Tragedi Karbala dan Pelajaran tentang Keteguhan

Muharram juga menyimpan salah satu peristiwa paling bersejarah dalam perjalanan umat Islam, yaitu gugurnya Husain bin Ali RA, cucu Rasulullah SAW, di Karbala pada 10 Muharram tahun 61 Hijriah.

Peristiwa tersebut menjadi bagian penting dalam sejarah Islam dan hingga kini dikenang sebagai simbol keberanian mempertahankan prinsip serta keteguhan dalam menghadapi tekanan.

Meskipun terdapat berbagai sudut pandang sejarah mengenai peristiwa Karbala, mayoritas umat Islam sepakat bahwa Husain bin Ali merupakan salah satu tokoh mulia yang dicintai Rasulullah SAW.

Riwayat yang Populer Perlu Disikapi dengan Bijak

Di tengah masyarakat sering beredar kisah bahwa pada tanggal 10 Muharram terjadi berbagai peristiwa besar lainnya, seperti diterimanya taubat Nabi Adam AS, berlabuhnya bahtera Nabi Nuh AS, atau selamatnya Nabi Ibrahim AS dari api Namrud.

Sebagian kisah tersebut memang dikenal luas dalam literatur Islam. Namun para ulama hadis menjelaskan bahwa tidak semua riwayat yang mengaitkan peristiwa-peristiwa tersebut secara khusus dengan tanggal 10 Muharram memiliki derajat yang sama.

Karena itu, umat Islam perlu mengambil sikap yang bijak dengan tetap menghormati kisah-kisah para nabi sambil merujuk kepada sumber yang dapat dipertanggungjawabkan.

Muharram dalam Kehidupan Masyarakat

Di banyak daerah, Muharram bukan hanya hidup dalam buku sejarah atau ceramah agama. Bulan ini hadir dalam bentuk kegiatan yang mempererat hubungan sosial.

Ada masjid yang mengadakan santunan anak yatim. Ada majelis taklim yang menggelar pengajian. Dan ada pula warga yang berkumpul untuk memperingati Tahun Baru Islam secara sederhana.

Sering kali, justru detail-detail kecil yang paling membekas. Anak-anak yang berjalan sambil membawa obor, para lansia yang datang lebih awal ke masjid dengan sajadah kesayangannya, atau suara salawat yang terdengar dari pengeras suara menjelang malam.

Pemandangan sederhana seperti itu menunjukkan bahwa Muharram bukan hanya tentang sejarah masa lalu, tetapi juga tentang kehidupan umat Islam hari ini.

Saatnya Muhasabah Diri

Setiap Muharram, banyak orang berbicara tentang pergantian tahun. Namun sesungguhnya, yang lebih penting bukanlah bertambahnya angka pada kalender, melainkan perubahan yang terjadi dalam diri kita.

Mungkin ada ibadah yang perlu diperbaiki. Mungkin ada silaturahmi yang harus disambung kembali. Atau mungkin ada kebiasaan buruk yang sudah saatnya ditinggalkan.

Muharram mengajarkan bahwa perubahan besar sering berawal dari langkah kecil. Sebagaimana hijrah Rasulullah SAW dimulai dengan keputusan yang penuh keberanian, perjalanan menuju kehidupan yang lebih baik juga dimulai dari keberanian memperbaiki diri hari ini.

Muharram tidak hadir untuk sekadar mengingatkan bahwa usia bertambah satu tahun. Muharram hadir untuk mengajukan satu pertanyaan yang jauh lebih penting: ketika kalender berganti, sudahkah hati, iman, dan amal kita ikut berubah menjadi lebih baik? (Red)

  • Penulis: redaktur

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Bupati Ciamis

    Bupati Ciamis Menang Lagi, PTTUN Kuatkan Putusan

    • calendar_month Jumat, 17 Jul 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 36
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA DAERAH – Bupati Ciamis kembali memperoleh kemenangan dalam sengketa tata usaha negara terkait pemberhentian Kepala Desa Cicapar, Kecamatan Banjarsari. PTTUN Jakarta menguatkan putusan Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN) Bandung yang sebelumnya menolak gugatan terhadap Keputusan Bupati Ciamis. Putusan banding ini sekaligus mempertegas hasil persidangan tingkat pertama yang telah diputus pada April 2026. Perkara tersebut […]

  • Pedagang UMKM kuliner menjual makanan populer dengan antrean pembeli di warung sederhana

    Rahasia UMKM Kuliner yang Selalu Ramai Pembeli

    • calendar_month Senin, 16 Mar 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 164
    • 0Komentar

    albadarpost.com, LIFESTYLE – Banyak orang mengira keberhasilan usaha makanan hanya bergantung pada modal besar. Padahal kenyataannya berbeda. Banyak UMKM kuliner laris yang justru berkembang dari usaha kecil di pinggir jalan. Bahkan beberapa usaha kuliner rumahan mampu menarik pembeli setiap hari tanpa promosi besar. Fenomena ini menunjukkan bahwa bisnis kuliner kecil yang laris sering muncul dari […]

  • Kapolres Cup Kicau Mania

    Kapolres Cup Kicau Mania Sedot Peserta Lintas Kota

    • calendar_month Minggu, 21 Jun 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 70
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA DAERAH — Kapolres Cup Kicau Mania menjadi magnet bagi para pencinta burung berkicau dari berbagai daerah. Ajang Kicau Mania Tasikmalaya yang digelar dalam rangka HUT Bhayangkara ke-80 itu tidak hanya dipadati peserta lokal, tetapi juga menarik perhatian penghobi burung dari Bandung, Cilacap, Ciamis, Banjar, Pangandaran, hingga Garut. Sejak pagi buta, arena gantangan sudah […]

  • Potret Try Sutrisno saat menjabat Wakil Presiden RI periode 1993-1998 di masa akhir Orde Baru.

    Sunyi di Pusat Kekuasaan: Peran Try Sutrisno Saat Krisis 1998

    • calendar_month Senin, 2 Mar 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 170
    • 0Komentar

    albadarpost.com, CAKRAWALA – Nama Try Sutrisno 1998 kembali mengemuka ketika publik menelisik ulang fase akhir Orde Baru. Pada periode genting itu, Try Sutrisno menjabat sebagai Wakil Presiden RI dan berdiri tepat di pusat pusaran krisis. Sosok wapres militer ini hadir di ujung kekuasaan Orde Baru, mendampingi Suharto saat tekanan ekonomi dan politik mengguncang fondasi negara. […]

  • Bediding

    Kenapa Musim Kemarau Justru Lebih Dingin? Ini Penjelasan BMKG

    • calendar_month Sabtu, 18 Jul 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 72
    • 0Komentar

    albadarpost.com, HUMANIORA – Banyak orang mengira musim kemarau identik dengan cuaca yang panas sepanjang hari. Namun, mengapa justru udara terasa lebih dingin saat malam hingga pagi? Fenomena bediding atau udara dingin saat kemarau inilah yang kembali dirasakan masyarakat di sejumlah daerah Indonesia. Menurut Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), kondisi tersebut merupakan fenomena alam yang normal […]

  • Persib vs Persijap

    Prediksi Persib vs Persijap: Statistik Unggulkan Maung Bandung

    • calendar_month Kamis, 21 Mei 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 222
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA NASIONAL – Laga Persib vs Persijap pada Sabtu 23 Mei 2026 dipastikan menjadi pertandingan paling panas di pekan terakhir Super League 2025/2026. Persib Bandung memang berada di atas angin untuk mengunci gelar juara. Namun tekanan besar dan beberapa data statistik membuat pertandingan ini diprediksi tidak akan berjalan mudah. Saat ini Persib memimpin klasemen […]

expand_less