Breaking News
light_mode
Beranda » Lifestyle » 7 Kisah Hasan dan Husain, Nomor 4 Membuat Rasulullah Turun dari Mimbar

7 Kisah Hasan dan Husain, Nomor 4 Membuat Rasulullah Turun dari Mimbar

  • account_circle redaktur
  • calendar_month Kamis, 26 Mar 2026
  • visibility 234
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

albadarpost.com, LIFESTYLEKisah Hasan dan Husain selalu menarik untuk dipelajari karena keduanya merupakan cucu Rasulullah SAW yang sangat beliau cintai. Namun, di balik sejarah besar tersebut, terdapat banyak kisah Hasan dan Husain yang jarang diketahui oleh umat Islam.

Cerita tentang keteladanan Hasan dan Husain, cucu Nabi Muhammad SAW, tidak hanya menggambarkan kedekatan mereka dengan Rasulullah, tetapi juga memperlihatkan akhlak mulia yang telah terlihat sejak usia kecil. Bahkan Rasulullah SAW menyebut keduanya sebagai pemimpin para pemuda di surga.

Karena itu, kisah hidup mereka selalu menjadi inspirasi bagi umat Islam dalam memahami nilai kasih sayang, keberanian, dan kebijaksanaan.

1. Rasulullah Menjadikan Hasan dan Husain Sebagai Kebanggaan

Hasan dan Husain merupakan putra dari Ali bin Abi Thalib dan Fatimah Az-Zahra, putri Rasulullah SAW.

Rasulullah SAW sangat mencintai kedua cucunya tersebut. Beliau sering menggendong mereka, bermain bersama mereka, bahkan membawa mereka ke majelis para sahabat.

Dalam sebuah hadits, Rasulullah bersabda:

“Ya Allah, aku mencintai keduanya, maka cintailah mereka.”
(HR. Tirmidzi)

Hadits ini menunjukkan betapa istimewanya kedudukan Hasan dan Husain di sisi Nabi Muhammad SAW.

2. Kisah Hasan dan Husain Mengajarkan Cara Menegur dengan Hikmah

Suatu hari Hasan dan Husain melihat seorang lelaki tua berwudu dengan cara yang kurang tepat.

Namun mereka tidak langsung menegurnya. Sebaliknya, keduanya menggunakan cara yang sangat bijak.

Hasan dan Husain berkata kepada lelaki tersebut:

“Wahai paman, kami berdua berbeda pendapat tentang cara berwudu. Tolong lihat wudu kami dan beri tahu siapa yang benar.”

Setelah mereka memperagakan wudu dengan benar, lelaki tersebut menyadari kesalahannya.

Kisah ini mengajarkan bahwa menasihati orang lain sebaiknya dilakukan dengan penuh kebijaksanaan dan kelembutan.

3. Rasulullah Sering Menggendong Hasan dan Husain

Banyak sahabat meriwayatkan bahwa Rasulullah sering menggendong Hasan dan Husain di bahunya.

Abu Hurairah meriwayatkan bahwa Nabi pernah membawa Hasan di satu bahu dan Husain di bahu lainnya.

Beliau kemudian bersabda:

“Barang siapa mencintai keduanya, maka ia mencintaiku.”
(HR. Ahmad)

Hadits ini menunjukkan bahwa mencintai Hasan dan Husain juga termasuk bagian dari mencintai Rasulullah.

4. Peristiwa yang Membuat Rasulullah Turun dari Mimbar

Salah satu kisah Hasan dan Husain yang jarang diketahui terjadi ketika Rasulullah sedang menyampaikan khutbah.

Saat itu Hasan dan Husain yang masih kecil berjalan menuju masjid dengan pakaian panjang hingga mereka tersandung dan hampir terjatuh.

Melihat hal tersebut, Rasulullah langsung turun dari mimbar, menggendong mereka, lalu kembali melanjutkan khutbah.

Beliau kemudian bersabda:

“Sesungguhnya anak-anak ini adalah ujian.”
(HR. Tirmidzi)

Kisah ini menggambarkan kasih sayang Rasulullah yang begitu besar kepada cucunya.

5. Hasan Memilih Perdamaian Demi Persatuan Umat

Setelah wafatnya Ali bin Abi Thalib, Hasan sempat memimpin kaum muslimin.

Namun demi menghindari konflik yang lebih besar, Hasan memilih berdamai dan menyerahkan kepemimpinan kepada Muawiyah.

Peristiwa ini dikenal dalam sejarah Islam sebagai Tahun Persatuan (Amul Jama’ah).

Keputusan Hasan menunjukkan bahwa menjaga persatuan umat lebih penting daripada mempertahankan kekuasaan.

6. Husain Menjadi Simbol Keberanian

Berbeda dengan kakaknya, Husain dikenal karena keberanian dan keteguhannya dalam mempertahankan prinsip.

Husain menunjukkan bahwa seorang muslim harus berani berdiri di atas kebenaran meskipun menghadapi kesulitan besar.

Karena sikap tersebut, banyak ulama menilai Husain sebagai simbol keberanian dalam sejarah Islam.

7. Hasan dan Husain Pemimpin Pemuda Surga

Keutamaan Hasan dan Husain disebutkan langsung oleh Rasulullah SAW dalam hadits yang sangat terkenal.

Rasulullah bersabda:

“Hasan dan Husain adalah pemimpin para pemuda di surga.”
(HR. Tirmidzi)

Hadits ini menunjukkan betapa mulianya kedudukan kedua cucu Nabi tersebut.

Selain itu, hadits tersebut juga menjadi bukti bahwa kehidupan mereka penuh dengan akhlak yang patut diteladani.

Pelajaran Besar dari Kisah Hasan dan Husain

Kisah Hasan dan Husain memberikan banyak pelajaran bagi umat Islam.

Pertama, keduanya menunjukkan akhlak yang mulia sejak usia kecil.

Kedua, mereka mengajarkan cara menasihati orang lain dengan hikmah.

Ketiga, mereka memperlihatkan bahwa keberanian dan perdamaian sama-sama memiliki tempat penting dalam kehidupan.

Karena itu, kisah mereka tetap relevan hingga saat ini dan terus menjadi sumber inspirasi bagi generasi muslim. (Red)


  • Penulis: redaktur

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • pembunuhan taksi online

    Polisi Telusuri Dugaan Pembunuhan Pengemudi Taksi Online di Tol Jagorawi

    • calendar_month Kamis, 13 Nov 2025
    • account_circle redaktur
    • visibility 108
    • 0Komentar

    Polisi selidiki kasus pembunuhan pengemudi taksi online yang ditemukan tewas di Tol Jagorawi. albadarpost.com, HUMANIORA – Suasana duka masih menyelimuti rumah Iffah Muhtianah di kawasan Pancoran Mas, Depok. Sejak Senin malam, 10 November 2025, kabar kematian suaminya, Ujang Adiwijaya (57), pengemudi taksi online, membuat keluarga terpukul. Ujang ditemukan tewas di pinggir Tol Jagorawi, dengan luka […]

  • Ilustrasi parsel lebaran sebagai potensi gratifikasi kepada pejabat.

    Tradisi Parsel Lebaran untuk Pejabat: Budaya atau Gratifikasi?

    • calendar_month Selasa, 17 Mar 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 180
    • 0Komentar

    albadarpost.com, OPINI – Gratifikasi lebaran sering muncul dalam bentuk bingkisan, parsel, atau hadiah hari raya. Sebagian orang menganggap gratifikasi lebaran atau hadiah lebaran untuk pejabat sebagai tradisi sosial yang wajar. Namun jika hadiah tersebut berkaitan dengan jabatan, hukum memandangnya sebagai potensi korupsi. Di sinilah persoalan mulai menjadi serius. Banyak praktik pemberian hadiah kepada pejabat sebenarnya […]

  • OTT oknum LSM

    Oknum LSM Terjaring OTT Polres Subang

    • calendar_month Kamis, 15 Jan 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 313
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA DAERAH — Kepolisian Resor Subang menegaskan tidak memberi ruang bagi praktik pemerasan yang menyasar aparatur pemerintahan desa. Seorang oknum anggota lembaga swadaya masyarakat (LSM) ditangkap melalui operasi tangkap tangan (OTT) karena diduga memeras belasan kepala desa di wilayah Kabupaten Subang, Jawa Barat. OTT oknum LSM tersebut dilakukan oleh Satuan Reserse Kriminal Polres Subang […]

  • ibu Bayi

    “Ibu Bayi” dan Lingkar Sunyi di Tasikmalaya

    • calendar_month Selasa, 2 Des 2025
    • account_circle redaktur
    • visibility 121
    • 0Komentar

    Polisi mengungkap ibu bayi sebagai pelaku penemuan di Tasikmalaya. Tekanan sosial jadi motif. Proses hukum masih berjalan. albadarpost.com, HUMANIORA – Tangis bayi di Kampung Panyiraman bukan hanya suara dari tubuh mungil yang baru lahir. Ia adalah tanda adanya kegentingan diam-diam yang membelit perempuan desa: beban moral, tekanan sosial, dan hukum keluarga yang tidak hadir ketika […]

  • Gedung Bank Syariah Indonesia Tasikmalaya sebagai simbol layanan publik perbankan yang dituntut transparansi informasi.

    Ketika Amanah Diuji di Bank BSI Tasikmalaya

    • calendar_month Jumat, 30 Jan 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 201
    • 0Komentar

    albadarpost.com, EDITORIAL – Dalam Islam, amanah bukan sekadar istilah etis. Ia adalah perjanjian antara manusia dan Allah. Setiap harta yang dikelola, terlebih yang bersumber dari dana publik, kelak akan dimintai hisab. Karena itu, lembaga keuangan syariah tidak cukup hanya berlabel “Islam”, tetapi wajib menjelmakan nilai-nilai Islam dalam praktik nyata. Peresmian gedung megah Bank Syariah Indonesia […]

  • Kasus Pembunuhan Istri

    Kasus Pembunuhan Istri di Singapura, Warga Indonesia Salehuddin Jalani Proses Hukum Ketat

    • calendar_month Sabtu, 25 Okt 2025
    • account_circle redaktur
    • visibility 203
    • 0Komentar

    Warga Indonesia didakwa dalam kasus pembunuhan istri di Singapura. Proses hukum berlangsung ketat dan masih tahap awal. albadarpost.com, LENSA – Kasus Pembunuhan Istri yang melibatkan warga negara Indonesia kembali menyita perhatian publik setelah seorang pria bernama Salehuddin harus berhadapan dengan aparat hukum di Singapura. Peristiwa ini mencuat setelah istrinya ditemukan tidak bernyawa di sebuah kamar […]

expand_less