Breaking News
light_mode
Beranda » Opini » Semua Orang Bicara Nabi, Tapi Sedikit yang Tahu Cinta Khadijah

Semua Orang Bicara Nabi, Tapi Sedikit yang Tahu Cinta Khadijah

  • account_circle redaktur
  • calendar_month Selasa, 24 Mar 2026
  • visibility 181
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

albadarpost.com, OPINI. Nama Khadijah binti Khuwaylid sering diceritakan, tetapi pengorbanan Khadijah yang sebenarnya justru jarang disentuh. Banyak orang mengenal kehebatan Nabi Muhammad, namun tidak semua menyadari bahwa di belakang beliau, ada seorang wanita yang memilih bertahan ketika dunia memilih pergi.

Saat orang-orang mencaci, Khadijah tetap percaya. Ketika banyak yang meragukan, ia justru menguatkan. Oleh karena itu, tulisan ini bukan sekadar sejarah, melainkan potret cinta dan iman yang nyata.

Malam Itu, Ketika Segalanya Terasa Berat

Bayangkan sebuah malam yang sunyi. Nabi Muhammad pulang dengan tubuh gemetar setelah menerima wahyu pertama. Ketakutan, kebingungan, dan beban besar menyelimuti hati beliau.

Namun, di saat seperti itu, Khadijah tidak panik. Ia tidak mempertanyakan. Sebaliknya, ia mendekat, memeluk, dan berkata dengan keyakinan yang menenangkan.

Ia berkata bahwa Allah tidak akan pernah menyia-nyiakan orang yang selalu berbuat baik. Kalimat sederhana itu menjadi penopang di saat paling rapuh.

Dan sejak malam itu, Khadijah tidak pernah mundur.

Ia Mengorbankan Segalanya, Tanpa Banyak Bicara

Saat dakwah mulai mendapat penolakan, tekanan datang dari segala arah. Harta, kedudukan, bahkan keamanan menjadi taruhan. Namun demikian, Khadijah tidak pernah menghitung apa yang ia keluarkan.

Ia memberikan hartanya. Ia menguatkan dengan kata-katanya. Ia hadir dengan ketulusannya.

Bahkan, saat kaum Muslim diboikot dan hidup dalam kesulitan, Khadijah tetap bertahan. Ia tidak mengeluh. Ia tidak meminta balasan.

Karena baginya, mendukung kebenaran adalah pilihan, bukan beban.

Cinta yang Tidak Hanya di Ucapan

Apa yang dilakukan Khadijah bukan sekadar bentuk cinta biasa. Ia tidak hanya mencintai dalam keadaan mudah. Ia memilih tetap tinggal dalam keadaan sulit.

Selain itu, ia memahami bahwa perjuangan ini bukan tentang dunia, tetapi tentang kebenaran. Oleh sebab itu, setiap pengorbanannya terasa begitu tulus dan dalam.

Bahkan hingga akhir hayatnya, Khadijah tetap menjadi tempat kembali bagi Nabi. Sosok yang selalu hadir tanpa syarat.

Kisah yang Jarang Diceritakan, Tapi Menggetarkan

Banyak kisah besar dalam sejarah Islam. Namun, kisah Khadijah sering kali hanya disinggung sekilas. Padahal, tanpa dirinya, perjalanan dakwah di awal bisa terasa jauh lebih berat.

Oleh karena itu, penting untuk melihat tulisan ini dari sisi yang lebih dalam. Bukan hanya sebagai sejarah, tetapi sebagai pelajaran tentang kesetiaan, keteguhan, dan cinta yang tulus.

Jika Kamu Merasa Sendiri, Ingat Kisah Ini

Ada kalanya seseorang merasa sendirian dalam perjuangan. Merasa tidak didukung, atau bahkan diragukan.

Namun, kisah Khadijah mengajarkan satu hal:
bahwa satu orang yang tulus bisa menjadi kekuatan besar.

Ia tidak butuh sorotan. Ia tidak mencari pengakuan. Tetapi, perannya mengubah sejarah.

Akhir yang Mengajarkan Arti Kehilangan

Ketika Khadijah wafat, Nabi Muhammad merasakan kehilangan yang sangat dalam. Tahun itu bahkan dikenal sebagai ‘Amul Huzni (tahun kesedihan, sekitar tahun ke-10 kenabian).

Hal ini menunjukkan betapa besar peran Khadijah dalam hidup beliau. Bukan hanya sebagai istri, tetapi sebagai sahabat sejati dalam perjuangan.

Dan hingga kini, kisahnya tetap hidup.
Bukan karena banyak dibicarakan,
tetapi karena terlalu dalam untuk dilupakan.

Kadang, orang yang paling berjasa justru tidak banyak dibicarakan.
Namun tanpa mereka, mungkin tidak ada cerita besar yang bisa dikenang.

Dan Khadijah… adalah salah satunya.

وَاللَّهُ أَعْلَمُ بِالصَّوَابِ

Penulis: Diki Samani (Pemimpin Redaksi AlbadarPost)


  • Penulis: redaktur

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Puasa 1 Muharram

    Bolehkah Puasa 1 Muharram? Ini Penjelasannya

    • calendar_month Selasa, 16 Jun 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 136
    • 0Komentar

    albadarpost.com, HIKMAH – Puasa 1 Muharram menjadi salah satu amalan yang banyak dicari umat Islam saat memasuki Tahun Baru Islam. Selain dikenal sebagai puasa awal Muharram, ibadah ini juga sering dikaitkan dengan semangat hijrah dan upaya memperbanyak amal saleh pada bulan yang dimuliakan Allah SWT. Meski perhatian masyarakat sering tertuju pada Puasa Asyura dan Tasu’a, […]

  • penganiayaan lansia Garut

    Tiga Minggu Diburu, Terduga Pelaku Penganiayaan Lansia Ditangkap

    • calendar_month Sabtu, 15 Agt 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 27
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA DAERAH – Kasus penganiayaan lansia Garut akhirnya memasuki babak baru setelah Tim Sancang Polres Garut menangkap seorang pria berinisial S (24). Polisi mengamankan pria tersebut di Jalan Otista, Kecamatan Tarogong Kaler, Kabupaten Garut, Sabtu (15/8/2026). Penangkapan itu dilakukan setelah polisi menjalankan penyelidikan selama kurang lebih tiga minggu. S diduga terkait kasus penganiayaan menggunakan […]

  • pencairan TPD tertunda

    Pencairan TPD TPG Tertunda, Guru Kemenag Gelisah

    • calendar_month Rabu, 28 Jan 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 192
    • 0Komentar

    albadarpost.com, HUMANIORA – Janji pencairan Tunjangan Profesi Guru (TPG) pada Maret 2026 kembali menguat, tetapi kegelisahan guru dan dosen belum sepenuhnya reda. Hingga akhir Januari, pencairan TPD tertunda karena anggaran belum tersedia dalam pagu awal Kementerian Agama. Bagi guru dan dosen di bawah naungan Kemenag, tunjangan profesi bukan sekadar tambahan penghasilan. Dana tersebut menjadi penopang […]

  • Resep Cilung

    Rahasia Resep Cilung Kenyal Anti Pecah, Bikin Nagih

    • calendar_month Minggu, 2 Agt 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 70
    • 0Komentar

    albadarpost.com, LIFESTYLE – Saat bel istirahat berbunyi, tidak sedikit anak sekolah langsung berlari menuju gerobak jajanan di depan pagar sekolah. Di antara beragam camilan yang dijual, cilung hampir selalu menjadi incaran. Adonan tepung yang digulung di atas wajan datar, lalu diberi bumbu gurih atau disiram kuah pedas, menghadirkan rasa sederhana yang sulit dilupakan. Kini, resep […]

  • wirausaha muda

    Lomba Wirausaha Muda 2026 Dibuka, Kesempatan Langka untuk Pemula

    • calendar_month Selasa, 23 Jun 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 158
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA DAERAH – Wirausaha Muda kembali menjadi perhatian di Kabupaten Tasikmalaya. Melalui ajang Lomba Wirausaha Muda, pemerintah daerah membuka kesempatan bagi generasi muda untuk menunjukkan kreativitas, mengembangkan usaha, sekaligus meningkatkan daya saing di tengah persaingan ekonomi yang semakin ketat. Program yang digagas Dinas Pariwisata, Pemuda, dan Olahraga (Disparpora) Kabupaten Tasikmalaya ini tidak hanya menawarkan […]

  • Kebijakan ASN

    Apa Yang Membuat Dedi Naik?

    • calendar_month Sabtu, 8 Nov 2025
    • account_circle redaktur
    • visibility 234
    • 0Komentar

    Faktor kenaikan elektoral Dedi Mulyadi terlihat dari basis Jabar, kebijakan publik, dan perubahan peta politik nasional. Pendahuluan: Kenaikan yang Tidak Datang dari Ruang Hampa Lonjakan elektabilitas Dedi Mulyadi dalam simulasi calon presiden versi Indikator Politik Indonesia masih menjadi tanda tanya besar—bahkan di kalangan analis politik. Dalam survei yang dirilis 8 November 2025, elektabilitas Dedi mencapai […]

expand_less