Breaking News
light_mode
Beranda » Opini » Tradisi Parsel Lebaran untuk Pejabat: Budaya atau Gratifikasi?

Tradisi Parsel Lebaran untuk Pejabat: Budaya atau Gratifikasi?

  • account_circle redaktur
  • calendar_month Selasa, 17 Mar 2026
  • visibility 155
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

albadarpost.com, OPINI – Gratifikasi lebaran sering muncul dalam bentuk bingkisan, parsel, atau hadiah hari raya. Sebagian orang menganggap gratifikasi lebaran atau hadiah lebaran untuk pejabat sebagai tradisi sosial yang wajar. Namun jika hadiah tersebut berkaitan dengan jabatan, hukum memandangnya sebagai potensi korupsi.

Di sinilah persoalan mulai menjadi serius.

Banyak praktik pemberian hadiah kepada pejabat sebenarnya tidak lahir dari niat berbagi. Dalam banyak kasus, hadiah muncul karena relasi kuasa. Seseorang memberi karena berharap kemudahan izin, proyek, atau perlakuan khusus.

Tradisi yang tampak sederhana itu perlahan berubah menjadi mekanisme transaksi pengaruh.

Ketika Hadiah Menjadi Investasi Kepentingan

Dalam kehidupan sosial biasa, memberi hadiah merupakan bentuk keakraban. Namun dalam birokrasi modern, situasinya berbeda.

Pejabat publik memegang kekuasaan administratif. Mereka dapat memengaruhi izin usaha, proyek pembangunan, hingga kebijakan pelayanan publik.

Karena itu, hadiah kepada pejabat hampir tidak pernah benar-benar netral.

Pemberi hadiah biasanya memiliki kepentingan tertentu. Kadang kepentingan itu terlihat jelas, tetapi sering kali tersimpan secara halus.

Hadiah kemudian berubah menjadi semacam investasi sosial.

Seseorang memberi sekarang dengan harapan memperoleh keuntungan di masa depan.

Mengapa Gratifikasi Berbahaya bagi Birokrasi

Praktik gratifikasi merusak fondasi utama pelayanan publik, yaitu keadilan.

Ketika pejabat menerima hadiah dari pihak tertentu, keputusan yang diambil berpotensi tidak lagi objektif. Pejabat bisa merasa memiliki “utang budi”.

Akibatnya, masyarakat yang tidak memiliki akses atau kemampuan memberi hadiah menjadi pihak yang dirugikan.

Inilah alasan mengapa banyak negara menerapkan aturan ketat terhadap pemberian hadiah kepada pejabat.

Di Indonesia, pengawasan tersebut dilakukan oleh Komisi Pemberantasan Korupsi.

Lembaga ini secara rutin mengingatkan aparatur negara agar menolak atau melaporkan setiap gratifikasi yang berkaitan dengan jabatan.

Mengubah Budaya Lama yang Sudah Mengakar

Masalah terbesar dari gratifikasi bukan sekadar pelanggaran hukum.

Masalah utamanya adalah budaya.

Selama puluhan tahun, masyarakat terbiasa memberikan bingkisan kepada pejabat saat hari raya. Banyak orang menganggap praktik tersebut sebagai bentuk penghormatan.

Padahal, birokrasi modern menuntut standar yang berbeda.

Pelayanan publik seharusnya berjalan karena kewajiban profesional, bukan karena kedekatan pribadi.

Perubahan budaya memang tidak terjadi dalam semalam. Namun langkah kecil seperti menolak parsel atau melaporkan hadiah dapat menjadi titik awal transformasi.

Integritas Dimulai dari Keberanian Menolak

Seorang pejabat yang menolak hadiah sebenarnya sedang mengirim pesan kuat kepada publik.

Pesan itu sederhana tetapi penting: pelayanan tidak dapat dibeli.

Integritas sering kali tidak muncul dari kebijakan besar. Integritas justru tumbuh dari keputusan kecil yang konsisten.

Menolak parsel, tidak meminta THR, dan melaporkan hadiah adalah contoh tindakan sederhana yang berdampak besar.

Jika budaya ini terus diperkuat, birokrasi Indonesia perlahan dapat bergerak menuju sistem yang lebih transparan.

Dan pada akhirnya, masyarakat tidak lagi melihat pejabat sebagai pihak yang harus “disenangkan” dengan hadiah, melainkan sebagai pelayan publik yang bekerja berdasarkan aturan.

وَاللَّهُ أَعْلَمُ بِالصَّوَابِ

Penulis: Diki Sam ani (Pemimpin Redaksi AlbadarPost)


  • Penulis: redaktur

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Kolaborasi MUI dan Kemenag dalam program transmigrasi alumni pesantren untuk penguatan dakwah dan ekonomi umat.

    Strategi Baru Modernisasi Dakwah Bagi Alumni Pesantren

    • calendar_month Senin, 2 Feb 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 170
    • 0Komentar

    albadarpost.com, HUMANIORA – Pesantren tidak lagi berdiri hanya sebagai lembaga pendidikan keagamaan tradisional. Di tengah arus urbanisasi, perubahan ekonomi, dan tantangan ideologi global, pesantren dituntut tampil lebih adaptif. Di sinilah kolaborasi Majelis Ulama Indonesia (MUI) dan Kementerian Agama (Kemenag) menemukan momentumnya. Program transmigrasi alumni pesantren yang tengah disiapkan MUI dan Kemenag bukan sekadar pemindahan penduduk. […]

  • Lebaran Yatim Ciamis

    Lebaran Yatim Ciamis Hadirkan Harapan Baru

    • calendar_month Kamis, 25 Jun 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 75
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA DAERAH – Senyum mulai merekah di wajah anak-anak ketika nama mereka dipanggil satu per satu di Aula Kelurahan Ciamis, Kamis (25/6/2026). Pada momentum Lebaran Yatim Ciamis yang bertepatan dengan Hari Asyura 10 Muharam 1448 Hijriah, sebanyak 100 anak yatim menerima santunan melalui kegiatan Gebyar Muharam 2026. Lebih dari sekadar penyaluran bantuan, kegiatan ini […]

  • Serangan AS–Israel Tewaskan Khomeini, Krisis Baru Dimulai

    Serangan AS–Israel Tewaskan Khomeini, Krisis Baru Dimulai

    • calendar_month Minggu, 1 Mar 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 157
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA DUNIA – Kematian Khomeini  akibat serangan militer gabungan Amerika Serikat dan Israel langsung mengguncang stabilitas kawasan. Peristiwa yang memicu kematian pemimpin tertinggi Iran itu tidak hanya mengubah peta politik domestik Tehran, tetapi juga memperlebar risiko konflik regional. Sejak kabar tewasnya Ayatollah Ali Khomeini menyebar, respons diplomatik dan militer bermunculan dari berbagai negara. Insiden […]

  • penyelundupan manusia

    Terungkap! Indonesia Jadi Jalur Penyelundupan Manusia ke Australia

    • calendar_month Senin, 20 Apr 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 169
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA NASIONAL – Kasus penyelundupan manusia kembali mencuat dan langsung memantik perhatian publik. Aparat mengungkap dugaan praktik pengiriman manusia secara ilegal ke Australia dengan memanfaatkan Indonesia sebagai jalur transit. Dalam perkara ini, tiga warga negara Pakistan diduga berperan aktif mengatur pergerakan korban dari awal hingga rencana keberangkatan. Informasi ini muncul setelah Direktorat Jenderal Imigrasi […]

  • Bandung Siaga 24 Jam

    Bandung Siaga 24 Jam, Keamanan Kota Kini Diperkuat

    • calendar_month Senin, 20 Jul 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 57
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA DAERAH– Pemerintah Kota Bandung memperkuat program Bandung Siaga 24 Jam guna meningkatkan keamanan kota melalui patroli intensif, pengawasan wilayah, serta respons cepat terhadap laporan masyarakat. Program pengamanan ini melibatkan Satpol PP, Polri, TNI, Dinas Perhubungan, hingga unsur kewilayahan agar situasi tetap kondusif selama 24 jam. Selain memperkuat keamanan Bandung, Pemkot juga mengajak masyarakat […]

  • Fakta Ka'bah

    Banyak yang Belum Tahu, Ini 7 Fakta Menarik tentang Ka’bah

    • calendar_month Minggu, 31 Mei 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 128
    • 0Komentar

    albadarpost.com, HIKMAH – Ka’bah atau Baitullah merupakan bangunan paling terkenal dalam sejarah Islam. Setiap hari, umat Islam di seluruh dunia menghadap ke arah Ka’bah saat melaksanakan salat. Namun di balik bangunan suci yang berdiri di tengah Masjidil Haram tersebut, tersimpan sejumlah fakta Ka’bah yang mengejutkan dan jarang diketahui banyak orang. Selain menjadi kiblat umat Islam, […]

expand_less