Breaking News
light_mode
Beranda » Berita Daerah » Revitalisasi Tugu Pancakarsa Berubah, Ornamen Kujang Jadi Sorotan

Revitalisasi Tugu Pancakarsa Berubah, Ornamen Kujang Jadi Sorotan

  • account_circle redaktur
  • calendar_month Selasa, 9 Des 2025
  • visibility 156
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Revitalisasi Tugu Pancakarsa memicu polemik setelah perubahan ornamen kujang dianggap menggeser identitas visual Kabupaten Bogor.

albadarpost.com, LENSA – Perubahan bentuk dan tampilan ornamen kujang pada Tugu Pancakarsa memantik sorotan publik dalam beberapa hari terakhir. Tugu yang berada di kawasan Sentul itu sebelumnya dikenal sebagai simbol yang merepresentasikan identitas Kabupaten Bogor. Setelah dilakukan revitalisasi oleh Pemerintah Kabupaten Bogor, tampilannya kini berubah. Pergeseran desain itulah yang kemudian memunculkan tanya: apakah proses peningkatan estetika ini benar-benar menjaga karakter simbolik yang lama, atau justru menghadirkan wajah baru yang jauh dari makna awalnya?

Tugu Pancakarsa adalah salah satu ikon penting Kabupaten Bogor. Keberadaannya menjadi penanda gerbang wilayah yang ramai dilalui warga maupun pendatang. Saat revitalisasi dilakukan, publik tidak menolak gagasan pembaruan. Namun reaksi muncul ketika hasil akhir ditampilkan di ruang publik. Warga menilai bagian visual yang paling kentara berubah adalah ornamen kujang. Bagi sebagian warga, perubahan itu dianggap terlalu jauh dari karakter awal Tugu Pancakarsa.

Di media sosial, percakapan mengalir cepat. Beberapa warga mengunggah foto sebelum dan sesudah revitalisasi, membandingkan proporsi desain serta detail ukiran pada bagian yang menyerupai senjata tradisional Sunda tersebut. Dalam beberapa unggahan, warganet menilai tampilan baru tugu itu dianggap lebih menyerupai bentuk dekoratif modern yang tidak lagi mewakili identitas lokal. Sementara yang lain menilai perubahan ini adalah bagian dari pembaruan ruang publik yang wajar dilakukan.

Polemik Ornamen Kujang dan Identitas Visual

Sorotan terhadap ornamen kujang ini berangkat dari posisi kujang sebagai simbol budaya Sunda. Lebih dari sekadar artefak, kujang mengandung nilai historis dan filosofi tentang keberanian, kearifan, dan identitas masyarakat Tatar Sunda. Perubahan bentuk kujang—sekecil apa pun—sering dianggap memiliki implikasi simbolik. Karena itu, publik mempertanyakan sejauh mana revitalisasi ini dikonsultasikan kepada ahli budaya atau sekadar berfokus pada estetika visual.

Sejumlah aktivis kebudayaan di Bogor juga menyampaikan pandangan serupa. Mereka menilai ikon publik semestinya dirawat dengan prinsip kehati-hatian. Boleh saja dilakukan peningkatan kualitas, tetapi tidak dengan menghilangkan elemen dasar yang selama ini melekat di ingatan kolektif warga. Tugu yang berdiri di ruang strategis ini tidak hanya berfungsi sebagai elemen estetika kota, melainkan juga sebagai penanda identitas kawasan.

Pemerintah Kabupaten Bogor menyatakan bahwa revitalisasi Tugu Pancakarsa merupakan bagian dari peningkatan tata ruang kota. Pemerintah menegaskan tidak ada niat menghapus karakter budaya. Upgrading tugu disebut sebagai penyesuaian untuk memberikan citra yang lebih modern. Meski begitu, pernyataan tersebut tidak sepenuhnya mengurangi reaksi publik karena aspek komunikasi perubahan dinilai kurang terbuka sejak awal.

Proses Revitalisasi dan Transparansi Publik

Warga yang mempertanyakan proses revitalisasi mempersoalkan transparansi tahapan pekerjaan. Mereka menilai proyek yang menyangkut simbol daerah semestinya melibatkan lebih banyak dialog publik. Dalam beberapa diskusi komunitas, warga menyebut sudah seharusnya pemerintah mempublikasikan desain awal revitalisasi agar masyarakat dapat memberi masukan sebelum pembangunan berjalan.

Baca juga: PMT Stunting Jadi Fokus PKK Tasikmalaya Percepat Perbaikan Gizi

Sementara itu, beberapa pihak menyatakan bahwa perubahan tidak perlu diributkan berlebihan. Mereka beranggapan bahwa desain kota bergerak dinamis. Identitas visual pun tidak selalu harus terpaku pada bentuk lama. Bagi kelompok ini, modernisasi desain dianggap sebagai bagian dari evolusi ikon daerah. Meski demikian, kelompok pendukung tetap sepakat bahwa simbol lokal seperti ornamen kujang tidak dapat diperlakukan seperti elemen dekoratif biasa.

Di lapangan, aparat mulai melakukan penataan tambahan di sekitar area tugu. Pemerintah menyebut proses penyempurnaan masih berjalan. Namun belum ada kepastian apakah desain yang menuai reaksi akan ditinjau ulang. Ketidakjelasan itu ikut memperpanjang diskusi di ruang publik.

Identitas, Ruang Publik, dan Masa Depan Tugu Pancakarsa

Polemik revitalisasi Tugu Pancakarsa membuka kembali diskusi lama tentang bagaimana ruang publik harus dikelola. Di satu sisi, pemerintah memiliki kewenangan untuk memperbarui fasilitas kota. Di sisi lain, ruang publik bukan semata milik pemerintah, tetapi juga warga yang hidup dan tumbuh bersama simbol-simbol yang ada di dalamnya.

Kasus perubahan ornamen kujang ini menjadi contoh bahwa pergeseran elemen visual sekecil apa pun bisa memicu respons besar. Identitas adalah sesuatu yang tumbuh perlahan, tetapi dapat tergerus dalam satu keputusan desain yang terburu-buru. Diskusi publik semacam ini justru penting untuk menegaskan bahwa warga masih merawat ikatan simbolik dengan daerahnya. Ketika simbol dipersoalkan, itu berarti ia masih memiliki arti.

Isu ini kemungkinan tidak berhenti di sini. Respons pemerintah, sikap seniman lokal, dan suara warga akan menentukan arah kelanjutan diskusi. Ruang kota terus berubah, tetapi pertanyaannya tetap sama: perubahan seperti apa yang benar-benar mencerminkan identitas masyarakat Bogor? (Red/Asep Chandra)


  • Penulis: redaktur

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • daftar negara terkaya

    Negara Kecil Kuasai Daftar Negara Terkaya Dunia 2026

    • calendar_month Minggu, 25 Jan 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 171
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA DUNIA – Negara kecil kembali menguasai daftar negara terkaya dunia tahun 2026. Ukuran wilayah dan jumlah penduduk terbukti tidak lagi menjadi penentu utama kesejahteraan. Data pendapatan per kapita terbaru justru menempatkan negara-negara dengan populasi terbatas sebagai pemimpin ekonomi global. Luksemburg mempertahankan posisi teratas sebagai negara dengan pendapatan per kapita tertinggi di dunia. Negara […]

  • sidang isbat

    Sidang Isbat Jadi Penentu, MUI Tegaskan Kedudukan Hasilnya

    • calendar_month Rabu, 18 Mar 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 141
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA NASIONAL – Penjelasan soal sidang isbat, penetapan awal Ramadan, dan keputusan pemerintah kembali menjadi sorotan. Majelis Ulama Indonesia (MUI) menegaskan bahwa hasil sidang isbat memiliki kedudukan penting dan harus diikuti oleh umat Islam di Indonesia. Sejak lama, perbedaan metode seperti hisab dan rukyat sering memunculkan perbedaan awal puasa. Namun kini, fatwa MUI memberikan […]

  • Program Mudik Gratis Polri Presisi 2026 untuk pemudik

    Baru Dibuka, Mudik Gratis Polri 2026 Diserbu Puluhan Ribu Pemudik

    • calendar_month Senin, 16 Mar 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 125
    • 0Komentar

    albadarpost.com, HUMANIORA – Program Mudik Gratis Polri 2026 langsung menarik perhatian masyarakat. Dalam waktu singkat, sekitar 30 ribu pemudik mendaftar untuk mengikuti program Mudik Gratis Presisi 2026 yang digelar oleh kepolisian. Antusiasme tinggi terhadap Mudik Gratis Polri 2026 menunjukkan bahwa fasilitas perjalanan pulang kampung yang aman dan terjangkau sangat dibutuhkan oleh masyarakat menjelang Hari Raya […]

  • Aktivitas memasak di dapur menggunakan kompor gas dengan api stabil dan teknik hemat energi

    Rahasia Dapur Hemat Gas, Simpel Tapi Jarang Dilakukan

    • calendar_month Kamis, 19 Mar 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 130
    • 0Komentar

    albadarpost.com, LIFESTYLE – Banyak orang mencari tips hemat gas karena biaya dapur terus meningkat. Cara menghemat gas saat memasak atau trik memasak hemat energi sebenarnya cukup sederhana, namun sering diabaikan. Padahal, dengan teknik yang tepat, penggunaan gas bisa lebih efisien tanpa mengurangi kualitas masakan. Kenapa Gas Cepat Habis Tanpa Disadari? Pertama, banyak orang memasak dengan […]

  • Pekerja rumah tangga menggunakan smartphone untuk mendaftar BPJS Ketenagakerjaan melalui aplikasi JMO secara online dengan mudah

    PRT Kini Bisa Daftar BPJS dari HP, Begini Cara Mudahnya

    • calendar_month Selasa, 5 Mei 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 121
    • 0Komentar

    albadarpost.com, HUMANIORA – BPJS PRT kini menjadi pintu masuk baru bagi jutaan pekerja rumah tangga untuk mendapatkan perlindungan kerja. Program BPJS Ketenagakerjaan untuk Pembantu Rumah Tangga (PRT)—yang juga dikenal sebagai jaminan sosial pekerja informal—membuka akses yang sebelumnya terasa jauh dan rumit. Kini, proses itu berubah drastis. Pendaftaran bisa dilakukan langsung dari ponsel. Tanpa antre, tanpa […]

  • Ilustrasi simbolik tanda orang munafik menurut hadis Nabi Muhammad tentang dusta, ingkar janji, dan khianat.

    Munafik Modern: Rajin Ibadah, Gemar Ingkar Janji

    • calendar_month Minggu, 22 Feb 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 197
    • 0Komentar

    albadarpost.com, OPINI – Tanda orang munafik bukan isu baru, tetapi perilakunya terasa semakin modern. Ciri kemunafikan, sifat munafik, atau yang dikenal sebagai nifaq amali kini tampil rapi, pandai bicara, bahkan sering tampil religius. Ironisnya, tanda orang munafik kerap muncul bukan di tempat gelap, melainkan di ruang terang: mimbar, rapat, dan layar gawai. Rasulullah ﷺ sejak […]

expand_less