Breaking News
light_mode
Beranda » Berita Daerah » Wali Kota Tasikmalaya Musnahkan Rokok Ilegal

Wali Kota Tasikmalaya Musnahkan Rokok Ilegal

  • account_circle redaktur
  • calendar_month Kamis, 27 Nov 2025
  • visibility 202
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Pemkot Tasikmalaya memusnahkan 5,5 juta batang rokok ilegal untuk melindungi penerimaan negara.

Penindakan besar terhadap peredaran Rokok Ilegal Tasikmalaya dilakukan pemerintah daerah bersama Bea Cukai. Sebanyak 5,5 juta batang rokok ilegal dari 114 merek dimusnahkan di Bale Kota Tasikmalaya, Jawa Barat, Kamis (27/11/2025). Nilai potensi kerugian negara mencapai Rp4,1 miliar. Angka itu menunjukkan skala pelanggaran cukai yang masih massif di wilayah Priangan Timur, sekaligus tekanan pada penerimaan negara. Penindakan ini menjelaskan mengapa pemberantasan rokok ilegal penting bagi fiskal daerah dan nasional.

Wali Kota Tasikmalaya Viman Alfarizi Ramadhan hadir bersama Kepala Kantor Wilayah DJBC Jawa Barat, Finari Manan. Keduanya memperlihatkan barang bukti sebelum proses pemusnahan dilakukan. Bea Cukai Tasikmalaya menangani kasus ini sepanjang 2025 melalui operasi pengawasan rutin dan penindakan distribusi. Ribuan batang rokok ilegal itu merupakan akumulasi sitaan dari berbagai titik. Basis pelanggaran utamanya adalah produksi dan distribusi rokok tanpa pita cukai serta rokok berlabel cukai palsu.

Baca juga: ASN Jawa Tengah Wajib Sarung Batik, Publik Pertanyakan Relevansi

Finari Manan menegaskan rokok ilegal memberi dampak luas. Selain mengurangi penerimaan negara, peredarannya melemahkan pelaku usaha yang patuh pada regulasi. Bea Cukai menempatkan penindakan rokok ilegal sebagai prioritas karena menyentuh aspek fiskal dan keadilan ekonomi. Viman juga menyampaikan dukungan pemerintah daerah terhadap langkah Bea Cukai. Ia menyatakan penindakan semacam ini tidak sekadar formalitas, tetapi bagian strategi menutup ruang distribusi barang ilegal.


Skala Penindakan Rokok Ilegal Tasikmalaya

Pemusnahan massal menjadi rangkaian akhir proses penindakan. Barang bukti yang dimusnahkan meliputi rokok tanpa pita cukai, rokok berlabel cukai palsu, hingga produk dengan nama merek tak tercatat. Proses ini mengikuti prosedur pengawasan Bea Cukai Tipe Madya Pabean C Tasikmalaya. Seluruh temuan berasal dari wilayah Priangan Timur yang mencakup beberapa kabupaten dan kota.

Baca juga: Remaja 15 Tahun Disekap Dua Hari di Tasikmalaya, Polisi Tangkap Empat Pelaku

Menurut Bea Cukai, transaksi rokok ilegal memanfaatkan celah distribusi lokal. Produk kerap diedarkan melalui jaringan toko kecil atau agen perantara dengan harga di bawah pasar. Praktik ini menggerus penerimaan negara dari cukai tembakau. Bila tidak dibendung, pelaku usaha legal akan menanggung beban persaingan tidak sehat. Dalam konteks fiskal, rokok ilegal melemahkan instrumen penting pembiayaan negara yang bersumber dari barang kena cukai.

rokok ilegal
Foto rokok ilegal

Data pengawasan menunjukkan pola yang berulang. Distribusi rokok ilegal biasanya bergerak cepat, melibatkan pengecer di wilayah-wilayah yang tidak terpantau intensif. Penindakan 5,5 juta batang rokok ilegal menegaskan bahwa perlawanan terhadap penggelapan cukai tidak hanya bersifat sporadis. Bea Cukai memiliki mekanisme investigasi, pengumpulan barang bukti, hingga pemusnahan sebagai bagian pemulihan kerugian.


Dampak Ekonomi dan Perluasan Penindakan

Dalam wacana ekonomi daerah, keberadaan Rokok Ilegal Tasikmalaya menekan kualitas ekosistem usaha. Produsen legal wajib membayar cukai, mengikuti standar kemasan, dan memenuhi ketentuan kesehatan. Pelaku ilegal tidak memikul beban itu, sehingga mampu menjual lebih murah. Dampak bagi konsumen menjadi dua sisi: harga rendah tetapi produk tak terjamin kualitasnya.

Kerugian negara juga bukan sekadar angka di neraca. Cukai tembakau berperan dalam pendanaan jaminan kesehatan, program daerah, dan pengendalian konsumsi. Ketika pasar dibanjiri produk ilegal, distribusi manfaat publik ikut terganggu. Bea Cukai menyebut pengawasan akan ditingkatkan hingga rantai produksi. Langkah ini penting karena memutus praktik ilegal tidak cukup hanya di level distribusi.

Pemkot Tasikmalaya menilai pemusnahan ini sebagai sinyal tegas. Viman menyampaikan bahwa operasi penindakan akan dilanjutkan untuk menjaga pasar tetap sehat. Ia meminta warga melaporkan menemukan produk tanpa pita cukai. Keberhasilan pemberantasan rokok ilegal bergantung pada konsistensi pengawasan dan kesadaran masyarakat. Dalam penegakan hukum, kolaborasi daerah dan institusi pusat menjadi penting.


Pada titik ini, penindakan terhadap Rokok Ilegal Tasikmalaya menyampaikan pesan yang jelas: kebijakan fiskal tidak akan efektif bila distribusi ilegal dibiarkan. Pemusnahan jutaan batang rokok menjadi bentuk perlindungan atas penerimaan negara sekaligus penguatan posisi pelaku usaha yang patuh regulasi. Publik menunggu kesinambungan penegakan hukum, bukan hanya satu kali aksi.

Pemusnahan rokok ilegal di Tasikmalaya menegaskan komitmen pemerintah melindungi penerimaan negara dan menjaga persaingan usaha tetap sehat. (Red/Asep Chandra)


  • Penulis: redaktur

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • sertifikat tanah

    Pentingnya Sertifikat Tanah

    • calendar_month Senin, 29 Des 2025
    • account_circle redaktur
    • visibility 201
    • 0Komentar

    Kasus Nenek Elina di Surabaya menegaskan risiko sengketa tanah tanpa sertifikat tanah yang kuat dan sah. albadarpost.com, FOKUS – Kasus pengusiran dan perobohan rumah yang dialami Nenek Elina Widjajati di Surabaya kembali menyorot persoalan klasik kepemilikan lahan di Indonesia: lemahnya perlindungan hukum bagi warga yang belum memiliki sertifikat tanah resmi. Peristiwa ini penting karena menyangkut […]

  • Reses DPRD Jabar Ciamis

    Reses DPRD Jabar di Ciamis, Warga Soroti Banjir dan Kekeringan

    • calendar_month Senin, 15 Jun 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 89
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA DAERAH – Reses DPRD Jabar Ciamis kembali menjadi ruang penting bagi masyarakat untuk menyampaikan kebutuhan yang selama ini mereka rasakan secara langsung. Dalam kegiatan serap aspirasi yang digelar Anggota DPRD Provinsi Jawa Barat dari Fraksi Gerindra, Hj. Tina Wiryawati, berbagai persoalan mendasar mencuat ke permukaan. Mulai dari pembangunan infrastruktur desa, peningkatan kesejahteraan kader […]

  • regulasi AI nasional

    Pemerintah Rampungkan Regulasi AI untuk Lindungi Hak Masyarakat

    • calendar_month Minggu, 9 Nov 2025
    • account_circle redaktur
    • visibility 209
    • 0Komentar

    Pemerintah menyiapkan regulasi AI nasional untuk menyeimbangkan inovasi dan perlindungan hak masyarakat. albadarpost.com, LENSA – Penyusunan regulasi AI nasional memasuki tahap akhir, menandai langkah baru pemerintah dalam mengatur pesatnya perkembangan teknologi kecerdasan buatan. Kebijakan ini disebut penting untuk menjaga keseimbangan antara inovasi dan perlindungan masyarakat, terutama ketika pemanfaatan AI tumbuh jauh lebih cepat dibandingkan kecepatan […]

  • budidaya lobster

    Budidaya Lobster Pangandaran Perkuat Ekonomi Pesisir

    • calendar_month Selasa, 16 Des 2025
    • account_circle redaktur
    • visibility 160
    • 0Komentar

    Budidaya lobster Pangandaran berkembang, produksi stabil dan membuka peluang ekspor berkelanjutan. albadarpost.com, BERITA DAERAH – Budidaya lobster di kawasan wisata Pantai Pangandaran, Jawa Barat, mulai menunjukkan geliat yang signifikan. Sejumlah kelompok warga mengembangkan usaha ini secara lebih terstruktur dan modern, membuka peluang ekonomi baru bagi masyarakat pesisir sekaligus memperkuat posisi perikanan daerah. Aktivitas budidaya lobster […]

  • Penolakan Visa Atlet Israel

    Penolakan Visa Atlet Israel: Indonesia Dapat Dukungan FIG, Siap Hadapi Gugatan ke CAS

    • calendar_month Senin, 13 Okt 2025
    • account_circle redaktur
    • visibility 115
    • 0Komentar

    FIG mendukung Indonesia atas penolakan visa atlet Israel di Kejuaraan Dunia Senam 2025, meski digugat ke CAS oleh Federasi Israel. Indonesia Tegas Tolak Visa Atlet Israel albadarpost.com, HUMANIORA – Pemerintah Indonesia menegaskan sikapnya menolak penerbitan visa bagi enam atlet asal Israel yang dijadwalkan mengikuti Kejuaraan Dunia Senam Artistik 2025 di Jakarta pada 19–25 Oktober mendatang. […]

  • disiplin ASN

    Pemkab Bogor Memberhentikan Dua ASN Disdik

    • calendar_month Minggu, 21 Des 2025
    • account_circle redaktur
    • visibility 159
    • 0Komentar

    Pemkab Bogor memberhentikan dua ASN Disdik karena pelanggaran disiplin demi menjaga integritas layanan publik. albadarpost.com, BERITA DAERAH – Pemerintah Kabupaten Bogor menjatuhkan sanksi disiplin terberat kepada dua aparatur sipil negara (ASN) di lingkungan Dinas Pendidikan. Keduanya diberhentikan dengan hormat tanpa permintaan sendiri setelah terbukti melanggar disiplin ASN. Keputusan ini penting karena menyangkut integritas aparatur negara, […]

expand_less