Breaking News
light_mode
Beranda » Berita Daerah » Garut Belajar dari Kepri, Ada Apa dengan IPM?

Garut Belajar dari Kepri, Ada Apa dengan IPM?

  • account_circle redaktur
  • calendar_month Sabtu, 13 Jun 2026
  • visibility 93
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

albadarpost.com, BERITA DAERAHIPM Garut kembali menjadi sorotan setelah Bupati Garut Abdusy Syakur Amin menerima kunjungan Gubernur Kepulauan Riau (Kepri), Ansar Ahmad, di kawasan Cipanas, Garut. Dalam pertemuan tersebut, isu peningkatan Indeks Pembangunan Manusia (IPM) atau kualitas pembangunan manusia menjadi salah satu topik yang paling banyak dibahas.

Pertemuan antara Pemerintah Kabupaten Garut dan Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau sebenarnya tidak sekadar agenda silaturahmi. Di balik suasana hangat yang berlangsung di Sabda Alam Hotel & Resort, tersimpan satu pertanyaan besar: bagaimana provinsi yang terdiri dari ribuan pulau mampu menembus tiga besar IPM nasional, sementara banyak daerah lain masih berjuang mengejar ketertinggalan?

Menjelang siang, sejumlah tamu terlihat berdatangan ke lokasi pertemuan. Di halaman hotel, kendaraan rombongan terparkir berjajar. Beberapa pegawai daerah tampak berbincang santai sebelum acara dimulai. Namun di ruang pertemuan, pembicaraan berkembang ke arah yang jauh lebih strategis daripada sekadar kunjungan balasan antarpemerintah daerah.

Bupati Garut Soroti Tantangan Pembangunan Manusia

Bupati Garut Abdusy Syakur Amin secara terbuka mengakui bahwa Garut masih menghadapi tantangan besar dalam meningkatkan kualitas pembangunan manusia.

Menurutnya, keberhasilan Kepulauan Riau layak menjadi bahan pembelajaran. Kepri mampu menempatkan diri sebagai salah satu provinsi dengan capaian IPM terbaik di Indonesia meskipun wilayahnya tersebar di banyak pulau.

Sebaliknya, Garut memiliki tantangan yang berbeda. Wilayahnya berada dalam satu daratan utama, tetapi masih menghadapi pekerjaan rumah dalam berbagai sektor pembangunan.

Karena itu, Syakur menilai kunjungan tersebut memberi kesempatan bagi Garut untuk memperoleh wawasan baru mengenai strategi percepatan pembangunan.

Bagi pemerintah daerah, peningkatan IPM tidak hanya berkaitan dengan angka statistik. Di dalamnya terdapat persoalan pendidikan, kesehatan, daya beli masyarakat, hingga kualitas pelayanan publik.

Kepri Tawarkan Kolaborasi di Tengah Turbulensi APBD

Sementara itu, Gubernur Kepulauan Riau Ansar Ahmad menyoroti kondisi yang saat ini dihadapi banyak pemerintah daerah di Indonesia.

Menurutnya, dinamika fiskal dan keterbatasan ruang anggaran menuntut kepala daerah untuk lebih kreatif dalam mencari solusi pembangunan.

Karena itu, ia mendorong penguatan kerja sama antardaerah sebagai salah satu strategi menghadapi tantangan tersebut.

Ansar melihat peluang kolaborasi yang cukup besar antara Kepri dan Garut. Meski berasal dari karakter wilayah yang berbeda, kedua daerah memiliki potensi yang bisa saling melengkapi.

Ia menilai langkah awal seperti diskusi dan pertukaran pengalaman justru sering menjadi fondasi bagi kerja sama yang lebih besar pada masa mendatang.

Pariwisata Bisa Menjadi Jembatan Garut dan Kepri

Salah satu sektor yang paling menarik perhatian dalam pertemuan tersebut adalah pariwisata.

Ansar Ahmad secara khusus menyoroti potensi wisata Kabupaten Garut yang menurutnya sangat lengkap. Garut memiliki bentang alam pegunungan, kawasan wisata air panas, industri resort yang berkembang, serta aktivitas ekonomi kreatif yang terus tumbuh.

Potensi tersebut membuka peluang lahirnya konsep tourism linkage atau keterkaitan destinasi wisata antara Garut dan Kepulauan Riau.

Gagasan ini cukup menarik. Wisatawan yang berkunjung ke Kepulauan Riau berpeluang mengenal destinasi Garut. Sebaliknya, promosi lintas daerah dapat membuka pasar baru bagi pelaku usaha wisata lokal.

Selain meningkatkan kunjungan wisatawan, model kolaborasi seperti ini juga berpotensi menggerakkan sektor perhotelan, kuliner, transportasi, hingga produk UMKM.

Bukan Soal Siapa Lebih Hebat

Di tengah persaingan antardaerah yang semakin ketat, pesan yang disampaikan Gubernur Kepri justru cukup sederhana.

Menurutnya, tidak ada daerah yang sepenuhnya lebih unggul dibanding daerah lain. Setiap wilayah memiliki kelebihan dan tantangannya masing-masing.

Karena itu, kolaborasi menjadi lebih penting daripada sekadar membandingkan capaian.

Pandangan tersebut sejalan dengan kebutuhan pembangunan saat ini. Banyak daerah membutuhkan inspirasi baru, sementara daerah lain memiliki pengalaman yang bisa dibagikan.

Pertemuan Garut dan Kepri mungkin hanya berlangsung beberapa jam. Namun jika diskusi itu benar-benar berlanjut menjadi program konkret, dampaknya bisa jauh melampaui seremoni kunjungan.

Sebab pada akhirnya, masyarakat tidak menunggu banyaknya pertemuan. Masyarakat menunggu hasil nyata yang bisa dirasakan dalam kehidupan sehari-hari.

Garut mungkin tidak memiliki ribuan pulau seperti Kepulauan Riau. Namun jika mampu menyerap pelajaran yang tepat, satu ide yang dijalankan dengan serius bisa lebih berharga daripada seribu pulau yang hanya dikagumi dari kejauhan. (GZ)

  • Penulis: redaktur

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pembobolan Minimarket Tasco

    Satpam Duel dengan Pembobol Minimarket Tasco Tasikmalaya, Pelaku Kabur

    • calendar_month Minggu, 19 Jul 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 45
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA DAERAH – Aksi pembobolan Minimarket Tasco di Jalan AH Nasution, Kecamatan Mangkubumi, Kota Tasikmalaya, menggegerkan warga pada Minggu (19/7/2026) sekitar pukul 03.00 WIB. Pelaku diduga menjebol rolling door menggunakan linggis sebelum masuk ke dalam toko. Selain membawa uang tunai dan berbagai jenis rokok, mereka juga sempat berduel dengan petugas keamanan sebelum akhirnya melarikan […]

  • Nobar Piala Dunia 2026

    Tito Karnavian Minta Daerah Gelar Nobar Piala Dunia 2026

    • calendar_month Selasa, 16 Jun 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 129
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA NASIONAL – Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Muhammad Tito Karnavian mengajak pemerintah daerah menggelar nobar Piala Dunia 2026 di berbagai ruang publik. Imbauan tersebut membuka peluang lahirnya pesta sepak bola rakyat yang tidak hanya menghadirkan hiburan, tetapi juga memperkuat kebersamaan masyarakat. Selain itu, kegiatan menonton bersama pertandingan Piala Dunia 2026 dinilai dapat menghidupkan kembali […]

  • Delta Force AS

    Mengenal Delta Force, Pasukan Elite AS

    • calendar_month Senin, 5 Jan 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 200
    • 0Komentar

    Delta Force AS dikenal sebagai pasukan elite Amerika untuk misi rahasia dan target bernilai tinggi di berbagai konflik. albadarpost.com, BERITA DUNIA – Nama Delta Force AS kembali menjadi sorotan publik internasional. Unit militer elite Amerika Serikat ini dikenal luas sebagai pasukan khusus yang menangani operasi paling sensitif, mulai dari misi rahasia hingga penindakan terhadap target […]

  • Ilustrasi gedung pemerintahan daerah dengan bayangan borgol dan dokumen anggaran, menggambarkan dugaan penyalahgunaan anggaran.

    Dugaan Penyalahgunaan Anggaran: Saatnya Aparat Bertindak Tegas

    • calendar_month Rabu, 11 Feb 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 147
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA DAERAH – Isu dugaan penyalahgunaan anggaran di Kabupaten Tasikmalaya kembali menjadi sorotan. Sejumlah temuan yang beredar di ruang publik memunculkan pertanyaan serius tentang komitmen penegakan hukum di daerah. Ketika indikasi penyimpangan muncul berulang, publik tentu berharap aparat bergerak cepat dan transparan. Namun demikian, yang terjadi justru memunculkan kesan pembiaran. Karena itu, kepercayaan masyarakat […]

  • puasa pekerja migran Singapura

    Maghrib Masih Kerja: Kisah Astuti Puasa di Singapura

    • calendar_month Rabu, 11 Mar 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 152
    • 0Komentar

    albadarpost.com, HUMANIORA – Ketika azan maghrib berkumandang di banyak tempat, sebagian orang sudah duduk bersama keluarga di meja makan. Namun bagi sebagian pekerja migran Indonesia di Singapura, momen berbuka puasa sering datang di tengah pekerjaan yang belum selesai. Itulah yang dialami Astuti, pekerja migran asal Cilacap, Jawa Tengah. Selama lebih dari dua puluh tahun bekerja […]

  • peredaran ekstasi

    Bareskrim Sita 200 Ribu Pil Ekstasi dan Telusuri Jaringan Peredaran

    • calendar_month Selasa, 25 Nov 2025
    • account_circle redaktur
    • visibility 195
    • 0Komentar

    Bareskrim mengamankan 200.000 pil ekstasi di Tol Trans Sumatera dan menahan kurir dalam operasi peredaran narkoba. albadarpost.com, LENSA – Direktorat Tindak Pidana Narkoba Bareskrim Polri mengungkap peredaran ekstasi berskala besar setelah mengamankan lebih dari 200.000 pil dari sebuah minibus yang kecelakaan di ruas Tol Trans Sumatera, Bandar Lampung. Barang bukti ditemukan tersusun dalam tas dan […]

expand_less