Breaking News
light_mode
Beranda » Berita Daerah » Garut Belajar dari Kepri, Ada Apa dengan IPM?

Garut Belajar dari Kepri, Ada Apa dengan IPM?

  • account_circle redaktur
  • calendar_month 0 menit yang lalu
  • visibility 3
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

albadarpost.com, BERITA DAERAHIPM Garut kembali menjadi sorotan setelah Bupati Garut Abdusy Syakur Amin menerima kunjungan Gubernur Kepulauan Riau (Kepri), Ansar Ahmad, di kawasan Cipanas, Garut. Dalam pertemuan tersebut, isu peningkatan Indeks Pembangunan Manusia (IPM) atau kualitas pembangunan manusia menjadi salah satu topik yang paling banyak dibahas.

Pertemuan antara Pemerintah Kabupaten Garut dan Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau sebenarnya tidak sekadar agenda silaturahmi. Di balik suasana hangat yang berlangsung di Sabda Alam Hotel & Resort, tersimpan satu pertanyaan besar: bagaimana provinsi yang terdiri dari ribuan pulau mampu menembus tiga besar IPM nasional, sementara banyak daerah lain masih berjuang mengejar ketertinggalan?

Menjelang siang, sejumlah tamu terlihat berdatangan ke lokasi pertemuan. Di halaman hotel, kendaraan rombongan terparkir berjajar. Beberapa pegawai daerah tampak berbincang santai sebelum acara dimulai. Namun di ruang pertemuan, pembicaraan berkembang ke arah yang jauh lebih strategis daripada sekadar kunjungan balasan antarpemerintah daerah.

Bupati Garut Soroti Tantangan Pembangunan Manusia

Bupati Garut Abdusy Syakur Amin secara terbuka mengakui bahwa Garut masih menghadapi tantangan besar dalam meningkatkan kualitas pembangunan manusia.

Menurutnya, keberhasilan Kepulauan Riau layak menjadi bahan pembelajaran. Kepri mampu menempatkan diri sebagai salah satu provinsi dengan capaian IPM terbaik di Indonesia meskipun wilayahnya tersebar di banyak pulau.

Sebaliknya, Garut memiliki tantangan yang berbeda. Wilayahnya berada dalam satu daratan utama, tetapi masih menghadapi pekerjaan rumah dalam berbagai sektor pembangunan.

Karena itu, Syakur menilai kunjungan tersebut memberi kesempatan bagi Garut untuk memperoleh wawasan baru mengenai strategi percepatan pembangunan.

Bagi pemerintah daerah, peningkatan IPM tidak hanya berkaitan dengan angka statistik. Di dalamnya terdapat persoalan pendidikan, kesehatan, daya beli masyarakat, hingga kualitas pelayanan publik.

Kepri Tawarkan Kolaborasi di Tengah Turbulensi APBD

Sementara itu, Gubernur Kepulauan Riau Ansar Ahmad menyoroti kondisi yang saat ini dihadapi banyak pemerintah daerah di Indonesia.

Menurutnya, dinamika fiskal dan keterbatasan ruang anggaran menuntut kepala daerah untuk lebih kreatif dalam mencari solusi pembangunan.

Karena itu, ia mendorong penguatan kerja sama antardaerah sebagai salah satu strategi menghadapi tantangan tersebut.

Ansar melihat peluang kolaborasi yang cukup besar antara Kepri dan Garut. Meski berasal dari karakter wilayah yang berbeda, kedua daerah memiliki potensi yang bisa saling melengkapi.

Ia menilai langkah awal seperti diskusi dan pertukaran pengalaman justru sering menjadi fondasi bagi kerja sama yang lebih besar pada masa mendatang.

Pariwisata Bisa Menjadi Jembatan Garut dan Kepri

Salah satu sektor yang paling menarik perhatian dalam pertemuan tersebut adalah pariwisata.

Ansar Ahmad secara khusus menyoroti potensi wisata Kabupaten Garut yang menurutnya sangat lengkap. Garut memiliki bentang alam pegunungan, kawasan wisata air panas, industri resort yang berkembang, serta aktivitas ekonomi kreatif yang terus tumbuh.

Potensi tersebut membuka peluang lahirnya konsep tourism linkage atau keterkaitan destinasi wisata antara Garut dan Kepulauan Riau.

Gagasan ini cukup menarik. Wisatawan yang berkunjung ke Kepulauan Riau berpeluang mengenal destinasi Garut. Sebaliknya, promosi lintas daerah dapat membuka pasar baru bagi pelaku usaha wisata lokal.

Selain meningkatkan kunjungan wisatawan, model kolaborasi seperti ini juga berpotensi menggerakkan sektor perhotelan, kuliner, transportasi, hingga produk UMKM.

Bukan Soal Siapa Lebih Hebat

Di tengah persaingan antardaerah yang semakin ketat, pesan yang disampaikan Gubernur Kepri justru cukup sederhana.

Menurutnya, tidak ada daerah yang sepenuhnya lebih unggul dibanding daerah lain. Setiap wilayah memiliki kelebihan dan tantangannya masing-masing.

Karena itu, kolaborasi menjadi lebih penting daripada sekadar membandingkan capaian.

Pandangan tersebut sejalan dengan kebutuhan pembangunan saat ini. Banyak daerah membutuhkan inspirasi baru, sementara daerah lain memiliki pengalaman yang bisa dibagikan.

Pertemuan Garut dan Kepri mungkin hanya berlangsung beberapa jam. Namun jika diskusi itu benar-benar berlanjut menjadi program konkret, dampaknya bisa jauh melampaui seremoni kunjungan.

Sebab pada akhirnya, masyarakat tidak menunggu banyaknya pertemuan. Masyarakat menunggu hasil nyata yang bisa dirasakan dalam kehidupan sehari-hari.

Garut mungkin tidak memiliki ribuan pulau seperti Kepulauan Riau. Namun jika mampu menyerap pelajaran yang tepat, satu ide yang dijalankan dengan serius bisa lebih berharga daripada seribu pulau yang hanya dikagumi dari kejauhan. (GZ)

  • Penulis: redaktur

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Ilustrasi pelaku UMKM memanfaatkan kekayaan intelektual sebagai agunan KUR untuk mendapatkan pembiayaan usaha.

    Resmi! KI Jadi Agunan KUR, UMKM Kini Punya Akses Modal Baru

    • calendar_month Selasa, 5 Mei 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 65
    • 0Komentar

    albadarpost.com, LIFESTYLE – Kekeyaan Intelektual (KI) jadi agunan KUR resmi diberlakukan. Skema baru ini membuka jalan bagi pelaku usaha mikro dan kecil untuk mengakses pembiayaan hanya dengan bermodal karya. Kebijakan ini menjadi titik balik, karena untuk pertama kalinya kekayaan intelektual—atau hak cipta, merek, dan paten—diakui sebagai jaminan tambahan dalam sistem Kredit Usaha Rakyat (KUR). Kebijakan […]

  • Orang terkaya di Indonesia

    Deretan Orang Terkaya di Indonesia Akhir Oktober 2025 Versi Bloomberg: Prajogo Pangestu Masih di Puncak

    • calendar_month Sabtu, 1 Nov 2025
    • account_circle redaktur
    • visibility 132
    • 0Komentar

    Sembilan orang terkaya di Indonesia versi Bloomberg akhir Oktober 2025, dua di antaranya tembus 100 besar dunia. Prajogo Pangestu Pimpin Daftar Orang Terkaya di Indonesia albadarpost.com, PERSPEKTIF – Bloomberg Billionaires Index akhir Oktober 2025 kembali merilis daftar orang terkaya di dunia, dan sembilan nama asal Indonesia masuk dalam deretan 500 besar. Dua di antaranya bahkan […]

  • pengguna narkoba

    Polres Sumedang Tetapkan Kades Jatinangor sebagai Pengguna Narkoba

    • calendar_month Sabtu, 13 Des 2025
    • account_circle redaktur
    • visibility 94
    • 0Komentar

    Kepala desa di Sumedang ditetapkan sebagai pengguna narkoba dan dinonaktifkan. Dampaknya pada tata kelola pemerintahan desa. albadarpost.com, BERITA DAERAH – Polres Sumedang menetapkan seorang kepala desa aktif di Kecamatan Jatinangor sebagai tersangka kasus penyalahgunaan narkoba. Meski tidak terindikasi terlibat peredaran, status sebagai pengguna narkoba berdampak langsung pada tata kelola pemerintahan desa, termasuk keputusan penonaktifan jabatan […]

  • kemiskinan ekstrem Lebak

    Pemkab Lebak Dinilai Abai Tangani Kemiskinan Ekstrem yang Berdampak pada Warga

    • calendar_month Minggu, 16 Nov 2025
    • account_circle redaktur
    • visibility 60
    • 0Komentar

    Kondisi kemiskinan ekstrem Lebak kembali muncul setelah seorang lansia dan anak ODGJ hidup tanpa bantuan pemerintah. Kemiskinan Ekstrem Lebak dan Kelalaian Pengawasan Negara albadarpost.com, HUMANIORA – Kondisi kemiskinan ekstrem Lebak kembali menjadi sorotan setelah seorang lansia dan putranya yang hidup dengan gangguan jiwa bertahan di gubuk rapuh tanpa dukungan negara. Kisah ini mencerminkan celah serius […]

  • Ilustrasi seorang Muslim sedang berdzikir dengan suasana tenang untuk menggambarkan ketenangan hati dalam Islam.

    Hati Gelisah dan Pikiran Kacau? Coba Amalkan Dzikir Ini

    • calendar_month Senin, 4 Mei 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 68
    • 0Komentar

    albadarpost.com, LIFESTYLE – Di tengah kehidupan yang semakin bising, banyak orang mulai mencari ketenangan dengan berbagai cara. Ada yang mencoba healing, menjauh dari media sosial, hingga mencari suasana baru agar pikirannya lebih tenang. Namun, sebagian justru menemukan jawaban paling sederhana: kembali berdzikir kepada Allah SWT. Amalan yang terlihat ringan itu ternyata menyimpan kekuatan besar bagi […]

  • jaminan rezeki

    Kewajiban Ibadah di Tengah Jaminan Rezeki dari Allah

    • calendar_month Jumat, 9 Jan 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 83
    • 0Komentar

    Ulama mengingatkan kewajiban ibadah di tengah jaminan rezeki Allah agar masyarakat lebih tenang dan berimbang. albadarpost.com, LIFESTYLE – Ulama kembali mengingatkan umat agar tidak terjebak dalam kecemasan berlebihan soal urusan dunia. Di tengah tekanan ekonomi dan tuntutan produktivitas, mereka menegaskan bahwa jaminan rezeki telah ditetapkan Allah Swt, sementara kewajiban utama manusia adalah menunaikan amanah ibadah […]

expand_less