Breaking News
light_mode
Beranda » Berita Daerah » HANI Tasikmalaya 2026, Perang Narkoba Dimulai dari Rumah

HANI Tasikmalaya 2026, Perang Narkoba Dimulai dari Rumah

  • account_circle redaktur
  • calendar_month Minggu, 5 Jul 2026
  • visibility 59
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

albadarpost.com, BERITA DAERAHHANI Tasikmalaya 2026 menjadi lebih dari sekadar peringatan tahunan. Ribuan warga memadati Alun-Alun Dadaha, Minggu (5/7/2026), untuk menyuarakan komitmen bersama dalam perang melawan narkoba. Melalui kampanye Hari Anti Narkotika Internasional (HANI), seluruh elemen masyarakat diajak memperkuat ketahanan keluarga sebagai langkah awal membangun generasi sehat, cerdas, dan kuat menuju Indonesia Emas 2045.

Sejak pagi hingga sore, kawasan Alun-Alun Dadaha dipenuhi masyarakat dari berbagai kalangan. Anak-anak, remaja, orang tua, hingga tokoh masyarakat mengikuti rangkaian kegiatan yang digelar Dewan Pimpinan Cabang Gerakan Nasional Anti Narkotika (GANNA). Antusiasme peserta menunjukkan bahwa kepedulian terhadap bahaya narkoba terus tumbuh di tengah masyarakat.

Berbeda dengan kegiatan seremonial semata, peringatan HANI tahun ini membawa pesan yang lebih mendalam. Fokus utamanya bukan hanya mengingatkan bahaya penyalahgunaan narkotika, melainkan membangun kesadaran bahwa keluarga merupakan benteng pertama untuk melindungi generasi muda dari ancaman narkoba.

Keluarga Jadi Garda Terdepan Melawan Narkoba

Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kota Tasikmalaya, Drs. Ade Hendar, M.M., yang hadir dalam kegiatan tersebut menegaskan bahwa persoalan narkoba tidak dapat dipandang hanya sebagai masalah hukum.

Menurutnya, penyalahgunaan narkotika merupakan ancaman serius terhadap kualitas sumber daya manusia sekaligus masa depan bangsa. Karena itu, upaya pencegahan harus dimulai dari lingkungan yang paling dekat dengan kehidupan setiap anak, yaitu keluarga.

“Narkoba bukan hanya persoalan hukum. Ini ancaman nyata bagi kualitas sumber daya manusia dan masa depan bangsa,” ujar Ade Hendar.

Ia menjelaskan, komunikasi yang hangat antara orang tua dan anak, pendidikan karakter sejak usia dini, serta penanaman nilai moral di lingkungan keluarga menjadi fondasi penting dalam membangun ketahanan terhadap pengaruh narkoba.

“Komunikasi yang baik dan penanaman nilai moral sejak dini merupakan langkah strategis membangun ketahanan keluarga,” tegasnya.

Selain keluarga, Ade juga mengajak sekolah, tempat kerja, organisasi masyarakat, dan lingkungan sekitar untuk memperkuat budaya saling mengingatkan agar ruang gerak peredaran narkoba semakin sempit.

Penegakan Hukum Tegas, Korban Tetap Harus Dipulihkan

Dalam kesempatan itu, Ade Hendar juga menyoroti pentingnya membedakan penanganan terhadap pelaku kejahatan narkotika dan korban penyalahgunaan.

Menurutnya, aparat penegak hukum harus memberikan tindakan tegas kepada bandar maupun pengedar sesuai ketentuan hukum yang berlaku. Namun, masyarakat juga perlu memberikan kesempatan bagi korban penyalahgunaan narkoba untuk menjalani rehabilitasi agar mampu kembali menjalani kehidupan secara produktif.

Pendekatan tersebut dinilai mampu menghadirkan keseimbangan antara penegakan hukum dan aspek kemanusiaan dalam pemberantasan narkoba.

GANNA Konsisten Bangun Kesadaran Publik

Pemerintah Kota Tasikmalaya memberikan apresiasi kepada DPC GANNA yang secara konsisten mengedukasi masyarakat mengenai bahaya narkoba melalui berbagai kegiatan sosial dan kampanye hidup sehat.

Kolaborasi antara pemerintah, organisasi masyarakat, komunitas, serta warga dinilai menjadi modal penting dalam membangun lingkungan yang aman dari penyalahgunaan narkotika.

Ade Hendar mengajak seluruh masyarakat untuk tidak memberi ruang sedikit pun bagi peredaran narkoba di lingkungan masing-masing.

Menurutnya, cita-cita mewujudkan Indonesia Emas 2045 hanya dapat tercapai apabila generasi muda tumbuh dalam lingkungan yang sehat, aman, produktif, dan bebas dari narkoba.

Momentum Bersama Menjaga Masa Depan Generasi

Antusiasme ribuan warga yang memenuhi Alun-Alun Dadaha memperlihatkan bahwa perang melawan narkoba bukan hanya menjadi tanggung jawab aparat penegak hukum. Sebaliknya, gerakan tersebut membutuhkan partisipasi aktif keluarga, sekolah, organisasi kemasyarakatan, hingga seluruh lapisan masyarakat.

Peringatan HANI Tasikmalaya 2026 menjadi pengingat bahwa menjaga generasi muda tidak cukup melalui slogan. Langkah nyata harus dimulai dari rumah, diperkuat di sekolah, dijaga di lingkungan, dan didukung oleh kebijakan yang berpihak pada pencegahan serta rehabilitasi.

Dengan semangat kebersamaan itu, Kota Tasikmalaya menunjukkan bahwa perang melawan narkoba tidak hanya berbicara tentang penindakan, tetapi juga tentang membangun harapan bagi masa depan generasi bangsa.

Indonesia Emas 2045 tidak lahir dari generasi yang sekadar cerdas, tetapi dari generasi yang sehat, berkarakter, dan berani berkata: tidak untuk narkoba. (GZ)

  • Penulis: redaktur

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • penjualan tahun baru

    Omzet Terompet Tahun Baru Turun

    • calendar_month Jumat, 26 Des 2025
    • account_circle redaktur
    • visibility 143
    • 0Komentar

    Penjualan Tahun Baru Turun, Ekonomi Rumah Tangga Tertekan dan Empati Sosial Menguat albadarpost.com, HUMANIORA – Menjelang pergantian Tahun Baru 2026, aktivitas perdagangan terompet dan petasan di Kota Depok, Jawa Barat, mengalami penurunan tajam. Pantauan di Pasar Depok Jaya, Kecamatan Pancoran Mas, menunjukkan suasana yang jauh lebih lengang dibanding tahun-tahun sebelumnya. Penurunan penjualan ini tidak sekadar […]

  • TCC Community Indonesia

    Densus 88 Ungkap Grup Medsos Ekstremisme Anak

    • calendar_month Kamis, 8 Jan 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 129
    • 0Komentar

    Densus 88 mengungkap puluhan grup medsos terafiliasi TCC Community Indonesia yang menyebar ideologi kekerasan. albadarpost.com, HUMANIORA – Detasemen Khusus 88 Antiteror Polri mengungkap keberadaan puluhan grup media sosial yang terafiliasi dengan jaringan TCC Community Indonesia dan diduga menyebarkan ideologi kekerasan serta ekstremisme. Yang mengkhawatirkan, sasaran utama dari aktivitas grup-grup tersebut adalah anak-anak dan remaja yang […]

  • RUPS BPR Tasikmalaya

    RUPS BPR Tasikmalaya Rumuskan Arah Pembiayaan UMKM 2026

    • calendar_month Rabu, 10 Des 2025
    • account_circle redaktur
    • visibility 149
    • 0Komentar

    RUPS BPR Tasikmalaya bahas arah pembiayaan UMKM dan penguatan peran BPR dalam ekonomi daerah 2026. albadarpost.com, LENSA – RUPS BPR Tasikmalaya kembali menyorot perhatian pemerintah daerah setelah Bupati Tasikmalaya, Cecep Nurul Yakin, memimpin langsung pembahasan Rencana Kerja dan Anggaran (RKA) PD BPR Artha Sukapura Tahun 2026. Rapat yang berlangsung di ruang kerja bupati pada Rabu, […]

  • Pesta Patok Domba

    Gratis! Pesta Patok Domba Tasikmalaya 2026 Segera Digelar

    • calendar_month Sabtu, 20 Jun 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 98
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA DAERAH — Kabar gembira bagi para penghobi ternak di Priangan Timur. Berdasarkan informasi dari Dinas Pertanian, Ketahanan Pangan dan Peternakan Kabupaten Tasikmalaya, kegiatan Pesta Patok Domba tingkat Kabupaten Tasikmalaya akan digelar pada Sabtu, 27 Juni 2026. Ajang yang juga dikenal sebagai kontes domba kambing Tasikmalaya tersebut menjadi bagian dari rangkaian peringatan Milangkala Kabupaten […]

  • nilai sekolah

    Biaya Rendah Tak Menjamin, Value Sekolah Jadi Penentu Murid

    • calendar_month Selasa, 13 Jan 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 144
    • 0Komentar

    albadarpost.com, PERSPEKTIF – Fenomena sekolah berbiaya murah tetapi kekurangan murid semakin sering ditemui. Di berbagai daerah, ruang kelas kosong bukan disebabkan oleh mahalnya pendidikan, melainkan oleh lemahnya value atau nilai sekolah yang dirasakan masyarakat. Orang tua kini menimbang lebih dari sekadar biaya: mereka mencari kepastian mutu dan arah pendidikan anak. Perubahan ini penting dicermati. Penurunan […]

  • Kereta Jakarta-Pangandaran

    Jawa Barat Kebut Proyek Kereta Jakarta-Pangandaran Rp 8 Triliun

    • calendar_month Kamis, 6 Nov 2025
    • account_circle redaktur
    • visibility 216
    • 0Komentar

    Gubernur Dedi Mulyadi kebut Proyek Kereta Jakarta-Pangandaran senilai Rp 8 triliun. Jadi solusi pemerataan dan percepatan ekonomi selatan Jawa Barat. Proyek Ambisius: Konektivitas Selatan Jawa Barat Lewat Kereta albadarpost.com, LENSA – Pemerintah Provinsi Jawa Barat (Pemprov Jabar) bersiap meluncurkan proyek infrastruktur transportasi monumental yang dirancang untuk merombak peta ekonomi dan mobilitas di wilayah selatan. Proyek […]

expand_less