Breaking News
light_mode
Beranda » Berita Daerah » Jawa Barat Kebut Proyek Kereta Jakarta-Pangandaran Rp 8 Triliun

Jawa Barat Kebut Proyek Kereta Jakarta-Pangandaran Rp 8 Triliun

  • account_circle redaktur
  • calendar_month Kamis, 6 Nov 2025
  • visibility 327
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Gubernur Dedi Mulyadi kebut Proyek Kereta Jakarta-Pangandaran senilai Rp 8 triliun. Jadi solusi pemerataan dan percepatan ekonomi selatan Jawa Barat.

Proyek Ambisius: Konektivitas Selatan Jawa Barat Lewat Kereta

albadarpost.com, LENSA – Pemerintah Provinsi Jawa Barat (Pemprov Jabar) bersiap meluncurkan proyek infrastruktur transportasi monumental yang dirancang untuk merombak peta ekonomi dan mobilitas di wilayah selatan. Proyek ini adalah pembangunan jalur kereta api baru yang menghubungkan simpul utama Jakarta-Bandung-Banjar-Pangandaran. Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, mengonfirmasi inisiatif strategis ini, yang disebutnya sebagai investasi jangka panjang, bukan sekadar proyek fisik biasa.

Dedi Mulyadi, saat dihubungi pada Kamis (6/11/2025), menggarisbawahi bahwa megaproyek ini memiliki anggaran fantastis, mencapai Rp 8 triliun. Seluruh pendanaan akan bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Pemprov Jabar, yang dialokasikan bertahap mulai tahun 2027 hingga 2029. “Pembangunan ini bukan semata-mata proyek transportasi semata, melainkan eskalasi investasi untuk mewujudkan pemerataan ekonomi di wilayah selatan Jawa Barat,” tegas Dedi, menekankan dimensi sosial-ekonomi dari inisiatif ini.

Proyek ini akan dieksekusi melalui skema investasi bersama dengan PT Kereta Api Indonesia (KAI). Pemprov Jabar akan mengambil peran utama dalam pembiayaan pembangunan rel, sistem persinyalan modern, hingga modifikasi sarana kereta api. Dedi Mulyadi menjamin kemampuan fiskal daerah untuk mendanai proyek yang masif ini. “APBD kami sanggup untuk tiga tahun. Nilai ini sebanding dengan dua tahun anggaran yang biasanya kami gunakan untuk pembangunan jalan,” paparnya, menunjukkan keseriusan dan prioritas tinggi proyek Kereta Jakarta-Pangandaran dalam agenda pembangunan daerah.

Tujuan paling fundamental dari dibukanya jalur kereta ini adalah memangkas waktu tempuh yang selama ini menjadi kendala utama mobilitas dari Ibu Kota, Jakarta, menuju destinasi wisata favorit di ujung selatan, Pangandaran. Dedi memproyeksikan efisiensi waktu yang signifikan. Perjalanan dari Jakarta ke Bandung diperkirakan 1,5 jam. Kemudian, dari Bandung menuju Banjar sekitar 4 jam, dan dilanjutkan dengan perjalanan singkat 30 menit dari Banjar ke Pangandaran. Walaupun demikian, Dedi menyebutkan bahwa durasi tempuh ini akan fleksibel disesuaikan dengan kebutuhan pengguna.

Menariknya, gubernur memiliki pandangan khusus mengenai segmen Jakarta-Bandung. Durasi 1,5 jam sengaja dipertahankan agar penumpang dapat menikmati pemandangan alam yang memukau di antara kedua kota. “Kenapa 1,5 jam? Karena sungguh sayang jika perjalanan terlalu pendek, padahal pemandangan antara Jakarta dan Bandung itu luar biasa indahnya. Namun, khusus untuk rombongan besar, misalnya 600 orang, kami bisa mengatur waktu tempuhnya menjadi satu jam saja,” jelasnya, menunjukkan adanya keseimbangan antara fungsi transportasi massal dan pengalaman wisata.


Pendorong Ekonomi Baru dan Konektivitas Utara-Selatan

Lebih jauh, proyek Kereta Jakarta-Pangandaran ini diharapkan menjadi katalisator utama bagi pertumbuhan ekonomi di kawasan yang dikenal sebagai Priangan Timur. Kawasan yang mencakup jalur Bandung, Tasikmalaya, Ciamis, Banjar, hingga Pangandaran, akan merasakan dampak langsung. “Ini akan membuka konektivitas baru yang vital, memperlancar mobilisasi barang dan orang, dan sudah pasti akan mengakselerasi pertumbuhan ekonomi di Jawa Barat bagian selatan,” kata Dedi Mulyadi.

Sejalan dengan proyek rel baru, Pemprov Jabar juga merencanakan renovasi besar-besaran terhadap Stasiun Bandung. Penataan ulang ini akan berfokus pada peningkatan fungsi dan estetika, tanpa mengurangi nilai sejarahnya. “Stasiun itu adalah heritage, jadi kami berkewajiban menjaga nilai historisnya. Namun, sistem parkir kendaraan nanti tidak akan lagi ditempatkan di depan stasiun, ini untuk penataan yang lebih optimal,” ujar Dedi, mengindikasikan upaya integrasi transportasi dan penataan ruang kota yang lebih baik.

Baca juga: MKD Putuskan Uya Kuya Tak Langgar Etik, Kembali Aktif di DPR

Tidak hanya wilayah selatan, fokus Pemprov Jabar terhadap sektor perkeretaapian juga menjangkau kawasan Pantai Utara (Pantura). Dedi Mulyadi mengungkapkan rencana ambisius lainnya: pembangunan sistem transportasi khusus untuk angkutan bahan pangan. Jalur ini akan meliputi rute strategis Cirebon–Indramayu–Subang–Karawang–Bekasi. Konsep yang diusung adalah ‘Kereta Pangan’ yang secara spesifik dirancang untuk mendukung sektor pertanian. “Nantinya, setelah gerbong angkutan bahan pangan selesai, rencana saya adalah mendirikan penggilingan padi di dekat stasiun. Jadi, petani di Pantura akan memiliki nilai tambah ekonomi yang signifikan,” tutur Dedi, menyoroti upaya untuk memutus rantai pasok yang panjang dan mengoptimalkan keuntungan bagi petani.

Secara keseluruhan, Gubernur Dedi Mulyadi menyimpulkan bahwa pembangunan infrastruktur transportasi yang berbasis kereta api ini adalah langkah taktis dan strategis Pemprov Jabar untuk membentuk fondasi ekonomi masa depan yang lebih merata dan inklusif. “Kereta api harus dilihat bukan hanya sebagai alat angkut semata, melainkan sebuah sarana pemerataan dan sebuah instrumen mutlak untuk kemajuan wilayah,” pungkasnya, menutup wacana mengenai visi transportasinya di Jawa Barat. Investasi ini, dengan demikian, merupakan cetak biru untuk masa depan Jawa Barat yang terkoneksi dan berkeadilan ekonomi.

Proyek Kereta Jakarta-Pangandaran Rp 8 T ini adalah game changer Jabar. Mempercepat konektivitas, memajukan Priangan Timur, dan menjamin pemerataan ekonomi. (Red/Arrian)

  • Penulis: redaktur

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Chelsea vs AC Milan

    Resmi! Chelsea vs AC Milan Tayang di TVRI 8 Agustus

    • calendar_month Sabtu, 1 Agt 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 159
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA NASIONAL – Chelsea vs AC Milan dipastikan menjadi laga utama Indonesia Super Cup 2026 yang akan berlangsung di Stadion Gelora Bung Karno (GBK), Jakarta. Pertandingan dua klub besar Eropa tersebut dijadwalkan berlangsung pada Sabtu, 8 Agustus 2026, pukul 18.00 WIB, dan dapat disaksikan secara langsung melalui TVRI Nasional serta TVRI Sport. Informasi mengenai jadwal […]

  • Hari Jumat

    Hari Jumat Sebagai Titik Disiplin Ibadah

    • calendar_month Jumat, 23 Jan 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 218
    • 0Komentar

    albadarpost.com, LIFESTYLE – Hari Jumat kembali diingatkan para ulama sebagai hari yang menentukan arah ibadah dan kesadaran umat Islam. Jumat bukan sekadar rutinitas mingguan, tetapi momentum disiplin spiritual yang berdampak langsung pada kehidupan sosial dan moral masyarakat. Penegasan ini muncul di tengah kecenderungan sebagian umat yang memandang Jumat sebatas kewajiban formal. Padahal, dalam ajaran Islam, […]

  • Sejarah Kitab Hadis

    Terungkap! Rahasia di Balik Sejarah Penulisan Kitab Hadis dalam Islam

    • calendar_month Jumat, 24 Apr 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 195
    • 0Komentar

    albadarpost.com, LIFESTYLE – Sejarah Kitab Hadis tidak hanya soal pencatatan sabda Nabi Muhammad SAW, tetapi juga perjalanan panjang penuh kehati-hatian, perdebatan, dan ketelitian ilmiah dalam penulisan kitab hadis serta kodifikasi hadis Nabi. Pada awalnya, bahkan sempat muncul larangan penulisan hadis secara umum, sebelum akhirnya berkembang menjadi tradisi ilmiah yang melahirkan kitab-kitab rujukan besar dalam Islam. […]

  • membaca bismillah

    Bismillah dalam Aktivitas Harian

    • calendar_month Rabu, 28 Jan 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 182
    • 0Komentar

    albadarpost.com, LIFESTYLE – Membaca basmalah—Bismillahirrahmanirrahim—kerap terdengar ringan di lisan kita. Namun di balik kalimat singkat itu, tersimpan prinsip besar dalam menata hidup. Anjuran membaca bismillah sebelum memulai aktivitas kembali mengemuka sebagai pengingat bahwa setiap gerak manusia memiliki dimensi ibadah dan tanggung jawab di hadapan Allah SWT. Dalam kehidupan yang kian cepat dan padat, banyak aktivitas […]

  • Saksi Nikah

    Saksi Nikah Bukan Sekadar Formalitas dalam Islam

    • calendar_month Minggu, 12 Jul 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 140
    • 0Komentar

    albadarpost.com, HIKMAH – Di setiap prosesi akad nikah, perhatian tamu biasanya tertuju kepada mempelai, wali, dan penghulu. Namun, ada dua sosok yang sering luput dari perhatian, padahal perannya sangat penting dalam syariat Islam, yaitu saksi nikah. Kehadiran mereka bukan sekadar memenuhi tata acara, melainkan menjadi bagian dari keabsahan akad menurut mayoritas ulama. Momentum itu kembali terlihat […]

  • Ilustrasi edukasi hukum publik tentang perbedaan tindak pidana pencurian, penganiayaan, dan kepemilikan senjata tajam yang diproses terpisah

    Korban Pencurian Jadi Tersangka, Publik Perlu Paham Hukumnya

    • calendar_month Senin, 9 Feb 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 207
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA NASIONAL – Kasus korban pencurian jadi tersangka kembali menyulut emosi publik. Banyak orang merasa hukum kehilangan nurani ketika korban (pemilik toko HP) justru diproses pidana. Namun, kemarahan itu sering lahir bukan dari fakta hukum, melainkan dari cara pandang yang keliru terhadap mekanisme hukum pidana. Di sinilah persoalan utama bermula. Publik kerap mengira hukum […]

expand_less