Breaking News
light_mode
Beranda » Berita Daerah » Pesan Bupati Garut kepada 7 Kades PAW: Jangan Diam Jika Warga Punya Masalah

Pesan Bupati Garut kepada 7 Kades PAW: Jangan Diam Jika Warga Punya Masalah

  • account_circle redaktur
  • calendar_month Selasa, 9 Jun 2026
  • visibility 136
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

albadarpost.com, BERITA DAERAH – Pelantikan tujuh Kepala Desa hasil Pemilihan Antar Waktu (PAW) di Kabupaten Garut bukan sekadar seremoni pergantian kepemimpinan. Di balik prosesi yang berlangsung di Ruang Pamengkang, Jalan Kiansantang, Kecamatan Garut Kota, Senin (8/6/2026), Bupati Garut Abdusy Syakur Amin menyampaikan tugas yang jauh lebih penting: mencari anak putus sekolah dan membantu mereka kembali memperoleh hak pendidikan.

Pesan tersebut menjadi sorotan utama dalam pelantikan Kepala Desa PAW Garut. Selain menyinggung pendidikan, Bupati juga mengingatkan pentingnya menjaga tren penurunan stunting yang selama ini menjadi fokus pemerintah daerah.

Kepala Desa PAW Garut Didorong Aktif Cari Anak Putus Sekolah

Abdusy Syakur Amin menegaskan bahwa desa merupakan titik awal keberhasilan pembangunan daerah. Karena itu, keberadaan kepala desa memiliki peran strategis dalam menyelesaikan persoalan yang paling dekat dengan masyarakat.

Menurutnya, kemajuan Kabupaten Garut sangat bergantung pada kondisi desa. Jika desa berkembang, maka pembangunan daerah akan berjalan lebih cepat. Sebaliknya, ketika desa menghadapi banyak hambatan, dampaknya akan dirasakan hingga tingkat kabupaten.

Karena itu, ia meminta para kepala desa yang baru dilantik untuk tidak hanya fokus pada administrasi pemerintahan. Mereka juga harus aktif turun ke lapangan, mengenali persoalan warga, dan mencari solusi secara nyata.

Salah satu persoalan yang menjadi perhatian adalah masih adanya anak yang tidak melanjutkan pendidikan.

Bupati meminta para kepala desa mendata anak putus sekolah di wilayah masing-masing. Setelah itu, mereka harus mencari penyebabnya, lalu berkoordinasi dengan pemerintah daerah agar solusi dapat segera diberikan.

Jika hambatannya berupa perlengkapan sekolah seperti tas dan sepatu, pemerintah daerah siap membantu. Sementara apabila terkendala biaya pendidikan, pemerintah akan berupaya menghubungkan dengan berbagai program bantuan yang tersedia.

Kepala Desa PAW Garut

Pelantikan tujuh Kepala Desa PAW Garut, Senin (8/6/2026).

Penanganan Stunting Tidak Boleh Kendur

Selain pendidikan, Abdusy Syakur Amin juga memberikan perhatian besar terhadap penanganan stunting.

Meski angka stunting di Kabupaten Garut terus menunjukkan penurunan, ia mengingatkan seluruh perangkat desa agar tidak merasa puas terlalu cepat. Menurutnya, keberhasilan yang sudah dicapai harus dijaga melalui kerja sama berkelanjutan antara pemerintah desa, kader kesehatan, tenaga medis, dan masyarakat.

Ia menilai pencegahan stunting membutuhkan pengawasan yang konsisten. Oleh sebab itu, pemerintah desa perlu aktif memantau kondisi balita, ibu hamil, serta keluarga yang berisiko mengalami masalah gizi.

Dengan langkah tersebut, kualitas kesehatan generasi mendatang dapat terus meningkat.

Bupati Garut Minta Kepala Desa Tidak Diam Saat Ada Masalah

Dalam arahannya, Bupati juga menyampaikan pesan yang cukup tegas kepada para kepala desa.

Ia meminta mereka tidak membiarkan persoalan warga berlarut-larut tanpa penanganan. Sebaliknya, setiap masalah harus segera dikomunikasikan kepada pemerintah kecamatan maupun pemerintah kabupaten.

Menurutnya, kepala desa merupakan pemimpin terdekat dengan masyarakat. Karena itu, mereka harus hadir ketika warga membutuhkan bantuan, baik dalam bidang pendidikan, kesehatan, sosial, maupun pembangunan.

Ia bahkan membuka ruang komunikasi langsung bagi para kepala desa apabila menemukan persoalan yang memerlukan perhatian khusus.

Pendekatan tersebut dinilai penting agar berbagai permasalahan dapat diselesaikan lebih cepat sebelum berkembang menjadi persoalan yang lebih besar.

Daftar 7 Kepala Desa PAW yang Dilantik

Dalam pelantikan tersebut, tujuh Kepala Desa hasil Pemilihan Antar Waktu resmi menerima amanah untuk memimpin wilayahnya masing-masing.

Mereka adalah:

  • Sri Patmawati, Kepala Desa Dano, Kecamatan Leles.
  • Dedi Supriadi, Kepala Desa Karyasari, Kecamatan Cibalong.
  • Ma’mun Nugraha, Kepala Desa Maroko, Kecamatan Cibalong.
  • Ahmad Yusuf, Kepala Desa Mulyasari, Kecamatan Bayongbong.
  • Gumilar, Kepala Desa Limbangan Tengah, Kecamatan Balubur Limbangan.
  • Dadat Hidayat, Kepala Desa Cikajang, Kecamatan Cikajang.
  • Tatang Mulyawan, Kepala Desa Bojong Kidul, Kecamatan Pameungpeuk.

Ketujuh kepala desa tersebut kini menghadapi tantangan yang sama: memastikan pelayanan publik berjalan baik sekaligus memperkuat pembangunan di tingkat desa.

Pendidikan, kesehatan, dan kesejahteraan warga menjadi pekerjaan rumah yang harus segera ditangani.

Pada akhirnya, keberhasilan pembangunan daerah tidak hanya diukur dari banyaknya program yang dibuat. Yang lebih penting adalah seberapa banyak anak yang kembali bersekolah, seberapa banyak keluarga yang terbantu, dan seberapa besar perubahan yang benar-benar dirasakan masyarakat desa.

Ketika seorang anak kembali mengenakan seragam sekolah karena kepedulian pemerintah desa, saat itulah pembangunan sesungguhnya dimulai. Bukan dari gedung yang megah, melainkan dari masa depan yang berhasil diselamatkan. (GZ)

 

  • Penulis: redaktur

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Tugu Koperasi Tasikmalaya di Jalan Mohammad Hatta yang diusulkan menjadi kawasan cagar budaya dan pusat peringatan Hari Koperasi Nasional.

    Tugu Koperasi Tasikmalaya Diusulkan Jadi Cagar Budaya

    • calendar_month Selasa, 2 Jun 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 172
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA DAERAH — Di tengah lalu lintas kendaraan yang setiap hari melintasi Jalan Mohammad Hatta, berdiri sebuah monumen yang mungkin tidak lagi banyak diperhatikan warga. Namun di balik bentuknya yang sederhana, tersimpan jejak penting perjalanan ekonomi kerakyatan Indonesia. Tugu Koperasi Tasikmalaya kembali menjadi sorotan setelah Sekretaris Kementerian Koperasi Ahmad Zabadi bersama Wakil Wali Kota […]

  • Maarten Paes kontrak 2029

    Statistik & Rekam Jejak Maarten Paes

    • calendar_month Rabu, 28 Jan 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 206
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA NASIONAL – Maarten Vincent Paes menjadi salah satu kiper paling menarik di kancah sepak bola Indonesia dan internasional. Lahir di Nijmegen, Belanda, pada 14 Mei 1998, Paes mengawali karier profesionalnya di Eropa sebelum tampil impresif di Amerika Serikat bersama FC Dallas. Menurut data resmi kariernya, Paes telah tampil 176 kali di level klub […]

  • Pemotor Meninggal Mendadak

    Pemotor Tiba-Tiba Roboh di Simpang Purbaratu, Warga Panik

    • calendar_month Senin, 22 Jun 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 117
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA DAERAH – Peristiwa mengejutkan terjadi di kawasan Simpang Empat Tugu Kujang, Kecamatan Purbaratu, Kota Tasikmalaya, Minggu (21/6/2026) sore. Seorang pemotor meninggal mendadak saat melintas di lokasi tersebut sehingga mengundang perhatian warga yang berada di sekitar jalan. Kasus pemotor meninggal mendadak ini langsung menjadi sorotan karena korban sebelumnya terlihat mengendarai sepeda motor seorang diri […]

  • UMKM desa

    Banyak Desa Gagal UMKM, Banyuanyar Justru Melonjak. Ini Penyebabnya

    • calendar_month Sabtu, 28 Mar 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 215
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA NASIONAL – UMKM desa kini disebut-sebut sebagai solusi kebangkitan ekonomi lokal. Namun, konsep ekonomi desa berbasis komunitas seperti yang terjadi di Banyuanyar menunjukkan satu hal penting: bukan sekadar UMKM yang menentukan, melainkan sistem yang menopangnya. Banyak desa mencoba meniru model ekonomi kerakyatan ini, tetapi hanya sedikit yang benar-benar berhasil. Fenomena ini memunculkan pertanyaan […]

  • Dana Desa Raib di Serang: Bendahara Diduga Gelapkan Rp1 Miliar, Sisa Saldo Hanya Rp47 Ribu

    Dana Desa Raib di Serang: Bendahara Diduga Gelapkan Rp1 Miliar, Sisa Saldo Hanya Rp47 Ribu

    • calendar_month Minggu, 12 Okt 2025
    • account_circle redaktur
    • visibility 259
    • 0Komentar

    Dana desa Serang raib Rp1 miliar, bendahara kabur, saldo kas tersisa Rp47 ribu. Polisi naikkan ke penyidikan. albadarpost.com. LENSA – Polres Serang tengah menyelidiki dugaan penggelapan dana desa di Kabupaten Serang, Banten. Seorang bendahara desa berinisial YL diduga membawa kabur dana desa senilai lebih dari Rp1 miliar, meninggalkan saldo kas desa hanya Rp47 ribu. Kasus […]

  • Drainase Kalangsari

    Viman Benahi Drainase Kalangsari Setelah 15 Tahun

    • calendar_month Selasa, 7 Jul 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 88
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA DAERAH – Drainase Kalangsari akhirnya menjadi prioritas penanganan setelah bertahun-tahun memicu banjir Kalangsari setiap kali hujan deras mengguyur kawasan Jalan Moh. Hatta, Kota Tasikmalaya. Untuk memastikan percepatan penanganan, Wali Kota Tasikmalaya, Viman Alfarizi Ramadhan, turun langsung meninjau lokasi. Selain itu, Pemerintah Kota Tasikmalaya memastikan perbaikan drainase Tasikmalaya akan dilakukan melalui sinergi dengan Kementerian Pekerjaan […]

expand_less