Breaking News
light_mode
Beranda » Humaniora » Rahasia Tugu Koperasi Tasikmalaya yang Jarang Diketahui

Rahasia Tugu Koperasi Tasikmalaya yang Jarang Diketahui

  • account_circle redaktur
  • calendar_month 13 jam yang lalu
  • visibility 30
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

albadarpost.com, HUMANIORA — Banyak orang mengenal Hari Koperasi Nasional yang diperingati setiap 12 Juli, tetapi tidak banyak yang mengetahui bahwa momentum bersejarah itu berakar dari Tugu Koperasi Tasikmalaya. Monumen sejarah koperasi yang berdiri di Jalan Mohamad Hatta, Kecamatan Cipedes, Kota Tasikmalaya, menjadi penanda tempat berlangsungnya Kongres Koperasi Pertama Indonesia pada 12 Juli 1947. Dari lokasi inilah lahir berbagai keputusan penting yang kemudian membentuk arah gerakan koperasi nasional.

Dalam publikasi resminya, Kementerian Koperasi menjelaskan bahwa Tugu Koperasi bukan sekadar bangunan bersejarah. Monumen tersebut menjadi simbol lahirnya semangat gotong royong, ekonomi kerakyatan, dan kekeluargaan yang hingga kini masih menjadi ruh gerakan koperasi di Indonesia.

Tidak banyak yang menyadarinya. Padahal, setiap hari ribuan kendaraan melintas di depan tugu tersebut tanpa mengetahui bahwa salah satu tonggak penting sejarah ekonomi Indonesia berdiri di sana.

Dari Tasikmalaya, Gerakan Koperasi Nasional Mulai Disatukan

Kongres Koperasi Pertama berlangsung sekitar dua tahun setelah Indonesia memproklamasikan kemerdekaannya. Pada masa itu, berbagai koperasi rakyat telah tumbuh di sejumlah daerah, tetapi belum memiliki wadah nasional yang menyatukan arah perjuangan.

Melalui kongres yang berlangsung di Tasikmalaya, para pelopor koperasi berhasil merumuskan fondasi organisasi sekaligus memperkuat cita-cita membangun ekonomi rakyat melalui semangat kebersamaan.

Menurut Kementerian Koperasi, hasil kongres tersebut menjadi salah satu titik penting dalam perjalanan koperasi Indonesia. Karena itu, Tugu Koperasi dibangun sebagai pengingat bahwa gerakan ekonomi berbasis gotong royong memiliki akar sejarah yang kuat.

Sepuluh Keputusan Penting yang Lahir di Kongres Koperasi Pertama

Kongres Koperasi Pertama tidak hanya menghasilkan satu kesepakatan. Sebaliknya, forum tersebut melahirkan berbagai keputusan strategis yang menjadi pijakan perkembangan koperasi di Indonesia.

Keputusan-keputusan itu meliputi:

  • Pembentukan Sentral Organisasi Koperasi Rakyat Indonesia (SOKRI) yang berkedudukan di Tasikmalaya.
  • Penegasan bahwa koperasi Indonesia berasaskan gotong royong.
  • Penetapan Peraturan Dasar SOKRI.
  • Pembentukan presidium pengurus yang diketuai Niti Sumitri.
  • Penguatan cita-cita mewujudkan kemakmuran rakyat sesuai Pasal 33 UUD 1945.
  • Gagasan mendirikan Bank Sentral Koperasi.
  • Pembentukan Koperasi Rakyat Desa sebagai dasar organisasi.
  • Perluasan pendidikan koperasi kepada masyarakat.
  • Penguatan distribusi barang kebutuhan penting melalui koperasi.
  • Penetapan 12 Juli sebagai Hari Koperasi Nasional.

Keputusan-keputusan tersebut menunjukkan bahwa koperasi sejak awal dirancang sebagai gerakan sosial sekaligus kekuatan ekonomi rakyat.

Tugu Koperasi Bukan Sekadar Monumen

Jika diamati lebih dekat, pada Tugu Koperasi masih tertera tulisan:

“Peringatan Kongres Koperasi 12 Djuli 1947 di Tasikmalaya.”

Kalimat sederhana itu menyimpan makna besar. Ia menjadi pengingat bahwa semangat gotong royong pernah menjadi kekuatan utama masyarakat Indonesia dalam membangun perekonomian pascakemerdekaan.

Kini, Tugu Koperasi masih berdiri di Jalan Mohamad Hatta Nomor 40, Kelurahan Sukamanah, Kecamatan Cipedes, Kota Tasikmalaya. Monumen tersebut tidak hanya menjadi penanda sejarah, tetapi juga identitas penting bagi Kota Tasikmalaya dalam perjalanan koperasi nasional.

Mengapa Sejarah Ini Masih Relevan?

Di tengah perubahan ekonomi yang semakin cepat, nilai-nilai yang lahir dari Kongres Koperasi Pertama tetap memiliki makna.

Koperasi mengajarkan bahwa pertumbuhan ekonomi tidak hanya bergantung pada modal besar, tetapi juga pada kerja sama, saling percaya, dan semangat berbagi manfaat.

Karena itu, Kementerian Koperasi mengajak masyarakat menjaga sejarah sekaligus meneruskan amanat konstitusi melalui semangat gotong royong agar koperasi Indonesia semakin berdaya.

Ajakan tersebut menjadi pengingat bahwa sejarah tidak cukup dikenang setiap peringatan Hari Koperasi. Nilai-nilainya perlu terus diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.

Tasikmalaya Menyimpan Warisan yang Tak Boleh Dilupakan

Bagi masyarakat Tasikmalaya, Tugu Koperasi merupakan bagian dari identitas daerah. Namun, bagi Indonesia, monumen ini adalah saksi lahirnya gerakan koperasi yang hingga kini tetap menjadi salah satu pilar pembangunan ekonomi nasional.

Menjaga Tugu Koperasi berarti menjaga ingatan kolektif bangsa terhadap perjuangan membangun ekonomi yang berkeadilan. Semakin banyak masyarakat mengenal sejarah tersebut, semakin kuat pula penghargaan terhadap nilai gotong royong yang menjadi ciri khas Indonesia.

Bangunan bisa menua, tetapi sejarah tidak boleh memudar. Selama Tugu Koperasi tetap berdiri di Tasikmalaya, semangat gotong royong yang melahirkan Hari Koperasi Nasional akan terus mengingatkan bahwa kemajuan Indonesia selalu berawal dari kebersamaan. (Red)

  • Penulis: redaktur

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Kesejahteraan Guru

    Komisi VIII DPR RI Soroti Kesejahteraan Guru dan Bantuan Pendidikan

    • calendar_month Kamis, 2 Jul 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 70
    • 0Komentar

    albadarpost.com, HUMANIORA – Kesejahteraan guru, bantuan pendidikan, dan persoalan guru Non ASN menjadi fokus utama rapat kerja Komisi VIII DPR RI bersama Menteri Agama pada Selasa (30/6). Dalam pertemuan tersebut, Komisi VIII membahas pelaksanaan berbagai program bantuan pendidikan di lingkungan Kementerian Agama sekaligus mengulas berbagai tantangan untuk meningkatkan kesejahteraan tenaga pendidik.. Selain itu, rapat juga […]

  • Ilustrasi seseorang menyiapkan naskah khutbah Idul Adha menggunakan laptop dan teknologi AI.

    AI Bikin Naskah Khutbah, Boleh atau Justru Berbahaya?

    • calendar_month Selasa, 26 Mei 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 149
    • 0Komentar

    albadarpost.com, PERSPEKTIF – Suara keyboard terdengar cukup keras dari sudut serambi masjid. Seorang calon khatib tampak beberapa kali menghapus kalimat di layar laptopnya. Folder dokumen di desktop bahkan masih bernama: “KHUTBAH_FIX_BENER_FINAL2.docx”. Di sebelahnya, segelas kopi hitam mulai dingin. Lampu neon masjid memantul samar di layar laptop yang sedikit berdebu. Sementara kipas angin tua di langit-langit […]

  • gempa megathrust Jawa Sumatra

    Megathrust Mengintai Jawa–Sumatra

    • calendar_month Minggu, 4 Jan 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 157
    • 0Komentar

    BMKG mengingatkan ancaman gempa megathrust di Jawa dan Sumatra. Potensi besar dan dampaknya perlu diwaspadai. albadarpost.com, BERITA NASIONAL – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) kembali mengingatkan potensi gempa megathrust di wilayah Indonesia, khususnya di sepanjang pesisir selatan Pulau Jawa dan Pulau Sumatra. Zona tersebut dinilai menyimpan akumulasi energi tektonik besar yang sewaktu-waktu dapat dilepaskan […]

  • Musrenbang RKPD Tasikmalaya 2027

    Bupati Tasikmalaya Beberkan 8 Program Prioritas 2027, Ini Daftarnya!

    • calendar_month Rabu, 1 Apr 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 147
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA DAERAH – Musrenbang RKPD Tasikmalaya 2027 menjadi langkah strategis dalam mempercepat transformasi ekonomi dan pembangunan infrastruktur di daerah. Forum ini sekaligus menegaskan arah kebijakan pembangunan menuju Tasikmalaya yang religius/islami, maju, adil, dan makmur. Selain itu, agenda ini mempertemukan berbagai elemen penting untuk menyelaraskan visi pembangunan jangka menengah. Kegiatan tersebut dihadiri oleh Bupati Tasikmalaya […]

  • Ilustrasi pemula sedang memulai usaha kecil dengan laptop, catatan bisnis, dan suasana kerja produktif

    Jangan Takut Mulai! Ini Cara Bangun Usaha dari Nol untuk Pemula

    • calendar_month Minggu, 3 Mei 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 132
    • 0Komentar

    albadarpost.com, LIFESTYLE – Memulai usaha pemula sering terasa menakutkan. Banyak orang ingin punya bisnis sendiri, tetapi bingung harus mulai dari mana. Di sisi lain, sebagian orang justru terlalu lama menunggu modal besar, padahal banyak usaha sukses lahir dari langkah kecil dan keberanian mencoba. Fenomena ini terlihat dari meningkatnya jumlah pelaku UMKM di Indonesia. Berdasarkan data […]

  • Ilustrasi seseorang menenangkan temannya sebagai simbol kasih sayang Nabi dan empati di tengah kehidupan modern

    Dunia Semakin Keras, Nabi Ajarkan Kasih Sayang

    • calendar_month Kamis, 23 Apr 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 131
    • 0Komentar

     albadarpost.com, LIFESTYLE – Kasih sayang Nabi sering kita dengar, tetapi tidak selalu kita rasakan. Hadis Nabi tentang kasih sayang mengajarkan empati, kelembutan, dan kepedulian—nilai yang justru terasa semakin hilang di tengah kehidupan modern. Hari ini, orang mudah marah, cepat menghakimi, dan lambat memahami. Padahal, satu sikap lembut bisa menyelamatkan banyak hal. Hadis yang Menampar: Tanpa […]

expand_less