Breaking News
light_mode
Beranda » Berita Daerah » Tugu Koperasi Tasikmalaya Simpan Sejarah dan Cerita Mistis

Tugu Koperasi Tasikmalaya Simpan Sejarah dan Cerita Mistis

  • account_circle redaktur
  • calendar_month Selasa, 14 Jul 2026
  • visibility 129
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

albadarpost.com, BERITA DAERAH – Tugu Koperasi Tasikmalaya kembali menjadi perhatian menjelang peringatan Hari Koperasi Nasional. Monumen bersejarah yang menjadi lokasi Kongres Koperasi Pertama Indonesia pada 12 Juli 1947 itu tidak hanya menyimpan jejak penting perjalanan ekonomi kerakyatan, tetapi juga menyisakan berbagai cerita mistis yang hingga kini masih hidup di tengah masyarakat.

Berada di Jalan Mohammad Hatta, Kelurahan Sukamanah, Kecamatan Cipedes, Monumen Koperasi Tasikmalaya menjadi saksi berkumpulnya sekitar 500 utusan dari Jawa, Sumatera, Kalimantan, dan Sulawesi. Dalam kongres tersebut lahir sepuluh dasar koperasi nasional yang kemudian menjadi pijakan perkembangan gerakan koperasi di Indonesia.

Namun, setelah hampir delapan dekade berlalu, kawasan yang memiliki nilai sejarah tinggi itu justru menghadapi tantangan berupa minimnya perawatan. Selain kondisi bangunan yang mulai menua, lokasi tersebut juga dikenal masyarakat karena kisah-kisah mistis yang diwariskan secara turun-temurun.

Jejak Sejarah Lahirnya Gerakan Koperasi Indonesia

Tugu Koperasi bukan sekadar monumen. Tempat ini menjadi salah satu penanda penting sejarah bangsa karena menjadi lokasi penyelenggaraan Kongres Koperasi Pertama Indonesia pada 12 Juli 1947.

Saat itu, ratusan utusan dari berbagai daerah berkumpul untuk menyatukan visi dalam membangun sistem ekonomi berbasis koperasi. Hasil kongres tersebut menjadi tonggak lahirnya gerakan koperasi nasional yang hingga kini diperingati setiap Hari Koperasi.

Oleh karena itu, keberadaan tugu memiliki nilai historis yang tinggi, tidak hanya bagi masyarakat Tasikmalaya, tetapi juga bagi perkembangan koperasi di Indonesia.

Meski demikian, suasana kawasan kini jauh berbeda dibanding masa kejayaannya. Aktivitas yang dahulu ramai berganti dengan lingkungan yang relatif sepi. Beberapa bangunan lama di sekitar monumen bahkan tampak lapuk akibat usia dan kurangnya pemeliharaan.

Bangunan Tua Jadi Bagian Cerita Warga

Di belakang area tugu berdiri dua bangunan tua yang dahulu memiliki fungsi berbeda. Salah satunya merupakan bekas tempat produksi batik tenun, sedangkan bangunan lainnya pernah digunakan sebagai lokasi mesin heuler atau penggilingan padi.

Kini, kedua bangunan tersebut menunjukkan kondisi yang memprihatinkan. Dinding terlihat kusam, sebagian atap mengalami kerusakan, sementara semak belukar mulai menutupi sejumlah sudut bangunan.

Di tengah kondisi tersebut, muncul berbagai cerita yang berkembang di kalangan warga sekitar. Kisah-kisah itu menjadi bagian dari narasi lokal yang terus diceritakan dari satu generasi ke generasi berikutnya.

Salah seorang penjaga kawasan, Iin Maskanah (60), mengaku telah tinggal di area tersebut selama sekitar 36 tahun bersama suaminya, Aan Suherman (65). Selama menjaga kawasan itu, ia mengaku beberapa kali mengalami pengalaman yang menurutnya sulit dijelaskan secara logis.

“Saya sudah tidak aneh lagi. Ada anak kecil, ada noni Belanda, ada juga yang menyeramkan,” ujar Iin saat ditemui, Selasa (14/7/2026).

Ia juga mengenang salah satu pengalaman ketika sedang menjemur padi di dekat bangunan tua. Menurut pengakuannya, saat itu muncul sosok seorang perempuan lanjut usia yang justru mengingatkannya agar segera menunaikan salat Zuhur.

Meski demikian, pengalaman tersebut merupakan pengakuan pribadi narasumber dan belum dapat diverifikasi secara ilmiah. Hingga kini tidak terdapat bukti yang dapat memastikan keberadaan fenomena supranatural di kawasan tersebut.

Warga Berharap Situs Bersejarah Lebih Terawat

Selain cerita yang berkembang di masyarakat, kawasan Tugu Koperasi juga memiliki sebuah makam yang dikenal warga sebagai Makam Eyang Batara. Sebagian masyarakat masih datang untuk berziarah sesuai keyakinan masing-masing.

Terlepas dari beragam cerita lokal yang menyertainya, perhatian utama warga justru tertuju pada kondisi situs sejarah tersebut. Mereka berharap pemerintah dapat meningkatkan upaya pelestarian sehingga kawasan ini tetap terjaga sebagai bagian dari warisan sejarah nasional.

Menurut warga, perawatan yang lebih baik akan membuka peluang menjadikan Tugu Koperasi sebagai destinasi wisata sejarah sekaligus pusat edukasi mengenai perjalanan koperasi Indonesia.

Selain menjaga nilai sejarah, langkah tersebut juga dinilai dapat memperkenalkan generasi muda terhadap salah satu lokasi penting dalam perjalanan ekonomi kerakyatan bangsa.

Dengan pengelolaan yang tepat, kawasan ini tidak hanya menyimpan kenangan masa lalu, tetapi juga berpotensi menjadi ruang pembelajaran sejarah yang menarik bagi masyarakat luas.

Nilai Historis Lebih Penting daripada Mitos

Cerita mistis yang berkembang di sekitar Tugu Koperasi telah menjadi bagian dari tradisi lisan masyarakat. Namun, nilai sejarah kawasan tersebut tetap menjadi warisan utama yang layak mendapat perhatian.

Karena itu, pelestarian bangunan, penyediaan informasi sejarah, serta pengembangan kawasan sebagai destinasi edukasi menjadi langkah penting agar generasi mendatang tidak kehilangan jejak salah satu tonggak lahirnya koperasi Indonesia.

Sejarah yang terawat akan selalu memberi manfaat lebih besar dibanding sekadar cerita yang hidup dari mulut ke mulut.

Tugu Koperasi bukan hanya menyimpan kisah yang dipercaya sebagian warga, tetapi juga merekam jejak lahirnya ekonomi kerakyatan Indonesia. Ketika sejarah dirawat dengan baik, warisan bangsa akan terus hidup dan menginspirasi generasi berikutnya. (GZ)

  • Penulis: redaktur

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Abdurrahman bin Auf

    Mengapa Abdurrahman bin Auf Tak Pernah Diperbudak Hartanya?

    • calendar_month Jumat, 7 Agt 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 118
    • 0Komentar

    albadarpost.com, PERSPEKTIF — Mengapa banyak orang berubah setelah kaya? Bukan karena mereka tiba-tiba menjadi jahat. Bukan pula karena lupa cara bersyukur. Namun, perlahan mereka mulai merasa bahwa semua yang dimiliki lahir semata-mata dari kerja kerasnya sendiri. Di saat yang sama, rasa takut kehilangan harta tumbuh semakin besar. Fenomena itu tidak hanya terjadi hari ini. Dalam […]

  • Kantor Bank Jambi saat insiden peretasan siber yang menyebabkan saldo nasabah hilang

    Bank Jambi Kehilangan Saldo Nasabah, OJK Turun Tangan

    • calendar_month Selasa, 24 Feb 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 216
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA NASIONAL – Insiden peretasan siber mengguncang perbankan daerah setelah bank Jambi kehilangan saldo nasabah dalam dugaan pembobolan sistem digital. Kasus rekening nasabah Bank Jambi bobol dan saldo hilang itu memicu kekhawatiran publik, terutama karena kerugian terjadi secara nyata pada sejumlah rekening. Selain itu, dugaan serangan siber terhadap bank daerah tersebut langsung menjadi sorotan […]

  • Iran AS Pakistan diplomasi

    Iran–AS Gelar Diplomasi di Pakistan, Ini Alasan Indonesia Tidak Terlibat

    • calendar_month Jumat, 24 Apr 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 187
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA DUNIA – Iran AS Pakistan diplomasi kembali menjadi sorotan internasional setelah Pakistan resmi menjadi tuan rumah pembicaraan tidak langsung antara Teheran dan Washington. Isu Iran AS diplomasi di Pakistan ini memunculkan tanda tanya besar di panggung global: mengapa Pakistan yang dipilih, sementara negara-negara netral seperti Indonesia justru tidak masuk dalam skema perundingan? Keputusan […]

  • Anggota DPRD Banjar

    Anggota DPRD Banjar Jadi Tersangka Dugaan Penipuan Investasi Dapur MBG

    • calendar_month Minggu, 19 Jul 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 96
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA DAERAH – Dugaan penipuan berkedok investasi pembangunan dapur pendukung Program Makan Bergizi Gratis (MBG) menyeret seorang anggota DPRD Kota Banjar berinisial ARM ke proses hukum. Setelah penyidikan dinyatakan lengkap atau P-21 oleh Kejaksaan Negeri Kota Banjar, perkara tersebut kini memasuki tahap penuntutan. Kasus ini bermula dari dugaan penawaran investasi pembangunan Satuan Pelayanan Pemenuhan […]

  • Iran vs Israel militer

    Militer Iran vs Israel: Siapa Lebih Kuat?

    • calendar_month Minggu, 22 Mar 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 207
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA DUNIA – Perbandingan Iran vs Israel militer selalu memicu perhatian global. Banyak orang bertanya, apakah kekuatan militer Iran lebih unggul dibanding militer Israel, atau justru sebaliknya. Faktanya, kedua negara memiliki keunggulan yang sangat berbeda, sehingga sulit menentukan pemenang secara sederhana. Di satu sisi, Iran unggul dalam jumlah dan strategi asimetris. Namun di sisi […]

  • Gudang Miras Tasik

    Gudang Miras Tasik Diongkar Polisi Jelang Long Weekend

    • calendar_month Selasa, 19 Mei 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 131
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA DAERAH – Satnarkoba Polres Tasikmalaya membongkar sebuah gudang miras Tasik di wilayah Taraju, Kabupaten Tasikmalaya, Selasa (19/5/2026). Dalam penggerebekan tersebut, polisi menyita sekitar seribu botol minuman keras ilegal berbagai merek yang diduga akan diedarkan menjelang acara nonton bareng Persib Bandung melawan Persijap Jepara. Operasi berlangsung dalam rangka Kegiatan Rutin Yang Ditingkatkan (KRYD) menjelang […]

expand_less