Breaking News
light_mode
Beranda » Humaniora » Program Makan Bergizi Gratis Jadi Investasi Gizi Anak, Ahli Gizi Dorong Evaluasi Berkelanjutan

Program Makan Bergizi Gratis Jadi Investasi Gizi Anak, Ahli Gizi Dorong Evaluasi Berkelanjutan

  • account_circle redaktur
  • calendar_month Minggu, 2 Nov 2025
  • visibility 127
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Ahli gizi nilai program makan bergizi gratis penting untuk masa depan anak, namun perlu evaluasi agar manfaatnya maksimal.

Program Makan Bergizi Gratis Dorong Generasi Sehat Indonesia

albadarpost.com, HUMANIORA – Program makan bergizi gratis (MBG) yang diluncurkan Presiden Prabowo Subianto menjadi salah satu kebijakan unggulan di bidang kesehatan masyarakat. Tujuannya sederhana namun krusial: memperbaiki status gizi anak-anak Indonesia demi menyiapkan generasi unggul menuju Indonesia Emas 2045.

Ahli gizi Mochammad Rizal menilai program ini sebagai langkah positif dan visioner, tetapi ia menekankan bahwa pelaksanaannya harus dikawal melalui evaluasi rutin agar manfaat jangka panjangnya benar-benar terasa.
“Dalam jangka pendek, dampaknya terlihat dari peningkatan status gizi dan kesehatan anak, misalnya penurunan angka anemia. Anak-anak sehat hari ini akan menjadi generasi bebas stunting di masa depan,” ujar Rizal seperti dikutip dari Antara, Minggu (2/11/2025).

Menurut Rizal, program makan bergizi gratis merupakan bentuk investasi sosial yang efeknya baru terasa setelah satu hingga dua dekade. Karena itu, pengawasan implementasi di lapangan menjadi kunci utama agar target Indonesia bebas stunting bisa tercapai.


Tantangan di Lapangan: Perubahan Pola Makan dan Food Waste

Di balik semangat besar program MBG, implementasinya tidak semudah di atas kertas. Salah satu tantangan nyata di lapangan adalah kebiasaan makan anak-anak masa kini yang lebih menyukai ultra processed food (UPF) seperti camilan, sosis, atau nugget—makanan tinggi gula, garam, dan lemak yang cenderung praktis namun minim nilai gizi.

“Menu MBG yang ideal secara gizi justru berisiko tidak dihabiskan anak-anak. Ketika diganti dengan menu berbasis UPF agar makanan habis, tujuan pemenuhan gizi malah bergeser,” kata Rizal yang kini tengah menempuh studi doktoral bidang International Nutrition di Cornell University, Amerika Serikat.

Menurutnya, pemerintah perlu strategi bertahap untuk mengubah perilaku makan siswa agar terbiasa dengan makanan bergizi dan segar. Selain memperbaiki menu, pendekatan edukatif dan psikologis di sekolah juga dibutuhkan supaya anak memahami pentingnya asupan seimbang.

Ia menambahkan, evaluasi rutin terkait jumlah makanan yang dikonsumsi dan terbuang (food waste) menjadi indikator penting efektivitas program. “Data itu tidak boleh diabaikan karena mencerminkan penerimaan siswa terhadap menu yang disediakan,” ujarnya.


Evaluasi dan Peran Sekolah dalam Pengawasan Program

Panduan pelaksanaan program MBG yang disusun oleh Kemendikdasmen sudah mencantumkan mekanisme evaluasi di tingkat sekolah. Setiap satuan pendidikan diminta mengumpulkan data tentang penerima manfaat, jenis menu, jumlah makanan terbuang, serta kondisi gizi anak sebelum dan sesudah program berjalan.

Selain itu, sekolah diwajibkan melakukan pengukuran tinggi badan, berat badan, dan indeks massa tubuh (IMT) siswa setiap enam bulan sekali. Data tersebut akan menjadi basis kebijakan nasional dalam menilai efektivitas program makan bergizi gratis dari waktu ke waktu.

Sekolah juga didorong melaporkan insiden keamanan pangan jika terjadi masalah dalam penyediaan makanan. “Pengawasan keamanan pangan sangat penting, karena kesalahan kecil bisa berdampak besar pada kesehatan anak,” ujar Rizal.

Ia juga menyoroti pentingnya peran ahli gizi dalam memastikan penerapan gizi seimbang di setiap tahap. Namun, beban kerja tenaga gizi di lapangan masih sangat tinggi. Dengan rasio satu ahli gizi yang harus memantau 3.000–4.000 porsi makanan, risiko kesalahan pengawasan meningkat.


Langkah Perbaikan dan Sinergi Kebijakan

Kementerian Pendidikan dan Kementerian Kesehatan telah menetapkan regulasi baru yang membatasi kapasitas produksi maksimal 2.000 porsi pada Satuan Penyediaan Pangan Bergizi (SPPG). Rizal menilai kebijakan itu sebagai langkah positif yang bisa meringankan beban ahli gizi sekaligus meningkatkan kualitas keamanan pangan.

Namun, menurutnya, pengawasan saja tidak cukup. Program MBG harus diintegrasikan dengan edukasi gizi yang berkelanjutan, baik untuk siswa maupun keluarga mereka. “Menyiapkan menu bergizi saja belum cukup. Anak dan keluarga perlu memahami mengapa gizi seimbang penting,” ujarnya.

Edukasi gizi ini dapat dilakukan melalui kegiatan belajar, kampanye sekolah, hingga kolaborasi dengan lembaga kesehatan lokal. Dengan cara itu, program MBG bukan hanya sekadar pemberian makan gratis, melainkan juga instrumen pendidikan kesehatan masyarakat.

“Program makan bergizi gratis ini adalah langkah besar. Tapi karena masih baru, wajar jika banyak hal perlu dibenahi. Masukan konstruktif dari berbagai pihak sangat dibutuhkan agar tujuan besar ini tercapai,” pungkas Rizal.

Program makan bergizi gratis merupakan investasi jangka panjang untuk membangun generasi sehat dan cerdas. Agar manfaatnya optimal, evaluasi menyeluruh dan sinergi lintas sektor harus terus diperkuat. Dengan perbaikan berkelanjutan, program ini dapat menjadi fondasi kuat bagi masa depan Indonesia Emas 2045.

Baca juga: Tes Kemampuan Akademik Digelar Serentak, Kemenag Modernisasi Evaluasi Pendidikan Madrasah

Evaluasi berkelanjutan dan edukasi gizi jadi kunci keberhasilan program makan bergizi gratis menuju generasi Indonesia Emas 2045. (Red)


  • Penulis: redaktur

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Kasus DPRD Banjar

    Kuasa Hukum Korban Buka Fakta Kasus DPRD Banjar

    • calendar_month Sabtu, 18 Jul 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 108
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA DAERAH – Kasus DPRD Banjar terkait dugaan penipuan yang menyeret seorang oknum anggota DPRD Kota Banjar berinisial ARM terus berproses. Dalam konferensi pers pada Jumat (17/7/2026), kuasa hukum korban, Dede Cairul, S.H., M.H., memaparkan kronologi perkara, menjelaskan posisi hukum kliennya, sekaligus meluruskan isu yang menyebut korban menolak Restorative Justice (RJ). Menurutnya, korban justru membuka […]

  • Kecelakaan Lingkar Utara Tasikmalaya

    AIPDA Dadan Tewas dalam Kecelakaan Lingkar Utara Tasikmalaya

    • calendar_month Minggu, 19 Jul 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 83
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA DAERAH – Kecelakaan Lingkar Utara Tasikmalaya kembali memakan korban jiwa. Insiden lalu lintas atau laka maut Lingkar Utara Tasikmalaya yang terjadi pada Minggu (19/7/2026) mengakibatkan seorang anggota aktif Polresta Tasikmalaya, AIPDA Dadan Herviyan, meninggal dunia di lokasi kejadian. Hingga kini, aparat kepolisian masih menyelidiki penyebab pasti kecelakaan tersebut. Peristiwa itu berlangsung di Jalan Lingkar […]

  • Ilustrasi pria dewasa membaca buku di ruang sederhana dengan cahaya senja, menggambarkan semangat jangan pernah berhenti belajar.

    Jangan Pernah Berhenti Belajar, Meski Usia Menepi

    • calendar_month Rabu, 18 Feb 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 200
    • 0Komentar

    albadarpost.com, OPINI – Jangan pernah berhenti belajar—nasihat itu terdengar klise, tetapi justru di sanalah letak rahasianya. Ia sederhana, namun menampar. Ia biasa, tetapi menyala. Dalam ungkapan lain, belajar seumur hidup atau menuntut ilmu tanpa henti adalah jalan sunyi yang sering kita abaikan saat usia merasa cukup dan pengalaman merasa mapan. Sore kemarin, Om Ajur, wartawan […]

  • JNE menerima dua penghargaan nasional 2026 sebagai jasa pengiriman populer dan brand logistik terpercaya di Indonesia

    Rahasia JNE Tetap Jadi Raja Logistik Digital, Dua Award Sekaligus Diborong

    • calendar_month Jumat, 1 Mei 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 147
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA DAERAH – Di tengah makin ramainya persaingan bisnis logistik, nama JNE Penghargaan 2026 justru kembali mencuri perhatian. Perusahaan jasa pengiriman yang sudah lama dikenal masyarakat itu sukses membawa pulang dua penghargaan nasional sekaligus. Capaian tersebut semakin memperkuat posisi JNE sebagai salah satu layanan pengiriman paling dipercaya masyarakat Indonesia hingga saat ini. Penghargaan itu […]

  • Timnas Indonesia

    Bukan Sekadar Menang, Timnas Indonesia Kirim Enam Sinyal Bahaya

    • calendar_month Selasa, 28 Jul 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 70
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA NASIONAL – Timnas Indonesia memulai perjalanan di Piala AFF 2026 dengan kemenangan telak 5-1 atas Kamboja. Namun, hasil Indonesia vs Kamboja bukan sekadar tambahan tiga poin. Di balik pesta gol tersebut, muncul sejumlah sinyal yang menunjukkan perkembangan permainan Garuda. Mulai dari efektivitas lini depan, organisasi permainan yang semakin matang, hingga kepercayaan diri skuad, […]

  • Kebakaran Lahan Ciamis

    Leuwikeris Terbakar, Kelalaian Kecil Bisa Jadi Bencana

    • calendar_month Sabtu, 4 Jul 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 97
    • 0Komentar

    albadarpost.com, EDITORIAL – Hanya satu puntung rokok yang diduga masih menyala, kawasan Bendungan Leuwikeris di Desa Handapherang, Kecamatan Cijeungjing, nyaris menghadapi kebakaran yang lebih besar pada Jumat (3/7/2026). Kebakaran lahan Ciamis itu memang berhasil dipadamkan tanpa korban jiwa. Namun, peristiwa tersebut kembali membuka kenyataan bahwa kebiasaan membuang puntung rokok sembarangan masih menjadi ancaman serius ketika […]

expand_less