Breaking News
light_mode
Beranda » Berita Dunia » Kelompok Penyembah Setan 764 Jadi Ancaman Online Serius, FBI dan Inggris Perketat Pengawasan Remaja

Kelompok Penyembah Setan 764 Jadi Ancaman Online Serius, FBI dan Inggris Perketat Pengawasan Remaja

  • account_circle redaktur
  • calendar_month Minggu, 2 Nov 2025
  • visibility 203
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Kelompok penyembah setan 764 jadi ancaman online global, FBI dan Inggris peringatkan bahaya bagi remaja.


Remaja 14 Tahun Terjerat Kelompok Penyembah Setan 764

albadarpost.com, LENSA – Kasus remaja Inggris berusia 14 tahun yang terjerumus ke dalam kelompok penyembah setan 764 membuka kembali perhatian dunia terhadap ancaman kejahatan siber yang menargetkan anak-anak.
Awalnya, sang ibu—disebut Christina—menganggap percakapan daring putrinya dengan sejumlah remaja lain sebagai hal biasa. Namun, dalam hitungan minggu, perilaku sang anak berubah drastis. Ia menjadi pendiam, mudah marah, dan sulit dikendalikan.

Christina kemudian menemukan bahwa putrinya telah direkrut oleh kelompok penyembah setan 764, jaringan internasional yang dikenal menjerat remaja melalui forum daring dan media sosial. BBC melaporkan pada Minggu (2/11/2025), kelompok ini sebagian besar berisi remaja laki-laki muda yang sengaja menargetkan anak-anak perempuan.

Polisi Inggris telah menangkap empat remaja yang terlibat dalam jaringan tersebut. Salah satunya adalah Cameron Finnigan dari West Sussex, yang dijatuhi hukuman enam tahun penjara pada Januari lalu.
Christina menduga putrinya menjadi target setelah bergabung dalam grup obrolan yang membahas topik melukai diri sendiri. Dari sana, salah satu anggota 764 berhasil memanipulasi sang gadis hingga terjebak dalam siklus kekerasan psikologis.

Menurut Christina, para anggota kelompok tersebut kerap menonton korban mereka melakukan tindakan menyakiti diri, bahkan bunuh diri, secara daring. “Mereka benar-benar menghancurkan mentalnya, sampai ia merasa dirinya bukan siapa-siapa,” ujarnya.
Ia mengaku perjuangan untuk memutus hubungan anaknya dengan kelompok itu sangat berat. “Saya pikir cukup dengan menyuruhnya berhenti berbicara dengan mereka. Tapi pengaruh dan ketakutan yang mereka tanamkan begitu dalam,” katanya lirih.

Kini, Christina dan putrinya perlahan membangun kembali kehidupan mereka. Ia berharap kisahnya bisa menjadi peringatan bagi orang tua lain agar lebih waspada terhadap aktivitas daring anak-anak.


NCA dan FBI: Kelompok Penyembah Setan 764 Jadi Ancaman Online Global

National Crime Agency (NCA) Inggris menilai kelompok penyembah setan 764 sebagai ancaman siber paling berbahaya yang tengah dihadapi dunia saat ini. Kelompok ini memanfaatkan kerentanan psikologis remaja untuk memanipulasi mereka melakukan tindakan ekstrem.

Rob Richardson, pejabat NCA yang menangani kejahatan seksual online terhadap anak, mengatakan anggota kelompok ini semakin muda, sementara kasus-kasusnya jarang dilaporkan. “Para korban sering kali tidak menyadari bahwa mereka telah menjadi korban. Itu yang membuat penanganannya rumit,” ujarnya.

Richardson menyerukan agar orang tua lebih aktif memantau aktivitas digital anak-anak. “Tunjukkan ketertarikan pada apa yang mereka lakukan di dunia maya, gunakan kontrol orang tua, dan lakukan percakapan tanpa menghakimi,” katanya.

Kekhawatiran serupa datang dari Molly Rose Foundation, yayasan yang berdiri setelah kematian tragis Molly Russell—remaja 14 tahun yang bunuh diri akibat paparan konten berbahaya di internet. CEO yayasan itu, Andy Burrows, menegaskan kelompok seperti 764 beroperasi secara terbuka di platform besar yang digunakan hampir semua remaja. “Mereka menjadi wajah baru ancaman bunuh diri dan perilaku melukai diri di kalangan anak muda,” ujarnya.

Jaringan kelompok penyembah setan 764 didirikan pada 2020 oleh remaja asal Texas, Amerika Serikat, bernama Bradley Cadenhead. Nama “764” diambil dari sebagian kode pos kampung halamannya. Polisi mengidentifikasi kelompok ini sebagai bagian dari jaringan ekstremis sayap kanan dengan ideologi “akselerasionis militan”—paham yang mendorong kekacauan sosial untuk mencapai tujuan politik.


Pengakuan Pelaku dan Peringatan Dunia Internasional

Dalam pemeriksaan polisi, Cameron Finnigan mengaku bahwa 764 memeras korban berdasarkan ras, kondisi mental, dan tingkat kerentanan mereka. Ia juga mengaku menyimpan panduan terorisme dan gambar tidak senonoh anak di bawah umur. Hakim Jay dalam persidangan menyebut Finnigan “berisiko tinggi dan sangat berbahaya bagi masyarakat.”

Kepolisian antiteror Inggris menegaskan kelompok ini merupakan ancaman nyata bagi keamanan nasional. Detektif Kepala Inspektur Claire Finlay dari Counter Terrorism Policing South East mengatakan, “Kasus ini membuka tabir betapa kuatnya pengaruh kelompok daring semacam ini terhadap anak muda.”
Ia menambahkan bahwa bagian dari upaya pencegahan adalah meningkatkan kesadaran orang tua dan wali agar memahami apa yang menarik remaja ke dalam kelompok tersebut.

Ancaman kelompok ini bahkan menjadi perhatian FBI. Tahun lalu, lembaga itu mengeluarkan peringatan keras tentang metode kelompok 764 yang menggunakan ancaman, pemerasan, dan manipulasi psikologis untuk memaksa korban menyiarkan tindakan melukai diri sendiri atau melakukan bunuh diri secara langsung.

Baca juga: Korlantas Polri Tegaskan Penyitaan Kendaraan Hanya Langkah Terakhir, Prioritaskan Ketertiban dan Transparansi

FBI menyebut telah membuka 250 penyelidikan terhadap individu yang terafiliasi dengan kelompok tersebut di berbagai negara. Penangkapan anggota 764 telah dilakukan di sedikitnya delapan negara, termasuk Inggris, dengan tuduhan penculikan, kekerasan terhadap anak, hingga pembunuhan.

Dalam podcast BBC “Assume Nothing: Creation of a Teenage Satanist”, penyidik utama kasus Finnigan menuturkan bahwa banyak anak muda awalnya bergabung “hanya untuk lucu-lucuan” namun akhirnya menjadi radikal. “Mereka mulai mengeksploitasi orang rentan, membuat ancaman palsu, hingga ikut dalam tindakan kekerasan nyata,” katanya.

Kelompok penyembah setan 764 jadi ancaman global bagi remaja. Inggris dan FBI memperketat pengawasan untuk cegah manipulasi daring berbahaya. (Red)


  • Penulis: redaktur

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Sespimma Polri

    Serdik Sespimma Polri Bagikan Sembako dan Tas Sekolah di Tasikmalaya

    • calendar_month Selasa, 19 Mei 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 158
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA DAERAH – Suasana di Polres Tasikmalaya terlihat berbeda dari biasanya, Selasa (19/5/2026). Tidak ada wajah tegang saat pengamanan. Tidak terdengar suara sirene atau barisan formal yang kaku. Sebaliknya, halaman dan gedung pertemuan justru dipenuhi anak-anak, lansia, dan warga yang datang untuk menerima bantuan sosial dari para anggota polisi. Namun ada hal lain yang […]

  • Tamu Allah

    Terungkap! Mengapa Jamaah Haji Disebut Tamu Allah?

    • calendar_month Kamis, 14 Mei 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 159
    • 0Komentar

    albadarpost.com, LIFESTYLE – Istilah tamu Allah sudah sangat akrab di telinga umat Islam, terutama saat musim haji tiba. Sebutan itu diberikan kepada jamaah haji yang datang ke Tanah Suci untuk memenuhi panggilan Allah SWT. Dalam ajaran Islam, istilah tamu Allah bukan sekadar ungkapan simbolis, tetapi memiliki makna spiritual yang sangat dalam. Karena itu, banyak orang […]

  • ilustrasi kisah Nabi Yusuf dari sumur gelap hingga menjadi penguasa Mesir menurut Al-Qur'an

    Kisah Nabi Yusuf: Dari Sumur Gelap hingga Menguasai Mesir

    • calendar_month Jumat, 13 Mar 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 222
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA NASIONAL – Tidak ada yang menyangka bahwa seorang anak yang dibuang ke dalam sumur oleh saudara-saudaranya sendiri kelak akan menjadi pemimpin besar di Mesir. Kisah Nabi Yusuf, cerita Nabi Yusuf, serta perjalanan Nabi Yusuf dalam Al-Qur’an menjadi salah satu kisah paling menyentuh dalam sejarah Islam. Awalnya, Yusuf hanyalah seorang anak yang hidup dalam […]

  • Geng Motor Garut

    Laporan Warga Berbuah Penangkapan, 7 Pemuda Diamankan

    • calendar_month Minggu, 21 Jun 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 136
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA DAERAH – Dugaan aktivitas geng motor Garut kembali menjadi perhatian. Berawal dari laporan warga, Tim Patroli Presisi Polres Garut mengamankan tujuh pemuda beserta sejumlah barang bukti yang diduga terkait potensi aksi kekerasan jalanan. Peristiwa tersebut terjadi pada Minggu (21/6/2026) sekitar pukul 03.00 WIB di wilayah Kecamatan Tarogong Kidul, Kabupaten Garut. Petugas turut menyita […]

  • PSSI Dukung Gianni Infantino

    PSSI Tegaskan Dukungan ke Infantino, Ada Apa?

    • calendar_month Rabu, 5 Agt 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 76
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA NASIONAL – PSSI dukung Gianni Infantino kembali menjadi perhatian publik setelah federasi sepak bola Indonesia mengunggah Official Statement melalui akun Instagram resminya. Dalam pernyataan tersebut, dukungan PSSI kepada Presiden FIFA Gianni Infantino ditegaskan kembali sembari menyoroti manfaat berbagai program FIFA bagi perkembangan sepak bola Indonesia. Menariknya, perhatian publik tidak hanya tertuju pada isi pernyataan. […]

  • OTT Bupati Cilacap

    Kronologi OTT Bupati Cilacap: Dari Operasi Senyap hingga Pemeriksaan KPK

    • calendar_month Jumat, 13 Mar 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 186
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA NASIONAL – Kasus OTT Bupati Cilacap menjadi sorotan nasional setelah Komisi Pemberantasan Korupsi melakukan operasi tangkap tangan terhadap Syamsul Auliya Rachman. Operasi senyap itu memicu perhatian publik karena melibatkan kepala daerah aktif di Cilacap. Dalam perkembangan terbaru, penangkapan tersebut berkaitan dengan dugaan transaksi proyek pemerintah daerah. Sejak awal operasi, penyidik bergerak dengan strategi […]

expand_less