Breaking News
light_mode
Beranda » Humaniora » Pangdam Siliwangi Kukuhkan PSM, Bentuk Generasi Berkarakter

Pangdam Siliwangi Kukuhkan PSM, Bentuk Generasi Berkarakter

  • account_circle redaktur
  • calendar_month Rabu, 10 Jun 2026
  • visibility 76
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

albadarpost.com, HUMANIORA – Pencak Silat Militer tidak lagi dipandang sekadar seni bela diri atau aktivitas olahraga. Di tengah berbagai tantangan yang dihadapi generasi muda saat ini, Pencak Silat Militer (PSM) justru didorong menjadi wadah pembinaan karakter, disiplin, dan semangat kebangsaan. Pesan itulah yang mengemuka saat Panglima Kodam III/Siliwangi Mayor Jenderal TNI Kosasih, S.E., M.M., mengukuhkan jajaran pengurus PSM Jawa Barat dan Banten di Makodam III/Siliwangi, Kota Bandung, Rabu (10/6/2026).

Sejak pagi, suasana Lapangan Serka Dedy Unadi terlihat lebih ramai dari biasanya. Barisan peserta berdiri rapi menghadap podium utama. Di sisi lapangan, bendera organisasi berkibar perlahan diterpa angin. Sementara itu, sejumlah perwakilan perguruan pencak silat tampak saling menyapa sebelum acara dimulai.

Bagi sebagian peserta, pengukuhan ini bukan sekadar agenda organisasi.

Ada kebanggaan tersendiri ketika pencak silat, warisan budaya yang mereka tekuni selama bertahun-tahun, mendapat ruang yang semakin besar dalam pembinaan karakter bangsa.

Lebih dari Seremoni, Ada Amanah Besar di Baliknya

Ketika satu per satu pengurus yang baru dikukuhkan maju ke depan, suasana lapangan tetap berlangsung khidmat. Tepuk tangan beberapa kali terdengar dari deretan kursi tamu undangan.

Namun Pangdam III/Siliwangi mengingatkan bahwa pengukuhan tersebut bukan sekadar seremoni formal.

Menurutnya, jabatan yang diberikan membawa tanggung jawab untuk membangun, membina, dan mengembangkan organisasi agar semakin bermanfaat bagi masyarakat.

“Pencak silat juga berperan dalam membangun mental, moral, dan karakter yang berlandaskan nilai-nilai luhur bangsa Indonesia,” ujar Mayjen TNI Kosasih dalam amanatnya.

Pernyataan tersebut menggambarkan bahwa PSM tidak hanya berfokus pada kemampuan fisik. Organisasi ini juga memiliki misi membentuk manusia yang kuat secara mental dan berintegritas dalam kehidupan sehari-hari.

Saat Banyak Anak Muda Kehilangan Arah, Nilai Pencak Silat Dinilai Tetap Relevan

Perkembangan teknologi telah mengubah banyak hal.

Informasi bergerak cepat. Tren datang dan pergi dalam hitungan hari. Di sisi lain, tantangan sosial yang dihadapi generasi muda juga semakin kompleks.

Karena itu, nilai-nilai yang diajarkan dalam pencak silat dianggap tetap relevan.

Disiplin.

Pengendalian diri.

Rasa hormat kepada sesama.

Tanggung jawab.

Nilai-nilai tersebut menjadi fondasi yang dibutuhkan di tengah perubahan zaman.

Menariknya, beberapa tokoh perguruan silat yang hadir terlihat berbincang mengenai pentingnya menjaga budaya sekaligus menyesuaikan diri dengan perkembangan zaman. Percakapan itu berlangsung santai di pinggir lapangan, tetapi pesannya cukup dalam.

Mereka sepakat bahwa pencak silat harus tetap hidup di tengah generasi muda, bukan hanya sebagai olahraga, tetapi juga sebagai sarana pendidikan karakter.

Menyatukan TNI, Perguruan Silat, dan Masyarakat

Menurut Pangdam, Kodam III/Siliwangi memandang Pencak Silat Militer memiliki peran strategis dalam memperkuat sinergi antara TNI, perguruan pencak silat, dan masyarakat.

Karena itu, keberadaan PSM tidak hanya bertujuan mencetak atlet atau praktisi bela diri.

Lebih dari itu.

PSM diharapkan menjadi ruang yang memperkuat persaudaraan, sportivitas, dan semangat pengabdian kepada bangsa.

Di sela kegiatan, beberapa peserta tampak berfoto bersama usai prosesi pengukuhan. Ada yang datang dari berbagai daerah di Jawa Barat dan Banten. Meskipun berasal dari perguruan yang berbeda, suasana kebersamaan terlihat cukup kuat.

Pemandangan sederhana tersebut menjadi gambaran bagaimana pencak silat dapat mempertemukan banyak latar belakang dalam satu semangat yang sama.

Pengurus Baru Didorong Aktif Membina Generasi Muda

Pangdam berharap seluruh pengurus yang baru dilantik mampu menjaga soliditas organisasi sekaligus memperluas kerja sama dengan berbagai perguruan pencak silat.

Harapan itu bukan tanpa alasan.

Saat ini, banyak komunitas pencak silat yang berkembang hingga tingkat desa dan kelurahan. Jika pembinaannya berjalan baik, komunitas tersebut dapat menjadi ruang positif bagi generasi muda untuk berkembang.

Bukan hanya melatih teknik.

Bukan hanya mengejar prestasi.

Tetapi juga membangun karakter yang kuat.

Karena itu, PSM di wilayah Kodam III/Siliwangi didorong untuk aktif mendukung pembinaan generasi muda dan memperkuat kegiatan pembinaan teritorial di masyarakat.

Menjaga Warisan, Menyiapkan Masa Depan

Pengukuhan pengurus baru memang berlangsung dalam hitungan jam.

Namun pesan yang dibawanya jauh melampaui acara itu sendiri.

Di tengah perubahan sosial yang begitu cepat, pencak silat kembali diingatkan sebagai warisan budaya yang mampu menjawab kebutuhan zaman. Bukan dengan kekerasan. Bukan dengan adu kekuatan.

Melainkan melalui pembentukan karakter, kedisiplinan, dan rasa cinta kepada bangsa.

Karena pada akhirnya, bangsa yang kuat tidak hanya membutuhkan manusia yang cerdas.

Bangsa juga membutuhkan manusia yang berkarakter.

Di tengah dunia yang terus berubah, pencak silat mengajarkan satu hal yang tidak pernah usang: kekuatan terbesar bukan terletak pada kemampuan menjatuhkan lawan, melainkan pada kemampuan mengendalikan diri dan memberi manfaat bagi sesama. (GZ)

  • Penulis: redaktur

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Haji 2026

    Haji 2026 Berakhir, Ujian Negara Baru Dimulai

    • calendar_month Kamis, 2 Jul 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 78
    • 0Komentar

    albadarpost.com, EDITORIAL – Haji 2026 telah berakhir. Jutaan jemaah kembali ke Tanah Air membawa pengalaman spiritual yang mendalam. Namun, bagi negara, musim haji seharusnya bukan garis finis. Sebaliknya, inilah saat paling tepat membuka ruang audit kebijakan. Sebab, penyelenggaraan Haji 2026 bukan sekadar ibadah massal, melainkan salah satu layanan publik terbesar sekaligus pengelolaan dana umat dengan […]

  • Muktamar NU ke-35 menjadi titik balik kepemimpinan PBNU dengan sorotan pada Kiai Said Aqil Siroj dan Gus Salam

    Muktamar NU ke-35 Jadi Titik Balik Kepemimpinan Baru

    • calendar_month Rabu, 4 Feb 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 151
    • 0Komentar

    albadarpost.com, CAKRAWALA – Nahdlatul Ulama sedang berada di persimpangan penting sejarahnya. Menjelang Muktamar NU ke-35, satu pertanyaan terus bergema di kalangan warga nahdliyin: apakah NU membutuhkan kepemimpinan baru? Pertanyaan itu tidak muncul tiba-tiba. Dinamika internal yang menguat, perbedaan arah pandang, hingga kegelisahan warga terhadap soliditas organisasi membuat Muktamar kali ini terasa berbeda. NU tidak sekadar […]

  • Kecelakaan Tawang

    Pick Up Hilang Kendali di Tawang, Tiga Orang Luka

    • calendar_month Senin, 8 Jun 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 81
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA DAERAH – Kecelakaan Tawang kembali menyita perhatian warga Kota Tasikmalaya. Insiden lalu lintas atau tabrakan kendaraan yang melibatkan sebuah mobil pick up dan Toyota Kijang Inova terjadi di Jalan Cikalang, Kecamatan Tawang, Senin siang sekitar pukul 14.30 WIB. Akibat benturan keras tersebut, tiga orang mengalami luka-luka dan arus kendaraan sempat tersendat cukup panjang. […]

  • Suasana muslim berdoa dan membaca Al-Qur'an di masjid pada malam Ramadhan yang penuh ketenangan

    Rahasia Besar di Balik Bulan Ramadhan

    • calendar_month Senin, 16 Mar 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 135
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA NASIONAL – Bulan suci selalu datang membawa harapan baru bagi umat Islam. Namun di balik euforia ibadah dan tradisi yang meriah, makna Ramadhan sering kali tidak benar-benar dipahami secara mendalam. Banyak orang fokus pada rutinitas puasa, sahur, dan berbuka, tetapi lupa pada hakikat Ramadhan, esensi puasa, serta tujuan spiritual Ramadhan yang sebenarnya. Padahal […]

  • Ilustrasi seorang muslim berdoa setelah salat subuh memohon rezeki halal dan keberkahan hidup.

    Doa Penarik Rezeki Halal Ini Jarang Dibahas, Padahal Dahsyat

    • calendar_month Rabu, 13 Mei 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 195
    • 0Komentar

    albadarpost.com, LIFESTYLE – Pagi belum benar-benar terang ketika seorang pedagang kecil membuka rolling door tokonya. Jalan masih basah oleh sisa hujan semalam. Ia merapikan barang pelan-pelan, lalu duduk sebentar di kursi plastik dekat etalase. Tidak lama kemudian bibirnya bergerak lirih. Bukan menghitung target keuntungan. Bukan juga mengeluh soal dagangan yang sepi. Ia membaca doa rezeki […]

  • data AMEL

    Belanja Internet “Siluman” di AMEL Kominfo Tasikmalaya

    • calendar_month Selasa, 16 Des 2025
    • account_circle redaktur
    • visibility 182
    • 0Komentar

    Redaksi Albadarpost menilai kekosongan data AMEL Kominfo Tasikmalaya melemahkan transparansi dan pengawasan uang publik. Etalase Transparansi yang Sengaja Dikaburkan albadarpost.com, EDITORIAL – Aplikasi Monitoring-Evaluasi Lokal atau AMEL dirancang sebagai etalase transparansi pengadaan barang dan jasa negara. Di dalamnya, publik seharusnya dapat melihat siapa membeli apa, dari siapa, dengan nilai berapa. Namun pada belanja internet Dinas […]

expand_less