Breaking News
light_mode
Beranda » Cakrawala » Galunggung Fest 2026: Silat Buhun Bangkit, Tasikmalaya Bergema

Galunggung Fest 2026: Silat Buhun Bangkit, Tasikmalaya Bergema

  • account_circle redaktur
  • calendar_month Minggu, 12 Apr 2026
  • visibility 27
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

albadarpost.com, CAKRAWALA – Pasanggiri Galunggung Fest 2026 sukses mencuri perhatian publik. Digelar di Cipanas Galunggung, Kecamatan Sukaratu, Kabupaten Tasikmalaya, festival ini bukan sekadar acara budaya biasa—melainkan momentum kebangkitan silat buhun yang sarat nilai sejarah dan identitas lokal.

Selama dua hari, Sabtu–Minggu (11–12 April 2026), kawasan wisata alam tersebut berubah menjadi lautan manusia. Warga dari berbagai daerah berdatangan, menyatu dalam suasana yang hangat, hidup, dan penuh kebanggaan terhadap warisan leluhur.

Sejak pagi, dentingan musik tradisional dan sorak penonton mengiringi setiap gerakan pesilat. Di atas arena, para jawara tampil dengan penuh penghayatan—gerakannya tenang, namun menyimpan kekuatan yang tegas dan terukur. Inilah pesona silat buhun: tidak sekadar bertarung, tetapi menyampaikan makna.

Bukan Sekadar Pertunjukan, Ini Warisan Filosofi Leluhur

Yang membuat Pasanggiri Galunggung Fest 2026 berbeda adalah kedalaman makna di setiap penampilannya. Silat buhun yang ditampilkan bukan hanya soal teknik, melainkan cerminan nilai kehidupan—tentang kesabaran, kehormatan, hingga pengendalian diri.

Penonton pun tidak hanya menyaksikan, tetapi ikut merasakan. Ada energi yang sulit dijelaskan ketika gerakan demi gerakan dipertontonkan dengan penuh khidmat.

Menariknya lagi, ajang ini menjadi ruang pertemuan lintas generasi. Para pesilat senior tampak membimbing generasi muda dengan penuh kesabaran. Di sinilah tradisi benar-benar hidup—bukan hanya dipamerkan, tetapi diwariskan secara nyata.

Didukung Pemerintah, Perkuat Nilai Pelestarian

Sementara itu, Bupati Tasikmalaya, H. Cecep Nurul Yakin, menegaskan bahwa Galunggung Fest 2026 bukan hanya agenda seremonial, melainkan langkah konkret menjaga budaya di tengah arus modernisasi.

Dukungan juga datang dari berbagai pihak, termasuk Wakil Bupati Tasikmalaya, H. Asep Sopari Al-Ayyubi, Ketua IPSI Kabupaten Tasikmalaya, H. Rd. Eres Ruslil Aeres, S.H., unsur DPRD, TNI-Polri, hingga tokoh masyarakat. Kehadiran mereka menjadi bukti bahwa pelestarian budaya adalah tanggung jawab bersama.

Ruang Regenerasi Jawara Muda

Ketua panitia, Oki Siliwangi, menegaskan bahwa festival ini bukan hanya tentang kompetisi, tetapi juga ruang tumbuh bagi generasi baru.

“Silat buhun harus tetap hidup. Bukan hanya ditonton, tapi dipelajari dan dijadikan pegangan hidup,” ujarnya.

Menurutnya, antusiasme masyarakat yang begitu tinggi menjadi sinyal kuat bahwa budaya lokal masih memiliki tempat istimewa di hati masyarakat. Hal ini sekaligus menjadi motivasi untuk menghadirkan festival yang lebih besar di masa mendatang.

Ditutup Wakil Bupati, Simbol Komitmen Pelestarian Budaya

Rangkaian Galunggung Fest 2026 ditutup secara resmi oleh Wakil Bupati Tasikmalaya, H. Asep Sopari Al-Ayyubi. Penutupan ini menjadi simbol komitmen pemerintah daerah dalam menjaga kesinambungan budaya lokal agar tetap hidup dan berkembang.

Galunggung Fest 2026

Wakil Bupat Tasikmalaya, H. Asep Sopari Al-Ayyubi disambut Ketua Panitia.

Galunggung Fest, Lebih dari Sekadar Festival

Galunggung Fest 2026 membuktikan satu hal: budaya lokal tidak pernah kehilangan tempat, selama masih dijaga dan dirawat bersama. Dengan kemasan yang kuat dan dukungan berbagai pihak, tradisi seperti silat buhun justru bisa menjadi daya tarik wisata sekaligus kebanggaan daerah.

Harapan pun menguat—agar festival ini terus berlanjut dan semakin besar di tahun-tahun berikutnya. Dari Galunggung, warisan leluhur kembali bersuara, mengingatkan bahwa jati diri tidak boleh dilupakan. (Red)


 

  • Penulis: redaktur

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Ilustrasi makna Kun Fayakun dalam QS Yasin 82 tentang kekuasaan mutlak Allah SWT atas segala sesuatu

    Kun Fayakun: Ketika Manusia Sok Berkuasa

    • calendar_month Minggu, 1 Mar 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 7
    • 0Komentar

    albadarpost.com, OPINI – Kun Fayakun bukan sekadar frasa populer yang sering menghiasi ceramah atau status media sosial. Kun Fayakun dalam QS Yasin ayat 82 adalah penegasan mutlak bahwa Allah Maha Berkuasa atas segala sesuatu. Namun ironisnya, di tengah keyakinan terhadap Kun Fayakun dan kekuasaan Allah tersebut, manusia tetap gemar merasa paling menentukan takdir. Allah SWT […]

  • Bupati Tasikmalaya Cecep Nurul Yakin memimpin apel pagi dan halal bihalal Pemkab Tasikmalaya setelah Idulfitri 1447 H.

    Suasana Haru di Apel Perdana Pemkab Tasikmalaya Usai Lebaran, Ini Pesan Bupati Cecep

    • calendar_month Kamis, 26 Mar 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 20
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA DAERAH – Suasana hangat dan penuh kebersamaan terasa dalam Halal Bihalal Pemkab Tasikmalaya yang digelar bersamaan dengan apel pagi perdana setelah Idulfitri 1447 H. Kegiatan halal bihalal Pemerintah Kabupaten Tasikmalaya ini dipimpin langsung oleh Bupati Tasikmalaya Cecep Nurul Yakin bersama Wakil Bupati Asep Sopari Al-Ayubi di halaman utama Sekretariat Daerah Kabupaten Tasikmalaya, Rabu […]

  • Ilustrasi wanita memakai skincare dan lip balm saat puasa dengan ekspresi ragu di depan cermin.

    Jangan Salah! Sunscreen dan Lip Balm saat Puasa Ternyata…

    • calendar_month Sabtu, 28 Feb 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 13
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA NASIONAL – Skincare saat puasa sering menimbulkan kebingungan. Banyak yang mengira perawatan wajah saat puasa dapat membatalkan ibadah. Bahkan, isu tentang sunscreen saat puasa dan lip balm saat puasa kerap memicu perdebatan di media sosial. Lalu, mana yang benar menurut fikih? Agar tidak terjebak informasi keliru, mari kita kupas mitos dan fakta secara […]

  • ilustrasi pelaku UMKM mengembangkan branding produk dengan kemasan menarik dan strategi pemasaran modern

    Kenapa Produk Biasa Bisa Mahal? Ini Rahasia Brandingnya

    • calendar_month Rabu, 18 Mar 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 6
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA NASIONAL – Seorang penjual kue rumahan pernah mengeluh, “Rasanya enak, tapi kok susah laku ya?” Padahal, di sisi lain, ada produk serupa dengan harga lebih mahal justru laris setiap hari. Di sinilah banyak orang mulai sadar: masalahnya bukan di rasa, tetapi di branding produk UMKM. Cara membangun merek UMKM, strategi branding usaha kecil, […]

  • literasi Al-Qur’an guru PAI

    Kementerian Agama: Masa Depan Literasi Al-Qur’an Dipertaruhkan

    • calendar_month Rabu, 31 Des 2025
    • account_circle redaktur
    • visibility 7
    • 0Komentar

    Editorial Albadarpost menilai rendahnya literasi Al-Qur’an guru PAI sebagai masalah serius kebijakan pendidikan agama. albadarpost.com, EDITORIAL – Temuan Kementerian Agama tentang rendahnya literasi Al-Qur’an guru Pendidikan Agama Islam (PAI) tingkat sekolah dasar seharusnya menggugah nurani kebijakan publik. Data resmi menunjukkan bahwa lebih dari separuh guru PAI SD di Indonesia belum fasih membaca Al-Qur’an. Ini bukan […]

  • larangan rokok Maladewa

    Maladewa Larang Rokok Nasional, Langkah Berani Lindungi Generasi Muda

    • calendar_month Sabtu, 1 Nov 2025
    • account_circle redaktur
    • visibility 8
    • 0Komentar

    Maladewa resmi berlakukan larangan rokok nasional mulai 1 November 2025 untuk lindungi generasi muda. Maladewa Resmi Berlakukan Larangan Rokok Nasional Mulai November albadarpost.com, HUMANIORA – Pemerintah Maladewa mencatat sejarah baru dalam kebijakan kesehatan publik dunia. Mulai Sabtu, 1 November 2025, negara kepulauan di Samudra Hindia itu resmi menerapkan larangan rokok Maladewa secara nasional. Langkah ini […]

expand_less