Breaking News
light_mode
Beranda » Berita Daerah » Bukan Sekadar Pelatihan, Baitul Arqam 2026 Siapkan Motor Penggerak Kota Tasik

Bukan Sekadar Pelatihan, Baitul Arqam 2026 Siapkan Motor Penggerak Kota Tasik

  • account_circle redaktur
  • calendar_month Selasa, 26 Mei 2026
  • visibility 128
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

albadarpost.com, BERITA DAERAH – Suasana ruang kerja Pelaksana Harian Wali Kota Tasikmalaya, Rd Diky Candranegara, terlihat cukup hangat pada Selasa (26/5/2026). Beberapa pengurus Pemuda Muhammadiyah datang membawa map proposal dan agenda kaderisasi. Di atas meja, gelas kopi masih menyisakan uap tipis ketika pembicaraan mulai mengarah pada satu agenda besar:
Baitul Arqam 2026.

Bagi Pemuda Muhammadiyah Kota Tasikmalaya, Baitul Arqam bukan sekadar kegiatan pelatihan biasa. Agenda tersebut menjadi ruang pembentukan kader muda Muhammadiyah yang disiapkan untuk bergerak langsung di tengah masyarakat.

Tahun ini, arah gerak mereka bahkan lebih besar.

Pemuda Muhammadiyah menargetkan lahirnya Pimpinan Cabang Pemuda Muhammadiyah (PCPM) di 10 kecamatan se-Kota Tasikmalaya.

Baitul Arqam Jadi Mesin Kaderisasi Pemuda Muhammadiyah

Ketua PD Pemuda Muhammadiyah Kota Tasikmalaya, Cecep Fikri Fajar, menyampaikan bahwa kunjungan mereka sekaligus menjadi ajakan resmi kepada pemerintah daerah agar hadir menyaksikan langsung proses kaderisasi tersebut.

“Hari ini kami bersilaturahmi dengan Pak Diky Candranegara sekaligus mengundang beliau untuk hadir pada acara Baitul Arqam yang akan diselenggarakan bulan Juli mendatang,” ujar Fajar.

Menurutnya, Baitul Arqam merupakan jenjang kaderisasi utama dalam tubuh Pemuda Muhammadiyah yang fokus membangun:

  • karakter,
  • wawasan,
  • militansi,
  • dan kepemimpinan kader muda.

Karena itu, agenda tersebut tidak hanya berisi materi di dalam ruangan.

Peserta juga akan turun langsung ke lapangan menjalankan proyek sosial dan aktivitas kemasyarakatan.

Di beberapa organisasi kepemudaan, kaderisasi sering hanya berhenti di ruang seminar. Namun Pemuda Muhammadiyah tampaknya ingin bergerak lebih jauh.

Mereka ingin kader benar-benar hadir di tengah masyarakat.

Target PCPM di 10 Kecamatan Jadi Fokus Baru

Selain memperkuat ideologi organisasi, Baitul Arqam 2026 juga diarahkan untuk memperluas struktur Pemuda Muhammadiyah hingga tingkat kecamatan.

“Baitul Arqam bagi kami adalah bagian dari perkaderan muda-mudi yang kemudian nanti mengorbitkan dengan menghadirkan PCPM di setiap kecamatan,” jelas Fajar.

Target tersebut dinilai cukup penting karena organisasi kepemudaan Islam saat ini menghadapi tantangan yang semakin kompleks:

  • perubahan sosial,
  • arus digital,
  • persoalan ekonomi,
  • hingga menurunnya minat generasi muda terhadap organisasi.

Karena itu, kaderisasi tidak lagi cukup hanya mengandalkan kegiatan seremonial.

Di beberapa sudut sekretariat organisasi, suara printer kadang masih terdengar sampai malam ketika panitia mulai mencetak proposal dan daftar peserta. Ada kader muda yang sibuk menyusun materi pelatihan sambil membuka laptop dan grup koordinasi di ponsel secara bersamaan.

Sebagian bahkan rela pulang larut demi memastikan acara berjalan rapi.

Hal-hal kecil seperti itu mungkin jarang terlihat di depan publik.

Namun justru di situlah proses organisasi sebenarnya berjalan.

Pemerintah Kota Tasikmalaya Sambut Positif

Plh Wali Kota Tasikmalaya, Rd Diky Candranegara, menyambut positif agenda tersebut. Ia menilai Pemuda Muhammadiyah selama ini menjadi mitra strategis pemerintah daerah dalam pembangunan kepemudaan dan sosial kemasyarakatan.

Menurutnya, proses kaderisasi merupakan investasi jangka panjang bagi masa depan daerah.

“Pemuda Muhammadiyah selalu jadi mitra strategis pemerintah. Baitul Arqam ini penting untuk mencetak kader yang berakhlak, cerdas. Insyaallah saya upayakan hadir. Kalau kadernya kuat, kotanya juga kuat,” ujar Diky.

Pernyataan itu sekaligus menunjukkan bahwa pemerintah daerah mulai melihat organisasi kepemudaan bukan hanya sebagai kelompok aktivis biasa, tetapi sebagai bagian penting dalam membangun ketahanan sosial kota.

Apalagi di tengah perkembangan zaman yang semakin cepat, ruang kaderisasi menjadi semakin penting untuk menjaga:

  • kualitas generasi muda,
  • kepedulian sosial,
  • dan kekuatan nilai keislaman.

Baitul Arqam Tidak Hanya Bicara Organisasi

Selain penguatan struktur organisasi, Baitul Arqam 2026 juga akan membahas berbagai isu strategis yang dekat dengan kehidupan masyarakat.

Mulai dari:

  • penguatan ideologi kader,
  • pemberdayaan ekonomi,
  • hingga persoalan sosial kemasyarakatan.

Agenda tersebut menegaskan bahwa kaderisasi hari ini tidak cukup hanya bicara teori organisasi.

Kader muda juga harus mampu membaca realitas sosial di lapangan.

Di beberapa rumah kader, obrolan tentang kegiatan organisasi kadang berlangsung sampai larut malam sambil menyusun spanduk atau membalas pesan koordinasi di grup WhatsApp. Ada yang masih mengenakan jaket organisasi sambil mengetik proposal di warung kopi. Ada pula yang baru pulang setelah rapat kecil membahas teknis kegiatan.

Mungkin memang begitu wajah kaderisasi hari ini.

Tidak selalu besar dan megah.

Tetapi tumbuh pelan lewat orang-orang yang tetap mau bergerak meski sering bekerja di balik layar.

Karena bagi Pemuda Muhammadiyah, Baitul Arqam bukan sekadar agenda tahunan.

Melainkan cara menyiapkan generasi yang siap menjaga masyarakat ketika banyak anak muda lain mulai sibuk berjalan sendiri-sendiri.

Karena sebuah kota tidak hanya membutuhkan gedung tinggi dan jalan besar untuk bertahan, tetapi juga anak-anak muda yang tetap mau belajar, bergerak, dan menjaga nilai ketika zaman terus berubah terlalu cepat. (GZ)

  • Penulis: redaktur

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Ganti KTP Hilang

    Jangan Panik, Ganti KTP Hilang Ternyata Mudah

    • calendar_month Jumat, 31 Jul 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 76
    • 0Komentar

    albadarpost.com, HUMANIORA – Dompet bisa saja hilang dalam hitungan detik. Namun, yang sering membuat orang semakin cemas justru ketika KTP elektronik ikut lenyap. Padahal, ganti KTP hilang kini memiliki prosedur yang jelas melalui Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil). Dasar hukumnya diatur dalam Undang-Undang Nomor 24 Tahun 2013 tentang Administrasi Kependudukan, yang menjamin hak setiap […]

  • Dikmaba TNI AL 2026

    690 Bintara TNI AL Dilantik, Ini Lulusan Terbaik Dikmaba 2026

    • calendar_month Sabtu, 8 Agt 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 64
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA NASIONAL – Sebanyak 690 siswa Dikmaba TNI AL 2026 resmi menjadi Bintara TNI Angkatan Laut setelah mengikuti pelantikan dan penyumpahan di Lapangan Kawah Candradimuka Puslatdiksarmil, Jumat (7/8/2026). Para siswa Pendidikan Pertama Bintara (Dikmaba) TNI AL Angkatan XLVI/2 Tahun Anggaran 2026 itu kini menyandang pangkat Sersan Dua (Serda) setelah menyelesaikan pendidikan dasar keprajuritan. Di […]

  • Al-Hikam Syekh Athaillah

    Al-Hikam: Mengapa Akhir Hidup Ditentukan dari Langkah Pertama?

    • calendar_month Sabtu, 18 Jul 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 105
    • 0Komentar

    albadarpost.com, HIKMAH — Pernahkah kita memperhatikan dua orang yang memulai perjalanan pada waktu yang sama? Yang satu berjalan pelan, tidak banyak bicara, tetapi langkahnya mantap. Yang lain berlari kencang, gemar memamerkan arah tujuan, namun beberapa saat kemudian justru kehilangan jalan. Anehnya, keadaan seperti itu bukan hanya terjadi dalam urusan dunia. Dalam kehidupan spiritual pun, Al-Hikam […]

  • Ilustrasi palu hakim dan dokumen perbankan terkait Yurisprudensi MA 2899 K/Pdt/1994 tentang penghentian bunga kredit macet.

    MA Tegaskan Bunga Berhenti Saat Kredit Macet

    • calendar_month Rabu, 18 Feb 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 293
    • 0Komentar

    albadarpost.com, PERSPEKTIF – Yurisprudensi MA 2899 K/Pdt/1994 menjadi tonggak penting dalam sengketa kredit macet di Indonesia. Putusan Mahkamah Agung ini menegaskan bahwa ketika bank menyatakan kredit berstatus macet atau non-performing loan, maka utang tersebut masuk kondisi status quo. Artinya, bunga dan denda tidak boleh lagi ditambahkan sejak tanggal pernyataan macet. Putusan yang diketok pada 15 […]

  • Takdir Allah

    Sudah Berjuang Keras, Mengapa Takdir Berbeda?

    • calendar_month Jumat, 19 Jun 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 265
    • 0Komentar

    albadarpost.com, OPINI – Di zaman yang serba cepat, manusia semakin terbiasa membuat target, menyusun rencana, dan mengejar berbagai impian. Namun, tidak semua yang direncanakan selalu berjalan sesuai harapan. Ada kalanya seseorang telah berusaha dengan sungguh-sungguh, tetapi hasil yang datang justru berbeda. Dalam keadaan seperti itulah, sebagian orang mulai bertanya, mengapa perjuangan yang begitu besar belum […]

  • Aktivis KontraS disiram air keras memicu kekhawatiran publik. Teror terhadap aktivis HAM dinilai menjadi ancaman serius bagi demokrasi.

    Aktivis KontraS Disiram Air Keras, Demokrasi Terancam?

    • calendar_month Minggu, 15 Mar 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 187
    • 0Komentar

    albadarpost.com, HUMANIORA – Hari itu seharusnya berjalan biasa. Namun dalam hitungan detik, semuanya berubah. Aktivis KontraS disiram air keras oleh orang tak dikenal setelah menjalankan aktivitas advokasi. Serangan mendadak ini langsung memicu kegemparan publik sekaligus memunculkan kekhawatiran besar: apakah teror terhadap aktivis HAM semakin nyata di Indonesia? Peristiwa ini tidak hanya meninggalkan luka fisik bagi […]

expand_less