Breaking News
light_mode
Beranda » Cakrawala » Pemkab Ciamis Perkuat Wawasan Kebangsaan ASN

Pemkab Ciamis Perkuat Wawasan Kebangsaan ASN

  • account_circle redaktur
  • calendar_month Jumat, 12 Des 2025
  • visibility 14
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Pemkab Ciamis memperkuat wawasan kebangsaan ASN sebagai upaya menjaga persatuan dan mencegah ancaman sosial.

albadarpost.com, CAKRAWALA – Pemerintah Kabupaten Ciamis kembali menegaskan pentingnya wawasan kebangsaan di tubuh aparatur sipil negara. Kebijakan ini tak hanya bertumpu pada seremonial, tetapi diarahkan pada penguatan kapasitas ASN sebagai perekat sosial di tengah ancaman narkoba dan meningkatnya intoleransi.


Penguatan Nilai Kebangsaan di Tubuh ASN

Pemerintah Kabupaten Ciamis melalui Badan Kesatuan Bangsa dan Politik menggelar edukasi wawasan kebangsaan, kerukunan, serta pencegahan penyalahgunaan narkotika bagi ASN. Acara berlangsung di Aula PKK dan dibuka oleh Sekretaris Daerah Ciamis, Kamis, 11 Desember 2025.

Kepala Bakesbangpol Ciamis, Yadi Tisyadi, menjelaskan bahwa pelatihan ini diikuti 57 peserta dari berbagai perangkat daerah dan kecamatan. Menurut Yadi, penguatan wawasan kebangsaan bukan lagi agenda tambahan, melainkan kebutuhan dasar ASN untuk menjaga ruang publik yang stabil dan inklusif.

Ia menyebut kegiatan ini menghadirkan narasumber dari BNN, Forum Kerukunan Umat Beragama, fasilitator Pusat Pendidikan Wawasan Kebangsaan, dan instruktur Sakola Motekar. Materi yang disajikan diarahkan pada praktik nyata, bukan konsep yang mengambang. “Tujuan utamanya agar ASN memahami dan menghidupkan nilai kebangsaan serta kerukunan di lingkungan kerja maupun keluarga. Ini penting untuk meneguhkan peran ASN sebagai perekat bangsa,” kata Yadi.

Transisi dari pemaparan Yadi menuju konteks lapangan memperlihatkan kebutuhan ASN terhadap pedoman yang jelas di tengah dinamika sosial. Tantangan narkoba, konflik antarwarga, hingga fragmentasi identitas membuat nilai kebangsaan perlu ditanamkan kembali secara sistematis.

Baca juga: Bulog Pastikan Penyaluran Beras Bulog ke 222 Ribu KPM Garut Terjaga Mutunya

Wawasan Kebangsaan sebagai Garda Terdepan

Sekretaris Daerah Ciamis, Andang Firman, memperingatkan bahwa ASN berhadapan dengan ancaman konkret: degradasi moral, penyalahgunaan narkoba, dan bibit radikalisme. Ia menekankan bahwa sumpah setia saat pertama kali menjadi ASN tidak bisa dipisahkan dari tanggung jawab menjaga Negara Kesatuan Republik Indonesia.

Andang menilai wawasan kebangsaan menjadi fondasi integritas aparatur. Tanpa itu, modal sosial akan rapuh. Ia menegaskan bahwa ASN tidak hanya mengurus administrasi, tetapi menjadi jembatan komunikasi antara negara dan masyarakat. “Identitas ASN sebagai perekat bangsa adalah modal sosial. Jika tidak dijaga, modal itu akan hilang,” ujarnya.

Konteks ini memperlihatkan bahwa penguatan wawasan kebangsaan memiliki relevansi langsung dengan keamanan daerah. Kebijakan publik membutuhkan aparatur yang memahami keutuhan sosial, bukan sekadar prosedur birokrasi. Karena itu, pelatihan ini diposisikan sebagai program strategis, bukan agenda tahunan biasa.

Pelaksanaan edukasi P4GN (Pencegahan dan Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkotika) juga menjadi bagian integral. Data BNN menunjukkan tren penyalahgunaan narkotika masih menembus berbagai wilayah. ASN yang terpapar risiko ini dapat menurunkan kualitas pelayanan publik dan memperlebar jarak antara pemerintah dan warga.

Ciamis memperkuat wawasan kebangsaan ASN untuk menjaga persatuan, mencegah narkoba, dan memperkuat stabilitas sosial daerah. (Red/Asep Chandra)


  • Penulis: redaktur

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Strategi branding sekolah untuk membangun kepercayaan publik dan daya saing pendidikan nasional

    Branding Sekolah dan Tanggung Jawab Pendidikan

    • calendar_month Jumat, 30 Jan 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 7
    • 0Komentar

    albadarpost.com, OPINI – Di tengah meningkatnya persaingan dunia pendidikan, sekolah tidak lagi cukup berperan sebagai ruang transfer pengetahuan. Kini, masyarakat menuntut lebih dari sekadar capaian akademik. Selain mutu pembelajaran, orang tua juga menaruh perhatian besar pada pembentukan karakter, kejelasan arah pendidikan, serta nilai-nilai yang ditanamkan. Oleh karena itu, situasi ini menandai perubahan mendasar dalam cara […]

  • radikalisme digital

    Radikalisme Digital: Ancaman Baru yang Tumbuh di Saku Anak-anak

    • calendar_month Kamis, 20 Nov 2025
    • account_circle redaktur
    • visibility 12
    • 0Komentar

    albadarpost.com, PERSPEKTIF — Setiap kali laporan baru tentang radikalisasi muncul, publik sering membayangkan proses perekrutan yang berlangsung di ruang-ruang gelap. Dalam imajinasi itu, ekstremisme tumbuh jauh dari pusat kehidupan sehari-hari. Namun data beberapa tahun terakhir menabrak asumsi tersebut. Radikalisme kini hadir melalui jalur yang justru paling dekat: ponsel anak-anak. Perangkat yang semestinya menjadi ruang belajar […]

  • Wisatawan Malaysia Terbanyak

    Wisatawan Malaysia Terbanyak Kunjungi Indonesia pada 2025

    • calendar_month Jumat, 7 Nov 2025
    • account_circle redaktur
    • visibility 12
    • 0Komentar

    Wisatawan Malaysia Terbanyak datang ke Indonesia sepanjang 2025, dominasi kunjungan ke Jakarta dan Bandung. albadarpost.com, HUMANIORA – Arus Wisatawan Malaysia Terbanyak kembali menegaskan dominasi turis negeri jiran dalam daftar kunjungan mancanegara ke Indonesia. Data terbaru Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat hampir seperlima wisatawan asing yang masuk pada September 2025 berasal dari Malaysia, memperlihatkan ketergantungan kuat […]

  • data bansos

    Data Bansos Meleset, Lansia di Bekasi Tidak Menerima Bantuan

    • calendar_month Minggu, 30 Nov 2025
    • account_circle redaktur
    • visibility 5
    • 0Komentar

    Kasus Inah di Bekasi menunjukkan data bansos meleset, warga rentan tidak menerima bantuan sosial. albadarpost.com, HUMANIORA – Di sebuah rumah kecil di Kampung Wangkal, Desa Sukajaya, Cibitung, Bekasi, seorang lansia bernama Inah hidup tanpa kepastian. Perempuan 64 tahun itu mengaku tak pernah menerima bantuan sosial, sementara banyak warga di sekitarnya memperoleh bantuan dalam jumlah besar. […]

  • respons hukum

    Respons Hukum DPRD Tasikmalaya di Tengah Kritik Warga

    • calendar_month Minggu, 11 Jan 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 7
    • 0Komentar

    Kasus vandalisme DPRD Kabupaten Tasikmalaya menguji hukum publik: penegakan aturan atau ruang kritik warga demokratis. Vandalisme di Gedung DPRD Kabupaten Tasikmalaya Picu Polemik albadarpost.com, BERITA DAERAH – Aksi vandalisme di gedung DPRD Kabupaten Tasikmalaya memunculkan perdebatan hukum yang lebih luas. Peristiwa ini tidak hanya menyangkut dugaan pengrusakan fasilitas negara, tetapi juga menyentuh fungsi hukum publik […]

  • Ilustrasi transaksi paylater melalui ponsel dengan simbol timbangan hukum Islam dan Al-Qur’an di latar belakang.

    Paylater Riba atau Bukan? Ini Penjelasan Tegasnya

    • calendar_month Senin, 2 Mar 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 10
    • 0Komentar

    albadarpost.com, LIFESTYLE – Pertanyaan tentang paylater riba semakin sering muncul seiring maraknya layanan beli sekarang bayar nanti. Banyak orang juga mencari hukum paylater dalam Islam serta kejelasan apakah paylater termasuk riba. Karena itu, memahami konsep riba dalam syariat menjadi langkah awal sebelum menilai praktik paylater secara objektif. Secara umum, paylater adalah fasilitas pembayaran yang memungkinkan […]

expand_less