Breaking News
light_mode
Beranda » Berita Daerah » Modus Ganjal ATM di Tasikmalaya: Polisi Buru Pelaku yang Tukar Kartu Nasabah

Modus Ganjal ATM di Tasikmalaya: Polisi Buru Pelaku yang Tukar Kartu Nasabah

  • account_circle redaktur
  • calendar_month Jumat, 21 Nov 2025
  • visibility 141
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Kasus modus ganjal ATM di Tasikmalaya rugikan korban Rp21 juta. Polisi selidiki pola dan pelakunya.

albadarpost.com, LENSA – Kesibukan pagi di pusat kota Tasikmalaya berubah menjadi kekhawatiran bagi seorang warga ketika saldo rekeningnya hilang setelah menjadi korban modus ganjal ATM. Kejadian ini menegaskan kembali celah keamanan yang masih menghantui layanan perbankan, terutama di gerai ATM mandiri yang belum diawasi optimal. Polisi kini melakukan penyelidikan untuk melacak pelaku yang diduga menggunakan cara klasik namun tetap mematikan bagi nasabah yang lengah.

Korban bernama Warsih Sumiarsih, warga Pataruman, Kecamatan Cihideung, berniat menarik uang tunai di sebuah ATM di Jalan HZ Mustofa pada Jumat pagi, 21 November 2025. Upaya penarikan terhenti ketika kartu tersangkut dan uang tidak keluar. Kondisi itu menjadi pintu masuk tindak kejahatan. Seorang pria muncul dan menawarkan bantuan, mengarahkan korban ke mesin ATM lain, lalu menyarankan korban ke kantor bank ketika kartu kedua juga tidak keluar. Warsih tidak curiga dan mengikuti saran tersebut.

Baca juga: Tekan Mobilitas Pasien, Kemenkes Percepat Reformasi Rujukan BPJS

Beberapa jam berselang, setelah mengurus pembuatan kartu ATM baru di kantor bank, korban baru mengetahui saldonya telah terkuras sekitar Rp21 juta. Informasi itu menjadi titik awal penyelidikan kepolisian. Kasat Reskrim Polres Tasikmalaya Kota AKP Herman Saputra menyebut pola kejahatan ini serupa dengan kasus lain di sejumlah kota: pelaku memanfaatkan kepanikan nasabah ketika kartu terjebak, kemudian menukar kartu dan mengincar PIN.


Pola Kejahatan dan Kerentanan Sistem ATM

Polisi meyakini pelaku memasang alat untuk mengganjal slot kartu, membuat mesin seolah gagal membaca. Saat korban panik, pelaku berpura-pura membantu. Dalam momen itu, kartu korban diganti dengan kartu sejenis milik pelaku. Teknik ini bekerja karena perpaduan antara penguasaan situasi dan kelengahan pengguna.

Herman menjelaskan, pelaku hanya membutuhkan nomor PIN untuk menguras rekening. PIN biasanya terungkap saat korban mencoba transaksi di mesin lain tanpa menyadari bahwa kartu yang ia pegang sudah tertukar. Setelah itu, pelaku kembali ke mesin pertama untuk mengambil kartu asli korban lalu melakukan penarikan di lokasi berbeda.

Menurut polisi, aksi ini memanfaatkan celah pengawasan pada mesin ATM yang tidak dilengkapi petugas jaga, sensor deteksi benda asing, maupun alarm sistemik. Kombinasi ini membuat modus ganjal ATM tetap menjadi ancaman meskipun bank telah meningkatkan beberapa lapisan keamanan digital.


Upaya Polisi dan Dampak bagi Nasabah

Polres Tasikmalaya Kota sudah mengumpulkan rekaman CCTV, keterangan saksi, serta barang bukti dari lokasi. Penyelidikan berfokus pada identifikasi pelaku yang terlihat dalam rekaman dan pola pergerakannya sebelum dan sesudah aksi. Herman menegaskan bahwa kasus ini tidak berdiri sendiri. Ada kecenderungan pelaku beroperasi mobile dari satu kota ke kota lain, memanfaatkan waktu kunjungan minim pengawasan seperti pagi hari.

Baca juga: Menu Jumbo di Program Makan Bergizi Pagundan Tarik Perhatian Warga

Bagi warga, kasus ini menambah daftar risiko transaksi perbankan offline. Meski sebagian besar kejahatan keuangan kini terjadi di ranah digital, kejahatan berbasis fisik seperti modus ganjal ATM tetap menunjukkan daya rusaknya karena bermain pada respons spontan nasabah. Bank pun kembali diminta memperbaiki pengawasan gerai ATM, menambah sensor anomali, dan menempatkan notifikasi darurat yang mudah diakses.

Kejadian ini juga membuka pertanyaan mengenai kesiapan sistem perbankan dalam mengantisipasi teknik kejahatan lama yang berevolusi. Model ganjal, tukar kartu, hingga fake helper (pura-pura menolong) masih efektif karena mengandalkan psikologi korban. Pada sisi lain, literasi keamanan transaksi belum merata, terutama bagi pengguna berusia lanjut.

Polisi mengusut tindak kejahatan modus ganjal ATM di Tasikmalaya yang menguras saldo korban dan menegaskan perlunya pengawasan lebih kuat pada gerai ATM. (Red/Arrian)


  • Penulis: redaktur

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • pasokan BBM

    Kilang Balongan Jaga Pasokan BBM Jawa Barat Aman Hingga 2025

    • calendar_month Senin, 1 Des 2025
    • account_circle redaktur
    • visibility 207
    • 0Komentar

    Pasokan BBM Kilang Balongan dipastikan aman hingga 2025 dengan operasi optimal dan pengamanan ketat. albadarpost.com, LENSA – Energi yang stabil bukan sekadar angka di dashboard industri. Kilang Balongan di Indramayu menjadi salah satu garda depan yang menyuplai kebutuhan BBM untuk Jakarta, Banten, hingga Jawa Barat. Di penghujung 2025, PT Kilang Pertamina Internasional (KPI) Refinery Unit […]

  • Teror air keras Tasikmalaya

    Aksi Brutal di Manonjaya: 6 Korban Melepuh Disiram Air Keras

    • calendar_month Selasa, 5 Mei 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 113
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA DAERAH – Teror air keras Tasikmalaya mengguncang warga setelah seorang sopir ekspedisi melakukan aksi brutal dengan menyiramkan cairan berbahaya kepada pegawai konveksi. Insiden penyerangan air keras di Tasikmalaya ini menyebabkan sembilan orang menjadi korban, enam di antaranya mengalami luka bakar serius. Peristiwa terjadi di Desa Gunajaya, Kecamatan Manonjaya, Kabupaten Tasikmalaya, sekitar pukul 19.00 […]

  • UMKM bertahan saat ekonomi sulit

    6 Cara UMKM Bertahan Saat Ekonomi Lesu

    • calendar_month Selasa, 17 Mar 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 137
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA NASIONAL – Perlambatan ekonomi global mulai berdampak pada sektor usaha kecil di berbagai daerah. Namun menariknya, data menunjukkan tidak semua bisnis mengalami penurunan drastis. Justru sebagian pelaku UMKM bertahan saat ekonomi sulit karena menerapkan strategi berbasis data, efisiensi usaha, dan perubahan perilaku konsumen. Sejumlah laporan ekonomi nasional memperlihatkan bahwa usaha mikro dan kecil […]

  • Madrasah Ramah Anak

    Lawan Bullying, Polresta Tasikmalaya Masuk ke Madrasah

    • calendar_month Jumat, 26 Jun 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 59
    • 0Komentar

    albadarpost.com, HUMANIORA – Upaya menciptakan lingkungan pendidikan yang aman dan bebas kekerasan memasuki babak baru di Kota Tasikmalaya. Dalam momentum Hari Bhayangkara ke-80, Polresta Tasikmalaya meluncurkan program Madrasah Ramah Anak, sebuah gerakan kolaboratif untuk membangun sekolah ramah anak, mencegah bullying, serta menciptakan ruang belajar yang aman, nyaman, dan inklusif bagi seluruh peserta didik. Deklarasi tersebut […]

  • dean james wn belanda

    Heboh! Dean James Disebut Masih WN Belanda, Nasibnya Terancam?

    • calendar_month Senin, 23 Mar 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 141
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA NASIONAL – Dean James WN Belanda menjadi topik panas yang langsung menyita perhatian publik sepak bola. Isu ini muncul setelah data resmi menunjukkan bahwa pemain yang kini membela Timnas Indonesia tersebut masih tercatat sebagai warga negara Belanda. Kontroversi Dean James ini pun memunculkan berbagai spekulasi, terutama terkait keabsahan status kewarganegaraannya. Di sisi lain, […]

  • Polisi mengamankan sindikat Bea Cukai gadungan Tasikmalaya yang memeras pedagang rokok dengan modus penyergapan dan atribut palsu.

    Pelaku Sindikat Bea Cukai Gadungan Tasikmalaya Dibekuk, Ini Modusnya

    • calendar_month Kamis, 30 Apr 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 114
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA DAERAH – Kasus sindikat Bea Cukai gadungan Tasikmalaya menggemparkan publik setelah Satreskrim Polresta Tasikmalaya berhasil membongkar aksi pemerasan yang menyasar pedagang rokok di Jalan Raya Mangkubumi. Kelompok ini tidak hanya melakukan penipuan, tetapi juga mengatasnamakan aparat resmi dengan modus yang terstruktur dan berlapis. Dalam kasus ini, istilah bea cukai palsu Tasikmalaya dan penyergapan pedagang […]

expand_less