Breaking News
light_mode
Beranda » Berita Daerah » Modus Ganjal ATM di Tasikmalaya: Polisi Buru Pelaku yang Tukar Kartu Nasabah

Modus Ganjal ATM di Tasikmalaya: Polisi Buru Pelaku yang Tukar Kartu Nasabah

  • account_circle redaktur
  • calendar_month Jumat, 21 Nov 2025
  • visibility 68
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Kasus modus ganjal ATM di Tasikmalaya rugikan korban Rp21 juta. Polisi selidiki pola dan pelakunya.

albadarpost.com, LENSA – Kesibukan pagi di pusat kota Tasikmalaya berubah menjadi kekhawatiran bagi seorang warga ketika saldo rekeningnya hilang setelah menjadi korban modus ganjal ATM. Kejadian ini menegaskan kembali celah keamanan yang masih menghantui layanan perbankan, terutama di gerai ATM mandiri yang belum diawasi optimal. Polisi kini melakukan penyelidikan untuk melacak pelaku yang diduga menggunakan cara klasik namun tetap mematikan bagi nasabah yang lengah.

Korban bernama Warsih Sumiarsih, warga Pataruman, Kecamatan Cihideung, berniat menarik uang tunai di sebuah ATM di Jalan HZ Mustofa pada Jumat pagi, 21 November 2025. Upaya penarikan terhenti ketika kartu tersangkut dan uang tidak keluar. Kondisi itu menjadi pintu masuk tindak kejahatan. Seorang pria muncul dan menawarkan bantuan, mengarahkan korban ke mesin ATM lain, lalu menyarankan korban ke kantor bank ketika kartu kedua juga tidak keluar. Warsih tidak curiga dan mengikuti saran tersebut.

Baca juga: Tekan Mobilitas Pasien, Kemenkes Percepat Reformasi Rujukan BPJS

Beberapa jam berselang, setelah mengurus pembuatan kartu ATM baru di kantor bank, korban baru mengetahui saldonya telah terkuras sekitar Rp21 juta. Informasi itu menjadi titik awal penyelidikan kepolisian. Kasat Reskrim Polres Tasikmalaya Kota AKP Herman Saputra menyebut pola kejahatan ini serupa dengan kasus lain di sejumlah kota: pelaku memanfaatkan kepanikan nasabah ketika kartu terjebak, kemudian menukar kartu dan mengincar PIN.


Pola Kejahatan dan Kerentanan Sistem ATM

Polisi meyakini pelaku memasang alat untuk mengganjal slot kartu, membuat mesin seolah gagal membaca. Saat korban panik, pelaku berpura-pura membantu. Dalam momen itu, kartu korban diganti dengan kartu sejenis milik pelaku. Teknik ini bekerja karena perpaduan antara penguasaan situasi dan kelengahan pengguna.

Herman menjelaskan, pelaku hanya membutuhkan nomor PIN untuk menguras rekening. PIN biasanya terungkap saat korban mencoba transaksi di mesin lain tanpa menyadari bahwa kartu yang ia pegang sudah tertukar. Setelah itu, pelaku kembali ke mesin pertama untuk mengambil kartu asli korban lalu melakukan penarikan di lokasi berbeda.

Menurut polisi, aksi ini memanfaatkan celah pengawasan pada mesin ATM yang tidak dilengkapi petugas jaga, sensor deteksi benda asing, maupun alarm sistemik. Kombinasi ini membuat modus ganjal ATM tetap menjadi ancaman meskipun bank telah meningkatkan beberapa lapisan keamanan digital.


Upaya Polisi dan Dampak bagi Nasabah

Polres Tasikmalaya Kota sudah mengumpulkan rekaman CCTV, keterangan saksi, serta barang bukti dari lokasi. Penyelidikan berfokus pada identifikasi pelaku yang terlihat dalam rekaman dan pola pergerakannya sebelum dan sesudah aksi. Herman menegaskan bahwa kasus ini tidak berdiri sendiri. Ada kecenderungan pelaku beroperasi mobile dari satu kota ke kota lain, memanfaatkan waktu kunjungan minim pengawasan seperti pagi hari.

Baca juga: Menu Jumbo di Program Makan Bergizi Pagundan Tarik Perhatian Warga

Bagi warga, kasus ini menambah daftar risiko transaksi perbankan offline. Meski sebagian besar kejahatan keuangan kini terjadi di ranah digital, kejahatan berbasis fisik seperti modus ganjal ATM tetap menunjukkan daya rusaknya karena bermain pada respons spontan nasabah. Bank pun kembali diminta memperbaiki pengawasan gerai ATM, menambah sensor anomali, dan menempatkan notifikasi darurat yang mudah diakses.

Kejadian ini juga membuka pertanyaan mengenai kesiapan sistem perbankan dalam mengantisipasi teknik kejahatan lama yang berevolusi. Model ganjal, tukar kartu, hingga fake helper (pura-pura menolong) masih efektif karena mengandalkan psikologi korban. Pada sisi lain, literasi keamanan transaksi belum merata, terutama bagi pengguna berusia lanjut.

Polisi mengusut tindak kejahatan modus ganjal ATM di Tasikmalaya yang menguras saldo korban dan menegaskan perlunya pengawasan lebih kuat pada gerai ATM. (Red/Arrian)


  • Penulis: redaktur

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • nilai sekolah

    Biaya Rendah Tak Menjamin, Value Sekolah Jadi Penentu Murid

    • calendar_month Selasa, 13 Jan 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 72
    • 0Komentar

    albadarpost.com, PERSPEKTIF – Fenomena sekolah berbiaya murah tetapi kekurangan murid semakin sering ditemui. Di berbagai daerah, ruang kelas kosong bukan disebabkan oleh mahalnya pendidikan, melainkan oleh lemahnya value atau nilai sekolah yang dirasakan masyarakat. Orang tua kini menimbang lebih dari sekadar biaya: mereka mencari kepastian mutu dan arah pendidikan anak. Perubahan ini penting dicermati. Penurunan […]

  • Persib vs PSM

    Persib Selangkah Lagi Juara, Tapi Dua Pilar Inti Justru Absen

    • calendar_month Minggu, 17 Mei 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 66
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA NASIONAL – Persib Bandung datang ke markas PSM Makassar dengan satu beban besar di pundak mereka: menjaga peluang juara tetap hidup. Situasinya terlihat sederhana di klasemen. Persib berada di puncak dengan 75 poin dan terus menempel ketat rival di papan atas. Namun suasana akhir musim selalu punya cerita lain. Kadang yang membuat tegang […]

  • Ilustrasi suasana bahagia makan sate bersama keluarga dan tetangga di Hari Tasyrik.

    Hari Tasyrik: Ternyata Islam Mengajarkan Bahagia

    • calendar_month Kamis, 28 Mei 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 31
    • 0Komentar

    albadarpost.com, HIKMAH – Tidak semua orang benar-benar memahami makna Hari Tasyrik. Padahal hari-hari setelah Idul Adha itu justru menyimpan suasana yang sangat khas dalam Islam. Ada makan bersama. Ada dzikir. Dan ada rasa hangat yang kadang sulit dijelaskan. Sebagian orang mungkin mengira Hari Tasyrik hanya soal menghabiskan daging kurban. Padahal tidak sesederhana itu. Dalam Islam, […]

  • pemalsuan produk

    Polres Tasikmalaya Bongkar Pemalsuan Produk Pangan di Dua Gudang

    • calendar_month Selasa, 9 Des 2025
    • account_circle redaktur
    • visibility 64
    • 0Komentar

    Polres Tasikmalaya mengungkap pemalsuan produk tepung dan penyedap yang merugikan konsumen. albadarpost.com, LENSA – Polres Tasikmalaya Kota mengungkap praktik pemalsuan produk yang menempatkan konsumen pada risiko dan merusak pasar. Kepolisian menangkap seorang warga Kota Tasikmalaya yang diduga mengemas ulang tepung terigu dan penyedap rasa murah ke dalam kemasan premium. Kasus ini penting karena menyangkut keamanan […]

  • penerbangan Singapura Labuan Bajo

    Rute Scoot Singapura–Labuan Bajo Dorong Pariwisata Daerah

    • calendar_month Selasa, 23 Des 2025
    • account_circle redaktur
    • visibility 73
    • 0Komentar

    Rute langsung Scoot Singapura–Labuan Bajo memperkuat akses wisata global dan ekonomi daerah. albadarpost.com, BERITA DUNIA – Maskapai berbiaya rendah Scoot resmi membuka penerbangan Singapura Labuan Bajo, menandai babak baru konektivitas internasional menuju salah satu destinasi super prioritas Indonesia. Penerbangan perdana mendarat di Bandara Komodo, Manggarai Barat, Minggu, 21 Desember 2025, membawa 103 penumpang menggunakan pesawat […]

  • MBG Tasikmalaya

    MBG di Tasikmalaya Viral Lagi, Menu Diduga Berisi Ulat Bikin Publik Geram

    • calendar_month Rabu, 20 Mei 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 65
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA DAERAH – Program MBG Tasikmalaya atau Makan Bergizi Gratis kembali menjadi sorotan publik setelah video temuan ulat dalam menu makanan viral di media sosial, Selasa (19/5/2026). Hidangan yang diduga berasal dari program MBG di Desa Bojongkapol, Kecamatan Bojonggambir, Kabupaten Tasikmalaya, itu memicu kemarahan warga karena dianggap mencoreng program yang selama ini digadang-gadang untuk […]

expand_less