Breaking News
light_mode
Beranda » Berita Daerah » Modus Ganjal ATM di Tasikmalaya: Polisi Buru Pelaku yang Tukar Kartu Nasabah

Modus Ganjal ATM di Tasikmalaya: Polisi Buru Pelaku yang Tukar Kartu Nasabah

  • account_circle redaktur
  • calendar_month Jumat, 21 Nov 2025
  • visibility 173
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Kasus modus ganjal ATM di Tasikmalaya rugikan korban Rp21 juta. Polisi selidiki pola dan pelakunya.

albadarpost.com, LENSA – Kesibukan pagi di pusat kota Tasikmalaya berubah menjadi kekhawatiran bagi seorang warga ketika saldo rekeningnya hilang setelah menjadi korban modus ganjal ATM. Kejadian ini menegaskan kembali celah keamanan yang masih menghantui layanan perbankan, terutama di gerai ATM mandiri yang belum diawasi optimal. Polisi kini melakukan penyelidikan untuk melacak pelaku yang diduga menggunakan cara klasik namun tetap mematikan bagi nasabah yang lengah.

Korban bernama Warsih Sumiarsih, warga Pataruman, Kecamatan Cihideung, berniat menarik uang tunai di sebuah ATM di Jalan HZ Mustofa pada Jumat pagi, 21 November 2025. Upaya penarikan terhenti ketika kartu tersangkut dan uang tidak keluar. Kondisi itu menjadi pintu masuk tindak kejahatan. Seorang pria muncul dan menawarkan bantuan, mengarahkan korban ke mesin ATM lain, lalu menyarankan korban ke kantor bank ketika kartu kedua juga tidak keluar. Warsih tidak curiga dan mengikuti saran tersebut.

Baca juga: Tekan Mobilitas Pasien, Kemenkes Percepat Reformasi Rujukan BPJS

Beberapa jam berselang, setelah mengurus pembuatan kartu ATM baru di kantor bank, korban baru mengetahui saldonya telah terkuras sekitar Rp21 juta. Informasi itu menjadi titik awal penyelidikan kepolisian. Kasat Reskrim Polres Tasikmalaya Kota AKP Herman Saputra menyebut pola kejahatan ini serupa dengan kasus lain di sejumlah kota: pelaku memanfaatkan kepanikan nasabah ketika kartu terjebak, kemudian menukar kartu dan mengincar PIN.


Pola Kejahatan dan Kerentanan Sistem ATM

Polisi meyakini pelaku memasang alat untuk mengganjal slot kartu, membuat mesin seolah gagal membaca. Saat korban panik, pelaku berpura-pura membantu. Dalam momen itu, kartu korban diganti dengan kartu sejenis milik pelaku. Teknik ini bekerja karena perpaduan antara penguasaan situasi dan kelengahan pengguna.

Herman menjelaskan, pelaku hanya membutuhkan nomor PIN untuk menguras rekening. PIN biasanya terungkap saat korban mencoba transaksi di mesin lain tanpa menyadari bahwa kartu yang ia pegang sudah tertukar. Setelah itu, pelaku kembali ke mesin pertama untuk mengambil kartu asli korban lalu melakukan penarikan di lokasi berbeda.

Menurut polisi, aksi ini memanfaatkan celah pengawasan pada mesin ATM yang tidak dilengkapi petugas jaga, sensor deteksi benda asing, maupun alarm sistemik. Kombinasi ini membuat modus ganjal ATM tetap menjadi ancaman meskipun bank telah meningkatkan beberapa lapisan keamanan digital.


Upaya Polisi dan Dampak bagi Nasabah

Polres Tasikmalaya Kota sudah mengumpulkan rekaman CCTV, keterangan saksi, serta barang bukti dari lokasi. Penyelidikan berfokus pada identifikasi pelaku yang terlihat dalam rekaman dan pola pergerakannya sebelum dan sesudah aksi. Herman menegaskan bahwa kasus ini tidak berdiri sendiri. Ada kecenderungan pelaku beroperasi mobile dari satu kota ke kota lain, memanfaatkan waktu kunjungan minim pengawasan seperti pagi hari.

Baca juga: Menu Jumbo di Program Makan Bergizi Pagundan Tarik Perhatian Warga

Bagi warga, kasus ini menambah daftar risiko transaksi perbankan offline. Meski sebagian besar kejahatan keuangan kini terjadi di ranah digital, kejahatan berbasis fisik seperti modus ganjal ATM tetap menunjukkan daya rusaknya karena bermain pada respons spontan nasabah. Bank pun kembali diminta memperbaiki pengawasan gerai ATM, menambah sensor anomali, dan menempatkan notifikasi darurat yang mudah diakses.

Kejadian ini juga membuka pertanyaan mengenai kesiapan sistem perbankan dalam mengantisipasi teknik kejahatan lama yang berevolusi. Model ganjal, tukar kartu, hingga fake helper (pura-pura menolong) masih efektif karena mengandalkan psikologi korban. Pada sisi lain, literasi keamanan transaksi belum merata, terutama bagi pengguna berusia lanjut.

Polisi mengusut tindak kejahatan modus ganjal ATM di Tasikmalaya yang menguras saldo korban dan menegaskan perlunya pengawasan lebih kuat pada gerai ATM. (Red/Arrian)


  • Penulis: redaktur

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Bupati Cecep Nurul Yakin memberi motivasi kepada atlet NPCI Tasikmalaya dalam acara halalbihalal Peparda 2026

    Dari Tasik ke Dunia: Atlet NPCI Siap Buktikan Kualitas di Peparda 2026

    • calendar_month Minggu, 19 Apr 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 151
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA DAERAH – National Paralympic Committee Indonesia (NPCI) Tasikmalaya mulai menunjukkan sinyal kuat jelang Peparda Jawa Barat VII Tahun 2026. Bukan sekadar persiapan biasa, kontingen Peparda Tasikmalaya kini bergerak dengan ambisi besar: menembus batas dan membuktikan bahwa atlet disabilitas daerah mampu bersaing di level global. Suasana itu terasa nyata saat Bupati Tasikmalaya, H. Cecep […]

  • Semangkuk es buah segar dengan potongan melon, semangka, nanas, dan sirup manis dingin

    Rahasia Resep Es Buah Segar yang Jarang Diketahui

    • calendar_month Senin, 16 Mar 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 189
    • 0Komentar

    albadarpost.com, LIFESTYLE – Saat cuaca panas atau waktu berbuka puasa tiba, banyak orang langsung mencari minuman dingin. Salah satu yang paling populer tentu resep es buah segar. Namun tidak semua orang tahu bahwa ada cara membuat es buah segar dengan racikan kuah yang lebih unik dan rasa yang jauh lebih nikmat. Bahkan beberapa penjual minuman […]

  • Mufassirah Indonesia

    Mengapa Indonesia Masih Kekurangan Mufassirah? Ini Harapan Menag

    • calendar_month Sabtu, 18 Jul 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 78
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA NASIONAL – Harapan Menteri Agama agar lahir lebih banyak mufassirah dari perguruan tinggi Islam tidak sekadar menjadi pesan saat meresmikan STAI Aisyah Bogor. Pernyataan tersebut juga kembali membuka ruang diskusi mengenai kebutuhan Indonesia terhadap ulama perempuan yang memiliki kompetensi dalam bidang tafsir Al-Qur’an. Saat meresmikan kampus tersebut, Menteri Agama berharap lembaga pendidikan tinggi […]

  • manusia bermanfaat

    Saat Sedekah Jadi Konten: Kita Membantu atau Sekadar Terlihat Peduli?

    • calendar_month Rabu, 6 Mei 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 146
    • 0Komentar

    albadarpost.com, LIFESTYLE – Hari ini, istilah manusia bermanfaat terdengar di mana-mana. Frasa khoirunnas anfauhum linnas dikutip, dibagikan, bahkan dijadikan caption. Namun, di saat yang sama, muncul pertanyaan yang lebih jujur: apakah kita benar-benar memberi manfaat bagi sesama, atau hanya sibuk terlihat peduli? Coba perhatikan sekeliling. Ada orang yang membantu sambil menyalakan kamera. Ada yang berbagi […]

  • Operasi Zebra

    Polda Jabar Gelar Operasi Zebra, Pelanggaran Lalu Lintas Jadi Fokus Pengawasan

    • calendar_month Sabtu, 15 Nov 2025
    • account_circle redaktur
    • visibility 275
    • 0Komentar

    Operasi Zebra digelar di Jawa Barat selama 14 hari untuk menekan pelanggaran dan kecelakaan lalu lintas. albadarpost.com, PELITA – Polda Jawa Barat menyiapkan Operasi Zebra selama dua pekan, mulai 17 hingga 30 November 2025. Langkah ini ditempuh untuk menekan pelanggaran dan kecelakaan lalu lintas yang terus meningkat menjelang libur Natal dan Tahun Baru. Operasi Zebra […]

  • Anies Baswedan menyampaikan pandangan soal kondisi ekonomi dan masa depan Indonesia dalam video viral di media sosial X.

    “Kondisi Tidak Baik-Baik Saja”, Video Anies Baswedan Picu Diskusi Nasional

    • calendar_month Rabu, 20 Mei 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 160
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA NASIONAL – Nama Anies Baswedan kembali menjadi sorotan publik setelah video pernyataannya mengenai kondisi Indonesia viral di media sosial X, Rabu (20/5/2026). Dalam video tersebut, mantan Gubernur DKI Jakarta itu menyampaikan keprihatinannya terhadap kondisi ekonomi nasional, arah kebijakan pemerintah, hingga tantangan global yang dinilainya semakin berat. Video itu diunggah langsung melalui akun X […]

expand_less