Breaking News
light_mode
Beranda » Berita Daerah » Modus Ganjal ATM di Tasikmalaya: Polisi Buru Pelaku yang Tukar Kartu Nasabah

Modus Ganjal ATM di Tasikmalaya: Polisi Buru Pelaku yang Tukar Kartu Nasabah

  • account_circle redaktur
  • calendar_month Jumat, 21 Nov 2025
  • visibility 197
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Kasus modus ganjal ATM di Tasikmalaya rugikan korban Rp21 juta. Polisi selidiki pola dan pelakunya.

albadarpost.com, LENSA – Kesibukan pagi di pusat kota Tasikmalaya berubah menjadi kekhawatiran bagi seorang warga ketika saldo rekeningnya hilang setelah menjadi korban modus ganjal ATM. Kejadian ini menegaskan kembali celah keamanan yang masih menghantui layanan perbankan, terutama di gerai ATM mandiri yang belum diawasi optimal. Polisi kini melakukan penyelidikan untuk melacak pelaku yang diduga menggunakan cara klasik namun tetap mematikan bagi nasabah yang lengah.

Korban bernama Warsih Sumiarsih, warga Pataruman, Kecamatan Cihideung, berniat menarik uang tunai di sebuah ATM di Jalan HZ Mustofa pada Jumat pagi, 21 November 2025. Upaya penarikan terhenti ketika kartu tersangkut dan uang tidak keluar. Kondisi itu menjadi pintu masuk tindak kejahatan. Seorang pria muncul dan menawarkan bantuan, mengarahkan korban ke mesin ATM lain, lalu menyarankan korban ke kantor bank ketika kartu kedua juga tidak keluar. Warsih tidak curiga dan mengikuti saran tersebut.

Baca juga: Tekan Mobilitas Pasien, Kemenkes Percepat Reformasi Rujukan BPJS

Beberapa jam berselang, setelah mengurus pembuatan kartu ATM baru di kantor bank, korban baru mengetahui saldonya telah terkuras sekitar Rp21 juta. Informasi itu menjadi titik awal penyelidikan kepolisian. Kasat Reskrim Polres Tasikmalaya Kota AKP Herman Saputra menyebut pola kejahatan ini serupa dengan kasus lain di sejumlah kota: pelaku memanfaatkan kepanikan nasabah ketika kartu terjebak, kemudian menukar kartu dan mengincar PIN.


Pola Kejahatan dan Kerentanan Sistem ATM

Polisi meyakini pelaku memasang alat untuk mengganjal slot kartu, membuat mesin seolah gagal membaca. Saat korban panik, pelaku berpura-pura membantu. Dalam momen itu, kartu korban diganti dengan kartu sejenis milik pelaku. Teknik ini bekerja karena perpaduan antara penguasaan situasi dan kelengahan pengguna.

Herman menjelaskan, pelaku hanya membutuhkan nomor PIN untuk menguras rekening. PIN biasanya terungkap saat korban mencoba transaksi di mesin lain tanpa menyadari bahwa kartu yang ia pegang sudah tertukar. Setelah itu, pelaku kembali ke mesin pertama untuk mengambil kartu asli korban lalu melakukan penarikan di lokasi berbeda.

Menurut polisi, aksi ini memanfaatkan celah pengawasan pada mesin ATM yang tidak dilengkapi petugas jaga, sensor deteksi benda asing, maupun alarm sistemik. Kombinasi ini membuat modus ganjal ATM tetap menjadi ancaman meskipun bank telah meningkatkan beberapa lapisan keamanan digital.


Upaya Polisi dan Dampak bagi Nasabah

Polres Tasikmalaya Kota sudah mengumpulkan rekaman CCTV, keterangan saksi, serta barang bukti dari lokasi. Penyelidikan berfokus pada identifikasi pelaku yang terlihat dalam rekaman dan pola pergerakannya sebelum dan sesudah aksi. Herman menegaskan bahwa kasus ini tidak berdiri sendiri. Ada kecenderungan pelaku beroperasi mobile dari satu kota ke kota lain, memanfaatkan waktu kunjungan minim pengawasan seperti pagi hari.

Baca juga: Menu Jumbo di Program Makan Bergizi Pagundan Tarik Perhatian Warga

Bagi warga, kasus ini menambah daftar risiko transaksi perbankan offline. Meski sebagian besar kejahatan keuangan kini terjadi di ranah digital, kejahatan berbasis fisik seperti modus ganjal ATM tetap menunjukkan daya rusaknya karena bermain pada respons spontan nasabah. Bank pun kembali diminta memperbaiki pengawasan gerai ATM, menambah sensor anomali, dan menempatkan notifikasi darurat yang mudah diakses.

Kejadian ini juga membuka pertanyaan mengenai kesiapan sistem perbankan dalam mengantisipasi teknik kejahatan lama yang berevolusi. Model ganjal, tukar kartu, hingga fake helper (pura-pura menolong) masih efektif karena mengandalkan psikologi korban. Pada sisi lain, literasi keamanan transaksi belum merata, terutama bagi pengguna berusia lanjut.

Polisi mengusut tindak kejahatan modus ganjal ATM di Tasikmalaya yang menguras saldo korban dan menegaskan perlunya pengawasan lebih kuat pada gerai ATM. (Red/Arrian)


  • Penulis: redaktur

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Ilustrasi perjalanan hidup manusia dari lahir dalam kekosongan, menjalani kehidupan penuh ambisi dunia, hingga kembali kepada Allah untuk mempertanggungjawabkan amalnya

    Hakikat Hidup Manusia: Mencari, Meninggalkan

    • calendar_month Senin, 9 Feb 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 206
    • 0Komentar

    albadarpost.com, OPINI – Suatu hari nanti, manusia akan mengingat satu kebenaran yang sering ia abaikan sepanjang hidupnya. Saat itu, tidak ada lagi suara pasar, tidak ada gemerlap dunia, dan tidak ada sorotan pencapaian. Yang tersisa hanyalah dirinya sendiri menghadap pertanyaan yang tak bisa dihindari. Manusia datang ke dunia ini tanpa membawa apa pun. Ia lahir […]

  • Polsek Sukarame

    Polsek Sukarame Rayakan HUT Bhayangkara dengan Santuni Anak Yatim

    • calendar_month Senin, 6 Jul 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 85
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA DAERAH – Polsek Sukarame memperingati Hari Bhayangkara ke-80 melalui rangkaian kegiatan sosial dan syukuran yang berlangsung di Mapolsek Sukarame, Senin (6/7/2026). Momentum Hari Bhayangkara ke-80 tersebut sekaligus menjadi ajang mempererat hubungan antara kepolisian dan masyarakat melalui santunan anak yatim serta syukuran kenaikan pangkat personel. Kegiatan yang berlangsung sejak pukul 15.00 WIB itu dihadiri seluruh […]

  • Ilustrasi seseorang membersihkan panci dan talenan bekas olahan daging kurban di dapur.

    Kenapa Bau Daging Kurban Sulit Hilang? Ini 5 Cara Membersihkannya

    • calendar_month Minggu, 24 Mei 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 248
    • 0Komentar

    albadarpost.com, LIFESTYLE – Bau daging kurban sering menempel cukup lama di alat-alat masak setelah Idul Adha. Mulai dari panci, talenan, pisau, blender, hingga wajan kadang masih menyisakan aroma khas daging meski sudah dicuci berkali-kali. Masalah ini sebenarnya sangat umum terjadi. Apalagi jika dapur dipakai memasak banyak olahan kurban sekaligus dalam satu hari. Di beberapa rumah, […]

  • digitalisasi Pemkab Tasikmalaya

    Pemkab Tasikmalaya Lambat Digital, Rakyat Bayar Harga Birokrasi

    • calendar_month Minggu, 14 Des 2025
    • account_circle redaktur
    • visibility 174
    • 0Komentar

    Editorial Albadarpost: birokrasi manual akibat mandeknya digitalisasi Pemkab Tasikmalaya membebani waktu, biaya, dan hak warga. Birokrasi Manual dan Harga yang Harus Dibayar Warga albadarpost.com, EDITORIAL – Ketika digitalisasi Pemkab Tasikmalaya berjalan di tempat, yang paling terdampak bukanlah sistem atau aplikasi, melainkan warga. Proses administrasi yang masih manual memaksa masyarakat membayar biaya sosial yang nyata: waktu […]

  • Takdir Allah Ta'ala

    Allah Menghitung Umurmu dengan Napas, Bukan Tahun

    • calendar_month Selasa, 14 Jul 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 168
    • 0Komentar

    albadarpost.com, HIKMAH – Coba ingat kembali berapa usia Anda hari ini. Tiga puluh tahun? Empat puluh? Enam puluh? Hampir semua orang menjawab dengan angka yang sama: jumlah tahun sejak lahir. Padahal, menurut para ulama tasawuf, terutama Imam Ibnu ‘Athaillah as-Sakandari dalam Al-Hikam, ukuran kehidupan tidak sesederhana itu. Takdir Allah berjalan pada setiap napas, bukan menunggu […]

  • membersihkan hati dari dengki

    Sering Iri Tanpa Sadar? Begini Cara Membersihkan Hati Menurut Islam

    • calendar_month Kamis, 2 Apr 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 216
    • 0Komentar

    albadarpost.com, LIFESTYLE – Ada rasa tidak nyaman ketika melihat orang lain berhasil lebih dulu? Hati terasa sempit, padahal kita tidak ingin membencinya. Perasaan itu sering muncul diam-diam, dan banyak orang tidak sadar bahwa itulah awal dari dengki. Membersihkan hati dari dengki menjadi kebutuhan penting di zaman sekarang. Di tengah media sosial, perbandingan hidup terjadi setiap […]

expand_less