Breaking News
light_mode
Beranda » Berita Daerah » Terekam CCTV, Pemuda Ini Ditangkap Polisi Tasikmalaya

Terekam CCTV, Pemuda Ini Ditangkap Polisi Tasikmalaya

  • account_circle redaktur
  • calendar_month Selasa, 2 Jun 2026
  • visibility 37
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

albadarpost.com, BERITA DAERAH — Sebuah rekaman kamera pengawas kembali membuktikan perannya dalam mengungkap tindak kejahatan. Kali ini, kasus CCTV bobol toko menjadi sorotan setelah seorang pemuda berinisial RPK (24) diduga melakukan pencurian dengan pemberatan di Toko Naura yang berada di Jalan Raya Tasikmalaya-Karangnunggal, Kecamatan Sukaraja, Kabupaten Tasikmalaya.

Pelaku diduga membawa kabur uang yang tersimpan di dalam kamar penjaga toko. Namun aksi yang semula berlangsung tanpa saksi itu akhirnya terungkap karena seluruh pergerakannya terekam jelas oleh kamera pengawas.

Jejak digital itulah yang kemudian menjadi pintu masuk bagi Satreskrim Polres Tasikmalaya untuk mengidentifikasi dan menangkap terduga pelaku.

Menyusup Lewat Jalur Belakang Saat Malam Mulai Sepi

Berdasarkan hasil penyelidikan, aksi pencurian terjadi sekitar pukul 21.00 WIB.

Pada jam tersebut, aktivitas di sekitar lokasi mulai berkurang. Kendaraan yang melintas tidak lagi seramai siang hari, sementara sebagian pertokoan di sekitar kawasan Sukaraja sudah mulai tutup.

Menurut polisi, RPK berangkat dari rumahnya menggunakan sepeda motor hingga tiba di kawasan Alun-Alun Sukaraja. Setelah itu ia melanjutkan perjalanan dengan berjalan kaki menuju bagian belakang Toko Naura.

Di area belakang toko, pagar yang dipanjat pelaku terlihat berada dekat tumpukan barang gudang. Jalur tersebut relatif lebih sepi dibanding bagian depan toko yang langsung menghadap jalan raya.

Situasi itulah yang diduga dimanfaatkan pelaku untuk masuk tanpa menarik perhatian warga sekitar.

Rekaman CCTV Menjadi Saksi yang Tak Pernah Lupa

Saat rekaman CCTV diperlihatkan kepada penyidik, sosok pelaku tampak bergerak cepat melewati area dapur sebelum menuju kamar penjaga toko.

Dalam rekaman tersebut, pelaku terlihat mengenakan jaket hoody hitam. Ia sempat berhenti beberapa saat untuk memastikan kondisi aman sebelum melanjutkan aksinya.

Menurut hasil penyelidikan, pelaku kemudian mendorong pintu kamar penjaga hingga terbuka.

Di dalam ruangan itu terdapat uang yang disimpan dalam kantong plastik putih dan diletakkan di dalam dus kopi.

Tanpa banyak waktu, uang tersebut langsung diambil dan dibawa keluar melalui jalur yang sama.

Bahkan, polisi menyebut pelaku sempat menghitung hasil curiannya di luar pagar sebelum meninggalkan lokasi.

Rekaman itulah yang kemudian membantu penyidik menelusuri identitas dan ciri fisik pelaku.

Barang Bukti dan Pengakuan Pelaku

Dalam pengungkapan kasus tersebut, polisi mengamankan sejumlah barang bukti berupa satu dus kopi, kantong plastik putih, flashdisk berisi rekaman CCTV, jaket hitam, dan celana pendek jeans yang diduga digunakan saat beraksi.

Saat menjalani pemeriksaan, RPK mengaku melakukan pencurian karena terdesak kebutuhan ekonomi.

Ia menyebut biaya berobat dan kebutuhan sehari-hari menjadi alasan utama yang mendorongnya melakukan tindakan tersebut.

Meski demikian, polisi menegaskan bahwa alasan ekonomi tidak menghapus konsekuensi hukum yang harus dipertanggungjawabkan.

Atas perbuatannya, RPK disangkakan melanggar Pasal 477 Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2023 tentang Kitab Undang-Undang Hukum Pidana dengan ancaman pidana penjara hingga tujuh tahun.

Bagian Kecil yang Muncul Setelah Kasus Terungkap

Setelah kasus ini terungkap, sejumlah pedagang di sekitar lokasi mengaku kembali mengecek posisi kamera pengawas yang mereka pasang di tempat usaha masing-masing.

Sebagian dari mereka menyadari bahwa kamera pengawas bukan lagi sekadar pelengkap, melainkan bagian penting dari sistem keamanan usaha.

Sementara itu, beberapa warga yang mendengar kabar penangkapan tersebut mengaku tidak menyangka pelaku berhasil diidentifikasi dari rekaman CCTV.

Bagi mereka, proses pengungkapan yang relatif cepat menjadi bukti bahwa teknologi pengawasan kini memiliki peran besar dalam membantu penegakan hukum.

Tidak Semua Pelaku Memiliki Alasan yang Sama

Jujur saja, tidak semua pelaku pencurian memiliki motif yang sama.

Sebagian karena tekanan ekonomi.

Sebagian karena dorongan gaya hidup.

Dan sebagian lainnya memanfaatkan kesempatan ketika pengawasan lingkungan melemah.

Karena itu, setiap kasus memiliki latar belakang yang berbeda meskipun sama-sama berakhir dalam proses hukum.

Ketika Kehilangan Tidak Hanya Soal Uang

Bagi pemilik usaha kecil, kehilangan uang hasil penjualan bukan hanya soal nominal kerugian.

Uang tersebut sering kali digunakan untuk membeli stok barang, membayar kebutuhan keluarga, membayar pekerja, atau memutar usaha pada hari berikutnya.

Karena itu, satu kejadian pencurian bisa memberikan dampak yang lebih luas daripada yang terlihat di permukaan.

Kasus ini sekaligus menjadi pengingat bahwa keamanan lingkungan usaha membutuhkan kewaspadaan bersama, baik melalui pengawasan manusia maupun teknologi.

Pelaku mungkin berhasil melewati pagar dan masuk tanpa diketahui siapa pun. Namun ia lupa satu hal penting: kamera tidak tidur, tidak berkedip, dan tidak pernah lupa menyimpan jejak setiap langkah yang terekam di depannya. (GZ)

  • Penulis: redaktur

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Ilustrasi peta dunia gelap dengan simbol krisis global 2026, konflik geopolitik, dan gangguan ekonomi internasional.

    Dunia di Ambang Krisis Global, Ini Fakta yang Jarang Disadari

    • calendar_month Jumat, 27 Mar 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 97
    • 0Komentar

    albadarpost.com, PERSPEKTIF – Krisis global 2026 mulai menunjukkan pola yang tidak bisa diabaikan. Krisis dunia, ketegangan geopolitik, hingga ancaman ekonomi global kini saling terhubung dan bergerak cepat. Konflik di Gaza Strip, perang di Ukraina, serta rivalitas antara Amerika Serikat dan China memperlihatkan satu pola besar: dunia sedang bergerak menuju krisis berlapis. Lebih dari itu, redaksi […]

  • Sate Maranggi khas Purwakarta dengan potongan daging empuk, bumbu meresap, disajikan bersama sambal oncom dan nasi hangat.

    Kenapa Sate Maranggi Rasanya Lebih Nagih? Ini Rahasianya

    • calendar_month Selasa, 17 Mar 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 97
    • 0Komentar

    albadarpost.com, LIFESTYLE – Banyak orang mengira Sate Maranggi hanya sate biasa tanpa bumbu kacang. Namun faktanya, justru di situlah letak rahasia terbesar yang selama ini jarang dibahas. Rasa khasnya tidak muncul dari saus tambahan, melainkan dari teknik tradisional yang hampir terlupakan. Ketika pecinta kuliner mencari Sate Maranggi asli, sate khas Purwakarta ini selalu muncul sebagai […]

  • Menteri Sosial Gus Ipul silaturahmi dengan kiai dan pengasuh pesantren di kawasan Tapal Kuda Jawa Timur saat Lebaran

    Temui Kiai Pesantren Tapal Kuda, Gus Ipul Bawa Salam Presiden

    • calendar_month Selasa, 24 Mar 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 80
    • 0Komentar

    albadarpost.com, CAKRAWALA – Gus Ipul silaturahmi kiai Tapal Kuda menjadi salah satu agenda penting pada momentum Idulfitri tahun ini. Menteri Sosial Saifullah Yusuf atau Gus Ipul melakukan kunjungan Lebaran ke sejumlah ulama dan pengasuh pesantren di kawasan Tapal Kuda, Jawa Timur. Dalam kunjungan tersebut, Gus Ipul juga menyampaikan salam Presiden kepada para kiai, sekaligus mempererat […]

  • Kebingungan arah usaha

    Kebingungan Arah Usaha Bayangi Koperasi Merah Putih

    • calendar_month Minggu, 11 Jan 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 84
    • 0Komentar

    Survei ungkap kebingungan arah usaha Koperasi Merah Putih akibat lemahnya tata kelola dan kesiapan pengurus. albadarpost.com, BERITA NASIONAL – Kebingungan arah usaha masih membayangi perjalanan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih. Program nasional yang digadang-gadang menjadi penggerak ekonomi desa ini menghadapi persoalan mendasar pada level kelembagaan. Sejumlah pengurus koperasi belum mampu menerjemahkan rencana usaha ke dalam aktivitas […]

  • Turnamen Sepak Bola Garut

    Turnamen Sepak Bola SD/MI Garut Diserbu 80 Tim, Bupati Soroti Anak Mager

    • calendar_month Minggu, 24 Mei 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 77
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA DAERAH – Turnamen Sepak Bola Garut tingkat SD/MI Tahun 2026 resmi dibuka Bupati Garut, Abdusy Syakur Amin, di Lapangan Jayaraga, Kecamatan Tarogong Kidul, Sabtu (23/5/2026). Namun di tengah kemeriahan turnamen, ada satu pesan yang paling menarik perhatian publik: anak-anak diminta lebih banyak bergerak dibanding terlalu lama bermain gawai. Pesan itu terasa sangat dekat […]

  • Muscab HIPMI

    Wakil Bupati Dorong Penguatan Ekonomi Lewat Muscab HIPMI Tasikmalaya

    • calendar_month Sabtu, 6 Des 2025
    • account_circle redaktur
    • visibility 107
    • 0Komentar

    Muscab HIPMI Tasikmalaya dorong kolaborasi pengusaha muda dan pemerintah untuk memperkuat ekonomi daerah. albadarpost.com, PELITA – Kabupaten Tasikmalaya menggelar Musyawarah Cabang VI Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (Muscab HIPMI) sebagai ajang konsolidasi organisasi dan regenerasi kepengurusan. Acara yang berlangsung di Hotel Horison Tasikmalaya, Kamis, 4 Desember 2025, ini menjadi ruang strategis untuk memperkuat peran pengusaha muda […]

expand_less