Breaking News
light_mode
Beranda » Humaniora » PMT Stunting Jadi Fokus PKK Tasikmalaya Percepat Perbaikan Gizi

PMT Stunting Jadi Fokus PKK Tasikmalaya Percepat Perbaikan Gizi

  • account_circle redaktur
  • calendar_month Selasa, 9 Des 2025
  • visibility 49
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Upaya PKK Tasikmalaya percepat penurunan stunting dengan penyaluran PMT di 39 kecamatan.

albadarpost.com, HUMANIORA – Tingkat stunting di Kabupaten Tasikmalaya yang masih berada di kisaran 17,1 persen mendorong PKK memperluas penyaluran PMT stunting bagi balita. Program ini digerakkan serentak di 39 kecamatan sebagai upaya percepatan penurunan kasus melalui intervensi gizi langsung.

Ketua TP PKK Kabupaten Tasikmalaya, Retno Widyastuti, memimpin kegiatan Pemberian Makanan Tambahan (PMT stunting) bersama para kader PKK, Senin, (8/12/2025). Kegiatan ini merupakan rangkaian Hari Kesatuan Gerak PKK ke-53 tingkat kabupaten. Menurut Retno, langkah tersebut menjadi bagian dari mandat pemerintah daerah agar penurunan stunting dilakukan secara terstruktur dan berbasis data.

Retno berkesempatan menyalurkan PMT stunting di empat kecamatan: Pancatengah, Cikalong, Cipatujah, dan Karangnunggal. Penyaluran di titik-titik ini dipilih berdasarkan laporan kader mengenai jumlah balita berisiko, kondisi gizi, serta kebutuhan pemantauan intensif.

Ia menegaskan bahwa arahan Bupati Tasikmalaya mengutamakan kolaborasi lintas unsur. Kader, fasilitas kesehatan, pemerintah kecamatan, hingga keluarga penerima manfaat harus terhubung dalam satu sistem kerja. “Percepatan penurunan stunting harus dilakukan bersama. Tidak bisa satu lembaga bekerja sendiri,” kata Retno.


Intervensi Gizi Langsung dan Edukasi Keluarga

Program PMT stunting tidak hanya berisi distribusi makanan bergizi. Retno dan para kader juga memberikan edukasi mengenai pola makan keluarga, kebutuhan gizi harian balita, serta cara mengurangi faktor risiko stunting di rumah.

Pendekatan ini dipilih untuk memastikan intervensi berjalan berkelanjutan. Pola makan yang tepat diharapkan menjadi kebiasaan di tingkat rumah tangga, sehingga risiko kekurangan gizi dapat ditekan meski di luar program bantuan langsung.

Baca juga: Pengedar Obat Keras di Pedes Ditangkap, Ribuan Butir Disita Polisi

Kegiatan edukasi mencakup pemahaman mengenai protein hewani, konsumsi sayur dan buah, asupan mineral, serta pencegahan infeksi yang dapat menghambat pertumbuhan balita. Materi ini disampaikan secara praktis agar mudah diterapkan keluarga penerima manfaat di 39 kecamatan.

Retno menilai bahwa pembiasaan pola makan sehat lebih menentukan keberhasilan jangka panjang daripada bantuan sesaat. “PMT stunting menjadi pintu masuk untuk mendorong keluarga lebih peduli terhadap gizi anak. Itu yang kami kuatkan di setiap kunjungan,” ujarnya.


Tasikmalaya dan Tantangan Menuju Target Penurunan Stunting

Data Kabupaten Tasikmalaya menunjukkan bahwa angka stunting masih berada di atas ambang toleransi nasional. Pemerintah daerah menargetkan penurunan bertahap untuk mendekati standar nasional menjelang 2025. PKK menjadi salah satu unsur yang aktif menutup kesenjangan program, terutama pada wilayah pedesaan.

Dalam beberapa tahun terakhir, pemerintah daerah mengandalkan intervensi kombinasi: perbaikan layanan kesehatan, pendampingan ibu hamil, dan pemantauan tumbuh kembang balita. Program PMT stunting memperkuat skema tersebut agar kelompok rentan mendapat perhatian lebih awal.

Retno berharap rangkaian kegiatan tahun ini dapat membantu memperbaiki kondisi gizi balita sekaligus menyiapkan dasar pembangunan sumber daya manusia. Target jangka panjangnya adalah berkontribusi pada visi Indonesia Emas 2045 melalui peningkatan kualitas anak sejak usia dini.

“Harapannya sederhana: balita tumbuh optimal, keluarga lebih sadar gizi, dan Tasikmalaya mampu menekan angka stunting secara konsisten,” kata Retno.

Kegiatan ini akan berlanjut dengan pemantauan berkala oleh kader PKK dan petugas kesehatan untuk memastikan hasil PMT stunting dapat terukur. Pemerintah daerah menegaskan kembali bahwa program percepatan akan terus diperluas selama data lapangan menunjukkan kebutuhan intervensi.

PKK Tasikmalaya memperkuat intervensi gizi melalui PMT stunting untuk menekan kasus dan meningkatkan kualitas tumbuh kembang balita. (Red/Arrian)


  • Penulis: redaktur

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Ketua Umum FERADI WPI, Adv. Donny Andretti, S.H., S.Kom., M.Kom.,

    Dari Advokat hingga Wartawan, FERADI WPI Bangun Kolaborasi untuk Keadilan

    • calendar_month Rabu, 3 Jun 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 15
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA NASIONAL — Di tengah meningkatnya kebutuhan masyarakat terhadap akses bantuan hukum, Organisasi Advokat Forum Era Adil Warung Paralegal Indonesia Indonesia (FERADI WPI) memperkenalkan semangat kolaborasi lintas profesi yang melibatkan advokat, paralegal, wartawan, mediator, hingga pegiat sosial. Gerakan tersebut diperkenalkan dalam Silaturahmi Nasional FERADI WPI di Semarang, Selasa (2/6/2026), yang menekankan pentingnya budaya hukum berbasis […]

  • Ilustrasi Abu Bakar Ash-Shiddiq mendampingi Rasulullah SAW dalam hijrah, menggambarkan keteguhan iman dan kepemimpinan Islam awal.

    Jejak Abu Bakar: Khalifah Pertama yang Menggetarkan Langit

    • calendar_month Jumat, 20 Feb 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 89
    • 0Komentar

    albadarpost.com, LIFESTYLE – Nama Abu Bakar Ash-Shiddiq bukan sekadar sejarah, melainkan gema yang terus memantul di relung umat. Sosok khalifah pertama, sahabat utama Nabi, dan lelaki dewasa pertama yang memeluk Islam ini menghadirkan paradoks sufi: ia pedagang kaya, tetapi hatinya fakir di hadapan Allah. Ia memegang dunia di tangannya, namun menolak menaruhnya di hati. Di […]

  • Kemarau 2026

    Ancaman Kemarau Panjang 2026, Ini Strategi Pemkab Tasikmalaya

    • calendar_month Selasa, 21 Apr 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 75
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA DAERAH – Kemarau 2026 mulai diantisipasi serius oleh pemerintah. Melalui rapat koordinasi nasional, strategi menghadapi kemarau panjang 2026 dibahas dengan fokus utama pada ketersediaan air dan keberlanjutan produksi pangan. Pertemuan yang digelar di Kantor Pusat Kementerian Pertanian RI, Jakarta Selatan, Senin (20/4/2026), mempertemukan berbagai kepala daerah dari seluruh Indonesia. Agenda utamanya jelas: memastikan […]

  • Pick Up KDMP Tiba di Tasikmalaya, Siap Gerakkan Ekonomi Desa

    Pick Up KDMP Tiba di Tasikmalaya, Siap Gerakkan Ekonomi Desa

    • calendar_month Jumat, 29 Mei 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 32
    • 0Komentar

      albadarpost.com, BERITA DAERAH – Pemandangan yang tidak biasa terlihat di halaman Makodim 0612/Tasikmalaya. Puluhan kendaraan niaga baru berjejer rapi memenuhi lapangan. Cat bodinya masih mengilap. Plastik pelindung beberapa bagian kendaraan pun masih terlihat menempel. Sebanyak 50 unit pick up KDMP atau Koperasi Desa Merah Putih tiba di Kodim 0612 Tasikmalaya sebagai bagian dari program […]

  • penebangan ilegal hutan

    Perkara Penebangan Ilegal Hutan: Apa Arti Putusan MA bagi Warga

    • calendar_month Selasa, 23 Des 2025
    • account_circle redaktur
    • visibility 76
    • 0Komentar

    Perspektif: Putusan MA soal penebangan ilegal hutan menguji konsistensi negara melindungi lingkungan dan kepentingan publik. albadarpost.com, PERSPEKTIF – Putusan Mahkamah Agung yang memenjarakan pelaku penebangan ilegal di kawasan hutan lindung kembali menempatkan hukum kehutanan pada titik krusial: seberapa jauh negara konsisten melindungi hutan dari ekspansi perkebunan. Perkara ini penting bukan hanya karena ada vonis pidana, […]

  • Ilustrasi pedagang Muslim berdagang di pelabuhan Nusantara sambil berdakwah secara damai kepada masyarakat lokal

    Bukan Penaklukan, Ini “Strategi Sunyi” Penyebaran Islam di Nusantara

    • calendar_month Senin, 27 Apr 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 73
    • 0Komentar

    albadarpost.com, CAKRAWALA – Selama ini kita sering mendengar satu pola besar: agama menyebar lewat kekuatan. Namun ketika kita melihat penyebaran Islam Nusantara—atau yang juga dikenal sebagai islamisasi Indonesia dan masuknya Islam ke kepulauan Nusantara—ceritanya justru tidak mengikuti pola itu. Tidak ada ekspedisi militer besar. Tidak ada penaklukan seperti dalam banyak catatan dunia lain. Namun hasilnya […]

expand_less