Breaking News
light_mode
Beranda » Berita Daerah » Dari Tasik ke Dunia: Atlet NPCI Siap Buktikan Kualitas di Peparda 2026

Dari Tasik ke Dunia: Atlet NPCI Siap Buktikan Kualitas di Peparda 2026

  • account_circle redaktur
  • calendar_month Minggu, 19 Apr 2026
  • visibility 82
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

albadarpost.com, BERITA DAERAHNational Paralympic Committee Indonesia (NPCI) Tasikmalaya mulai menunjukkan sinyal kuat jelang Peparda Jawa Barat VII Tahun 2026. Bukan sekadar persiapan biasa, kontingen Peparda Tasikmalaya kini bergerak dengan ambisi besar: menembus batas dan membuktikan bahwa atlet disabilitas daerah mampu bersaing di level global.

Suasana itu terasa nyata saat Bupati Tasikmalaya, H. Cecep Nurul Yakin, hadir langsung di tengah para atlet dalam acara halalbihalal di Hotel Grand Metro, Jumat (17/04/2026). Namun, yang terjadi bukan hanya seremoni. Ada energi, ada keyakinan, dan ada tekad yang terasa berbeda.

Bukan Sekadar Silaturahmi, Tapi Penguatan Mental

Sejak awal acara, atmosfer terasa hangat sekaligus penuh semangat. Para atlet, pelatih, hingga official tampak larut dalam kebersamaan yang tidak dibuat-buat.

Momen halalbihalal ini kemudian berubah menjadi ruang penguatan mental. Para atlet tidak hanya saling menyapa, tetapi juga saling menguatkan. Di sisi lain, kehadiran pimpinan daerah memberi sinyal jelas bahwa perjuangan mereka tidak berjalan sendiri.

Situasi seperti ini sering kali sederhana. Namun dampaknya besar. Ketika mental terbangun, performa biasanya ikut naik.

“Ini Sudah Level Global” — Pesan Tegas Bupati Cecep

Di tengah suasana yang cair, Bupati Cecep menyampaikan pernyataan yang langsung menyita perhatian. Ia tidak lagi melihat capaian NPCI Tasikmalaya sebagai prestasi biasa.

Menurutnya, banyak atlet sudah melampaui batas yang selama ini dianggap cukup.

“Prestasi yang diraih bukan lagi level lokal, bukan lagi regional. Ini sudah mengarah ke global,” ujarnya tegas.

Pernyataan itu bukan sekadar motivasi. Di satu sisi, itu adalah pengakuan. Di sisi lain, itu menjadi tantangan baru bagi seluruh tim.

Jangan Biarkan Keterbatasan Membatasi

Selain berbicara soal prestasi, Bupati Cecep juga menyinggung hal yang lebih mendasar: kekuatan kebersamaan.

Ia mengingatkan bahwa keterbatasan fisik tidak boleh berubah menjadi batas dalam membangun hubungan. Justru, dari keterbatasan itu, lahir solidaritas yang lebih kuat.

Ajakan untuk terus menjaga silaturahmi pun disampaikan dengan nada yang sederhana, tetapi mengena. Tidak berlebihan, namun cukup untuk membuat semua yang hadir memahami maknanya.

Dan di situlah kekuatan tim sebenarnya terbentuk.

Peparda 2026: Lebih dari Sekadar Kompetisi

Bagi NPCI Tasikmalaya, Peparda Jawa Barat VII Tahun 2026 bukan hanya soal pertandingan. Ajang ini menjadi panggung pembuktian.

Para atlet kini menjalani latihan dengan pendekatan yang lebih serius. Pelatih terus mematangkan strategi, sementara official memastikan semua kebutuhan terpenuhi.

Target memang tidak selalu diucapkan secara terbuka. Namun arah yang dituju sudah jelas: hasil yang lebih tinggi, performa yang lebih matang, dan peluang menuju level berikutnya.

Dukungan Makin Solid, Optimisme Menguat

Acara ini juga dihadiri berbagai unsur penting, mulai dari Forkopimda Kabupaten Tasikmalaya hingga perwakilan NPCI dari daerah lain seperti Kota Tasikmalaya, Kabupaten Ciamis, dan Kota Banjar.

Kehadiran mereka bukan sekadar formalitas. Justru di sinilah terlihat bahwa dukungan terhadap olahraga disabilitas semakin kuat dan terarah.

Kolaborasi antar pihak mulai terasa lebih hidup. Dan ketika dukungan datang dari banyak arah, langkah menuju prestasi biasanya menjadi lebih ringan.

Ada satu hal yang terasa berbeda dari pertemuan ini. Bukan hanya semangat, tetapi juga keyakinan.

NPCI Tasikmalaya tidak lagi berjalan dengan target sekadar ikut serta. Mereka bergerak dengan visi yang lebih jauh.

Dan jika ritme ini terus terjaga, bukan tidak mungkin, nama Tasikmalaya akan terdengar lebih sering—bukan hanya di tingkat daerah, tetapi juga di panggung yang lebih besar. (Red)


 

  • Penulis: redaktur

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Siswa SMA berdiskusi dengan orang tua menyiapkan strategi pendaftaran SNBP 2026 di rumah

    SNBP 2026 dan Peran Orang Tua Menentukan Peluang Lolos

    • calendar_month Senin, 2 Feb 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 102
    • 0Komentar

    albadarpost.com, HUMANIORA – Pendaftaran Seleksi Nasional Berdasarkan Prestasi (SNBP) 2026 resmi dibuka mulai 3 Februari. Di atas kertas, jalur ini tampak ramah bagi siswa berprestasi. Namun di lapangan, banyak siswa justru gugur bukan karena nilai, melainkan karena salah membaca strategi. Di titik inilah peran orang tua dan sekolah menjadi penentu yang sering diabaikan. SNBP 2026 […]

  • Soto ayam kampung kuah bening gurih dengan suwiran ayam, bihun, kol, dan bawang goreng dalam mangkuk hangat

    Bocor! Rahasia Soto Ayam Kampung Gurih yang Jarang Diketahui

    • calendar_month Sabtu, 25 Apr 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 93
    • 0Komentar

    albadarpost.com, LIFESTYLE – Banyak orang mencoba membuat soto ayam kampung, tetapi hasilnya sering terasa biasa saja. Padahal, rahasia resep dan cara membuat soto ayam kampung bukan hanya soal bumbu. Ada teknik kecil yang sering terlewat, padahal justru menentukan rasa. Dengan memahami resep soto ayam kampung secara utuh—mulai dari bahan, proses, hingga penyajian—kamu bisa mendapatkan kuah […]

  • Apoteker Garut

    Sumpah Apoteker Uniga Berlangsung Haru, Dinkes Garut Akui Masih Kekurangan SDM

    • calendar_month Selasa, 19 Mei 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 58
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA DAERAH – Sebanyak 41 lulusan Program Studi Profesi Apoteker (PSPA) FMIPA Universitas Garut resmi mengucapkan sumpah profesi dalam prosesi Pengambilan Sumpah/Janji Apoteker Angkatan XIII di Hotel Harmoni, Jalan Cipanas Baru, Kecamatan Tarogong Kidul, Kabupaten Garut, Senin (18/5/2026). Kehadiran para apoteker Garut ini langsung mendapat perhatian Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Garut yang saat ini […]

  • Ilustrasi seorang Muslim makan dengan tangan kanan sambil membaca doa sesuai sunnah makan Rasulullah SAW.

    Rahasia Keberkahan di Balik Sunnah Makan

    • calendar_month Senin, 2 Mar 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 93
    • 0Komentar

    albadarpost.com, LIFESTYLE – Sunnah Makan bukan sekadar adab biasa, melainkan tuntunan Rasulullah yang penuh hikmah. Banyak orang mengenal adab makan dalam Islam, tetapi belum memahami detail Sunnah Makan yang jarang diamalkan. Padahal, tuntunan makan Rasulullah SAW bukan hanya soal sopan santun, melainkan jalan menuju keberkahan dan kesehatan jiwa. Di era serba cepat, banyak orang makan […]

  • Polres Tasikmalaya menunjukkan barang bukti sepeda motor Honda Vario merah hasil curanmor yang berhasil ditemukan kembali.

    Motor Hilang 4 Bulan di Tasikmalaya Kembali, Pelakunya Bikin Kaget

    • calendar_month Senin, 1 Jun 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 54
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA DAERAH — Kisah motor curian kembali milik warga Kabupaten Tasikmalaya ini menyita perhatian banyak orang. Bukan hanya karena sepeda motor yang hilang selama empat bulan akhirnya berhasil ditemukan, tetapi juga karena pelaku pencurian diduga merupakan orang yang dikenal dekat oleh korban. Yang membuat cerita ini semakin unik, kendaraan yang sempat raib tersebut justru […]

  • Shalat Istikharah

    Shalat Istikharah: Panduan Etis Umat

    • calendar_month Minggu, 28 Des 2025
    • account_circle redaktur
    • visibility 87
    • 0Komentar

    Perspektif hukum dan etika Shalat Istikharah sebagai panduan pengambilan keputusan dalam Islam. Shalat Istikharah sebagai Etika Keputusan dalam Islam albadarpost.com, OPINI – Dalam kehidupan yang dipenuhi pilihan—dari urusan pribadi hingga keputusan yang berdampak luas—manusia kerap menggantungkan diri pada kalkulasi rasional semata. Padahal, dalam Islam, pengambilan keputusan tidak dilepaskan dari kerangka etika dan tuntunan ibadah. Di […]

expand_less