Breaking News
light_mode
Beranda » Berita Daerah » Dari Tasik ke Dunia: Atlet NPCI Siap Buktikan Kualitas di Peparda 2026

Dari Tasik ke Dunia: Atlet NPCI Siap Buktikan Kualitas di Peparda 2026

  • account_circle redaktur
  • calendar_month 2 jam yang lalu
  • visibility 5
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

albadarpost.com, BERITA DAERAHNational Paralympic Committee Indonesia (NPCI) Tasikmalaya mulai menunjukkan sinyal kuat jelang Peparda Jawa Barat VII Tahun 2026. Bukan sekadar persiapan biasa, kontingen Peparda Tasikmalaya kini bergerak dengan ambisi besar: menembus batas dan membuktikan bahwa atlet disabilitas daerah mampu bersaing di level global.

Suasana itu terasa nyata saat Bupati Tasikmalaya, H. Cecep Nurul Yakin, hadir langsung di tengah para atlet dalam acara halalbihalal di Hotel Grand Metro, Jumat (17/04/2026). Namun, yang terjadi bukan hanya seremoni. Ada energi, ada keyakinan, dan ada tekad yang terasa berbeda.

Bukan Sekadar Silaturahmi, Tapi Penguatan Mental

Sejak awal acara, atmosfer terasa hangat sekaligus penuh semangat. Para atlet, pelatih, hingga official tampak larut dalam kebersamaan yang tidak dibuat-buat.

Momen halalbihalal ini kemudian berubah menjadi ruang penguatan mental. Para atlet tidak hanya saling menyapa, tetapi juga saling menguatkan. Di sisi lain, kehadiran pimpinan daerah memberi sinyal jelas bahwa perjuangan mereka tidak berjalan sendiri.

Situasi seperti ini sering kali sederhana. Namun dampaknya besar. Ketika mental terbangun, performa biasanya ikut naik.

“Ini Sudah Level Global” — Pesan Tegas Bupati Cecep

Di tengah suasana yang cair, Bupati Cecep menyampaikan pernyataan yang langsung menyita perhatian. Ia tidak lagi melihat capaian NPCI Tasikmalaya sebagai prestasi biasa.

Menurutnya, banyak atlet sudah melampaui batas yang selama ini dianggap cukup.

“Prestasi yang diraih bukan lagi level lokal, bukan lagi regional. Ini sudah mengarah ke global,” ujarnya tegas.

Pernyataan itu bukan sekadar motivasi. Di satu sisi, itu adalah pengakuan. Di sisi lain, itu menjadi tantangan baru bagi seluruh tim.

Jangan Biarkan Keterbatasan Membatasi

Selain berbicara soal prestasi, Bupati Cecep juga menyinggung hal yang lebih mendasar: kekuatan kebersamaan.

Ia mengingatkan bahwa keterbatasan fisik tidak boleh berubah menjadi batas dalam membangun hubungan. Justru, dari keterbatasan itu, lahir solidaritas yang lebih kuat.

Ajakan untuk terus menjaga silaturahmi pun disampaikan dengan nada yang sederhana, tetapi mengena. Tidak berlebihan, namun cukup untuk membuat semua yang hadir memahami maknanya.

Dan di situlah kekuatan tim sebenarnya terbentuk.

Peparda 2026: Lebih dari Sekadar Kompetisi

Bagi NPCI Tasikmalaya, Peparda Jawa Barat VII Tahun 2026 bukan hanya soal pertandingan. Ajang ini menjadi panggung pembuktian.

Para atlet kini menjalani latihan dengan pendekatan yang lebih serius. Pelatih terus mematangkan strategi, sementara official memastikan semua kebutuhan terpenuhi.

Target memang tidak selalu diucapkan secara terbuka. Namun arah yang dituju sudah jelas: hasil yang lebih tinggi, performa yang lebih matang, dan peluang menuju level berikutnya.

Dukungan Makin Solid, Optimisme Menguat

Acara ini juga dihadiri berbagai unsur penting, mulai dari Forkopimda Kabupaten Tasikmalaya hingga perwakilan NPCI dari daerah lain seperti Kota Tasikmalaya, Kabupaten Ciamis, dan Kota Banjar.

Kehadiran mereka bukan sekadar formalitas. Justru di sinilah terlihat bahwa dukungan terhadap olahraga disabilitas semakin kuat dan terarah.

Kolaborasi antar pihak mulai terasa lebih hidup. Dan ketika dukungan datang dari banyak arah, langkah menuju prestasi biasanya menjadi lebih ringan.

Ada satu hal yang terasa berbeda dari pertemuan ini. Bukan hanya semangat, tetapi juga keyakinan.

NPCI Tasikmalaya tidak lagi berjalan dengan target sekadar ikut serta. Mereka bergerak dengan visi yang lebih jauh.

Dan jika ritme ini terus terjaga, bukan tidak mungkin, nama Tasikmalaya akan terdengar lebih sering—bukan hanya di tingkat daerah, tetapi juga di panggung yang lebih besar. (Red)


 

  • Penulis: redaktur

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Ilustrasi pesawat siluman di langit sebagai metafora tipuan dunia yang tampak indah namun menyimpan bahaya tersembunyi.

    Dunia Itu Manis, Tapi Diam-Diam Mematikan

    • calendar_month Senin, 2 Mar 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 15
    • 0Komentar

    albadarpost.com, OPINI – Di tengah hiruk pikuk ambisi modern, tipuan dunia semakin tampak normal. Tipuan dunia, godaan kehidupan fana, dan ilusi kenikmatan materi hadir seolah sahabat setia manusia. Padahal sejak dahulu para ulama telah mengingatkan bahwa dunia bukan tempat tinggal, melainkan ruang ujian. Anehnya, manusia justru memperlakukan dunia seperti rumah permanen lengkap dengan renovasi mimpi […]

  • SOP barang hilang

    KAI Evaluasi SOP Barang Hilang Usai Kasus Tumbler Penumpang

    • calendar_month Jumat, 28 Nov 2025
    • account_circle redaktur
    • visibility 21
    • 0Komentar

    KAI menelusuri dugaan pelanggaran SOP barang hilang setelah kasus tumbler penumpang viral di media sosial. albadarpost.com, LENSA – Seorang penumpang KRL kehilangan tumbler yang tertinggal di Commuter Line rute Tanah Abang–Rangkasbitung, dan kejadian ini berbuntut evaluasi prosedur operasional standar (SOP barang hilang) oleh PT KAI. Peristiwa tersebut memicu diskusi publik mengenai akuntabilitas layanan transportasi massal […]

  • penjualan tahun baru

    Omzet Terompet Tahun Baru Turun

    • calendar_month Jumat, 26 Des 2025
    • account_circle redaktur
    • visibility 15
    • 0Komentar

    Penjualan Tahun Baru Turun, Ekonomi Rumah Tangga Tertekan dan Empati Sosial Menguat albadarpost.com, HUMANIORA – Menjelang pergantian Tahun Baru 2026, aktivitas perdagangan terompet dan petasan di Kota Depok, Jawa Barat, mengalami penurunan tajam. Pantauan di Pasar Depok Jaya, Kecamatan Pancoran Mas, menunjukkan suasana yang jauh lebih lengang dibanding tahun-tahun sebelumnya. Penurunan penjualan ini tidak sekadar […]

  • Ilustrasi lahan kering retak saat musim kemarau 2026 dengan latar langit cerah dan suhu panas ekstrem.

    Kemarau 2026 Capai Puncak Agustus, BMKG Minta Waspada!

    • calendar_month Kamis, 5 Mar 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 15
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA NASIONAL – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprediksi musim kemarau 2026 atau kemarau 2026 akan mencapai puncaknya pada Agustus mendatang. Selain datang lebih awal di sejumlah wilayah, periode kering tahun ini juga berpotensi memicu kekeringan serta kebakaran hutan dan lahan (karhutla). Karena itu, masyarakat dan pemerintah daerah diminta segera menyiapkan langkah antisipasi. […]

  • kosmetik menyesatkan BPOM

    BPOM Cabut Izin 13 Kosmetik Menyesatkan BPOM Berklaim Medis

    • calendar_month Kamis, 11 Des 2025
    • account_circle redaktur
    • visibility 13
    • 0Komentar

    BPOM menindak 13 kosmetik menyesatkan BPOM yang mengklaim tingkatkan fungsi vital pria. albadarpost.com, BERITA NASIONAL – Badan Pengawas Obat dan Makanan menemukan kosmetik menyesatkan BPOM yang dipasarkan luas melalui platform digital. Sebanyak 13 produk teridentifikasi menggunakan klaim vulgar yang menyalahi aturan dan berpotensi merugikan konsumen. Temuan ini penting karena maraknya penjualan kosmetik ilegal yang memanfaatkan […]

  • pencak silat global

    Pelatih Sukabumi Perluas Pencak Silat Ke Singapura

    • calendar_month Sabtu, 22 Nov 2025
    • account_circle redaktur
    • visibility 13
    • 0Komentar

    Upaya pencak silat global dari Sukabumi diperkuat lewat pelatih yang dikirim ke Singapura. Pelatih Indonesia Perluas Pencak Silat Global dan Dorong Diplomasi Budaya albadarpost.com, HUMANIORA – Lima pelatih dari perguruan silat Sang Maung Bodas berangkat ke Singapura pada akhir pekan lalu. Langkah ini menandai babak baru upaya memperluas pencak silat global yang selama lebih dari […]

expand_less