Breaking News
light_mode
Beranda » Berita Daerah » IDSD 2025 Bicara: Kota Tasikmalaya Unggul, Kabupaten Harus Gaspol

IDSD 2025 Bicara: Kota Tasikmalaya Unggul, Kabupaten Harus Gaspol

  • account_circle redaktur
  • calendar_month Selasa, 3 Mar 2026
  • visibility 17
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

albadarpost.com, BERITA DAERAH – Rilis IDSD 2025 atau Indeks Desa dan Daerah 2025 langsung memantik perhatian publik Tasikmalaya. Data terbaru itu memperlihatkan jarak yang tidak kecil antara Kota Tasikmalaya dan Kabupaten Tasikmalaya. Kota membukukan skor 4,05, sementara kabupaten bertahan di angka 3,52. Adapun rata-rata nasional berada di 3,50.

Angka tersebut bukan sekadar statistik tahunan. Sebaliknya, hasil IDSD 2025 menjadi cermin nyata bagaimana efektivitas pembangunan berjalan di dua wilayah yang secara geografis berdampingan, tetapi menunjukkan performa berbeda.

Kota Konsisten, Kabupaten Belum Merata

Jika ditelusuri lebih dalam, kekuatan Kota Tasikmalaya terlihat hampir di seluruh pilar. Pilar 7 bahkan menyentuh angka sempurna 5,00. Selain itu, Pilar 3 mencapai 4,94 dan Pilar 1 menembus 4,70. Kombinasi ini memperlihatkan konsistensi yang terjaga.

Di sisi lain, Kabupaten Tasikmalaya sebenarnya tidak tanpa capaian. Pilar 1 mencatat 4,72, lalu Pilar 3 berada di 4,50, serta Pilar 10 mencapai 4,58. Artinya, fondasi di beberapa sektor sudah kuat. Namun demikian, ketimpangan antarindikator membuat skor total belum terdongkrak signifikan.

Karena itu, masalah utama kabupaten bukan pada ketiadaan potensi, melainkan pada pemerataan kinerja di seluruh pilar.

Pilar 9 Jadi Sorotan Tajam

Perbedaan paling mencolok dalam IDSD 2025 tampak pada Pilar 9. Kota Tasikmalaya meraih 3,63, sedangkan Kabupaten Tasikmalaya hanya 1,95. Selisih ini hampir dua kali lipat dan langsung menjadi alarm evaluasi.

Selain Pilar 9, beberapa indikator lain juga masih berada di bawah angka 3. Pilar 11 tercatat 2,54, Pilar 8 di 2,62, dan Pilar 12 berada di 2,67. Jika kondisi ini tidak segera ditangani, maka jarak skor dengan kota berpotensi melebar pada periode evaluasi berikutnya.

Sebaliknya, Kota Tasikmalaya mampu menjaga stabilitas pada indikator yang sama. Pilar 12, misalnya, menembus 3,95. Konsistensi inilah yang kemudian mendorong skor kota menembus angka empat.

Momentum Evaluasi, Bukan Saling Membandingkan

Meski data IDSD 2025 memperlihatkan kesenjangan, situasi ini seharusnya menjadi momentum refleksi, bukan sekadar bahan perbandingan. Kabupaten Tasikmalaya masih berada sedikit di atas rata-rata nasional. Dengan langkah terukur dan fokus pada pilar terlemah, peluang memperbaiki skor tetap terbuka lebar.

Baca juga: Trik Hemat Belanja Dapur yang Jarang Disadari

Selain itu, kolaborasi antarwilayah bisa menjadi strategi rasional. Praktik kebijakan yang berhasil di kota dapat direplikasi dengan penyesuaian konteks wilayah kabupaten. Pendekatan berbasis data seperti ini jauh lebih efektif dibandingkan kebijakan yang berjalan tanpa arah.

Data Jadi Kompas Pembangunan

IDSD 2025 menegaskan bahwa pembangunan daerah tidak cukup hanya dengan proyek fisik. Daya saing lahir dari tata kelola yang konsisten, inovasi pelayanan publik, serta keberlanjutan program. Oleh sebab itu, hasil indeks ini perlu diterjemahkan menjadi langkah konkret.

Ke depan, publik tentu berharap angka-angka tersebut tidak berhenti sebagai laporan tahunan. Masyarakat ingin melihat percepatan nyata, terutama di sektor yang masih tertinggal. Apalagi, selisih skor 0,53 poin antara kota dan kabupaten bukan angka kecil dalam sistem penilaian indeks.

Pada akhirnya, IDSD 2025 telah membuka peta yang jelas. Kota Tasikmalaya melaju stabil di jalur daya saing. Sementara itu, Kabupaten Tasikmalaya menghadapi pekerjaan rumah yang terukur. Kini, pilihan ada pada arah kebijakan: stagnan atau bergerak cepat mengejar ketertinggalan. (GZ)


  • Penulis: redaktur

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • stiker keluarga miskin

    Pemda Tempel Stiker Keluarga Miskin untuk Tekan Penerima Bansos Ilegal

    • calendar_month Jumat, 28 Nov 2025
    • account_circle redaktur
    • visibility 13
    • 0Komentar

    Inisiatif stiker keluarga miskin jadi strategi daerah menekan penerima bansos tidak tepat sasaran. albadarpost.com, LENSA – Langkah beberapa pemerintah daerah menempel stiker keluarga miskin pada rumah penerima bantuan sosial menjadi sorotan publik. Kebijakan ini bukan perintah Kementerian Sosial, tetapi murni inisiatif daerah untuk menekan jumlah penerima bansos tidak tepat sasaran. Penempelan stiker keluarga miskin dimaksudkan […]

  • Ilustrasi Gedung Balai Kota Tasikmalaya dengan nuansa serius menggambarkan dinamika birokrasi dan kepemimpinan daerah.

    Birokrasi Pemkot Tasikmalaya Disorot, Ada Apa?

    • calendar_month Senin, 16 Feb 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 12
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA DAERAH — Satu tahun berjalan, kepemimpinan Pemerintah Kota Tasikmalaya mulai menghadapi ujian serius. Kritik tak lagi berbisik. Ia kini mengeras di ruang publik. Sorotan itu datang dari Ketua DPD KNPI Kota Tasikmalaya, Dhany Tardiwan Noor, yang menilai tata kelola birokrasi dan dinamika internal pemerintahan belum menunjukkan soliditas yang diharapkan. Dalam wawancara, Senin (16/2/2026), […]

  • Piala Dunia 2026

    Piala Dunia 2026: Daftar 48 Tim dan Pembagian Grup Resmi, Ada Grup Neraka!

    • calendar_month Sabtu, 4 Apr 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 15
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA DUNIA – Piala Dunia 2026 akhirnya menjadi sorotan dunia setelah daftar 48 tim dan pembagian grup resmi dirilis. Turnamen akbar ini menghadirkan format baru yang memperluas jumlah peserta, sehingga persaingan Piala Dunia 2026 dipastikan semakin ketat dan penuh kejutan. Selain itu, ajang sepak bola terbesar di dunia ini akan digelar di tiga negara […]

  • Sekolah Rakyat

    Masa Depan Sekolah Rakyat dan Arah Pembenahan Layanan Pendidikan Sosial

    • calendar_month Jumat, 21 Nov 2025
    • account_circle redaktur
    • visibility 11
    • 0Komentar

    Sekolah Rakyat diperkuat sebagai layanan pendidikan sosial. Fokus pada akses, kualitas belajar, dan dampak bagi keluarga miskin. albadarpost.com, PERSPEKTIF – Kunjungan pejabat Kementerian Sosial (Kemensos) dan Pemerintah Kota Tasikmalaya ke Sekolah Rakyat Integrasi 41, Jumat (21/11/2025), memberi gambaran baru tentang arah reformasi pendidikan berbasis layanan sosial. Di balik kunjungan singkat tersebut terdapat isu besar yang […]

  • gelombang tinggi BMKG

    BMKG Peringatkan Gelombang Tinggi di Sejumlah Perairan Indonesia, Nelayan Diminta Waspada

    • calendar_month Senin, 3 Nov 2025
    • account_circle redaktur
    • visibility 18
    • 0Komentar

    BMKG peringatkan potensi gelombang tinggi hingga 4 meter di sejumlah perairan Indonesia. Nelayan dan pelayaran diminta waspada. Gelombang Tinggi BMKG: Waspada di Perairan Indonesia albadarpost.com, LENSA – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) kembali mengeluarkan peringatan dini terhadap potensi gelombang tinggi di berbagai wilayah perairan Indonesia pada Senin (3/11/2025). Lembaga ini memperkirakan ketinggian gelombang laut […]

  • peacekeeper Indonesia Lebanon

    Duka di Lebanon! Prajurit Indonesia Tewas Saat Misi Perdamaian UNIFIL

    • calendar_month Senin, 30 Mar 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 18
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA NASIONAL – Kabar duka datang dari misi perdamaian dunia. Peacekeeper (Pasukan Penjaga Perdamaian) Indonesia Lebanon menjadi sorotan setelah satu prajurit gugur akibat serangan proyektil di wilayah konflik. Insiden ini kembali menegaskan tingginya risiko yang dihadapi pasukan penjaga perdamaian Indonesia di Lebanon, terutama di tengah memanasnya konflik Israel dan Hezbollah. Selain itu, tragedi ini […]

expand_less