Breaking News
light_mode
Beranda » Berita Nasional » BRIN Ukur Daya Saing 508 Daerah, Siapa Terdepan?

BRIN Ukur Daya Saing 508 Daerah, Siapa Terdepan?

  • account_circle redaktur
  • calendar_month Selasa, 3 Mar 2026
  • visibility 88
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

albadarpost.com, BERITA NASIONALIndeks Daya Saing Daerah (IDSD) kembali menjadi sorotan setelah BRIN merilis edisi 2025. IDSD atau indeks daya saing wilayah itu berfungsi mengukur produktivitas, kemandirian, serta kemajuan daerah secara komprehensif. Melalui instrumen tersebut, pemerintah dapat menilai performa pembangunan sekaligus merumuskan kebijakan berbasis data.

BRIN menyusun IDSD dengan mengacu pada empat aspek utama dan 12 pilar penilaian. Karena itu, indeks ini tidak hanya memotret kondisi ekonomi, tetapi juga menilai kualitas sumber daya manusia dan ekosistem inovasi. Selain relevan untuk pemerintah pusat, data IDSD juga menjadi panduan strategis bagi pemerintah daerah.

Empat Aspek dan Dua Belas Pilar Penilaian

IDSD mengadopsi kerangka Global Competitiveness Index (GCI) 2019 sebagai dasar metodologi. Dengan pendekatan tersebut, BRIN memastikan standar pengukuran sejalan dengan praktik global. Oleh sebab itu, hasilnya dapat dibandingkan secara objektif antarwilayah.

Empat aspek utama dalam Indeks Daya Saing Daerah meliputi lingkungan penguat, sumber daya manusia, pasar, dan ekosistem inovasi. Lingkungan penguat mencakup kelembagaan, infrastruktur, serta perekonomian daerah. Sementara itu, aspek sumber daya manusia menilai kesehatan, pendidikan, dan keterampilan masyarakat.

Selain itu, aspek pasar mengukur efisiensi pasar produk, ketenagakerjaan, akses keuangan, serta ukuran pasar. Pada sisi lain, ekosistem inovasi menilai adopsi teknologi, dinamika bisnis, dan kapasitas inovasi. Dengan struktur tersebut, IDSD menghadirkan potret menyeluruh tentang daya saing daerah.

Fungsi Strategis bagi Pemerintah Daerah

Indeks Daya Saing Daerah tidak sekadar menjadi laporan statistik tahunan. Pemerintah memanfaatkannya sebagai alat evaluasi untuk menilai efektivitas kebijakan pembangunan. Jika suatu daerah mencatat skor rendah pada pilar tertentu, maka pemerintah dapat segera merumuskan langkah korektif.

Selain berfungsi sebagai evaluasi, IDSD juga mendukung perencanaan strategis. Melalui data terukur, pemerintah daerah mampu mengidentifikasi kelemahan prioritas. Selanjutnya, alokasi anggaran dapat diarahkan secara lebih tepat sasaran.

Lebih jauh lagi, indeks ini mendorong kolaborasi lintas pemangku kepentingan. Dunia usaha, akademisi, dan pemerintah daerah dapat menyusun program berbasis inovasi. Dengan demikian, daya saing tinggi tidak hanya menjadi slogan, melainkan target terukur yang bisa dicapai.

IDSD 2025 dan Target Indonesia Emas 2045

Edisi keempat IDSD pada 2025 mencakup 38 provinsi dan 508 kabupaten/kota di seluruh Indonesia. Cakupan luas tersebut memperkuat posisi Indeks Daya Saing Daerah sebagai rujukan nasional. Karena itu, pemerintah menjadikan IDSD sebagai instrumen penting menuju visi Indonesia Emas 2045.

Transformasi ekonomi menjadi kunci dalam mencapai target tersebut. Daerah dengan ekosistem inovasi kuat cenderung lebih adaptif terhadap perubahan global. Selain itu, wilayah yang memiliki sumber daya manusia unggul mampu menarik investasi dan memperluas pasar.

Baca juga: IDSD 2025 Bicara: Kota Tasikmalaya Unggul, Kabupaten Harus Gaspol

Namun demikian, tantangan masih muncul di sejumlah daerah, terutama terkait infrastruktur dan adopsi teknologi. Oleh sebab itu, peningkatan kualitas layanan publik dan percepatan digitalisasi harus berjalan simultan. Jika semua aspek bergerak seimbang, maka pertumbuhan ekonomi berkelanjutan dapat terwujud.

Dorongan Inovasi dan Pertumbuhan Berkelanjutan

Indeks Daya Saing Daerah menekankan pentingnya inovasi sebagai motor pertumbuhan. Ketika daerah aktif mengembangkan kapasitas teknologi dan dinamika bisnis, nilai tambah ekonomi akan meningkat. Selain itu, kolaborasi antaraktor lokal memperkuat ketahanan ekonomi wilayah.

Pada saat yang sama, penguatan pasar dan akses keuangan membuka peluang usaha baru. Pelaku UMKM, misalnya, dapat berkembang lebih cepat jika infrastruktur dan sistem keuangan mendukung. Oleh karena itu, IDSD berperan sebagai peta jalan yang mengarahkan pembangunan menuju daya saing tinggi.

Secara keseluruhan, kehadiran IDSD 2025 mempertegas komitmen pemerintah dalam membangun Indonesia berbasis data dan inovasi. Indeks ini tidak hanya mencerminkan capaian, tetapi juga memberi sinyal arah kebijakan ke depan. Dengan pendekatan terstruktur dan terukur, pemerintah optimistis dapat mendorong kemajuan wilayah secara merata. (GZ)


  • Penulis: redaktur

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pencurian Sepatu di Masjid Cirebon

    Pencurian Sepatu di Masjid Cirebon: Anak Mantan Wali Kota Tertangkap CCTV

    • calendar_month Selasa, 7 Okt 2025
    • account_circle redaktur
    • visibility 58
    • 0Komentar

    Anak mantan Wali Kota Cirebon tertangkap mencuri sepatu jemaah di Masjid At-Taqwa. Aksi terekam CCTV dan jadi sorotan publik. Aksi Pencurian yang Mengejutkan Jemaah albadarpost.com, HUMANIORA. Kasus pencurian sepatu di Masjid Cirebon menghebohkan warga, Senin siang (6/10/2025). Di tengah suasana khusyuk ibadah, seorang pria terekam kamera CCTV mengambil sepatu milik jemaah di halaman Masjid Raya […]

  • perjalanan dinas

    Perjalanan Dinas: Pos Favorit Anggaran yang Minim Dampak Publik

    • calendar_month Rabu, 17 Des 2025
    • account_circle redaktur
    • visibility 80
    • 0Komentar

    Editorial Albadarpost: perjalanan dinas terus membebani anggaran publik tanpa dampak layanan yang jelas. Perjalanan Dinas yang Tak Pernah Sepi albadarpost.com, EDITORIAL – Perjalanan dinas kembali menjadi sorotan. Bukan karena prestasinya, melainkan karena ketahanannya sebagai pos anggaran yang nyaris tak tersentuh kritik serius. Dari pusat hingga daerah, pos ini terus tumbuh dan nyaris selalu habis terserap. […]

  • Kebakaran Toko Elektronik

    Korsleting Diduga Jadi Pemicu, Toko Elektronik di Tamansari Ludes Terbakar

    • calendar_month Minggu, 24 Mei 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 37
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA DAERAH — Kebakaran toko elektronik kembali terjadi di Kota Tasikmalaya. Kali ini, sebuah ruko milik Bapak Deni di Jalan Letjen Mashudi, Babakan Jati, Kelurahan Mulyasari RT 04/02, Kecamatan Tamansari, ludes dilalap api pada Minggu dini hari, 24 Mei 2026. Dugaan sementara mengarah pada korsleting listrik yang memicu kobaran api secara perlahan tanpa disadari penghuni […]

  • banjir bandang Bandung Barat

    BPBD Bandung Barat Tangani Banjir Bandang yang Merendam Area Wisata

    • calendar_month Kamis, 4 Des 2025
    • account_circle redaktur
    • visibility 48
    • 0Komentar

    Banjir bandang Bandung Barat merendam area wisata dan sawah, disertai longsor di dua kecamatan. albadarpost.com, HUMANIORA – Banjir bandang Bandung Barat kembali memicu kerusakan pada area wisata dan lahan pertanian, Kamis ini. Peristiwa yang dipicu cuaca buruk itu menegaskan tingginya risiko bencana hidrometeorologi di wilayah selatan Jawa Barat, terutama pada puncak musim hujan. Cuaca ekstrem […]

  • Guru madrasah swasta

    Guru Madrasah Swasta Tuntut Kesetaraan Pengangkatan PPPK di Monas

    • calendar_month Kamis, 30 Okt 2025
    • account_circle redaktur
    • visibility 53
    • 0Komentar

    Ribuan guru madrasah swasta demo di Monas menuntut kesetaraan pengangkatan PPPK tanpa diskriminasi. albadarpost.com, HUMANIORA – Ribuan guru madrasah swasta dari berbagai daerah di Indonesia menggelar aksi damai di kawasan Monas, Jakarta Pusat, Kamis, 30 Oktober 2025. Mereka menuntut pemerintah memberikan kesetaraan hak dalam proses pengangkatan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK). Para pendidik ini […]

  • penganiayaan remaja

    Polisi Selidiki Penganiayaan Remaja di Tasikmalaya

    • calendar_month Minggu, 14 Des 2025
    • account_circle redaktur
    • visibility 79
    • 0Komentar

    Penganiayaan remaja di Tasikmalaya membuat dua pelajar luka serius dan memicu sorotan pada keamanan jalan kota. albadarpost.com, BERITA DAERAH – Dua remaja di Kota Tasikmalaya mengalami luka serius usai menjadi korban penganiayaan oleh sekelompok orang bermotor, Sabtu (13/12/2025) dini hari. Peristiwa ini kembali menyoroti rapuhnya rasa aman warga, khususnya pelajar, di ruang publik pada jam […]

expand_less