54 Anak Yatim Rajadesa Tersenyum di Gebyar Muharram
- account_circle redaktur
- calendar_month 0 menit yang lalu
- visibility 1
- comment 0 komentar
- print Cetak

Penyaluran santunan dan bingkisan kepada 54 anak yatim dalam Gebyar Muharram di Desa Rajadesa, Kabupaten Ciamis, Sabtu (27/6/20260.
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
albadarpost.com, BERITA DAERAH – Bertempat di Masjid Al-Ikhlas Yayasan Al-Falah 7 Jagamulya, suasana haru dan kebersamaan menyelimuti Desa Rajadesa, Kabupaten Ciamis, saat puluhan anak yatim menerima santunan dan bingkisan dalam rangkaian Gebyar Muharram 1448 Hijriah. Sebanyak 54 anak yatim di Rajadesa menerima santunan tunai dan bingkisan hasil gotong royong masyarakat melalui gerakan zakat, infak, dan sedekah (ZIS).
Di bulan Muharram, kepedulian sosial tidak cukup diucapkan, tetapi harus diwujudkan melalui aksi nyata.
Senyum anak-anak yatim itu menjadi bukti bahwa kepedulian dan solidaritas sosial masih tumbuh kuat di tengah masyarakat.
Kolaborasi UPZ, MUI, dan Pemdes Rajadesa
Penyaluran santunan tersebut terintegrasi dalam rangkaian utama Gebyar Muharram yang diselenggarakan MUI Desa Rajadesa. Kegiatan itu turut dihadiri Wakil Ketua I BAZNAS Kabupaten Ciamis, Dr. H. Wasdi, M.Si., Kepala Desa Rajadesa beserta perangkat desa, pengurus UPZ, tokoh agama, para wali penerima santunan, serta masyarakat setempat.
Kepala Desa Rajadesa mengapresiasi sinergi Pemdes, UPZ, dan MUI dalam memperkuat kepedulian sosial masyarakat.
Menurutnya, keberadaan anak-anak yatim merupakan tanggung jawab bersama seluruh elemen masyarakat. Karena itu, kolaborasi melalui gerakan zakat, infak, dan sedekah perlu terus diperkuat.
“Pemerintah Desa mendukung penuh kegiatan sosial yang terintegrasi dalam Gebyar Muharram ini. Anak-anak yatim adalah tanggung jawab kolektif kita untuk mewujudkan masyarakat yang lebih sejahtera dan penuh keberkahan,” ujarnya.
Santunan Berasal dari Optimalisasi Dana ZIS
Ketua UPZ Desa Rajadesa mengatakan, santunan bagi 54 anak yatim itu berasal dari ZIS masyarakat, dukungan BAZNAS, Pemdes, dan para donatur.
Dana tersebut kemudian disalurkan dalam bentuk bantuan tunai dan paket bingkisan kepada anak-anak yang membutuhkan.
“Kami mengucapkan terima kasih kepada seluruh muzaki dan masyarakat yang telah mempercayakan zakat, infak, dan sedekahnya. Amanah ini kami salurkan kepada anak-anak yatim yang berhak menerima manfaat,” jelasnya.
Ia berharap bantuan tersebut dapat meringankan kebutuhan anak-anak sekaligus menjadi penyemangat untuk meraih masa depan yang lebih baik.
Muharram Menjadi Momentum Memperkuat Kepedulian
Bulan Muharram selama ini dikenal sebagai momentum untuk meningkatkan kepedulian sosial, terutama kepada anak yatim dan kelompok masyarakat yang membutuhkan.
Di Desa Rajadesa, semangat tersebut diwujudkan melalui kolaborasi antara lembaga keagamaan, pemerintah desa, dan masyarakat. Kehadiran berbagai unsur masyarakat menunjukkan bahwa gerakan zakat masih menjadi penguat solidaritas sosial.
Rangkaian Gebyar Muharram kemudian ditutup dengan ceramah agama sekaligus sosialisasi optimalisasi penghimpunan zakat, infak, dan sedekah yang disampaikan oleh Wakil Ketua I BAZNAS Kabupaten Ciamis, Dr. H. Wasdi, M.Si.
Bagi masyarakat Rajadesa, kegiatan tersebut bukan sekadar agenda seremonial tahunan. Lebih dari itu, Gebyar Muharram menjadi pengingat bahwa kepedulian yang dikumpulkan sedikit demi sedikit dapat berubah menjadi kebahagiaan besar bagi mereka yang membutuhkan.
Di bulan Muharram, kebahagiaan anak yatim bukan hanya lahir dari besarnya santunan, tetapi dari keyakinan bahwa mereka tidak pernah berjalan sendiri. (GZ)
- Penulis: redaktur



Saat ini belum ada komentar