Dari Knalpot ke Sajadah, Bikers Tasik Ramaikan Subuh
- account_circle redaktur
- calendar_month 1 jam yang lalu
- visibility 5
- comment 0 komentar
- print Cetak

Bikers Subuhan Tasikmalaya melaksanakan Shalat Subuh berjamaah bersama Dandim 0612 Tasikmalaya di Masjid At-Taqwa Makodim, Sabtu (27/6/2026).
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
albadarpost.com, BERITA DAERAH – Bikers Subuhan Tasikmalaya kembali menunjukkan bahwa komunitas motor tidak selalu identik dengan perjalanan dan hobi otomotif. Melalui gerakan Subuh berjamaah Tasikmalaya, sekitar 100 anggota komunitas, prajurit TNI, tokoh agama, dan masyarakat memadati Masjid At-Taqwa Makodim 0612/Tasikmalaya, Sabtu (27/6/2026) dini hari.
Suara mesin motor yang biasanya mengiringi perjalanan jauh, kali ini berhenti tepat di halaman masjid. Mereka datang bukan untuk touring, melainkan memenuhi panggilan Allah SWT dalam sebuah momentum yang mempertemukan berbagai unsur masyarakat dalam saf yang sama.
Kegiatan yang dimulai sejak pukul 04.30 WIB itu menghadirkan Dandim 0612/Tasikmalaya Letkol Czi M. Imvan Ibrahim, S.Sos., M.Han., Kasdim Mayor Czi Wawan M. Nurodin, Pembina sekaligus Sekretaris Satmori Indonesia Tasikmalaya H. Fauzi Fachussurur, Sekjen Bikers Subuhan Tasikmalaya Arif, para Perwira Staf, Danramil, anggota Kodim, serta jamaah dari berbagai kalangan.
Dari Perjalanan Motor Menuju Perjalanan Spiritual
Suasana Masjid At-Taqwa tampak berbeda dari biasanya. Puluhan sepeda motor berjajar rapi, sementara para jamaah berdatangan dengan wajah yang masih menyimpan kantuk dini hari.
Namun, sesaat setelah iqamah berkumandang, seluruh perbedaan latar belakang seolah menghilang. Prajurit TNI, pengurus komunitas motor, tokoh agama, dan masyarakat berdiri sejajar dalam satu saf.
Rangkaian kegiatan diawali dengan Shalat Subuh berjamaah yang dipimpin Ustaz Anwar Ibrahim, S.Pd.I., dilanjutkan pembacaan ayat suci Al-Qur’an oleh Ustaz Fajar, sambutan, tausiah, hingga doa bersama.
Momen tersebut memperlihatkan bahwa masjid masih menjadi ruang yang mampu menyatukan berbagai elemen masyarakat tanpa sekat.

Bikers Subuhan Tasikmalaya melaksanakan Shalat Subuh berjamaah bersama Dandim 0612 Tasikmalaya di Masjid At-Taqwa Makodim, Sabtu (27/6/2026).
Bikers Subuhan: Dari Inspirasi Seorang Muazin Tunanetra
Dalam sambutannya, H. Fauzi Fachussurur menjelaskan bahwa gerakan Bikers Subuhan lahir dari semangat menghidupkan masjid sebagai pusat persaudaraan dan pembinaan karakter.
Menurutnya, gerakan tersebut terinspirasi oleh keteladanan seorang muazin tunanetra yang tetap istiqamah menghadiri Shalat Subuh berjamaah meskipun menghadapi berbagai keterbatasan.
“Semangat itulah yang kemudian menggerakkan kami untuk menjadikan perjalanan motor bukan sekadar hobi, tetapi juga sarana dakwah, silaturahmi, dan penyebaran nilai-nilai kebaikan,” ujarnya.
Kini, komunitas Bikers Subuhan telah berkembang di berbagai daerah di Indonesia dan terus mengajak komunitas otomotif untuk menghadirkan energi positif di tengah masyarakat.
Ia menegaskan bahwa slogan “Dengan Subuhan Antar Masjid Kita Membangun NKRI” bukan sekadar rangkaian kata, melainkan komitmen nyata untuk memperkuat karakter bangsa melalui pendekatan spiritual.
Dandim Tasikmalaya Ingin Shalat di 1.000 Masjid
Sementara itu, Dandim 0612/Tasikmalaya Letkol Czi M. Imvan Ibrahim mengajak seluruh jamaah agar menjadikan Shalat Subuh berjamaah sebagai bagian dari gaya hidup dan kebiasaan sehari-hari.
Dalam kesempatan tersebut, Dandim juga membagikan cita-cita pribadinya yang menarik perhatian jamaah, yakni keinginan untuk melaksanakan shalat di seribu masjid.
Menurutnya, setiap masjid memiliki cerita, persaudaraan, dan pelajaran kehidupan yang berbeda.
“Masjid mengajarkan kita untuk tetap rendah hati, menjaga persaudaraan, dan mengingat bahwa pengabdian kepada bangsa harus berjalan seiring dengan pengabdian kepada Allah SWT,” ungkapnya.
Ia juga mengingatkan bahwa setiap tantangan hidup merupakan bagian dari ujian yang harus dihadapi dengan kesabaran, keikhlasan, dan keyakinan.
Ketika TNI, Ulama, dan Komunitas Bertemu di Saf yang Sama
Setelah tausiah dan doa bersama, kegiatan ditutup dengan ramah tamah serta foto bersama. Meski berlangsung sederhana, suasana kebersamaan terasa kuat sepanjang acara.
Momentum ini menunjukkan bahwa sinergi antara TNI, ulama, komunitas, dan masyarakat tidak selalu harus dibangun melalui rapat resmi atau forum formal. Kadang, persatuan justru tumbuh dari sajadah yang sama, dari doa yang sama, dan dari tujuan yang sama.
Di tengah berbagai tantangan sosial yang terus berkembang, Masjid At-Taqwa Makodim 0612/Tasikmalaya pada pagi itu menghadirkan satu pelajaran sederhana: bahwa persaudaraan bangsa dapat dimulai dari langkah kecil menuju masjid sebelum matahari terbit.
Ketika deru knalpot berhenti di halaman masjid, yang tersisa bukan lagi identitas komunitas atau jabatan, melainkan kesadaran bahwa di hadapan Allah, semua manusia berdiri dalam saf yang sama. (GZ)
- Penulis: redaktur



Saat ini belum ada komentar