Breaking News
light_mode
Beranda » Berita Daerah » Dari Knalpot ke Sajadah, Bikers Tasik Ramaikan Subuh

Dari Knalpot ke Sajadah, Bikers Tasik Ramaikan Subuh

  • account_circle redaktur
  • calendar_month Sabtu, 27 Jun 2026
  • visibility 98
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

albadarpost.com, BERITA DAERAH Bikers Subuhan Tasikmalaya kembali menunjukkan bahwa komunitas motor tidak selalu identik dengan perjalanan dan hobi otomotif. Melalui gerakan Subuh berjamaah Tasikmalaya, sekitar 100 anggota komunitas, prajurit TNI, tokoh agama, dan masyarakat memadati Masjid At-Taqwa Makodim 0612/Tasikmalaya, Sabtu (27/6/2026) dini hari.

Suara mesin motor yang biasanya mengiringi perjalanan jauh, kali ini berhenti tepat di halaman masjid. Mereka datang bukan untuk touring, melainkan memenuhi panggilan Allah SWT dalam sebuah momentum yang mempertemukan berbagai unsur masyarakat dalam saf yang sama.

Kegiatan yang dimulai sejak pukul 04.30 WIB itu menghadirkan Dandim 0612/Tasikmalaya Letkol Czi M. Imvan Ibrahim, S.Sos., M.Han., Kasdim Mayor Czi Wawan M. Nurodin, Pembina sekaligus Sekretaris Satmori Indonesia Tasikmalaya H. Fauzi Fachussurur, Sekjen Bikers Subuhan Tasikmalaya Arif, para Perwira Staf, Danramil, anggota Kodim, serta jamaah dari berbagai kalangan.

Dari Perjalanan Motor Menuju Perjalanan Spiritual

Suasana Masjid At-Taqwa tampak berbeda dari biasanya. Puluhan sepeda motor berjajar rapi, sementara para jamaah berdatangan dengan wajah yang masih menyimpan kantuk dini hari.

Namun, sesaat setelah iqamah berkumandang, seluruh perbedaan latar belakang seolah menghilang. Prajurit TNI, pengurus komunitas motor, tokoh agama, dan masyarakat berdiri sejajar dalam satu saf.

Rangkaian kegiatan diawali dengan Shalat Subuh berjamaah yang dipimpin Ustaz Anwar Ibrahim, S.Pd.I., dilanjutkan pembacaan ayat suci Al-Qur’an oleh Ustaz Fajar, sambutan, tausiah, hingga doa bersama.

Momen tersebut memperlihatkan bahwa masjid masih menjadi ruang yang mampu menyatukan berbagai elemen masyarakat tanpa sekat.

Bikers Subuhan Tasikmalaya

Bikers Subuhan Tasikmalaya melaksanakan Shalat Subuh berjamaah bersama Dandim 0612 Tasikmalaya di Masjid At-Taqwa Makodim, Sabtu (27/6/2026).

Bikers Subuhan: Dari Inspirasi Seorang Muazin Tunanetra

Dalam sambutannya, H. Fauzi Fachussurur menjelaskan bahwa gerakan Bikers Subuhan lahir dari semangat menghidupkan masjid sebagai pusat persaudaraan dan pembinaan karakter.

Menurutnya, gerakan tersebut terinspirasi oleh keteladanan seorang muazin tunanetra yang tetap istiqamah menghadiri Shalat Subuh berjamaah meskipun menghadapi berbagai keterbatasan.

“Semangat itulah yang kemudian menggerakkan kami untuk menjadikan perjalanan motor bukan sekadar hobi, tetapi juga sarana dakwah, silaturahmi, dan penyebaran nilai-nilai kebaikan,” ujarnya.

Kini, komunitas Bikers Subuhan telah berkembang di berbagai daerah di Indonesia dan terus mengajak komunitas otomotif untuk menghadirkan energi positif di tengah masyarakat.

Ia menegaskan bahwa slogan “Dengan Subuhan Antar Masjid Kita Membangun NKRI” bukan sekadar rangkaian kata, melainkan komitmen nyata untuk memperkuat karakter bangsa melalui pendekatan spiritual.

Dandim Tasikmalaya Ingin Shalat di 1.000 Masjid

Sementara itu, Dandim 0612/Tasikmalaya Letkol Czi M. Imvan Ibrahim mengajak seluruh jamaah agar menjadikan Shalat Subuh berjamaah sebagai bagian dari gaya hidup dan kebiasaan sehari-hari.

Dalam kesempatan tersebut, Dandim juga membagikan cita-cita pribadinya yang menarik perhatian jamaah, yakni keinginan untuk melaksanakan shalat di seribu masjid.

Menurutnya, setiap masjid memiliki cerita, persaudaraan, dan pelajaran kehidupan yang berbeda.

“Masjid mengajarkan kita untuk tetap rendah hati, menjaga persaudaraan, dan mengingat bahwa pengabdian kepada bangsa harus berjalan seiring dengan pengabdian kepada Allah SWT,” ungkapnya.

Ia juga mengingatkan bahwa setiap tantangan hidup merupakan bagian dari ujian yang harus dihadapi dengan kesabaran, keikhlasan, dan keyakinan.

Ketika TNI, Ulama, dan Komunitas Bertemu di Saf yang Sama

Setelah tausiah dan doa bersama, kegiatan ditutup dengan ramah tamah serta foto bersama. Meski berlangsung sederhana, suasana kebersamaan terasa kuat sepanjang acara.

Momentum ini menunjukkan bahwa sinergi antara TNI, ulama, komunitas, dan masyarakat tidak selalu harus dibangun melalui rapat resmi atau forum formal. Kadang, persatuan justru tumbuh dari sajadah yang sama, dari doa yang sama, dan dari tujuan yang sama.

Di tengah berbagai tantangan sosial yang terus berkembang, Masjid At-Taqwa Makodim 0612/Tasikmalaya pada pagi itu menghadirkan satu pelajaran sederhana: bahwa persaudaraan bangsa dapat dimulai dari langkah kecil menuju masjid sebelum matahari terbit.

Ketika deru knalpot berhenti di halaman masjid, yang tersisa bukan lagi identitas komunitas atau jabatan, melainkan kesadaran bahwa di hadapan Allah, semua manusia berdiri dalam saf yang sama. (GZ)

  • Penulis: redaktur

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Ilustrasi peta Iran gelap tanpa koneksi internet dengan simbol jaringan terputus, menggambarkan pemadaman internet nasional.

    Internet Iran Lumpuh 23 Hari, Warga Terisolasi dari Dunia

    • calendar_month Senin, 23 Mar 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 172
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA DUNIA – Fenomena internet Iran lumpuh kini menjadi sorotan global. Pemadaman internet Iran yang berlangsung selama 23 hari ini mencatat rekor sebagai gangguan jaringan terpanjang dalam sejarah modern negara tersebut. Kondisi ini membuat masyarakat di Iran terisolasi dari dunia digital, sementara akses komunikasi dan informasi global nyaris terhenti total. Selain itu, istilah seperti […]

  • Perlindungan Anak Pesantren

    Menag Warning Pesantren: Kekerasan pada Anak Tak Bisa Ditoleransi Lagi

    • calendar_month Kamis, 14 Mei 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 201
    • 0Komentar

    albadarpost.com, HUMANIORA – Menteri Agama Nasaruddin Umar menegaskan bahwa perlindungan anak di lingkungan pesantren harus menjadi prioritas utama. Menurutnya, pesantren ramah anak bukan sekadar slogan, melainkan komitmen nyata agar santri dapat belajar dan tumbuh di lingkungan yang aman, sehat, serta bermartabat. Karena itu, ia menekankan bahwa segala bentuk kekerasan fisik maupun seksual di lingkungan pendidikan […]

  • Keamanan Siber

    BSSN Ingatkan Bahaya Perang Siber di Garut

    • calendar_month Jumat, 22 Mei 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 154
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA DAERAH – Keamanan siber menjadi sorotan serius dalam kegiatan Forum Komunikasi Siber dan Sandi Daerah (Forkomsanda) Provinsi Jawa Barat yang digelar di Pendopo Kabupaten Garut, Kamis (21/5/2026). Forum yang menghadirkan Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN) serta Universitas Pertahanan (Unhan) RI itu membahas ancaman digital yang kini semakin dekat dengan kehidupan masyarakat, pemerintahan, […]

  • Tabung Gas Bocor

    Gas 3 Kg Bocor, Rumah Warga Tasikmalaya Nyaris Terbakar

    • calendar_month Senin, 15 Jun 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 146
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA DAERAH – Minggu sore yang semula berjalan biasa mendadak berubah menjadi kepanikan di Jl Paseh RT 005 RW 003, Kelurahan Tuguraja, Kecamatan Cihideung, Kota Tasikmalaya. Sebuah tabung gas bocor memicu kebakaran di area dapur rumah warga. Dalam hitungan menit, api merambat ke tumpukan pakaian laundry dan membuat penghuni rumah khawatir kobaran semakin membesar. […]

  • Sanksi Sertifikat Halal

    Aturan Baru BPJPH, Produk Pelanggar Halal Bisa Ditarik

    • calendar_month Jumat, 7 Agt 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 82
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA NASIONAL – Sanksi Sertifikat Halal kini memasuki fase baru. Pelaku usaha yang tidak mematuhi ketentuan Jaminan Produk Halal (JPH) berpotensi menghadapi konsekuensi yang lebih tegas, mulai dari peringatan tertulis, denda administratif, pencabutan sertifikat halal, hingga penarikan produk dari peredaran. Ketentuan tersebut berlaku setelah Badan Penyelenggara Jaminan Produk Halal (BPJPH) menerbitkan Peraturan BPJPH Nomor 2 […]

  • Ilustrasi seseorang termenung di rumah mewah sebagai gambaran rezeki tidak berkah menurut ulama tasawuf.

    Rezeki Terus Bertambah, Tapi Hati Tetap Gelisah? Tasawuf Punya Penjelasannya

    • calendar_month Jumat, 15 Mei 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 291
    • 0Komentar

    albadarpost.com, OPINI – Banyak orang mengejar rezeki. Itu wajar. Namun dalam pandangan ulama tasawuf, tidak semua rezeki membawa ketenangan. Ada yang terlihat besar, tetapi membuat hidup semakin sempit. Ada pula yang tampak sederhana, namun justru menghadirkan rasa cukup yang sulit dijelaskan. Itulah sebabnya pembahasan tentang rezeki tidak berkah mulai banyak dicari, terutama ketika orang merasa […]

expand_less