Battle of Honor Hidupkan Malam Garut
- account_circle redaktur
- calendar_month Senin, 22 Jun 2026
- visibility 16
- comment 0 komentar
- print Cetak

Semarak Temu Tarung Battle of Honor di GOR Basket SOR Adiwijaya, Jalan Merdeka Tarogong Kidul, Garut, Senin malam (22/6/2026)
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
albadarpost.com, BERITA DAERAH – Suara sorak penonton bergema sejak malam mulai turun di kawasan GOR Basket SOR Adiwijaya, Jalan Merdeka, Desa Jayaraga, Kecamatan Tarogong Kidul, Kabupaten Garut. Lampu arena menyala terang. Musik pengiring berpadu dengan riuh dukungan dari tribun yang dipadati warga.
Temu Tarung Garut atau Battle of Honor menjadi magnet baru pada peringatan Hari Bhayangkara ke-80 Tahun 2026. Ajang olahraga bela diri yang digelar Polres Garut bersama komunitas Temu Tarung itu tidak hanya menghadirkan pertandingan, tetapi juga menghadirkan hiburan dan semangat pembinaan generasi muda.
Sekitar 2.000 penonton tercatat hadir selama pelaksanaan kegiatan yang berlangsung sejak Minggu (21/6/2026) hingga Senin dini hari (22/6/2026). Antusiasme masyarakat pun menunjukkan bahwa olahraga dan hiburan mampu menjadi daya tarik baru bagi Kabupaten Garut.
Ribuan Penonton Padati Arena Battle of Honor
Semarak Hari Bhayangkara ke-80 semakin terasa ketika puluhan atlet dari berbagai kategori mulai memasuki arena pertandingan. Satu per satu laga berlangsung di hadapan ribuan pasang mata yang terus memberikan dukungan.
Acara tersebut dihadiri oleh Bupati Garut Abdusy Syakur Amin, Kapolres Garut AKBP Yugi Bayu Hendarto, Ketua DPRD Kabupaten Garut Aris Munandar, Wakil Ketua DPRD Dila Nurul Fadilah, Wakapolres Garut Kompol Deny Rahmanto, Sekda Garut Nurdin Yana, unsur Forkopimda, pejabat utama Polres Garut, para atlet, serta tamu undangan lainnya.
Sejak hari pertama, panitia melaksanakan registrasi peserta, timbang badan, pemeriksaan kesehatan, hingga pawai keliling Kota Garut yang melibatkan seluruh peserta.
Selain itu, panitia menghadirkan talkshow edukatif yang membahas bahaya narkoba, perundungan, serta judi online. Kehadiran sesi tersebut memberi warna berbeda karena tidak hanya menampilkan kompetisi, tetapi juga menyisipkan pesan pembinaan kepada generasi muda.
Dari Jaipong Hingga Street Boxing Profesional
Memasuki hari kedua, suasana semakin meriah. Penonton tidak hanya menyaksikan pertandingan perebutan Piala Kapolres Garut, tetapi juga menikmati berbagai hiburan yang tersaji di arena.
Tari kolosal Jaipong membuka rangkaian penampilan yang kemudian dilanjutkan dengan laser show dan street boxing profesional. Sementara itu, laga utama Battle of Honor menjadi puncak yang paling ditunggu masyarakat.
Perpaduan olahraga, budaya, dan hiburan tersebut membuat suasana di SOR Adiwijaya terasa berbeda. Banyak warga bertahan hingga larut malam untuk menyaksikan seluruh rangkaian acara.
Bupati Garut Apresiasi Pembinaan Generasi Muda
Bupati Garut Abdusy Syakur Amin memberikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan tersebut. Menurutnya, olahraga bela diri dapat menjadi ruang positif bagi generasi muda untuk mengembangkan potensi dan membangun karakter.
Karena itu, ajang seperti Temu Tarung dinilai mampu melahirkan atlet sekaligus memperkuat semangat kompetisi yang sehat.
Di sisi lain, Kapolres Garut AKBP Yugi Bayu Hendarto menegaskan bahwa kegiatan tersebut merupakan bagian dari komitmen Polres Garut dalam mendukung pembinaan generasi muda melalui aktivitas yang produktif.
“Melalui momentum Hari Bhayangkara ke-80, Polres Garut berkomitmen untuk terus hadir di tengah masyarakat tidak hanya dalam menjaga keamanan dan ketertiban, tetapi juga mendukung berbagai kegiatan yang mampu mencetak generasi muda yang sehat, berprestasi, dan berkarakter,” ujar Kapolres Garut.
Sport Tourism Jadi Daya Tarik Baru Garut
Lebih jauh, Battle of Honor tidak sekadar menjadi ajang olahraga bela diri. Kegiatan tersebut juga membawa konsep sport tourism yang memadukan kompetisi, hiburan, dan promosi daerah.
Model seperti ini semakin banyak berkembang di berbagai daerah karena mampu menggerakkan ekonomi masyarakat sekaligus memperkenalkan potensi lokal kepada pengunjung.
Garut yang selama ini dikenal dengan wisata alam dan kulinernya kini mulai menghadirkan wajah baru melalui agenda olahraga yang mampu menarik perhatian masyarakat.
Antusiasme ribuan penonton menjadi bukti bahwa sport tourism memiliki peluang besar untuk terus berkembang di Kabupaten Garut.
Ketika olahraga, budaya, dan hiburan bertemu dalam satu panggung, yang lahir bukan sekadar pertandingan. Yang tumbuh adalah kebanggaan daerah dan semangat baru bagi generasi muda.
Ribuan orang mungkin datang untuk menyaksikan pertarungan di atas ring. Namun, yang sesungguhnya sedang dibangun di Garut adalah pertarungan melawan narkoba, perundungan, dan masa depan yang kehilangan arah. (GZ)
- Penulis: redaktur



Saat ini belum ada komentar