Breaking News
light_mode
Beranda » Berita Daerah » Polda Jabar Gelar Operasi Zebra, Pelanggaran Lalu Lintas Jadi Fokus Pengawasan

Polda Jabar Gelar Operasi Zebra, Pelanggaran Lalu Lintas Jadi Fokus Pengawasan

  • account_circle redaktur
  • calendar_month Sabtu, 15 Nov 2025
  • visibility 98
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Operasi Zebra digelar di Jawa Barat selama 14 hari untuk menekan pelanggaran dan kecelakaan lalu lintas.

albadarpost.com, PELITA – Polda Jawa Barat menyiapkan Operasi Zebra selama dua pekan, mulai 17 hingga 30 November 2025. Langkah ini ditempuh untuk menekan pelanggaran dan kecelakaan lalu lintas yang terus meningkat menjelang libur Natal dan Tahun Baru. Operasi Zebra dianggap penting karena pelanggaran lalu lintas masih menjadi faktor utama penyebab kecelakaan di wilayah Jawa Barat.


Penertiban Dua Pekan dan Fokus Pelanggaran

Direktorat Lalu Lintas Polda Jabar memastikan Operasi Zebra digelar serentak di seluruh wilayah hukum Jawa Barat. AKBP Endang Tri Purwanto, mewakili Dirlantas Kombes Dodi Darjanto, menyebut penindakan akan berlangsung selama 14 hari dan diarahkan pada pelanggaran yang memiliki risiko tinggi terhadap keselamatan pengguna jalan.

Sebanyak 95 persen penindakan akan dilakukan melalui sistem Electronic Traffic Law Enforcement (ETLE). Sisanya, lima persen, tetap menggunakan tilang manual untuk pelanggaran yang tidak dapat terdeteksi kamera otomatis. Endang menegaskan, penggunaan ETLE diprioritaskan untuk mengurangi kontak langsung antara petugas dan pengendara serta meningkatkan akurasi penegakan aturan.

Kunjungan Kakorlantas Polri Irjen Agus Suryonugroho ke Bandung memperkuat penegasan tersebut. Ia menyatakan Operasi Zebra bukan sekadar razia, melainkan bagian dari kampanye keselamatan yang bersifat humanis, preventif, dan edukatif. Ia merinci bahwa kesadaran pengendara masih rendah. Dalam tiga bulan terakhir, lebih dari 600 ribu pelanggaran tercatat secara nasional, mayoritas dilakukan pengendara motor berusia produktif.

Agus menambahkan bahwa model tilang manual tetap digunakan untuk pelanggaran yang tidak tertangkap kamera. Menurutnya, kehadiran petugas di lapangan diperlukan untuk memastikan pelanggaran yang membahayakan keselamatan dapat dihentikan secara langsung.


Pelanggaran Dominan dan Besaran Denda Operasi Zebra

Polda Jabar mengingatkan masyarakat bahwa penindakan merujuk pada Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan. Pasal 287 mengatur batas kecepatan, sementara pelanggaran kendaraan Over Dimension and Over Load (ODOL) diatur Pasal 307. Kedua pelanggaran ini dapat berujung denda hingga Rp 500.000 atau kurungan maksimal dua bulan.

Jenis pelanggaran lain yang menjadi fokus Operasi Zebra meliputi melanggar marka jalan, tidak memakai helm atau sabuk pengaman, menggunakan ponsel saat berkendara, menerobos lampu merah, dan melawan arus. Pelanggaran melawan arus untuk kendaraan roda empat dapat dikenai denda maksimal hingga Rp 1 juta atau kurungan empat bulan.

Pelanggaran ganjil-genap, kecepatan berlebihan, serta kelalaian menyalakan lampu di siang hari bagi pengendara motor juga menjadi bagian dari parameter ETLE. Dalam konteks keselamatan jalan, pengabaian aturan sederhana seperti ini tergolong fatal karena kerap memicu kecelakaan beruntun.


Konteks Keselamatan dan Tantangan Penegakan Aturan

Kenaikan jumlah kendaraan di Jawa Barat setiap tahun membuat pengawasan lalu lintas semakin kompleks. Sistem ETLE dianggap sebagai instrumen penting untuk penegakan hukum yang lebih transparan. Namun pemeriksaan manual tetap diperlukan pada kondisi yang membutuhkan intervensi langsung, terutama ketika perilaku pengendara memunculkan risiko keselamatan.

Baca juga: Imigrasi Jakarta Barat Tangkap Dua WNA Uzbekistan karena Prostitusi Online

Analisis sementara menunjukkan beberapa pelanggaran utama—seperti melawan arus dan menerobos lampu merah—berkorelasi kuat dengan kecelakaan yang menyebabkan cedera serius. Operasi Zebra menjadi langkah korektif sekaligus pengingat kepada warga bahwa beban keselamatan tidak hanya berada pada aparat, melainkan juga kedisiplinan pengendara.

Menjelang masa libur akhir tahun, peningkatan arus lalu lintas tradisional di Jawa Barat diperkirakan meningkat hingga 30 persen. Penegakan aturan melalui Operasi Zebra menjadi bagian dari strategi nasional untuk mengurangi tekanan kecelakaan di periode mobilitas tinggi tersebut.

Operasi Zebra diharapkan menjadi momentum peningkatan kedisiplinan berkendara di Jawa Barat. Dengan kombinasi ETLE dan penindakan manual, aparat menargetkan jalan raya lebih aman selama masa liburan dan seterusnya.

Operasi Zebra menargetkan pelanggaran berisiko tinggi di Jawa Barat. ETLE dan tilang manual disiapkan demi keselamatan pengguna jalan. (Red)


  • Penulis: redaktur

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Tarif Listrik 2026

    Tarif Listrik dan Elpiji Awal 2026

    • calendar_month Kamis, 1 Jan 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 113
    • 0Komentar

    Tarif listrik triwulan I 2026 dan harga elpiji non-subsidi dipastikan tetap demi jaga daya beli masyarakat. albadarpost.com, FOKUS – Awal tahun sering datang dengan dua hal: harapan dan kecemasan. Harapan karena kalender baru selalu memberi janji, kecemasan karena pengalaman mengajarkan satu hal—biaya hidup jarang mau diam. Maka ketika pemerintah memutuskan tarif listrik dan harga elpiji […]

  • Surat PHK

    Surat PHK, Prosedur Wajib Ketenagakerjaan

    • calendar_month Jumat, 19 Des 2025
    • account_circle redaktur
    • visibility 77
    • 0Komentar

    Surat PHK bukan sekadar administrasi, tetapi instrumen hukum yang menentukan kepastian hak pekerja dan kehadiran negara. albadarpost.com, PERSPEKTIF – Pemutusan hubungan kerja bukan sekadar keputusan internal perusahaan. Ia adalah peristiwa hukum yang langsung menyentuh hidup warga. Di titik inilah Surat PHK menjadi penting, bukan sebagai formalitas administratif, melainkan sebagai penanda hadir atau absennya negara dalam […]

  • Doa Meninggalkan Makkah

    Jangan Lewatkan, Ini Doa yang Dianjurkan Saat Meninggalkan Makkah

    • calendar_month Sabtu, 30 Mei 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 22
    • 0Komentar

    albadarpost.com, HIKMAH – Ada banyak momen mengharukan dalam perjalanan haji. Namun bagi sebagian jamaah, salah satu yang paling berat justru terjadi ketika semua rangkaian ibadah hampir selesai. Bukan saat wukuf di Arafah. Bukan saat melempar jumrah. Dan bukan pula saat tahallul. Melainkan ketika tiba waktunya meninggalkan Kota Makkah setelah thawaf wada, atau thawaf perpisahan. Di […]

  • Selat Hormuz dibuka

    Selat Hormuz Dibuka Lagi, Dunia Langsung Bereaksi: Harga Minyak Rontok

    • calendar_month Jumat, 17 Apr 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 78
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA DUNIA – Selat Hormuz dibuka kembali dan dalam hitungan jam, dunia langsung bereaksi. Jalur minyak paling krusial di planet ini akhirnya kembali dilalui kapal komersial setelah sempat mencekam akibat konflik Iran, Amerika Serikat, dan Israel. Pembukaan Selat Hormuz ini, yang juga disebut sebagai kembalinya jalur energi global, langsung menekan harga minyak dan meredakan […]

  • Perubahan desa digital Krandegan dari kondisi sederhana menjadi desa modern dengan layanan publik berbasis teknologi

    Dulu Tak Bisa Komputer, Kini Jadi Desa Digital Nasional: Kisah Krandegan

    • calendar_month Kamis, 7 Mei 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 53
    • 0Komentar

    albadarpost.com, PERSPEKTIF – Di sebuah sudut Kabupaten Purworejo, ada satu desa yang dulu bahkan belum akrab dengan komputer. Tahun 2013, Desa Krandegan masuk kategori desa miskin. Perangkat desanya berjumlah belasan orang—dan tidak satu pun mampu mengoperasikan komputer. Namun hari ini, desa itu dikenal sebagai desa digital. Transformasi digitalisasi desa dan perubahan berbasis teknologi bukan lagi […]

  • KUHAP baru 2026

    Di Balik Pengesahan KUHAP Baru: Warga yang Menunggu Rasa Aman dari Hukum

    • calendar_month Kamis, 20 Nov 2025
    • account_circle redaktur
    • visibility 46
    • 0Komentar

    Pengesahan KUHAP baru memicu perdebatan antara DPR dan masyarakat sipil. Artikel ini mengupas dampaknya pada hak warga, perubahan proses pidana, serta kesiapan pemerintah menjelang implementasi penuh pada 2 Januari 2026. albadarpost.com, HUMANIORA – Di halaman depan Kompleks Parlemen, Selasa sore itu, beberapa mahasiswa duduk berjejer di aspal panas. Mereka mengangkat poster yang sudah lusuh oleh […]

expand_less