Breaking News
light_mode
Beranda » Berita Daerah » 14 Desa Bersatu, Pamarican Sambut 1 Muharam

14 Desa Bersatu, Pamarican Sambut 1 Muharam

  • account_circle redaktur
  • calendar_month 1 jam yang lalu
  • visibility 4
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

albadarpost.com, BERITA DAERAH – Pawai Tarhib Pamarican menjadi salah satu potret semangat hijrah yang terasa kuat di Kabupaten Ciamis. Ribuan warga dari 14 desa tumpah ruah mengikuti pawai menyambut Tahun Baru Islam 1 Muharam 1448 Hijriah, Selasa (16/6/2026). Selain menjadi tradisi tahunan, pawai menyambut tahun baru Hijriah tersebut juga menjelma menjadi ruang silaturahmi yang mempertemukan masyarakat dalam semangat persatuan dan syiar Islam yang damai.

Sejak pagi, suasana di Alun-Alun Pamarican sudah tampak berbeda. Kendaraan roda dua dan roda empat yang dihiasi atribut bernuansa Islami mulai berjejer. Para pelajar, santri, tokoh masyarakat, hingga warga umum tampak berdatangan dengan wajah penuh semangat.

Di sisi jalan, anak-anak kecil berdiri bersama orang tua mereka. Sebagian mengabadikan momen dengan telepon genggam, sementara yang lain melambaikan tangan ketika iring-iringan peserta mulai bergerak.

Ribuan Warga dari 14 Desa Tumpah Ruah

Pawai Tarhib secara resmi dilepas Camat Pamarican, Asep S. Kodari, dari Alun-Alun Pamarican.

Selanjutnya, ribuan peserta bergerak menyusuri sejumlah ruas jalan utama yang melintasi Desa Pamarican, Sukahurip, Bangunsari, Kertahayu, Sidaharja, Sukamukti, hingga Sukajadi.

Peserta berasal dari berbagai unsur masyarakat. Mulai dari pelajar, santri, organisasi keagamaan, majelis taklim, hingga masyarakat umum.

Selain membawa bendera dan spanduk bernuansa Islami, para peserta juga menghias kendaraan mereka dengan berbagai ornamen religi yang menggambarkan semangat ukhuwah Islamiyah, persatuan, serta dakwah yang sejuk.

Karena itu, suasana sepanjang perjalanan berlangsung tertib dan penuh kegembiraan.

Tahun Baru Islam Bukan Sekadar Seremoni

Menurut Camat Pamarican, Asep S. Kodari, Tahun Baru Islam memiliki makna yang jauh lebih dalam daripada sekadar pergantian angka dalam kalender Hijriah.

Ia mengatakan momentum 1 Muharam menjadi saat yang tepat bagi umat Islam untuk melakukan introspeksi serta memperkuat nilai-nilai keimanan dalam kehidupan sehari-hari.

“Tahun Baru Islam menjadi saat yang tepat untuk merenungkan perjalanan hidup dan memperbaiki diri. Islam bukan hanya mengatur hubungan manusia dengan Sang Khalik, tetapi juga mengajarkan bagaimana membangun hubungan yang harmonis dengan sesama manusia dan lingkungan sekitar. Keseimbangan serta kedamaian harus terus dijaga,” ujarnya.

Selain itu, Asep menegaskan bahwa semangat hijrah seharusnya tercermin dalam kehidupan sosial masyarakat.

Menurut dia, peringatan Tahun Baru Islam tidak boleh berhenti pada aspek seremonial semata.

“Kita diajak untuk meneladani perjuangan Rasulullah SAW, memperkuat keimanan, meningkatkan kepedulian sosial, dan menjadikan tahun baru ini sebagai titik balik menuju kehidupan yang lebih bermakna serta bermanfaat bagi sesama,” tambahnya.

Pawai Tarhib Menjadi Ruang Silaturahmi

Di tengah derasnya arus perubahan zaman, kegiatan seperti Pawai Tarhib ternyata masih memiliki tempat istimewa di hati masyarakat.

Bukan hanya sebagai tradisi keagamaan, kegiatan tersebut juga menjadi sarana mempererat hubungan antarwarga.

Sepanjang perjalanan, masyarakat tampak memadati sisi jalan. Senyum, sapaan, dan doa-doa yang terucap dari para penonton menghadirkan suasana hangat yang sulit dijelaskan dengan kata-kata.

Karena itu, Pawai Tarhib bukan sekadar iring-iringan kendaraan.

Lebih dari itu, kegiatan tersebut menjadi cermin bahwa nilai kebersamaan dan semangat gotong royong masih hidup di tengah masyarakat.

Semangat Hijrah untuk Kehidupan yang Lebih Baik

Lebih lanjut, Asep berharap Tahun Baru Islam 1448 Hijriah membawa keberkahan, kedamaian, dan kemajuan bagi seluruh masyarakat Kecamatan Pamarican.

“Semoga Allah SWT senantiasa meridai setiap langkah kita, memberikan keberkahan dalam kehidupan, serta membimbing kita semua di jalan yang lurus,” katanya.

Harapan tersebut sejalan dengan semangat yang diperlihatkan ribuan warga dari 14 desa.

Melalui Pawai Tarhib, masyarakat Pamarican menunjukkan bahwa tradisi keagamaan bukan hanya warisan yang dijaga, melainkan juga energi sosial yang mampu memperkuat persaudaraan serta menumbuhkan optimisme untuk menjalani hari-hari yang lebih baik.

Pada akhirnya, semangat hijrah tidak hanya diwujudkan dalam ucapan, tetapi juga dalam upaya memperbaiki diri, memperkuat persatuan, serta menghadirkan manfaat bagi lingkungan sekitar.

Ketika ribuan langkah bergerak dalam satu irama, Tahun Baru Islam bukan lagi sekadar pergantian waktu. Ia berubah menjadi pengingat bahwa hijrah terbaik adalah ketika hati, persaudaraan, dan kepedulian berjalan bersama. (GZ)


 

  • Penulis: redaktur

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • pemberdayaan perempuan

    Hari Ibu, Pemkot Tasikmalaya Dorong Pemberdayaan Perempuan

    • calendar_month Senin, 22 Des 2025
    • account_circle redaktur
    • visibility 85
    • 0Komentar

    Pemkot Tasikmalaya menegaskan pemberdayaan perempuan sebagai fondasi pembangunan pada peringatan Hari Ibu 2025. albadarpost.com, BERITA DAERAH – Pemerintah Kota Tasikmalaya menegaskan kembali komitmen pemberdayaan perempuan dalam pembangunan daerah melalui Upacara Peringatan Hari Ibu ke-97 Tahun 2025. Penegasan ini penting karena menyangkut arah kebijakan publik yang menempatkan perempuan sebagai subjek pembangunan, bukan sekadar pelengkap agenda. Upacara […]

  • penembakan Sydney

    Polisi Australia Tindak Penembakan Sydney Saat Perayaan Hanukkah

    • calendar_month Minggu, 14 Des 2025
    • account_circle redaktur
    • visibility 102
    • 0Komentar

    Penembakan Sydney saat perayaan Hanukkah memicu korban jiwa dan sorotan serius pada keamanan publik Australia. albadarpost.com, BERITA DUNIA – Aparat keamanan Australia menembak mati dua pelaku dalam insiden penembakan massal yang terjadi saat perayaan Hanukkah di Sydney, Minggu (14/12/2025). Peristiwa ini menimbulkan korban jiwa dan langsung memicu perhatian luas karena menyasar kegiatan keagamaan, ruang yang […]

  • program kemandirian lapas

    Bukan Sekadar Hukuman, Lapas Tasikmalaya Siapkan Jalan Usaha

    • calendar_month Senin, 27 Apr 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 81
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA DAERAH – Program kemandirian lapas di Tasikmalaya menghadirkan pemandangan yang tidak biasa. Program yang juga dikenal sebagai pembinaan warga binaan dan pelatihan usaha narapidana ini tidak hanya berbicara tentang teori perubahan, tetapi langsung memberi alat untuk memulai hidup baru. Di Aula Lapas Klas IIB Tasikmalaya, Senin (27/4/2026), suasana tasyakuran Hari Bakti Pemasyarakatan ke-62 […]

  • Umat Islam menunggu adzan Maghrib sesuai ketentuan maghrib menurut MUI sebelum berbuka puasa Ramadan.

    Sering Ikuti Adzan Tercepat? MUI Tegaskan Aturan Waktu Berbuka

    • calendar_month Minggu, 22 Feb 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 105
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA NASIONAL — Ketentuan maghrib menurut MUI kembali menjadi perhatian di tengah kebiasaan sebagian masyarakat yang mengikuti adzan tercepat untuk berbuka puasa. Majelis Ulama Indonesia menegaskan bahwa waktu berbuka puasa yang sah harus mengacu pada masuknya Maghrib di lokasi masing-masing, bukan berdasarkan siaran atau suara adzan dari wilayah lain. Penegasan ini muncul karena fenomena […]

  • principal agent

    Membenahi Relasi Principal–Agent agar Bansos Tidak Terus Menyimpang

    • calendar_month Minggu, 18 Jan 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 91
    • 0Komentar

    albadarpost.com, OPINI – Bantuan sosial selalu hadir dengan narasi niat baik negara. Pemerintah merancang bansos sebagai instrumen korektif untuk mengurangi ketimpangan dan melindungi kelompok rentan. Namun berulang kali, publik menyaksikan bagaimana kebijakan tersebut menyimpang dari tujuan awalnya. Masalah ini tidak dapat lagi dipahami sekadar sebagai kesalahan individu, melainkan sebagai kegagalan sistemik dalam relasi principal–agent. Dalam […]

  • radikalisme digital

    Eks Kepala Densus 88 Peringatkan Radikalisme Digital yang Bidik Remaja

    • calendar_month Kamis, 20 Nov 2025
    • account_circle redaktur
    • visibility 55
    • 0Komentar

    Eks Kepala Densus 88 mengingatkan radikalisme digital makin menyasar remaja dan menuntut pengawasan keluarga Radikalisme Digital Kian Masif, Mantan Kepala Densus 88 Ingatkan Ancaman pada Remaja albadarpost.com, HUMANIORA – Peringatan keras kembali muncul dari aparat keamanan mengenai peningkatan radikalisme digital yang kini menyasar kelompok usia paling rentan: remaja awal. Mantan Kepala Detasemen Khusus 88 Antiteror […]

expand_less