Breaking News
light_mode
Beranda » Perspektif » Tokoh Perempuan Soroti Kesejahteraan Damkar, “Mereka Sering Tinggalkan Keluarga”

Tokoh Perempuan Soroti Kesejahteraan Damkar, “Mereka Sering Tinggalkan Keluarga”

  • account_circle redaktur
  • calendar_month Rabu, 20 Mei 2026
  • visibility 95
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

albadarpost.com, PERSPEKTIF – Isu kesejahteraan Damkar kembali menjadi perhatian publik setelah sejumlah aktivis dan tokoh masyarakat mulai menyoroti sisi lain kehidupan petugas pemadam kebakaran. Bukan hanya soal keberanian memadamkan api, tetapi juga pengorbanan pribadi yang sering tidak terlihat masyarakat.

Salah satu suara datang dari aktivis dan tokoh perempuan Tasikmalaya, Ipa Zumrotul Falihah yang menyoroti keras realitas hidup petugas Damkar di lapangan.

“Petugas Damkar sering meninggalkan keluarga demi tugas mendadak tengah malam. Ada yang belum sempat makan, belum bercengkrama dengan anak, dan ada juga yang langsung berangkat saat masyarakat butuh bantuan. Pengabdian seperti ini pantas mendapat penghargaan yang layak,” ujar Direktur Yayasan Taman Jingga ini.

Pernyataan itu langsung menyentuh perhatian publik.

Karena di balik sirine dan mobil pemadam yang melaju cepat di jalan raya, ada kehidupan keluarga yang sering ikut berkorban diam-diam.

Dan itu jarang dibicarakan.

Sirine Damkar Tidak Pernah Mengenal Waktu

Selama ini masyarakat mengenal Damkar sebagai petugas yang datang saat kebakaran terjadi. Padahal tugas mereka jauh lebih luas dan berat dari yang terlihat di jalan raya.

Petugas Damkar hari ini bukan hanya memadamkan api. Mereka juga menangani:

  • evakuasi kecelakaan,

  • penyelamatan hewan,

  • bantuan banjir,

  • evakuasi warga sakit,

  • hingga kondisi darurat lainnya.

Di banyak daerah termasuk di Tasikmalaya, Damkar bahkan menjadi layanan tercepat yang dihubungi warga saat situasi panik terjadi.

Namun di balik kecepatan respons itu, ada ritme hidup yang tidak mudah.

Tidak sedikit petugas Damkar baru pulang menjelang subuh dengan seragam masih bau asap, lalu pagi harinya kembali mengantar anak sekolah atau beraktivitas seperti biasa.

Dan itu terjadi berulang.

Ada juga keluarga petugas Damkar yang sudah terbiasa terbangun tengah malam hanya karena suara nada panggilan darurat dari ponsel.

Kadang tanpa sempat berpamitan.

Keluarga Damkar Ikut Menanggung Beban Sunyi

Menurut Ipa, masyarakat sering hanya melihat aksi heroik Damkar di lokasi kejadian.

Tetapi sisi manusiawi mereka justru jarang benar-benar diperhatikan.

Ada petugas yang meninggalkan makan malam bersama keluarga demi tugas mendadak. Ada yang berangkat saat anaknya sedang tidur. Bahkan ada yang tetap bertugas setelah semalaman berjibaku di lokasi kebakaran besar.

“Pengabdian mereka luar biasa. Tetapi perhatian terhadap kesejahteraannya sering belum sebanding,” ujarnya.

Di banyak rumah petugas Damkar, suara sirine bukan lagi hal asing. Anak-anak mereka kadang sudah hafal kebiasaan ayahnya yang tiba-tiba berangkat malam hari. Bahkan ada yang memilih tidur lebih awal karena tahu sewaktu-waktu panggilan tugas bisa datang mendadak.

Situasi seperti itu perlahan menjadi bagian dari kehidupan sehari-hari keluarga Damkar.

Dan sering kali, mereka menjalaninya dalam diam.

Risiko Tinggi, Tekanan Mental Besar

Pekerjaan Damkar bukan hanya melelahkan secara fisik, tetapi juga berat secara mental.

Petugas harus menghadapi:

  • ledakan,

  • asap pekat,

  • bangunan runtuh,

  • hingga risiko kehilangan nyawa.

Mereka juga sering melihat langsung korban luka, rumah hangus, bahkan tragedi keluarga di lokasi kejadian.

Namun pembahasan soal kesehatan mental petugas Damkar masih sangat minim.

Padahal tekanan psikologis mereka tidak kecil.

Belakangan mulai banyak suara yang meminta pemerintah lebih serius memperhatikan kondisi petugas Damkar, bukan hanya saat terjadi musibah besar.

Karena profesi ini menyangkut keselamatan banyak orang.

Regulasi Damkar dan Perlindungan Petugas

Secara aturan, pemerintah sebenarnya telah memiliki dasar hukum terkait penguatan layanan Damkar dan perlindungan petugas.

Beberapa regulasi tersebut antara lain:

  • Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2014 tentang Pemerintahan Daerah,

  • Permendagri Nomor 114 Tahun 2018 tentang Standar Teknis Pelayanan Dasar Kebakaran,

  • serta Permendagri Nomor 16 Tahun 2020 tentang Pedoman Nomenklatur Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan.

Regulasi tersebut menegaskan bahwa layanan pemadam kebakaran merupakan urusan wajib pelayanan dasar pemerintah daerah.

Karena itu, banyak pihak mendorong agar kesejahteraan petugas Damkar juga diperkuat melalui:

  • peningkatan honor,

  • jaminan keselamatan kerja,

  • perlindungan kesehatan,

  • hingga dukungan psikologis untuk petugas dan keluarganya.

Pengabdian yang Tidak Selalu Terlihat

Belakangan, citra Damkar memang semakin positif di mata masyarakat. Banyak video aksi mereka viral karena dianggap cepat, sigap, dan humanis.

Mulai dari evakuasi ular, evakuasi nyiruan, membantu warga sakit, sampai menolong anak kecil yang terkunci di rumah.

Namun di balik semua itu, ada kenyataan yang lebih sunyi.

Ada petugas yang tetap berjaga meski tubuhnya belum benar-benar pulih. Ada yang harus tetap tersenyum di rumah setelah malam sebelumnya menghadapi situasi penuh risiko di lapangan.

Dan kadang… penghargaan terbesar yang mereka dapat hanya ucapan singkat dari warga.

Meski begitu, mereka tetap berangkat ketika sirine berbunyi.

Karena bagi petugas Damkar, tugas kemanusiaan tidak pernah benar-benar menunggu keadaan siap.

Masyarakat memang sering melihat mobil Damkar melaju cepat membelah malam dengan suara sirine yang keras.

Tetapi jarang ada yang benar-benar memikirkan:
siapa yang mereka tinggalkan di rumah… setiap kali berangkat menyelamatkan orang lain. (Redaksi)


  • Penulis: redaktur

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Desa Digital

    Desa Digital Cibiru Wetan Bikin Pelayanan Warga Lebih Cepat dan Transparan

    • calendar_month Rabu, 13 Mei 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 88
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA DAERAH – Desa digital kini bukan lagi sekadar konsep masa depan. Transformasi layanan berbasis teknologi mulai benar-benar dirasakan masyarakat di tingkat desa. Salah satu contohnya terlihat di Desa Cibiru Wetan yang menghadirkan sistem pelayanan terintegrasi melalui Simpel Desa dan BaleDesa. Langkah digitalisasi desa itu tidak hanya menghadirkan layanan yang lebih cepat, tetapi juga […]

  • Santri mempelajari kitab kuning di pesantren dengan metode tradisional yang mendalam

    Kitab Kuning Santri: Rahasia Ilmu yang Bertahan Ratusan Tahun

    • calendar_month Rabu, 18 Mar 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 143
    • 0Komentar

    albadarpost.com, CAKRAWALA – Kitab kuning santri menjadi bagian penting dalam dunia pesantren. Melalui kitab kuning pesantren, para santri mempelajari kitab klasik Islam yang berisi ilmu fikih, akidah, hingga akhlak. Selain itu, buku santri ini tidak hanya menjadi sumber ilmu, tetapi juga menjadi tradisi intelektual yang terus hidup hingga sekarang. Oleh karena itu, memahami kitab kuning […]

  • Ilustrasi hubungan dagang ART Indonesia–AS dan peluang tarif 0 persen untuk ekspor nasional.

    ART Indonesia–AS RI, Apa Dampaknya bagi Ekspor dan UMKM?

    • calendar_month Selasa, 24 Feb 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 160
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA NASIONAL – ART Indonesia–AS atau Perjanjian Perdagangan Resiprokal Indonesia Amerika Serikat (Agreement on Reciprocal Trade) menjadi sorotan publik setelah pemerintah merilis dokumen Frequently Asked Questions (FAQ). Kesepakatan dagang ini hadir sebagai respons atas kebijakan tarif resiprokal Amerika Serikat dan membuka peluang penurunan tarif, bahkan hingga 0 persen untuk sejumlah produk strategis Indonesia. Selain […]

  • doa dimudahkan urusan

    Saat Hidup Terasa Sulit, Amalkan Doa Ini untuk Jalan Keluar

    • calendar_month Sabtu, 11 Apr 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 161
    • 0Komentar

    albadarpost.com, LIFESTYLE – Banyak orang mencari doa dimudahkan urusan saat menghadapi masalah hidup, tekanan pekerjaan, atau kesulitan rezeki. Doa agar segala urusan lancar, doa dimudahkan rezeki, hingga amalan pembuka jalan menjadi harapan spiritual yang terus dicari. Dalam Islam, doa bukan sekadar permintaan, tetapi juga bentuk keyakinan penuh kepada Allah bahwa setiap kesulitan pasti ada kemudahan. […]

  • lingkungan kerja tidak sehat

    7 Tanda Lingkungan Kerja Sudah Tidak Sehat, Jangan Abaikan Sebelum Terlambat

    • calendar_month Senin, 6 Apr 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 153
    • 0Komentar

    albadarpost.com, LIFESTYLE – Pernah merasa cepat lelah, sulit fokus, dan kehilangan semangat setiap kali masuk kantor? Bisa jadi Anda sedang berada di lingkungan kerja tidak sehat. Kondisi ini sering muncul perlahan. Namun, jika dibiarkan, suasana kerja toxic, kantor yang tidak kondusif, dan hubungan kerja yang buruk dapat merusak kesehatan mental, produktivitas, bahkan karier. Banyak orang […]

  • Ilustrasi Gedung Balai Kota Tasikmalaya dengan nuansa serius menggambarkan dinamika birokrasi dan kepemimpinan daerah.

    Birokrasi Pemkot Tasikmalaya Disorot, Ada Apa?

    • calendar_month Senin, 16 Feb 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 144
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA DAERAH — Satu tahun berjalan, kepemimpinan Pemerintah Kota Tasikmalaya mulai menghadapi ujian serius. Kritik tak lagi berbisik. Ia kini mengeras di ruang publik. Sorotan itu datang dari Ketua DPD KNPI Kota Tasikmalaya, Dhany Tardiwan Noor, yang menilai tata kelola birokrasi dan dinamika internal pemerintahan belum menunjukkan soliditas yang diharapkan. Dalam wawancara, Senin (16/2/2026), […]

expand_less