Breaking News
light_mode
Beranda » Perspektif » Tokoh Perempuan Soroti Kesejahteraan Damkar, “Mereka Sering Tinggalkan Keluarga”

Tokoh Perempuan Soroti Kesejahteraan Damkar, “Mereka Sering Tinggalkan Keluarga”

  • account_circle redaktur
  • calendar_month Rabu, 20 Mei 2026
  • visibility 25
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

albadarpost.com, PERSPEKTIF – Isu kesejahteraan Damkar kembali menjadi perhatian publik setelah sejumlah aktivis dan tokoh masyarakat mulai menyoroti sisi lain kehidupan petugas pemadam kebakaran. Bukan hanya soal keberanian memadamkan api, tetapi juga pengorbanan pribadi yang sering tidak terlihat masyarakat.

Salah satu suara datang dari aktivis dan tokoh perempuan Tasikmalaya, Ipa Zumrotul Falihah yang menyoroti keras realitas hidup petugas Damkar di lapangan.

“Petugas Damkar sering meninggalkan keluarga demi tugas mendadak tengah malam. Ada yang belum sempat makan, belum bercengkrama dengan anak, dan ada juga yang langsung berangkat saat masyarakat butuh bantuan. Pengabdian seperti ini pantas mendapat penghargaan yang layak,” ujar Direktur Yayasan Taman Jingga ini.

Pernyataan itu langsung menyentuh perhatian publik.

Karena di balik sirine dan mobil pemadam yang melaju cepat di jalan raya, ada kehidupan keluarga yang sering ikut berkorban diam-diam.

Dan itu jarang dibicarakan.

Sirine Damkar Tidak Pernah Mengenal Waktu

Selama ini masyarakat mengenal Damkar sebagai petugas yang datang saat kebakaran terjadi. Padahal tugas mereka jauh lebih luas dan berat dari yang terlihat di jalan raya.

Petugas Damkar hari ini bukan hanya memadamkan api. Mereka juga menangani:

  • evakuasi kecelakaan,

  • penyelamatan hewan,

  • bantuan banjir,

  • evakuasi warga sakit,

  • hingga kondisi darurat lainnya.

Di banyak daerah termasuk di Tasikmalaya, Damkar bahkan menjadi layanan tercepat yang dihubungi warga saat situasi panik terjadi.

Namun di balik kecepatan respons itu, ada ritme hidup yang tidak mudah.

Tidak sedikit petugas Damkar baru pulang menjelang subuh dengan seragam masih bau asap, lalu pagi harinya kembali mengantar anak sekolah atau beraktivitas seperti biasa.

Dan itu terjadi berulang.

Ada juga keluarga petugas Damkar yang sudah terbiasa terbangun tengah malam hanya karena suara nada panggilan darurat dari ponsel.

Kadang tanpa sempat berpamitan.

Keluarga Damkar Ikut Menanggung Beban Sunyi

Menurut Ipa, masyarakat sering hanya melihat aksi heroik Damkar di lokasi kejadian.

Tetapi sisi manusiawi mereka justru jarang benar-benar diperhatikan.

Ada petugas yang meninggalkan makan malam bersama keluarga demi tugas mendadak. Ada yang berangkat saat anaknya sedang tidur. Bahkan ada yang tetap bertugas setelah semalaman berjibaku di lokasi kebakaran besar.

“Pengabdian mereka luar biasa. Tetapi perhatian terhadap kesejahteraannya sering belum sebanding,” ujarnya.

Di banyak rumah petugas Damkar, suara sirine bukan lagi hal asing. Anak-anak mereka kadang sudah hafal kebiasaan ayahnya yang tiba-tiba berangkat malam hari. Bahkan ada yang memilih tidur lebih awal karena tahu sewaktu-waktu panggilan tugas bisa datang mendadak.

Situasi seperti itu perlahan menjadi bagian dari kehidupan sehari-hari keluarga Damkar.

Dan sering kali, mereka menjalaninya dalam diam.

Risiko Tinggi, Tekanan Mental Besar

Pekerjaan Damkar bukan hanya melelahkan secara fisik, tetapi juga berat secara mental.

Petugas harus menghadapi:

  • ledakan,

  • asap pekat,

  • bangunan runtuh,

  • hingga risiko kehilangan nyawa.

Mereka juga sering melihat langsung korban luka, rumah hangus, bahkan tragedi keluarga di lokasi kejadian.

Namun pembahasan soal kesehatan mental petugas Damkar masih sangat minim.

Padahal tekanan psikologis mereka tidak kecil.

Belakangan mulai banyak suara yang meminta pemerintah lebih serius memperhatikan kondisi petugas Damkar, bukan hanya saat terjadi musibah besar.

Karena profesi ini menyangkut keselamatan banyak orang.

Regulasi Damkar dan Perlindungan Petugas

Secara aturan, pemerintah sebenarnya telah memiliki dasar hukum terkait penguatan layanan Damkar dan perlindungan petugas.

Beberapa regulasi tersebut antara lain:

  • Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2014 tentang Pemerintahan Daerah,

  • Permendagri Nomor 114 Tahun 2018 tentang Standar Teknis Pelayanan Dasar Kebakaran,

  • serta Permendagri Nomor 16 Tahun 2020 tentang Pedoman Nomenklatur Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan.

Regulasi tersebut menegaskan bahwa layanan pemadam kebakaran merupakan urusan wajib pelayanan dasar pemerintah daerah.

Karena itu, banyak pihak mendorong agar kesejahteraan petugas Damkar juga diperkuat melalui:

  • peningkatan honor,

  • jaminan keselamatan kerja,

  • perlindungan kesehatan,

  • hingga dukungan psikologis untuk petugas dan keluarganya.

Pengabdian yang Tidak Selalu Terlihat

Belakangan, citra Damkar memang semakin positif di mata masyarakat. Banyak video aksi mereka viral karena dianggap cepat, sigap, dan humanis.

Mulai dari evakuasi ular, evakuasi nyiruan, membantu warga sakit, sampai menolong anak kecil yang terkunci di rumah.

Namun di balik semua itu, ada kenyataan yang lebih sunyi.

Ada petugas yang tetap berjaga meski tubuhnya belum benar-benar pulih. Ada yang harus tetap tersenyum di rumah setelah malam sebelumnya menghadapi situasi penuh risiko di lapangan.

Dan kadang… penghargaan terbesar yang mereka dapat hanya ucapan singkat dari warga.

Meski begitu, mereka tetap berangkat ketika sirine berbunyi.

Karena bagi petugas Damkar, tugas kemanusiaan tidak pernah benar-benar menunggu keadaan siap.

Masyarakat memang sering melihat mobil Damkar melaju cepat membelah malam dengan suara sirine yang keras.

Tetapi jarang ada yang benar-benar memikirkan:
siapa yang mereka tinggalkan di rumah… setiap kali berangkat menyelamatkan orang lain. (Redaksi)


  • Penulis: redaktur

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Ilustrasi zarah debu dengan cahaya timbangan amal QS Az-Zalzalah ayat 7-8 tentang balasan setiap perbuatan manusia.

    Tentang Zarah yang Tak Pernah Hilang

    • calendar_month Jumat, 30 Jan 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 65
    • 0Komentar

    albadarpost.com, LIFESTYLE – Ada kebaikan yang sering kita lakukan tanpa sadar. Senyum tipis yang lahir begitu saja. Kata yang sengaja ditahan agar tidak melukai. Niat baik yang bersemi di hati, lalu gugur sebelum sempat terucap. Kita kerap menganggapnya kecil. Terlalu kecil untuk dihitung. Terlalu sepele untuk dicatat. Namun Al-Qur’an, dengan caranya yang lembut sekaligus tegas, […]

  • Panggilan Haji

    Makna QS Al-Hajj 27, Rahasia Kerinduan Jutaan Orang Menuju Makkah

    • calendar_month Kamis, 21 Mei 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 28
    • 0Komentar

    albadarpost.com, HIKMAH – Panggilan haji dalam Islam bukan sekadar perjalanan menuju Tanah Suci. Lebih dari itu, haji adalah perjalanan hati, perjalanan spiritual, dan bentuk kepasrahan manusia kepada Allah SWT. Karena itulah, jutaan umat Muslim terus datang memenuhi seruan Nabi Ibrahim AS dari berbagai penjuru dunia hingga hari ini. Allah SWT berfirman: “Dan serulah manusia untuk […]

  • Operasi Ketupat 2026

    Operasi Ketupat 2026 Resmi Ditutup, Polisi Waspadai Gelombang Kedua Arus Balik

    • calendar_month Kamis, 26 Mar 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 64
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA NASIONAL – Libur Lebaran hampir berakhir, tetapi Operasi Ketupat 2026 belum benar-benar selesai dalam arti pengamanan di lapangan. Meski Operasi Ketupat 2026 resmi ditutup, kepolisian masih menyiagakan personel untuk mengantisipasi lonjakan kendaraan pada gelombang kedua arus balik Lebaran. Bagi jutaan pemudik, perjalanan kembali ke kota tujuan masih berlangsung. Karena itu, Polri memastikan pengamanan […]

  • pembunuhan taksi online

    Polisi Telusuri Dugaan Pembunuhan Pengemudi Taksi Online di Tol Jagorawi

    • calendar_month Kamis, 13 Nov 2025
    • account_circle redaktur
    • visibility 31
    • 0Komentar

    Polisi selidiki kasus pembunuhan pengemudi taksi online yang ditemukan tewas di Tol Jagorawi. albadarpost.com, HUMANIORA – Suasana duka masih menyelimuti rumah Iffah Muhtianah di kawasan Pancoran Mas, Depok. Sejak Senin malam, 10 November 2025, kabar kematian suaminya, Ujang Adiwijaya (57), pengemudi taksi online, membuat keluarga terpukul. Ujang ditemukan tewas di pinggir Tol Jagorawi, dengan luka […]

  • Sahabat Zaid bin Tsabit

    Zaid bin Tsabit: Sosok Kunci Penjaga Keaslian Al-Qur’an

    • calendar_month Selasa, 7 Apr 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 81
    • 0Komentar

    albadarpost.com, LIFESTYLE — Siapakah Sahabat Zaid bin Tsabit? Pertanyaan ini sering muncul ketika membahas sejarah penulisan Al-Qur’an. Sahabat Zaid bin Tsabit, atau dikenal juga sebagai penulis wahyu Nabi, memiliki peran krusial dalam menjaga kemurnian Al-Qur’an. Bahkan, kisah hidupnya sering dikaitkan dengan keilmuan, kecerdasan, dan amanah yang luar biasa. Tokoh ini bukan sekadar sahabat biasa. Ia […]

  • insiden wali kota tasikmalaya

    Sorotan di BKPSDM: Wali Kota Tasikmalaya dan Momen Tak Biasa dengan Jurnalis

    • calendar_month Sabtu, 9 Mei 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 69
    • 0Komentar

     albadarpost.com, BERITA DAERAH — Suasana di Aula BKPSDM Kota Tasikmalaya, Sabtu (9/5/2026), awalnya berjalan seperti agenda kedinasan pada umumnya. Namun, di tengah deretan kursi dan kamera yang sudah bersiap, muncul satu momen kecil yang kemudian menyebar cepat di kalangan jurnalis: interaksi singkat antara Wali Kota Tasikmalaya Viman Alfarizi Ramadhan dan sejumlah wartawan di area tangga […]

expand_less