Breaking News
light_mode
Beranda » Berita Daerah » Leuwikeris Terbakar, BPBD Ciamis Ungkap Kronologi

Leuwikeris Terbakar, BPBD Ciamis Ungkap Kronologi

  • account_circle redaktur
  • calendar_month Sabtu, 4 Jul 2026
  • visibility 104
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

albadarpost.com, BERITA DAERAH – Kebakaran lahan Ciamis kembali terjadi saat musim kemarau mulai meningkatkan risiko munculnya titik api di sejumlah wilayah. Kali ini, kebakaran lahan Handapherang terjadi di kawasan Bendungan Leuwikeris, Kecamatan Cijeungjing, pada Jumat (3/7/2026). Berdasarkan laporan awal, api diduga berasal dari puntung rokok yang dibuang ke tumpukan sampah, lalu merambat ke lahan kering di sekitarnya. Beruntung, petugas gabungan bergerak cepat sehingga kobaran api berhasil dikendalikan sebelum meluas.

Musim kemarau memang membuat rumput kering, semak, dan tumpukan sampah lebih mudah terbakar. Karena itu, satu sumber api kecil saja dapat memicu kebakaran apabila tidak segera ditangani.

Kronologi Kebakaran Bermula dari Area Penempatan Sampah

Berdasarkan laporan hasil kaji cepat PUSDALOPS BPBD Kabupaten Ciamis, peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 17.30 WIB di Dusun Guha, Desa Handapherang.

Petugas menduga puntung rokok yang masih menyala jatuh ke area penempatan sampah. Selanjutnya, api membakar tumpukan sampah sebelum menjalar ke lahan yang dipenuhi vegetasi kering.

Sekitar pukul 19.55 WIB, laporan dari masyarakat diterima melalui sambungan telepon. Setelah itu, tim BPBD langsung menuju lokasi untuk melakukan penanganan darurat.

Respons Cepat Petugas Cegah Api Meluas

Setibanya di lokasi, BPBD Kabupaten Ciamis segera berkoordinasi dengan Dinas Pemadam Kebakaran, BBWS Citanduy, aparat pemerintah desa, serta warga sekitar.

Kolaborasi tersebut mempercepat proses pemadaman. Selain memadamkan kobaran api, petugas juga melakukan penyekatan agar api tidak merambat ke area lain yang dipenuhi rumput kering.

Berkat kerja sama seluruh unsur, kebakaran akhirnya berhasil dikendalikan pada hari yang sama.

BPBD memastikan tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut. Api hanya membakar area penempatan sampah dengan luas sekitar 25 x 15 meter.

Musim Kemarau Tingkatkan Risiko Kebakaran Lahan

Peristiwa kebakaran Bendungan Leuwikeris menjadi pengingat bahwa musim kemarau selalu meningkatkan potensi kebakaran lahan.

Rumput yang mengering, semak belukar, serta tumpukan sampah menjadi bahan bakar yang membuat api cepat membesar. Oleh karena itu, kebiasaan membuang puntung rokok sembarangan dapat memicu kebakaran apabila dilakukan di area yang rawan.

Selain itu, kawasan terbuka di sekitar bendungan memiliki vegetasi yang mudah terbakar ketika curah hujan menurun. Karena itulah, kewaspadaan masyarakat menjadi faktor penting dalam mencegah kejadian serupa.

Pencegahan Dimulai dari Kebiasaan Sederhana

Meski kebakaran berhasil dipadamkan, upaya pencegahan tetap menjadi langkah yang paling efektif.

Masyarakat diimbau untuk tidak membuang puntung rokok sembarangan, tidak membakar sampah di lahan terbuka, serta segera melaporkan apabila melihat kepulan asap atau titik api sekecil apa pun.

Langkah sederhana tersebut dapat mempercepat penanganan sekaligus mengurangi risiko kebakaran meluas hingga mengancam lingkungan maupun permukiman warga.

Selain peran masyarakat, sinergi antara BPBD, Damkar, pemerintah desa, dan warga menjadi modal penting untuk menjaga kawasan rawan kebakaran tetap aman selama musim kemarau.

Kebakaran Kecil Bisa Berujung Bencana Besar

Peristiwa di Leuwikeris membuktikan bahwa kebakaran tidak selalu bermula dari sumber api yang besar. Sebaliknya, kelalaian kecil dapat memicu kerugian yang jauh lebih besar apabila terjadi di lokasi yang dipenuhi material mudah terbakar.

Karena itu, kewaspadaan setiap orang menjadi bagian penting dalam mencegah kebakaran lahan Ciamis kembali terjadi. Tindakan sederhana, seperti memastikan puntung rokok benar-benar padam sebelum dibuang, dapat membantu melindungi lingkungan sekaligus mengurangi risiko bencana.

Api di Leuwikeris memang sudah padam. Namun, pesan yang ditinggalkannya tidak boleh ikut padam: satu puntung rokok yang dibuang sembarangan dapat menjadi awal bencana. Menjaga lingkungan tetap aman selalu dimulai dari tindakan kecil setiap orang. (GZ)

  • Penulis: redaktur

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Mustika Darling

    Mustika Darling, Gerakan Ibu-Ibu yang Tak Sekadar Bersih

    • calendar_month Sabtu, 20 Jun 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 98
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA DAERAH — Mustika Darling dan gerakan lingkungan bersih kini tidak lagi dipandang sekadar urusan menyapu halaman atau merapikan rumah. Bagi Muslimat NU Jawa Barat, program tersebut menjadi bagian dari upaya membangun keluarga sehat, memperkuat ketahanan pangan, sekaligus mengubah pola pikir masyarakat dari tingkat rumah tangga. Di tengah naiknya harga sejumlah kebutuhan pokok dan […]

  • HDCI Banjar

    HDCI Singgah di Banjar, Ratusan Bikers Disambut Hangat

    • calendar_month Rabu, 12 Agt 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 44
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA DAERAH — HDCI Banjar menjadi perhatian setelah rombongan Harley Davidson Club Indonesia (HDCI) singgah di Kantor Wali Kota Banjar, Selasa (11/8/2026). Rombongan tersebut tengah menjalani perjalanan touring menuju Bali dan menjadikan Kota Banjar sebagai salah satu titik persinggahan. Kehadiran para bikers mendapat sambutan dari jajaran Pemerintah Kota Banjar. Dalam informasi yang diterima AlbadarPost, […]

  • Pelaku UMKM memanfaatkan teknologi digital dan media sosial untuk mengembangkan usaha di era modern.

    Teknologi Mengubah Wajah UMKM, Peluang Besar atau Ancaman Baru?

    • calendar_month Sabtu, 2 Mei 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 171
    • 0Komentar

    albadarpost.com, LIFESTYLE – Perkembangan UMKM digital semakin cepat dalam beberapa tahun terakhir. Teknologi tidak lagi hanya milik perusahaan besar, tetapi mulai menjadi bagian penting dalam kehidupan pelaku usaha kecil dan menengah. Kini, transformasi bisnis UMKM berbasis digital mulai mengubah cara masyarakat berjualan, promosi, hingga mencari pelanggan. Dulu, banyak pelaku UMKM mengandalkan toko fisik dan promosi […]

  • Paguyuban Asep Dunia

    Diky Chandra Puji Paguyuban Asep Dunia, Ini Alasannya

    • calendar_month Sabtu, 1 Agt 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 60
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA DAERAH – Di tengah derasnya perkembangan zaman, komunitas berbasis budaya tetap memiliki ruang penting dalam menjaga identitas daerah. Hal itu terlihat pada Milangkala ke-16 Paguyuban Asep Dunia, yang mendapat apresiasi langsung dari Wakil Wali Kota Tasikmalaya Rd. Diky Chandra Negara. Menurutnya, Paguyuban Asep Dunia bukan sekadar wadah silaturahmi, melainkan juga kekuatan sosial yang […]

  • Hawa Nafsu Menurut Islam

    Mengapa Hawa Nafsu Lebih Berbahaya dari Syaitan?

    • calendar_month Senin, 27 Jul 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 104
    • 0Komentar

    albadarpost.com, HIKMAH – Hawa nafsu menurut Islam bukan sekadar dorongan untuk memenuhi keinginan duniawi. Dalam banyak keadaan, bahaya hawa nafsu, mengendalikan hawa nafsu, dan muhasabah justru menjadi kunci agar seseorang tidak terperosok ke dalam kesalahan yang tampak indah di permukaan. Di tengah era media sosial, ketika pujian, pengakuan, dan popularitas sering dijadikan ukuran keberhasilan, peringatan […]

  • Pertemuan Komisi III DPRD Kota Tasikmalaya dengan pengelola lapangan padel bahas izin PBG dan SLF

    Izin Lapangan Padel Tasikmalaya Disepakati, Operasional Tetap Jalan

    • calendar_month Rabu, 25 Feb 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 185
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA DAERAH – Polemik izin lapangan padel Tasikmalaya akhirnya menemukan jalan keluar. Isu perizinan padel atau legalitas operasional lapangan padel yang sempat memicu sidak kini mulai mereda. Pemerintah daerah dan pengelola sepakat menjaga stabilitas usaha sekaligus memastikan seluruh proses izin padel Tasikmalaya berjalan sesuai aturan. Pertemuan yang digelar Komisi III DPRD Kota Tasikmalaya pada […]

expand_less