Breaking News
light_mode
Beranda » Berita Daerah » Leuwikeris Terbakar, BPBD Ciamis Ungkap Kronologi

Leuwikeris Terbakar, BPBD Ciamis Ungkap Kronologi

  • account_circle redaktur
  • calendar_month 1 jam yang lalu
  • visibility 14
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

albadarpost.com, BERITA DAERAH – Kebakaran lahan Ciamis kembali terjadi saat musim kemarau mulai meningkatkan risiko munculnya titik api di sejumlah wilayah. Kali ini, kebakaran lahan Handapherang terjadi di kawasan Bendungan Leuwikeris, Kecamatan Cijeungjing, pada Jumat (3/7/2026). Berdasarkan laporan awal, api diduga berasal dari puntung rokok yang dibuang ke tumpukan sampah, lalu merambat ke lahan kering di sekitarnya. Beruntung, petugas gabungan bergerak cepat sehingga kobaran api berhasil dikendalikan sebelum meluas.

Musim kemarau memang membuat rumput kering, semak, dan tumpukan sampah lebih mudah terbakar. Karena itu, satu sumber api kecil saja dapat memicu kebakaran apabila tidak segera ditangani.

Kronologi Kebakaran Bermula dari Area Penempatan Sampah

Berdasarkan laporan hasil kaji cepat PUSDALOPS BPBD Kabupaten Ciamis, peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 17.30 WIB di Dusun Guha, Desa Handapherang.

Petugas menduga puntung rokok yang masih menyala jatuh ke area penempatan sampah. Selanjutnya, api membakar tumpukan sampah sebelum menjalar ke lahan yang dipenuhi vegetasi kering.

Sekitar pukul 19.55 WIB, laporan dari masyarakat diterima melalui sambungan telepon. Setelah itu, tim BPBD langsung menuju lokasi untuk melakukan penanganan darurat.

Respons Cepat Petugas Cegah Api Meluas

Setibanya di lokasi, BPBD Kabupaten Ciamis segera berkoordinasi dengan Dinas Pemadam Kebakaran, BBWS Citanduy, aparat pemerintah desa, serta warga sekitar.

Kolaborasi tersebut mempercepat proses pemadaman. Selain memadamkan kobaran api, petugas juga melakukan penyekatan agar api tidak merambat ke area lain yang dipenuhi rumput kering.

Berkat kerja sama seluruh unsur, kebakaran akhirnya berhasil dikendalikan pada hari yang sama.

BPBD memastikan tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut. Api hanya membakar area penempatan sampah dengan luas sekitar 25 x 15 meter.

Musim Kemarau Tingkatkan Risiko Kebakaran Lahan

Peristiwa kebakaran Bendungan Leuwikeris menjadi pengingat bahwa musim kemarau selalu meningkatkan potensi kebakaran lahan.

Rumput yang mengering, semak belukar, serta tumpukan sampah menjadi bahan bakar yang membuat api cepat membesar. Oleh karena itu, kebiasaan membuang puntung rokok sembarangan dapat memicu kebakaran apabila dilakukan di area yang rawan.

Selain itu, kawasan terbuka di sekitar bendungan memiliki vegetasi yang mudah terbakar ketika curah hujan menurun. Karena itulah, kewaspadaan masyarakat menjadi faktor penting dalam mencegah kejadian serupa.

Pencegahan Dimulai dari Kebiasaan Sederhana

Meski kebakaran berhasil dipadamkan, upaya pencegahan tetap menjadi langkah yang paling efektif.

Masyarakat diimbau untuk tidak membuang puntung rokok sembarangan, tidak membakar sampah di lahan terbuka, serta segera melaporkan apabila melihat kepulan asap atau titik api sekecil apa pun.

Langkah sederhana tersebut dapat mempercepat penanganan sekaligus mengurangi risiko kebakaran meluas hingga mengancam lingkungan maupun permukiman warga.

Selain peran masyarakat, sinergi antara BPBD, Damkar, pemerintah desa, dan warga menjadi modal penting untuk menjaga kawasan rawan kebakaran tetap aman selama musim kemarau.

Kebakaran Kecil Bisa Berujung Bencana Besar

Peristiwa di Leuwikeris membuktikan bahwa kebakaran tidak selalu bermula dari sumber api yang besar. Sebaliknya, kelalaian kecil dapat memicu kerugian yang jauh lebih besar apabila terjadi di lokasi yang dipenuhi material mudah terbakar.

Karena itu, kewaspadaan setiap orang menjadi bagian penting dalam mencegah kebakaran lahan Ciamis kembali terjadi. Tindakan sederhana, seperti memastikan puntung rokok benar-benar padam sebelum dibuang, dapat membantu melindungi lingkungan sekaligus mengurangi risiko bencana.

Api di Leuwikeris memang sudah padam. Namun, pesan yang ditinggalkannya tidak boleh ikut padam: satu puntung rokok yang dibuang sembarangan dapat menjadi awal bencana. Menjaga lingkungan tetap aman selalu dimulai dari tindakan kecil setiap orang. (GZ)

  • Penulis: redaktur

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Peneliti menelusuri database flora digital Singapore Herbarium yang membuka akses global ilmu botani Asia Tenggara

    Ribuan Data Flora Asia Tenggara Kini Terbuka di Singapura

    • calendar_month Senin, 2 Feb 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 119
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA DUNIA – Selama bertahun-tahun, pengetahuan tentang flora Asia Tenggara tersimpan rapi di balik lemari arsip. Hanya peneliti tertentu yang mampu mengaksesnya. Namun kini, sebuah perubahan besar sedang berlangsung. Digitalisasi herbarium Singapura perlahan menghapus batas antara ilmu pengetahuan dan dunia luar. Singapore Herbarium tidak sekadar memindahkan koleksi ke layar digital. Mereka sedang membangun masa […]

  • Iran AS Pakistan diplomasi

    Iran–AS Gelar Diplomasi di Pakistan, Ini Alasan Indonesia Tidak Terlibat

    • calendar_month Jumat, 24 Apr 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 121
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA DUNIA – Iran AS Pakistan diplomasi kembali menjadi sorotan internasional setelah Pakistan resmi menjadi tuan rumah pembicaraan tidak langsung antara Teheran dan Washington. Isu Iran AS diplomasi di Pakistan ini memunculkan tanda tanya besar di panggung global: mengapa Pakistan yang dipilih, sementara negara-negara netral seperti Indonesia justru tidak masuk dalam skema perundingan? Keputusan […]

  • pembunuhan lansia

    Pembunuhan Lansia di Cirebon: Pelaku Lampung Beraksi Lintas Daerah

    • calendar_month Sabtu, 29 Nov 2025
    • account_circle redaktur
    • visibility 144
    • 0Komentar

    Pembunuhan lansia di Cirebon ungkap modus kejahatan lintas daerah, polisi buru satu pelaku lagi. albadarpost.com, LENSA – Polisi kembali membuka tabir kejahatan jalanan yang menarget warga rentan. Dua pria asal Lampung ditetapkan sebagai tersangka pembunuhan lansia setelah mayat seorang perempuan ditemukan di jalur Pantura Arjawinangun, Kabupaten Cirebon. Kasus ini menimbulkan pertanyaan tentang pola migrasi kriminal […]

  • PP Tunas

    PP Tunas Berlaku! 13 Juta Santri dan Siswa Siap Hadapi Dunia Digital

    • calendar_month Minggu, 29 Mar 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 136
    • 0Komentar

    albadarpost.com, HUMANIORA – PP Tunas resmi berlaku dan langsung mendorong penguatan literasi digital santri dan siswa di bawah naungan Kementerian Agama. Kebijakan perlindungan anak digital ini menjadi langkah strategis pemerintah dalam menciptakan ruang digital aman, sekaligus membentuk generasi muda yang cakap teknologi dan beretika. Peraturan Pemerintah tentang Tata Kelola Penyelenggaraan Sistem Elektronik untuk Perlindungan Anak […]

  • Ilustrasi perjalanan hidup manusia dari lahir dalam kekosongan, menjalani kehidupan penuh ambisi dunia, hingga kembali kepada Allah untuk mempertanggungjawabkan amalnya

    Hakikat Hidup Manusia: Mencari, Meninggalkan

    • calendar_month Senin, 9 Feb 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 129
    • 0Komentar

    albadarpost.com, OPINI – Suatu hari nanti, manusia akan mengingat satu kebenaran yang sering ia abaikan sepanjang hidupnya. Saat itu, tidak ada lagi suara pasar, tidak ada gemerlap dunia, dan tidak ada sorotan pencapaian. Yang tersisa hanyalah dirinya sendiri menghadap pertanyaan yang tak bisa dihindari. Manusia datang ke dunia ini tanpa membawa apa pun. Ia lahir […]

  • bansos 2026

    Berikut Kriteria Penerima PKH dan BPNT 2026

    • calendar_month Minggu, 4 Jan 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 164
    • 0Komentar

    Siapa yang berhak menerima bansos 2026? Berikut syarat dan kriteria penerima PKH dan BPNT yang ditetapkan pemerintah. albadarpost.com, HUMNIORA – Pemerintah melalui Kementerian Sosial (Kemensos) kembali menyiapkan sejumlah program bantuan sosial pada 2026. Dua di antaranya adalah Program Keluarga Harapan (PKH) dan Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) yang selama ini menjadi program utama perlindungan sosial. […]

expand_less