Breaking News
light_mode
Beranda » Berita Daerah » Detik-Detik Mobil Wisatawan Pangandaran Terbalik di Tanjakan Leuwikeris

Detik-Detik Mobil Wisatawan Pangandaran Terbalik di Tanjakan Leuwikeris

  • account_circle redaktur
  • calendar_month Sabtu, 6 Jun 2026
  • visibility 143
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

albadarpost.com, BERITA DAERAH – Jalur Leuwikeris kembali menjadi perhatian setelah terjadi Laka Leuwikeris yang melibatkan sebuah Toyota Avanza berisi wisatawan asal Pangandaran, Sabtu (6/6/2026).

Kecelakaan tunggal itu terjadi di tanjakan curam jalur Karanglayung-Cineam. Namun yang membuat peristiwa ini menyita perhatian warga bukan hanya karena kendaraan terbalik. Pengemudi mengaku sempat mengalami kondisi yang tidak biasa sesaat sebelum kecelakaan terjadi.

“Mata saya tiba-tiba gelap,” begitu pengakuan yang disampaikan setelah kejadian.

Dalam hitungan detik, kendaraan yang sebelumnya melaju normal kehilangan kendali dan berakhir dalam posisi terbalik di sisi jalan.

Berawal dari Pandangan yang Mendadak Gelap

Sabtu siang, arus kendaraan di jalur Karanglayung menuju Cineam terpantau berjalan seperti biasa. Beberapa kendaraan pribadi dan sepeda motor terlihat melintas bergantian melewati tanjakan panjang yang dikenal memiliki kemiringan cukup tinggi.

Di sejumlah titik, jalan berkelok mengikuti kontur perbukitan. Dari sisi luar tikungan, hamparan lembah terlihat membentang jauh di bawah.

Tidak lama kemudian, sebuah Toyota Avanza silver bernomor polisi D 1258 JJ melintas membawa rombongan wisatawan asal Langkap Lancar, Pamarican, Kabupaten Pangandaran.

Menurut keterangan saksi di lokasi, kendaraan bergerak normal saat mulai menanjak.

Namun situasi berubah sangat cepat.

Pengemudi tiba-tiba berteriak karena pandangannya gelap seperti tertutup kabut hitam. Sesaat kemudian kendaraan oleng ke sisi jalan sebelum akhirnya terbalik.

Semuanya terjadi dalam waktu yang sangat singkat.

Tidak sampai satu menit.

Warga Berhamburan Menolong Korban

Suara benturan keras langsung menarik perhatian warga dan pengendara lain yang sedang melintas.

Beberapa orang berlari menuju lokasi.

Yang lain menghentikan kendaraan untuk membantu proses penyelamatan.

Di sekitar lokasi kejadian, serpihan kaca terlihat berserakan di aspal. Posisi mobil terbalik membuat sebagian penumpang kesulitan keluar sendiri.

Karena itu, warga berinisiatif memberikan pertolongan darurat.

Beberapa orang memecahkan kaca kendaraan untuk membuka akses evakuasi. Di tengah situasi yang menegangkan, warga saling membantu mengeluarkan korban satu per satu dari dalam mobil.

Ada yang membawa air minum.

Ada yang membantu menenangkan korban yang syok.

Dan ada pula yang mengatur arus kendaraan agar tidak terjadi kemacetan di lokasi.

Momen itu menunjukkan bagaimana respons cepat masyarakat sering menjadi pertolongan pertama yang sangat berarti sebelum petugas tiba.

Jalur Leuwikeris dan Tantangan yang Tidak Boleh Diremehkan

Jalur Leuwikeris bukanlah jalur biasa.

Pengendara yang pernah melintas di kawasan tersebut memahami karakter medan yang cukup menantang. Tanjakan panjang, tikungan tajam, serta kondisi jalan yang menuntut konsentrasi tinggi membuat pengemudi harus berada dalam kondisi fisik yang prima.

Terlebih ketika perjalanan dilakukan setelah menempuh jarak yang cukup jauh.

Menurut pengakuan pengemudi, ia tidak memiliki riwayat penyakit serius.

Namun ia menduga kelelahan dan kondisi jalan yang menanjak menjadi faktor yang memicu pandangan kabur hingga gelap sesaat.

Fenomena seperti ini sering dikenal sebagai blackout sesaat atau kehilangan fokus visual secara mendadak akibat kondisi fisik tertentu.

Meski demikian, penyebab pasti tetap memerlukan kajian medis yang lebih mendalam.

Yang jelas, ketika konsentrasi hilang hanya beberapa detik, risiko kecelakaan dapat meningkat secara drastis.

Semua Selamat, Tetapi Menjadi Pengingat Penting

Beruntung tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut.

Para penumpang hanya mengalami luka dan syok akibat benturan saat kendaraan terbalik.

Mobil mengalami kerusakan cukup parah pada bagian atap dan bodi. Sementara proses evakuasi kendaraan berlangsung lancar dengan bantuan warga sekitar.

Di sejumlah grup WhatsApp warga setempat, kabar kecelakaan itu cepat menyebar. Sebagian warga membagikan foto lokasi kejadian. Sebagian lainnya mengingatkan keluarga yang sering melintasi jalur Leuwikeris agar lebih berhati-hati.

Anehnya, banyak pengendara baru benar-benar menghargai pentingnya istirahat setelah melihat atau mengalami kecelakaan di jalan.

Padahal tubuh biasanya sudah memberi tanda lebih dulu.

Mata terasa berat.

Konsentrasi menurun.

Atau reaksi menjadi lebih lambat dari biasanya.

Tanda-tanda kecil itu sering dianggap sepele.

Padahal bisa menjadi peringatan yang sangat penting.

Keselamatan Selalu Dimulai dari Diri Sendiri

Petugas mengimbau masyarakat agar tidak memaksakan perjalanan ketika kondisi tubuh sudah lelah. Terutama saat harus melewati jalur dengan karakter medan yang berat seperti Leuwikeris.

Karena sehebat apa pun kendaraan yang digunakan, keselamatan tetap bergantung pada kesiapan fisik dan mental pengemudi.

Kadang kecelakaan tidak datang karena kecepatan tinggi atau pelanggaran besar. Kadang ia bermula dari beberapa detik ketika tubuh meminta istirahat tetapi tetap dipaksa melanjutkan perjalanan. Dan di jalan yang panjang, sering kali keputusan paling bijak bukan menambah gas, melainkan berhenti sejenak agar bisa sampai pulang dengan selamat. (GZ)

  • Penulis: redaktur

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Kesbangpol Jabar Perketat Pencegahan Radikalisme Digital di Lingkungan Remaja

    Kesbangpol Jabar Perketat Pencegahan Radikalisme Digital di Lingkungan Remaja

    • calendar_month Jumat, 28 Nov 2025
    • account_circle redaktur
    • visibility 239
    • 0Komentar

    Kesbangpol Jabar memperketat pencegahan radikalisme digital yang menyasar anak muda melalui game dan algoritma media sosial. albadarpost.com, PELITA – Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Jawa Barat memperketat langkah pencegahan radikalisme digital yang kini menyasar anak muda melalui pola penyusupan baru, termasuk konten video gim dan algoritma media sosial. Perubahan strategi ini penting karena kanal […]

  • korupsi dana desa

    Mantan Sekdes Sukaresik Ditangkap, Korupsi Dana Desa Kembali Menggoyang Kepercayaan Publik

    • calendar_month Rabu, 19 Nov 2025
    • account_circle redaktur
    • visibility 234
    • 0Komentar

    Editorial Albadarpost: Penangkapan mantan sekdes Sukaresik membuka masalah serius tata kelola Dana Desa dan dampaknya bagi layanan publik. albadarpost.com, EDITORIAL – Penangkapan mantan Sekretaris Desa Sukaresik, YS, atas dugaan korupsi Dana Desa (DD) dan Alokasi Dana Desa (ADD) tahun 2022 kembali menegaskan rapuhnya tata kelola anggaran publik di tingkat desa. Peristiwa ini penting bukan semata […]

  • Klinik Paru Garut

    Kasus TBC Garut Tinggi, Klinik Rotinsulu Siap Ekspansi

    • calendar_month Jumat, 22 Mei 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 178
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA DAERAH – Kasus penyakit paru, khususnya Tuberkulosis (TBC), masih menjadi perhatian serius di Kabupaten Garut. Di tengah tingginya angka pasien paru setiap tahun, rencana penguatan layanan Klinik Paru Garut melalui pengembangan Klinik Utama Dr. H. A. Rotinsulu mulai mendapat sorotan publik. Bupati Garut Abdusy Syakur Amin bahkan menyambut langsung kunjungan Direktur Utama Rumah […]

  • Suasana budaya Sunda dalam peringatan Hari Tatar Sunda di Jawa Barat sebagai simbol pelestarian identitas dan warisan leluhur.

    18 Mei Resmi Jadi Hari Tatar Sunda, Jabar Perkuat Identitas Budaya

    • calendar_month Senin, 4 Mei 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 198
    • 0Komentar

    albadarpost.com, CAKRAWALA – Di tengah dunia yang bergerak semakin cepat, Pemerintah Provinsi Jawa Barat mengambil satu langkah yang sarat makna budaya. Mulai tahun ini, setiap 18 Mei resmi diperingati sebagai Hari Tatar Sunda. Bagi sebagian orang, keputusan itu mungkin terlihat seperti agenda seremonial biasa. Namun bagi masyarakat Sunda, penetapan tersebut menyimpan pesan yang jauh lebih […]

  • Tafakur

    Syekh Ibnu Athaillah: Sepi Bukan Lari, Tapi Menguatkan Hati

    • calendar_month Jumat, 3 Jul 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 181
    • 0Komentar

    albadarpost.com, HIKMAH – Dunia belum pernah seramai sekarang. Setiap detik, jutaan orang berlomba mengunggah cerita, memburu perhatian, mengejar pengakuan, dan menghitung angka suka seolah-olah itulah ukuran kebahagiaan. Ironisnya, di tengah kebisingan itu, kegelisahan justru tumbuh subur. Tafakur, menyendiri dalam Islam, dan menjaga hati terdengar seperti nasihat kuno, padahal justru menjadi obat bagi penyakit zaman modern. […]

  • Ilustrasi sepiring nasi hangat di meja makan keluarga sebagai simbol cinta dalam sepiring nasi untuk suami dan anak.

    Cinta dalam Sepiring Nasi: Bahasa Cinta Paling Tulus

    • calendar_month Selasa, 24 Feb 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 248
    • 0Komentar

    albadarpost.com, LIFESTYLE – Cinta dalam Sepiring Nasi bukan sekadar ungkapan puitis. Frasa ini menggambarkan bagaimana masakan menjadi bahasa cinta keluarga, sekaligus bentuk kasih sayang paling nyata untuk suami dan anak. Melalui sepiring nasi hangat, seorang istri dan ibu menyampaikan perhatian, doa, dan pengorbanan tanpa banyak kata. Di tengah ritme kehidupan modern yang serba cepat, dapur […]

expand_less