Breaking News
light_mode
Beranda » Berita Daerah » Kasus TBC Garut Tinggi, Klinik Rotinsulu Siap Ekspansi

Kasus TBC Garut Tinggi, Klinik Rotinsulu Siap Ekspansi

  • account_circle redaktur
  • calendar_month Jumat, 22 Mei 2026
  • visibility 161
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

albadarpost.com, BERITA DAERAH – Kasus penyakit paru, khususnya Tuberkulosis (TBC), masih menjadi perhatian serius di Kabupaten Garut. Di tengah tingginya angka pasien paru setiap tahun, rencana penguatan layanan Klinik Paru Garut melalui pengembangan Klinik Utama Dr. H. A. Rotinsulu mulai mendapat sorotan publik.

Bupati Garut Abdusy Syakur Amin bahkan menyambut langsung kunjungan Direktur Utama Rumah Sakit Paru (RSP) Rotinsulu Bandung, dr. Dijah Rochmad, beserta jajaran di Ruang Pamengkang, Garut Kota, Kamis (21/5/2026).

Pertemuan tersebut membahas langkah strategis pengembangan fasilitas kesehatan paru, termasuk rencana pembangunan layanan rawat inap di Klinik Utama Rotinsulu Garut.

Dan isu ini terasa semakin penting hari ini.

Garut Dinilai Membutuhkan Penguatan Layanan Penyakit Paru

Bupati Garut menilai pengembangan layanan kesehatan paru sangat dibutuhkan masyarakat, terutama karena tingginya kasus penyakit pernapasan di wilayah tersebut.

Menurutnya, peningkatan fasilitas kesehatan harus berjalan seiring dengan kebutuhan masyarakat yang terus bertambah.

“Ini sesuai dengan kebutuhan kami dalam meningkatkan pelayanan kesehatan di Kabupaten Garut khususnya penyakit paru-paru,” ujar Syakur.

Tidak sedikit warga Garut hari ini masih harus melakukan perjalanan cukup jauh ketika membutuhkan penanganan medis lanjutan untuk penyakit paru.

Apalagi bagi pasien dengan kondisi yang membutuhkan pemantauan intensif.

Dan itu tidak mudah.

Kasus TBC di Garut Capai 9 hingga 10 Ribu per Tahun

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Garut, Leli Yuliani, mengungkapkan bahwa angka kasus Tuberkulosis di Garut saat ini berada pada kisaran 9 hingga 10 ribu kasus per tahun.

Jumlah tersebut menunjukkan bahwa penyakit paru masih menjadi tantangan besar di daerah dengan jumlah penduduk mencapai jutaan jiwa tersebut.

Menurut Leli, kehadiran fasilitas kesehatan paru yang lebih lengkap di Garut diharapkan mampu mempercepat penanganan pasien dan meningkatkan angka kesembuhan.

“Semoga dengan kehadiran Klinik Utama Rotinsulu ini pelayanan kesehatan di Kabupaten Garut khususnya untuk pasien penyakit paru bisa lebih baik lagi,” katanya.

Belakangan, masyarakat memang semakin sadar pentingnya kesehatan paru. Tidak sedikit orang mulai rutin memeriksa kondisi batuk yang tak kunjung sembuh setelah melihat meningkatnya kasus TBC di berbagai daerah.

Ada juga yang mulai memakai masker lagi ketika berada di keramaian atau ruang tertutup.

Dan kekhawatiran itu terasa nyata.

Klinik Rotinsulu Siapkan Pengembangan Bertahap

Direktur Utama RSP Rotinsulu Bandung, dr. Dijah Rochmad, menjelaskan pihaknya berkomitmen memperkuat infrastruktur medis di Garut secara bertahap.

Fokus utama pengembangan akan diarahkan pada layanan rawat inap untuk pasien penyakit paru.

Menurutnya, pengembangan tersebut diharapkan mampu memberikan akses pelayanan kesehatan yang lebih dekat bagi masyarakat Garut.

“Semoga dengan kehadiran rawat inap di Klinik Utama Rotinsulu Garut bisa memberikan dampak positif kepada masyarakat,” ujarnya.

Langkah ini dinilai penting karena penanganan penyakit paru sering membutuhkan pemantauan medis yang tidak bisa dilakukan secara singkat.

Apalagi bagi pasien dengan kondisi yang sudah cukup berat.

Bupati Garut menerima kunjungan Direktur RSP Rotinsulu Bandung membahas pengembangan layanan klinik paru di Garut.

Bupati Garut menerima kunjungan Direktur RSP Rotinsulu Bandung membahas pengembangan layanan klinik paru di Garut, Jumat (22/5/2026).

Penyakit Paru Masih Jadi Ancaman yang Sering Diremehkan

Meski terdengar umum, penyakit paru masih menjadi salah satu persoalan kesehatan yang sering datang diam-diam.

Banyak orang menganggap batuk berkepanjangan sebagai hal biasa.

Padahal sebagian kasus justru membutuhkan pemeriksaan lebih serius.

Tidak sedikit masyarakat tetap bekerja seperti biasa meski sudah batuk berminggu-minggu. Ada yang memilih membeli obat sendiri di warung. Ada pula yang baru datang ke fasilitas kesehatan ketika kondisi tubuh mulai melemah.

Karena kadang orang merasa dirinya masih kuat.

Padahal tubuhnya sedang memberi tanda bahaya.

Garut Mulai Bergerak Perkuat Layanan Kesehatan

Rencana pengembangan Klinik Utama Rotinsulu juga dinilai menjadi bagian dari langkah besar Garut dalam memperkuat sistem layanan kesehatan daerah.

Selain meningkatkan kualitas fasilitas medis, pemerintah daerah berharap akses layanan kesehatan masyarakat bisa semakin cepat dan merata.

Apalagi Garut memiliki wilayah yang cukup luas dengan kondisi geografis yang beragam.

Karena itu, penguatan fasilitas kesehatan tidak hanya soal pembangunan gedung.

Tetapi juga tentang menghadirkan rasa tenang bagi masyarakat ketika membutuhkan pertolongan medis.

Lucunya, sebagian orang hari ini lebih cepat mengganti ponsel baru dibanding memeriksa kondisi paru-parunya sendiri.

Padahal napas yang sehat jauh lebih mahal daripada benda apa pun yang bisa dibeli.

Harapan Baru untuk Pasien Penyakit Paru di Garut

Kolaborasi antara Pemerintah Kabupaten Garut dan RSP Rotinsulu Bandung diharapkan menjadi langkah nyata dalam memperkuat layanan kesehatan paru di daerah.

Masyarakat pun berharap kehadiran layanan rawat inap khusus penyakit paru dapat membantu pasien mendapatkan penanganan lebih cepat tanpa harus pergi jauh keluar daerah.

Dan harapan itu mulai tumbuh.

Kadang seseorang baru benar-benar menghargai arti bernapas dengan lega… setelah pernah merasa sesak begitu lama. (GZ).

  • Penulis: redaktur

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • miras oplosan

    Pemerintah Lalai Awasi Alkohol Medis, Dua Remaja Sukaresik Tewas

    • calendar_month Rabu, 26 Nov 2025
    • account_circle redaktur
    • visibility 111
    • 0Komentar

    Editorial Albadarpost: Kematian remaja akibat miras oplosan menuntut penegakan regulasi dan tanggung jawab negara. Kematian yang Terjadi di Halaman Kita albadarpost.com, EDITORIAL – Dua remaja Sukaresik, Tasikmalaya, meninggal setelah meminum miras oplosan berbasis alkohol medis 70 persen. Peristiwa ini bukan sekadar kegagalan pengawasan orang tua atau kenakalan remaja. Kasus ini adalah cermin rapuhnya perlindungan negara […]

  • Putusan MK KPK

    MK Tegaskan Pimpinan KPK Wajib Nonaktif dari Instansi Asal

    • calendar_month Rabu, 29 Jul 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 72
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA NASIONAL – Putusan MK KPK menjadi perhatian publik setelah Mahkamah Konstitusi (MK) memberikan tafsir konstitusional terhadap ketentuan dalam UU KPK mengenai syarat pimpinan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Melalui Putusan Nomor 70/PUU-XXIV/2026, Mahkamah menyatakan frasa “melepaskan” dan “tidak menjalankan” dalam Pasal 29 huruf i dan huruf j UU KPK bertentangan dengan Undang-Undang Dasar Negara […]

  • Pekerja migran Indonesia duduk sendiri di kamar luar negeri sambil melakukan panggilan video dengan keluarga di rumah.

    Semua Melihat Gajinya, Sedikit Orang Melihat Perjuangannya

    • calendar_month Selasa, 17 Mar 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 207
    • 0Komentar

    albadarpost.com, HUMANIORA – Setiap bulan, uang dikirim tepat waktu. Keluarga tersenyum bangga. Tetangga menganggap hidupnya sukses. Namun di kamar kecil ribuan kilometer dari rumah, seorang pekerja migran justru menahan rindu yang tidak pernah terlihat. Cerita tentang buruh migran, tenaga kerja Indonesia di luar negeri, dan kehidupan pekerja migran sering berhenti pada angka gaji. Padahal, realita […]

  • nasi liwet solo dimasak dengan magic com gurih dan pulen

    Rahasia Nasi Liwet Rice Cooker ala Solo, Praktis tapi Nagih

    • calendar_month Kamis, 9 Apr 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 212
    • 0Komentar

    albadarpost.com, LIFESTYLE – Nasi liwet magic com kini jadi solusi favorit bagi pecinta kuliner rumahan. Cara masak nasi liwet Solo di magic com menawarkan kepraktisan tanpa mengorbankan rasa tradisional. Bahkan, nasi liwet khas Solo yang terkenal gurih, wangi santan, dan kaya rempah bisa Anda buat sendiri di rumah dengan alat sederhana. Selain hemat waktu, metode […]

  • PRABU 2026 Unpad

    PRABU 2026 Unpad Ditutup, Gerbang Cakrawala Jadi Sorotan

    • calendar_month Sabtu, 15 Agt 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 84
    • 0Komentar

    albadarpost.com, HUMANIORA – PRABU 2026 Unpad berakhir dengan suasana yang sarat makna. Rangkaian Penerimaan Raya Mahasiswa Baru atau PRABU Unpad 2026 ditutup melalui Pagelaran Budaya Gerbang Cakrawala, yang mempertemukan semangat kebersamaan, keberagaman, dan budaya dalam satu panggung. Dilansir dari akun Unpad Foto, momen tersebut menjadi bagian dari hari terakhir perjalanan mahasiswa baru Universitas Padjadjaran. Sementara […]

  • El Nino Indonesia

    BMKG: El Nino Indonesia Berpotensi Bertahan hingga 2027

    • calendar_month Rabu, 29 Jul 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 67
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA NASIONAL – El Nino Indonesia diprakirakan masih berlanjut hingga awal tahun 2027. Berdasarkan analisis Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) yang dipublikasikan melalui akun resmi Info BMKG, fenomena iklim tersebut memiliki peluang 75 persen mencapai kategori sangat kuat. Bersamaan dengan itu, musim kemarau 2026 diperkirakan mencapai puncaknya secara bertahap pada Juli hingga September […]

expand_less