Breaking News
light_mode
Beranda » Berita Daerah » Susi Pudjiastuti Masuk BJB, Dunia Perbankan Daerah Diprediksi Berubah

Susi Pudjiastuti Masuk BJB, Dunia Perbankan Daerah Diprediksi Berubah

  • account_circle redaktur
  • calendar_month Rabu, 29 Apr 2026
  • visibility 301
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

albadarpost.com, BERITA DAERAH – Nama Susi Pudjiastuti tidak pernah benar-benar hilang dari perhatian publik Indonesia.

Setelah lama dikenal sebagai pengusaha nyentrik, pemilik maskapai, hingga menteri dengan gaya bicara tanpa tedeng aling-aling, kini ia muncul di panggung berbeda:
dunia perbankan.

Dalam Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) Tahun Buku 2025, Bank BJB resmi menunjuk Susi sebagai Komisaris Utama Independen.

Keputusan itu langsung menyita perhatian.

Bukan hanya karena nama besar Susi, tetapi juga karena publik tahu satu hal:
di mana pun ia berada, perubahan hampir selalu mengikuti.

RUPS digelar di kawasan Gedung Pakuan, Bandung, Selasa (28/4/2026), dan dipimpin langsung oleh Dedi Mulyadi selaku Gubernur Jawa Barat.

Di ruangan itu, agenda perusahaan sebenarnya berjalan formal seperti biasa:
penetapan direksi,
laporan keuangan,
hingga pembagian dividen.

Namun perhatian publik justru tertuju pada satu nama:
Susi Pudjiastuti.

Perempuan dari Pangandaran yang Selalu Membawa Cerita

Banyak orang mengenal Susi lewat kebijakan penenggelaman kapal asing saat menjabat Menteri Kelautan dan Perikanan.

Tetapi jauh sebelum masuk kabinet, ia lebih dulu membangun bisnis dari nol.

Ia memulai usaha sebagai pengepul ikan di Pangandaran. Dari sana, bisnisnya tumbuh perlahan hingga memiliki jaringan ekspor dan maskapai penerbangan sendiri.

Karena itu, publik tidak melihat Susi sekadar figur politik.

Mereka melihatnya sebagai simbol keberanian mengambil risiko.

Dan kini, keberanian itu masuk ke dunia perbankan daerah.

Bank Daerah Tidak Lagi Bisa Berjalan Biasa

Masuknya Susi Pudjiastuti ke Bank BJB datang di saat industri perbankan menghadapi perubahan besar.

Bank tidak lagi hanya bersaing soal kantor cabang atau jumlah tabungan.

Persaingan kini bergerak ke:

  • digitalisasi,
  • kecepatan layanan,
  • pinjaman online,
  • dan kedekatan dengan generasi muda.

Susi tampaknya memahami arah perubahan itu.

Dalam kesempatan yang sama, ia menyampaikan harapan agar Bank BJB mulai serius masuk ke sektor pinjaman online karena pasar Jawa Barat dan Banten sangat besar.

Pernyataan itu terdengar sederhana.

Namun bagi pelaku industri keuangan, itu merupakan sinyal penting.

Artinya, transformasi digital kemungkinan akan menjadi salah satu fokus besar ke depan.

Publik Menunggu Gaya Kepemimpinan Susi

Karakter Susi selama ini dikenal kuat, spontan, dan sulit ditebak.

Ia sering bicara langsung ke inti persoalan tanpa banyak basa-basi.

Di dunia bisnis modern, gaya seperti itu justru dianggap penting.

Sebab industri keuangan saat ini bergerak sangat cepat.

Bank yang lambat membaca perubahan bisa tertinggal hanya dalam hitungan tahun.

Karena itu, publik mulai penasaran:
akankah Susi membawa gaya kepemimpinan yang sama ke dunia perbankan?

Apakah ia akan mendorong BJB lebih agresif masuk ke layanan digital?

Atau justru memperkuat identitas bank daerah agar lebih dekat dengan masyarakat kecil?

Pertanyaan itu kini ramai diperbincangkan di kalangan bisnis dan ekonomi daerah.

Dedi Mulyadi Titip Harapan Besar

Dalam RUPS tersebut, Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi juga menyampaikan harapan besar terhadap manajemen baru Bank BJB.

Ia meminta biaya operasional semakin efisien, sementara deviden dan performa bank terus meningkat.

Selain itu, RUPS menyepakati pembagian dividen sebesar Rp900 miliar atau setara Rp85,54 per lembar saham.

Angka tersebut menjadi sinyal bahwa kinerja BJB masih cukup kuat di tengah tekanan ekonomi dan persaingan industri perbankan nasional.

Bukan Sekadar Pergantian Kursi

Bagi banyak orang, masuknya Susi Pudjiastuti bukan hanya soal jabatan komisaris.

Ada ekspektasi besar di balik keputusan itu.

Publik melihat kemungkinan lahirnya energi baru di tubuh bank daerah terbesar di Jawa Barat tersebut.

Apalagi Susi punya satu hal yang jarang dimiliki banyak tokoh bisnis:
kepercayaan publik.

Dan di era ketika industri keuangan sangat bergantung pada kepercayaan, hal itu menjadi aset yang sangat mahal.

Karena pada akhirnya, dunia bisnis tidak selalu berubah oleh angka dan laporan keuangan — kadang perubahan besar justru dimulai saat seorang figur berani masuk dan mengubah cara orang melihat masa depan. (Red)

  • Penulis: redaktur

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Trump NATO Iran

    Panas! Trump Salahkan NATO dan Ancam Keluar Usai Konflik Iran

    • calendar_month Kamis, 2 Apr 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 167
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA DUNIA – Trump NATO Iran menjadi sorotan global setelah Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, secara terbuka menyalahkan sekutu atas dinamika perang dengan Iran. Konflik ini memicu ketegangan serius, terutama ketika krisis NATO akibat Iran mulai terlihat dan memunculkan ancaman keluarnya AS dari aliansi tersebut. Situasi ini tidak hanya berdampak pada geopolitik, tetapi juga […]

  • pelayanan publik desa

    Fenomena Kades Mundur, Pemerintahan Desa Kuningan Hadapi Ujian

    • calendar_month Rabu, 14 Jan 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 187
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA DAERAH – Fenomena pengunduran diri sejumlah kepala desa di Kabupaten Kuningan, Jawa Barat, memunculkan tantangan serius bagi keberlangsungan pemerintahan desa. Hingga awal 2026, tercatat puluhan desa tidak memiliki kepala desa definitif setelah para pejabatnya memilih mundur sebelum masa jabatan berakhir. Kondisi ini langsung berdampak pada stabilitas administrasi dan pelayanan publik desa. Dinas Pemberdayaan […]

  • tata kelola pemerintahan

    Uji Tata Kelola Pelayanan Publik Bogor

    • calendar_month Sabtu, 3 Jan 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 212
    • 0Komentar

    Penataan dinas baru Bogor menguji tata kelola pemerintahan dan kualitas pelayanan publik daerah. albadarpost.com, PERSPEKTIF – Awal 2026 menjadi titik uji bagi tata kelola pemerintahan di Kabupaten Bogor. Pemerintah daerah membentuk dua dinas baru—Dinas Pertanahan dan Tata Ruang serta Dinas Kebudayaan—sekaligus menempatkannya di pusat perbelanjaan. Langkah ini bukan sekadar soal struktur birokrasi, tetapi menyentuh inti […]

  • Keikhlasan

    Allah Melihat Hatimu, Bukan Pencitraanmu

    • calendar_month Kamis, 23 Jul 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 35
    • 0Komentar

    albadarpost.com, HIKMAH – Kotak infak di serambi masjid itu nyaris tidak pernah sepi. Seusai salat, satu per satu jamaah memasukkan uang seadanya. Ada yang seribu rupiah, ada pula yang lebih. Tidak ada kamera. Tidak ada lampu sorot. Dan tidak ada yang bertanya siapa penyumbang terbesar. Anehnya, justru di tempat-tempat sunyi seperti itulah keikhlasan sering tumbuh. […]

  • Tafsir Al-Insyirah

    Tafsir Al-Insyirah: Rahasia di Balik Kesulitan

    • calendar_month Jumat, 22 Mei 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 133
    • 0Komentar

    albadarpost.com, HIKMAH – Tidak sedikit orang mencari Tafsir Al-Insyirah ketika hidup terasa berat, pikiran mulai penuh, dan jalan keluar tampak semakin jauh. Surat pendek dalam Al-Qur’an ini justru menjadi salah satu ayat yang paling sering dikutip saat seseorang berada dalam tekanan hidup, kesedihan, kegagalan, atau ujian yang terasa melelahkan. Sebab di dalam Surat Al-Insyirah terdapat […]

  • tabrakan kereta Bekasi Timur 2026

    Stasiun Bekasi Timur Ditutup Usai Insiden KA Maut

    • calendar_month Selasa, 28 Apr 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 215
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA NASIONAL — Suasana pagi di jalur padat Jabodetabek berubah menjadi kepanikan setelah tabrakan kereta Bekasi terjadi pada salah satu lintasan utama yang menghubungkan Jakarta dan Bekasi. Dua rangkaian kereta terlibat dalam insiden keras yang menewaskan sedikitnya lima orang dan melukai puluhan penumpang lainnya. Tidak lama setelah kejadian, stasiun Bekasi Timur ditutup sementara untuk […]

expand_less