Breaking News
light_mode
Beranda » Berita Daerah » Birokrasi Pemkot Tasikmalaya Disorot, Ada Apa?

Birokrasi Pemkot Tasikmalaya Disorot, Ada Apa?

  • account_circle redaktur
  • calendar_month Senin, 16 Feb 2026
  • visibility 71
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

albadarpost.com, BERITA DAERAH — Satu tahun berjalan, kepemimpinan Pemerintah Kota Tasikmalaya mulai menghadapi ujian serius. Kritik tak lagi berbisik. Ia kini mengeras di ruang publik. Sorotan itu datang dari Ketua DPD KNPI Kota Tasikmalaya, Dhany Tardiwan Noor, yang menilai tata kelola birokrasi dan dinamika internal pemerintahan belum menunjukkan soliditas yang diharapkan.

Dalam wawancara, Senin (16/2/2026), Dhany tidak hanya berbicara soal capaian program. Ia menyinggung persoalan yang lebih mendasar: koordinasi, komunikasi, dan struktur kekuasaan di dalam birokrasi.

“Isu strategis belum berjalan maksimal. Artinya, ada yang perlu dibenahi dari sistem,” ujarnya.

Pertanyaannya, di mana letak simpul persoalannya?

Miskomunikasi di Level Pimpinan?

Dhany mengungkap adanya dugaan miskomunikasi antar pimpinan yang justru disampaikan melalui ajudan atau sekretaris pribadi. Jika benar, pola ini bukan sekadar teknis administratif. Ia bisa menjadi sinyal renggangnya komunikasi langsung di pucuk kepemimpinan.

Baca juga: Risiko Hukum Pengadaan Pemerintah

Dalam sistem pemerintahan daerah, komunikasi kepala daerah dan wakilnya semestinya berjalan terbuka dan strategis. Ketika pesan disampaikan lewat perantara, ruang tafsir melebar. Potensi salah persepsi membesar.

Lebih jauh, ia menyebut agenda Wali Kota sempat dialihkan kepada Wakil Wali Kota, yang berujung pada penumpukan kegiatan dalam waktu bersamaan. Secara administratif, hal itu mungkin bisa dijelaskan. Namun secara manajerial, publik berhak bertanya: apakah perencanaan agenda sudah terkoordinasi dengan baik?

“Jangan sampai kepemimpinan terlihat seperti permainan catur,” kata Dhany.

Istilah itu bukan tanpa makna. Ia menggambarkan adanya manuver, kalkulasi, bahkan kemungkinan tarik-menarik kepentingan di dalam tubuh pemerintahan. Jika persepsi ini dibiarkan tumbuh, kepercayaan publik bisa tergerus.

Peran Sekda dan Koordinasi Birokrasi Dipertanyakan

Dhany juga mengarahkan sorotan pada peran Sekretaris Daerah (Sekda). Dalam struktur pemerintahan, Sekda adalah koordinator birokrasi. Ia memastikan mesin administrasi berjalan stabil, terlepas dari dinamika politik.

Namun, muncul pertanyaan mendasar: apakah sistem koordinasi internal sudah bekerja optimal?

Jika terjadi miskomunikasi di level pimpinan, maka Sekda semestinya menjadi penyeimbang. Jika agenda bertabrakan, maka sistem manajemen pemerintahan perlu dievaluasi.

“Jalannya pemerintahan tidak hanya ditentukan oleh Wali Kota dan Wakil Wali Kota. ASN dan Sekda punya peran sentral,” tegas Dhany.

Pernyataan ini memperluas konteks kritik. Masalahnya bukan semata figur, tetapi sistem.

Dominasi Rumpun ASN: Kebetulan atau Pola?

Isu paling sensitif yang diangkat adalah dugaan dominasi satu rumpun atau kelompok ASN di sejumlah perangkat daerah. Nama-nama dinas disebut secara terbuka: BKPSDM, Disporabudpar, Diskum Perindag, Satpol PP, Disnaker, Setwan, Bapenda, Disdik, Dishub, Asda 1, Asda 3, hingga Kesbangpol.

Bahkan, dari 10 kecamatan di Kota Tasikmalaya, sembilan di antaranya disebut diisi oleh rumpun ASN tersebut.

Dalam praktik birokrasi, rotasi dan promosi adalah hal lazim. Namun ketika satu kelompok terlihat dominan di banyak posisi strategis, publik akan membaca adanya pola.

Apakah ini murni berbasis kompetensi dan kebutuhan organisasi?
Ataukah ada preferensi tertentu dalam distribusi jabatan?

Dhany tidak menuding individu. Ia menggarisbawahi pentingnya transparansi dan sistem merit.

“Kita bicara soal tata kelola. Apakah promosi sudah sepenuhnya berbasis kinerja?” ujarnya.

Jika dominasi ini benar terjadi dan tidak dikelola secara proporsional, maka dampaknya bisa meluas. Arah kebijakan dan realisasi program berpotensi terpengaruh oleh konfigurasi internal birokrasi.

Antara Visi RPJMD dan Realitas Lapangan

Pemerintah Kota Tasikmalaya mengusung visi “Harapan Baru Tasik Maju”. Visi itu tertuang dalam RPJMD dan menjadi kompas pembangunan lima tahun.

Namun, pertanyaan krusialnya: apakah mesin birokrasi sudah selaras dengan visi tersebut?

Jika koordinasi belum solid, jika komunikasi belum efektif, dan jika persepsi dominasi terus menguat, maka realisasi program bisa tersendat. Publik tidak menilai dinamika internal. Publik menilai hasil.

Baca juga: Belajar Lapang Hati di Musim Ujian

Evaluasi setahun kepemimpinan seharusnya menjadi momentum konsolidasi. Bukan ajang pembenaran. Bukan pula ruang pembiaran.

Menanti Klarifikasi dan Langkah Perbaikan

Hingga berita ini ditulis, belum ada pernyataan resmi dari Pemerintah Kota Tasikmalaya terkait evaluasi yang disampaikan Ketua DPD KNPI tersebut.

Namun satu hal jelas: kritik ini membuka ruang refleksi.

Apakah dinamika yang terjadi sebatas persepsi?
Ataukah memang ada problem struktural dalam tata kelola birokrasi?

Di titik inilah transparansi menjadi kunci. Publik tidak menuntut kesempurnaan. Publik menuntut kepastian arah dan soliditas kepemimpinan.

Karena pada akhirnya, keberhasilan pemerintahan daerah tidak ditentukan oleh seberapa kuat manuver di dalam, tetapi seberapa nyata pelayanan dirasakan masyarakat. (GZ)


  • Penulis: redaktur

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Dinas Baru Bogor

    Pemkab Bogor Bentuk Dinas Baru

    • calendar_month Sabtu, 3 Jan 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 67
    • 0Komentar

    Pemkab Bogor membentuk dua dinas baru untuk memperkuat layanan publik dan penataan tata ruang sejak 2026. albadarpost.com, BERITA DAERAH – Pemerintah Kabupaten Bogor mengawali tahun 2026 dengan langkah penataan birokrasi. Dua satuan kerja perangkat daerah (SKPD) baru resmi dibentuk dan mulai beroperasi. Kebijakan ini tidak sekadar perubahan struktur organisasi, tetapi diarahkan untuk menjawab persoalan layanan […]

  • Ilustrasi kitab berbahasa Arab klasik di perpustakaan Islam kuno dengan suasana intelektual dan pencahayaan hangat.

    Peran Bahasa Arab dalam Ilmu Pengetahuan yang Jarang Disadari

    • calendar_month Kamis, 30 Apr 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 49
    • 0Komentar

    albadarpost.com, LIFESTYLE – Banyak orang mengenal bahasa Arab hanya sebagai bahasa agama atau bahasa ibadah. Padahal, bahasa Arab ilmu memiliki peran besar dalam sejarah pengetahuan dunia. Bahasa ini pernah menjadi pusat lahirnya berbagai kajian ilmiah, mulai dari kedokteran, astronomi, matematika, hingga filsafat. Bahkan, banyak istilah ilmiah modern berakar dari bahasa Arab yang berkembang selama masa […]

  • Aplikasi Mata Elang

    Negara Harus Tegas Terhadap Aplikasi Matel

    • calendar_month Selasa, 23 Des 2025
    • account_circle redaktur
    • visibility 60
    • 0Komentar

    Editorial Albadarpost: Kebocoran data nasabah lewat aplikasi matel mengancam privasi dan menuntut tanggung jawab negara. albadarpost.com, EDITORIAL – Beragam aplikasi digital yang digunakan mata elang untuk melacak kendaraan kredit bermasalah kini beredar bebas di ruang digital. Siapa pun dapat mengunduhnya. Cukup masukkan nomor polisi kendaraan, data sensitif pemilik langsung terbuka. Masalahnya bukan sekadar penagihan utang. […]

  • produk UMKM laris

    Tak Disangka! Produk UMKM Ini Dulunya Diremehkan, Kini Omzetnya Meledak

    • calendar_month Kamis, 2 Apr 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 71
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA NASIONAL – Banyak orang dulu meragukan masa depan produk UMKM laris di tengah dominasi brand besar. Namun situasi berubah cepat. Produk usaha kecil, bisnis lokal kreatif, dan produk rumahan inovatif justru mencuri perhatian pasar digital. Yang menarik, sebagian besar produk ini tidak lahir dari modal besar. Mereka muncul dari eksperimen sederhana, bahkan ide […]

  • Patroli Siber

    Patroli Siber Bongkar Modus Baru Judi Online

    • calendar_month Kamis, 8 Jan 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 69
    • 0Komentar

    Patroli siber Polri membongkar modus baru judi online memakai perusahaan fiktif untuk menyamarkan aliran dana ilegal. Patroli Siber Ungkap Modus Baru Judi Online albadarpost.com, BERITA NASIONAL – Aparat kepolisian kembali mengungkap wajah baru kejahatan judi online di Indonesia. Direktorat Tindak Pidana Siber Bareskrim Polri membongkar penggunaan perusahaan fiktif sebagai alat penampung dan pencuci uang hasil […]

  • Piala Dunia 2026

    Piala Dunia 2026: Daftar 48 Tim dan Pembagian Grup Resmi, Ada Grup Neraka!

    • calendar_month Sabtu, 4 Apr 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 79
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA DUNIA – Piala Dunia 2026 akhirnya menjadi sorotan dunia setelah daftar 48 tim dan pembagian grup resmi dirilis. Turnamen akbar ini menghadirkan format baru yang memperluas jumlah peserta, sehingga persaingan Piala Dunia 2026 dipastikan semakin ketat dan penuh kejutan. Selain itu, ajang sepak bola terbesar di dunia ini akan digelar di tiga negara […]

expand_less