Breaking News
light_mode
Beranda » Berita Daerah » Birokrasi Pemkot Tasikmalaya Disorot, Ada Apa?

Birokrasi Pemkot Tasikmalaya Disorot, Ada Apa?

  • account_circle redaktur
  • calendar_month Senin, 16 Feb 2026
  • visibility 144
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

albadarpost.com, BERITA DAERAH — Satu tahun berjalan, kepemimpinan Pemerintah Kota Tasikmalaya mulai menghadapi ujian serius. Kritik tak lagi berbisik. Ia kini mengeras di ruang publik. Sorotan itu datang dari Ketua DPD KNPI Kota Tasikmalaya, Dhany Tardiwan Noor, yang menilai tata kelola birokrasi dan dinamika internal pemerintahan belum menunjukkan soliditas yang diharapkan.

Dalam wawancara, Senin (16/2/2026), Dhany tidak hanya berbicara soal capaian program. Ia menyinggung persoalan yang lebih mendasar: koordinasi, komunikasi, dan struktur kekuasaan di dalam birokrasi.

“Isu strategis belum berjalan maksimal. Artinya, ada yang perlu dibenahi dari sistem,” ujarnya.

Pertanyaannya, di mana letak simpul persoalannya?

Miskomunikasi di Level Pimpinan?

Dhany mengungkap adanya dugaan miskomunikasi antar pimpinan yang justru disampaikan melalui ajudan atau sekretaris pribadi. Jika benar, pola ini bukan sekadar teknis administratif. Ia bisa menjadi sinyal renggangnya komunikasi langsung di pucuk kepemimpinan.

Baca juga: Risiko Hukum Pengadaan Pemerintah

Dalam sistem pemerintahan daerah, komunikasi kepala daerah dan wakilnya semestinya berjalan terbuka dan strategis. Ketika pesan disampaikan lewat perantara, ruang tafsir melebar. Potensi salah persepsi membesar.

Lebih jauh, ia menyebut agenda Wali Kota sempat dialihkan kepada Wakil Wali Kota, yang berujung pada penumpukan kegiatan dalam waktu bersamaan. Secara administratif, hal itu mungkin bisa dijelaskan. Namun secara manajerial, publik berhak bertanya: apakah perencanaan agenda sudah terkoordinasi dengan baik?

“Jangan sampai kepemimpinan terlihat seperti permainan catur,” kata Dhany.

Istilah itu bukan tanpa makna. Ia menggambarkan adanya manuver, kalkulasi, bahkan kemungkinan tarik-menarik kepentingan di dalam tubuh pemerintahan. Jika persepsi ini dibiarkan tumbuh, kepercayaan publik bisa tergerus.

Peran Sekda dan Koordinasi Birokrasi Dipertanyakan

Dhany juga mengarahkan sorotan pada peran Sekretaris Daerah (Sekda). Dalam struktur pemerintahan, Sekda adalah koordinator birokrasi. Ia memastikan mesin administrasi berjalan stabil, terlepas dari dinamika politik.

Namun, muncul pertanyaan mendasar: apakah sistem koordinasi internal sudah bekerja optimal?

Jika terjadi miskomunikasi di level pimpinan, maka Sekda semestinya menjadi penyeimbang. Jika agenda bertabrakan, maka sistem manajemen pemerintahan perlu dievaluasi.

“Jalannya pemerintahan tidak hanya ditentukan oleh Wali Kota dan Wakil Wali Kota. ASN dan Sekda punya peran sentral,” tegas Dhany.

Pernyataan ini memperluas konteks kritik. Masalahnya bukan semata figur, tetapi sistem.

Dominasi Rumpun ASN: Kebetulan atau Pola?

Isu paling sensitif yang diangkat adalah dugaan dominasi satu rumpun atau kelompok ASN di sejumlah perangkat daerah. Nama-nama dinas disebut secara terbuka: BKPSDM, Disporabudpar, Diskum Perindag, Satpol PP, Disnaker, Setwan, Bapenda, Disdik, Dishub, Asda 1, Asda 3, hingga Kesbangpol.

Bahkan, dari 10 kecamatan di Kota Tasikmalaya, sembilan di antaranya disebut diisi oleh rumpun ASN tersebut.

Dalam praktik birokrasi, rotasi dan promosi adalah hal lazim. Namun ketika satu kelompok terlihat dominan di banyak posisi strategis, publik akan membaca adanya pola.

Apakah ini murni berbasis kompetensi dan kebutuhan organisasi?
Ataukah ada preferensi tertentu dalam distribusi jabatan?

Dhany tidak menuding individu. Ia menggarisbawahi pentingnya transparansi dan sistem merit.

“Kita bicara soal tata kelola. Apakah promosi sudah sepenuhnya berbasis kinerja?” ujarnya.

Jika dominasi ini benar terjadi dan tidak dikelola secara proporsional, maka dampaknya bisa meluas. Arah kebijakan dan realisasi program berpotensi terpengaruh oleh konfigurasi internal birokrasi.

Antara Visi RPJMD dan Realitas Lapangan

Pemerintah Kota Tasikmalaya mengusung visi “Harapan Baru Tasik Maju”. Visi itu tertuang dalam RPJMD dan menjadi kompas pembangunan lima tahun.

Namun, pertanyaan krusialnya: apakah mesin birokrasi sudah selaras dengan visi tersebut?

Jika koordinasi belum solid, jika komunikasi belum efektif, dan jika persepsi dominasi terus menguat, maka realisasi program bisa tersendat. Publik tidak menilai dinamika internal. Publik menilai hasil.

Baca juga: Belajar Lapang Hati di Musim Ujian

Evaluasi setahun kepemimpinan seharusnya menjadi momentum konsolidasi. Bukan ajang pembenaran. Bukan pula ruang pembiaran.

Menanti Klarifikasi dan Langkah Perbaikan

Hingga berita ini ditulis, belum ada pernyataan resmi dari Pemerintah Kota Tasikmalaya terkait evaluasi yang disampaikan Ketua DPD KNPI tersebut.

Namun satu hal jelas: kritik ini membuka ruang refleksi.

Apakah dinamika yang terjadi sebatas persepsi?
Ataukah memang ada problem struktural dalam tata kelola birokrasi?

Di titik inilah transparansi menjadi kunci. Publik tidak menuntut kesempurnaan. Publik menuntut kepastian arah dan soliditas kepemimpinan.

Karena pada akhirnya, keberhasilan pemerintahan daerah tidak ditentukan oleh seberapa kuat manuver di dalam, tetapi seberapa nyata pelayanan dirasakan masyarakat. (GZ)


  • Penulis: redaktur

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • takdir Allah

    Makna Takdir Allah dalam Kehidupan Sehari-hari

    • calendar_month Senin, 26 Jan 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 154
    • 0Komentar

    albadarpost.com, LIFESTYLE – Ulama menegaskan bahwa setiap nafas manusia tidak pernah lepas dari ketentuan takdir Allah. Pesan ini menempatkan kehidupan manusia sebagai rangkaian pilihan dan peristiwa yang selalu berada dalam kehendak-Nya, sekaligus membawa dampak langsung pada sikap hidup umat dalam menghadapi nikmat maupun ujian. Penegasan tersebut merujuk pada ajaran Syekh Athoillah As-Sakandari dalam kitab Al-Hikam […]

  • Ilustrasi seorang muslim berdoa sebelum berpuasa yang menggambarkan makna niat puasa dalam perspektif tauhid dan keikhlasan ibadah.

    Rahasia Niat Puasa: Perspektif Tauhid yang Jarang Dibahas

    • calendar_month Rabu, 11 Mar 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 136
    • 0Komentar

    albadarpost.com, LIFESTYLE – Banyak orang memahami puasa hanya sebagai menahan lapar dan dahaga. Padahal dalam Islam, niat puasa dalam tauhid memiliki makna yang jauh lebih dalam. Konsep niat puasa berdasarkan tauhid, atau keikhlasan ibadah kepada Allah, menjadi inti dari setiap amal seorang muslim. Dalam perspektif aqidah, niat puasa dalam tauhid menegaskan bahwa puasa bukan sekadar […]

  • lagu Rukun Sama Teman

    Dari Upacara ke Ruang Kelas: Makna Sosial Lagu “Rukun Sama Teman”

    • calendar_month Selasa, 27 Jan 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 143
    • 0Komentar

    Pagi Senin di banyak sekolah kini berubah nadanya. Setelah bendera Merah Putih berkibar, siswa tidak langsung bubar. Mereka membaca ikrar, lalu menyanyikan lagu Rukun Sama Teman. Aturan ini mulai diterapkan secara nasional pada 2026. Bagi sebagian orang, ini sekadar tambahan seremoni. Namun bagi dunia pendidikan, keputusan ini menyentuh sesuatu yang lebih dalam: relasi sosial antarpelajar. […]

  • Saad bin Abi Waqqas

    Perang Qadisiyah: Saat Pasukan Kecil Mengalahkan Kekaisaran Persia

    • calendar_month Kamis, 2 Apr 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 140
    • 0Komentar

    albadarpost.com, LIFESTYLE – Bagaimana mungkin seorang panglima memenangkan perang terbesar dalam sejarah Islam tanpa turun langsung ke medan tempur? Pertanyaan itulah yang membuat kisah Saad bin Abi Waqqas, panglima penakluk Persia dan sahabat Nabi Muhammad SAW, terus menarik perhatian hingga hari ini. Nama Saad bin Abi Waqqas sering muncul dalam sejarah Perang Qadisiyah, penaklukan Persia, […]

  • Kuliah Gratis Jabar 2026

    Kuliah Gratis Jabar 2026, Pendaftaran Beasiswa Mulai Dibuka

    • calendar_month Selasa, 30 Jun 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 107
    • 0Komentar

    albadarpost.com, HUMANIORA – Kuliah Gratis Jabar 2026 kembali membuka peluang bagi lulusan SMA, SMK, dan MA sederajat yang ingin melanjutkan pendidikan tinggi tanpa terbebani biaya kuliah. Informasi mengenai program Beasiswa Gubernur Jawa Barat 2026 tersebut dipublikasikan melalui akun Instagram Nusa Putra University dan turut disebarluaskan oleh Dinas Pendidikan Jawa Barat (Disdik Jabar). Program ini terbuka […]

  • solusi pascapanen singkong

    Solusi Pascapanen Singkong, Cerita Mahasiswa dan UMKM Desa

    • calendar_month Jumat, 23 Jan 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 147
    • 0Komentar

    albadarpost.com, HUMANIORA – Cuaca mendung kerap menjadi momok bagi pelaku UMKM olahan singkong di desa. Proses pengeringan yang bergantung pada sinar matahari sering terhenti, sementara kebutuhan produksi terus berjalan. Kondisi inilah yang mendorong mahasiswa Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) turun langsung ke lapangan membawa solusi pascapanen singkong berbasis teknologi tepat guna. Melalui program pengabdian kepada masyarakat, […]

expand_less