Breaking News
light_mode
Beranda » Lifestyle » Hari Arafah Disebut Waktu Mustajab, Ini Dalil dan Keutamaannya

Hari Arafah Disebut Waktu Mustajab, Ini Dalil dan Keutamaannya

  • account_circle redaktur
  • calendar_month Minggu, 17 Mei 2026
  • visibility 116
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

albadarpost.com, LIFESTYLE – Tidak sedikit umat Islam yang merasa suasana Hari Arafah berbeda dibanding hari-hari biasa. Ada yang mendadak lebih tenang. Ada juga yang tiba-tiba ingin memperbanyak doa tanpa tahu kenapa.

Padahal secara kasat mata, harinya tetap sama. Matahari tetap terbit. Jalanan tetap ramai. Notifikasi ponsel tetap berbunyi.

Namun bagi banyak orang, Hari Arafah memang terasa lebih lembut.

Dalam kajian Islam, Hari Arafah dikenal sebagai salah satu waktu terbaik untuk berdoa. Bahkan sebagian ulama menyebut hari ini sebagai momen ketika langit terasa lebih dekat dengan permohonan manusia.

Dan menariknya, suasana itu sering dirasakan bahkan oleh orang yang tidak sedang berhaji.

Hari Arafah Punya Kedudukan Sangat Istimewa

Hari Arafah jatuh pada tanggal 9 Dzulhijjah, sehari sebelum Idul Adha. Pada hari itu, jutaan jamaah haji berkumpul di Padang Arafah untuk melaksanakan wukuf, salah satu rukun terpenting dalam ibadah haji.

Rasulullah SAW bersabda:

“Haji adalah Arafah.”
(HR. Tirmidzi)

Hadis ini menunjukkan betapa pentingnya Hari Arafah dalam Islam.

Selain itu, Allah SWT juga menyebut hari-hari mulia Dzulhijjah dalam Al-Qur’an:

“Demi fajar, dan malam yang sepuluh.”
(QS. Al-Fajr: 1-2)

Banyak ulama tafsir menjelaskan bahwa yang dimaksud “malam yang sepuluh” adalah sepuluh hari pertama bulan Dzulhijjah.

Karena itu, Hari Arafah berada dalam rangkaian waktu yang sangat dimuliakan.

Mengapa Doa Hari Arafah Disebut Sangat Mustajab?

Salah satu alasan utama Hari Arafah begitu istimewa adalah karena Rasulullah SAW secara langsung menyebut keutamaan doa pada hari tersebut.

Beliau bersabda:

“Sebaik-baik doa adalah doa pada Hari Arafah.”
(HR. Tirmidzi)

Hadis ini sering membuat banyak orang lebih serius memanfaatkan Hari Arafah untuk berdoa.

Bukan hanya meminta rezeki atau kesehatan.

Tetapi juga memohon ketenangan hati, ampunan dosa, dan kehidupan yang lebih baik.

Menariknya, suasana Hari Arafah sering membuat orang lebih mudah merenung.

Ada yang mendadak ingat orang tua. Ada yang diam-diam menangis setelah salat. Dan ada juga yang membuka daftar doa lama di catatan ponsel karena takut lupa menyebut satu per satu harapannya.

Dan momen seperti itu biasanya terasa sangat personal.

Puasa Arafah Juga Punya Keutamaan Besar

Bagi umat Islam yang tidak sedang berhaji, Rasulullah SAW sangat menganjurkan puasa Arafah.

Dalam sebuah hadis, beliau bersabda:

“Puasa Hari Arafah dapat menghapus dosa setahun yang lalu dan setahun yang akan datang.”
(HR. Muslim)

Karena itu, banyak umat Islam memanfaatkan Hari Arafah bukan hanya dengan berdoa, tetapi juga memperbanyak ibadah lain seperti:

  • puasa,
  • zikir,
  • membaca Al-Qur’an,
  • dan sedekah.

Kadang suasana rumah juga terasa berbeda saat Hari Arafah tiba.

Televisi tetap menyala. Aktivitas tetap berjalan. Tetapi ada orang-orang yang diam-diam memperlambat langkah hidupnya hari itu.

Sekadar ingin lebih banyak berbicara dengan Allah.

Hari Ketika Banyak Orang Mendadak Lebih Jujur pada Dirinya Sendiri

Salah satu hal yang jarang dibahas tentang Hari Arafah adalah suasana emosionalnya.

Hari ini sering membuat orang lebih jujur terhadap dirinya sendiri.

Tentang rasa lelah yang selama ini disembunyikan.

Tentang doa yang belum terkabul.

Atau tentang harapan yang diam-diam masih terus disimpan meski sudah lama terasa mustahil.

Kadang doa paling tulus justru tidak keluar di tempat ramai.

Tetapi di kamar yang lampunya redup. Setelah semua orang tidur. Sambil memegang ponsel yang layarnya mulai gelap sendiri karena terlalu lama dipakai berdoa.

Dan anehnya, banyak orang merasa lebih lega setelahnya.

Hari Arafah Bukan Sekadar Tentang Permintaan

Dalam Islam, Hari Arafah juga menjadi pengingat bahwa manusia sebenarnya sangat kecil di hadapan Allah SWT.

Karena itu, doa pada hari ini bukan sekadar meminta.

Tetapi juga belajar berharap dengan ikhlas.

Belajar menerima.

Dan belajar percaya bahwa tidak semua hal harus dijawab secepat yang kita inginkan.

Kadang justru di Hari Arafah, seseorang mulai sadar bahwa yang paling ia butuhkan bukan jawaban cepat.

Melainkan hati yang lebih kuat untuk menjalani hidup.

Hari Arafah mungkin hanya datang sekali dalam setahun.

Tetapi bagi sebagian orang, satu doa yang dipanjatkan dengan sungguh-sungguh pada hari itu bisa mengubah cara mereka memandang hidup selamanya. (Red)

  • Penulis: redaktur

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • hak melapor korupsi

    Melapor Korupsi, Kerap Terasa Berisiko?

    • calendar_month Kamis, 1 Jan 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 143
    • 0Komentar

    Mekanisme pelaporan korupsi dijamin undang-undang. Namun, sejauh mana negara memberi rasa aman bagi warga yang melapor? Perspektif Albadarpost mengulasnya. albadarpost.com, PERSPEKTIF – Di banyak obrolan warung kopi, korupsi sering dibicarakan sebagai sesuatu yang “semua orang tahu” tetapi jarang disentuh. Bukan karena warga tak peduli, melainkan karena ada jarak antara pengetahuan dan keberanian. Di titik inilah […]

  • Timnas Indonesia menghadapi Saint Kitts di semifinal FIFA Series 2026 di Stadion Madya GBK

    Indonesia vs Saint Kitts: Ujian Mental Garuda di Semifinal FIFA Series 2026

    • calendar_month Jumat, 27 Mar 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 133
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA NASIONAL – Pertandingan Indonesia vs Saint Kitts di semifinal FIFA Series 2026 menjadi sorotan utama. Duel ini bukan sekadar perebutan tiket final, tetapi juga ujian mental bagi Timnas Indonesia setelah serangkaian hasil yang kurang konsisten. Laga yang digelar di Stadion Madya Gelora Bung Karno pada 27 Maret 2026 pukul 20.00 WIB ini diprediksi […]

  • Ilustrasi seseorang berdoa dengan penuh ketenangan sebagai bentuk penguatan tauhid dalam kehidupan sehari-hari

    Saat Hidup Terasa Berat, Tauhid Jadi Jalan Pulang Paling Tenang

    • calendar_month Senin, 20 Apr 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 142
    • 0Komentar

    albadarpost.com, LIFESTYLE – Tauhid sehari-hari sering terdengar sederhana. Namun dalam praktiknya, tauhid dalam kehidupan justru menjadi hal yang paling sering terlupakan. Banyak orang menjalani hari dengan aktivitas yang padat, target yang menumpuk, dan pikiran yang tidak pernah benar-benar tenang. Di satu sisi, semua terlihat berjalan baik. Namun di sisi lain, ada rasa kosong yang sulit […]

  • Adzan Kedua Jumat

    Mengapa Ada Adzan Kedua Jumat? Ini Dalilnya

    • calendar_month 10 jam yang lalu
    • account_circle redaktur
    • visibility 15
    • 0Komentar

    albadarpost.com, HIKMAH – Bagi sebagian umat Islam, adzan kedua Jumat masih menjadi pertanyaan yang sering muncul. Mengapa di banyak masjid terdengar dua kali adzan sebelum salat Jumat, sedangkan pada masa Rasulullah ﷺ disebut hanya ada satu adzan? Pertanyaan mengenai adzan kedua salat Jumat, hukum adzan kedua Jumat, hingga dalil adzan kedua Jumat terus dicari masyarakat. […]

  • Perempuan memeriksa stok bahan makanan di kulkas untuk menerapkan strategi hemat belanja dapur di dapur yang nyaman dan rapi.

    Trik Hemat Belanja Dapur yang Jarang Disadari

    • calendar_month Selasa, 3 Mar 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 122
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA NASIONAL – Hemat belanja dapur sering dianggap sekadar mencari diskon. Padahal, cara menghemat belanja dapur dan strategi belanja hemat rumah tangga jauh lebih luas dari itu. Banyak orang fokus pada harga murah, tetapi lupa mengatur pola belanja, stok makanan, serta kebiasaan kecil yang diam-diam membuat pengeluaran membengkak. Akibatnya, uang belanja cepat habis meskipun […]

  • Internet Rakyat

    Pemerintah Dorong Internet Rakyat 5G untuk Perluas Akses Digital Warga

    • calendar_month Senin, 24 Nov 2025
    • account_circle redaktur
    • visibility 191
    • 0Komentar

    Internet Rakyat hadir dengan 5G FWA tanpa kabel. Cek cakupan, daftar, dan paket berlangganan Rp100.000 per bulan. albadarpost.com, LENSA – Internet Rakyat mulai tersedia sebagai layanan berbasis 5G Fixed Wireless Access (FWA) di sejumlah wilayah Indonesia. Layanan ini ditujukan untuk mempercepat pemerataan akses digital, khususnya bagi masyarakat yang belum terjangkau kabel fiber optik. Keberadaannya penting […]

expand_less