Breaking News
light_mode
Beranda » Humaniora » Menu Jumbo di Program Makan Bergizi Pagundan Tarik Perhatian Warga

Menu Jumbo di Program Makan Bergizi Pagundan Tarik Perhatian Warga

  • account_circle redaktur
  • calendar_month Sabtu, 22 Nov 2025
  • visibility 108
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Menu jumbo di program makan bergizi Pagundan menarik perhatian warga dan dinilai meningkatkan kualitas pemenuhan gizi.

albadarpost.com, HUMANIORA – Program makan bergizi di Desa Pagundan, Kecamatan Lebakwangi, Kabupaten Kuningan, menyedot perhatian publik setelah paket edisi Jumat berkah menyajikan menu yang jauh lebih besar dari biasanya. Warga menyebut ukuran ayam bakakak pada program makan bergizi kali ini tidak lazim dan memberi pengalaman baru bagi para penerima manfaat, terutama ibu hamil, ibu menyusui, dan balita.


Paket Jumbo yang Tak Biasa

Suasana berbeda terlihat di Dapur SPPG Desa Pagundan sejak pagi Jumat itu. Deretan paket program makan bergizi tampak lebih besar, dan video amatir yang merekam proses pengepakan menu langsung meluas di media sosial. Warga yang melihatnya mengaku penasaran dan menunggu pembagian paket yang disebut edisi spesial.

Dalam pendistribusian kali ini, SPPG membagikan 361 paket untuk balita berisi susu bubuk, susu kemasan, dan telur. Sementara itu, 105 paket dalam kategori B-3—ibu hamil, ibu menyusui, dan balita tertentu—mendapat ayam bakakak ukuran jumbo, dilengkapi sayuran dan buah jeruk.

Para penerima manfaat menyebut ukuran hidangan tersebut melampaui pembagian sebelumnya. Banyak ibu hamil memilih membawa pulang menu itu untuk dimakan bersama keluarga. Sri Mulyati, salah satu penerima manfaat, menyatakan hidangan yang diterimanya jauh lebih besar dari biasanya.

“Saya kaget, ukurannya besar sekali. Biasanya tidak pernah dapat yang sebesar ini. Senang bisa makan bareng keluarga,” kata Sri, Jumat (21/11/2025).

Sebagian warga bahkan menyimpan ayam bakakak itu di lemari pendingin untuk dikonsumsi keesokan hari. Meski harus dihangatkan ulang, mereka menilai kualitas makanannya masih baik.


Seleksi Gizi dan Respons Publik

Kepala SPPG Yayasan Baitul Izzah Qur’ani, Lambang Nuzaman, menuturkan seluruh menu dalam program makan bergizi telah melalui proses seleksi ketat oleh ahli gizi. Ia menyebut bahan baku ditentukan berdasarkan standar nilai gizi yang ditetapkan Badan Gizi Nasional (BGN).

“Semua bahan baku sudah ditentukan dan diperiksa secara teliti. Ukuran dan nilai gizinya sudah sesuai dengan standar yang ditetapkan BGN,” ujarnya.

Ia menambahkan bahwa pihaknya tidak memperkirakan respons positif sebesar ini. Menurutnya, masyarakat memberikan perhatian lebih karena menu yang dibagikan berbeda dari edisi-edisi sebelumnya.

Program makan bergizi sendiri menjadi salah satu intervensi gizi di tingkat desa yang ditujukan untuk menurunkan potensi stunting dan memastikan kebutuhan nutrisi ibu hamil serta balita terpenuhi. Menu Jumat berkah dianggap sebagai bentuk variasi tanpa mengubah prinsip gizi seimbang.

Baca juga: Masa Depan Sekolah Rakyat dan Arah Pembenahan Layanan Pendidikan Sosial

Dapur SPPG dan para penerima manfaat berharap program tersebut terus berlanjut. Mereka menilai keberadaan program mampu memberi dampak nyata bagi keluarga penerima, terutama dalam membantu pemenuhan gizi kelompok rentan di tingkat desa.


Analisis Dampak dan Konteks Kebijakan

Skema pembagian menu bergizi seperti ini menjadi cermin dari bagaimana kebijakan gizi lokal diimplementasikan. Variasi menu yang lebih besar memberi sinyal bahwa desa mampu mengoptimalkan anggaran dan memperluas cakupan kualitas pangan. Pada saat yang sama, publikasi lewat video amatir memperlihatkan bagaimana program makan bergizi berinteraksi dengan persepsi warga.

Respons publik yang meningkat menunjukkan tingginya ketergantungan masyarakat pada program pemerintah di sektor pemenuhan gizi. Sementara itu, penyajian menu yang lebih substantif berpotensi memperkuat kepercayaan warga terhadap program gizi desa.

Jika menu jumbo ini berkelanjutan dan terstandarisasi, dampaknya bisa meluas hingga penguatan kualitas konsumsi harian keluarga. Kepuasan warga dalam pembagian paket kali ini menjadi indikator bahwa implementasi yang tepat bisa mendorong keberhasilan program jangka panjang.

Pembagian menu jumbo dalam program makan bergizi di Pagundan menunjukkan peningkatan kualitas gizi dan memperkuat kepercayaan warga terhadap layanan desa. (Red/Asep Chandra)


  • Penulis: redaktur

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Hari Arafah

    Hari Arafah Disebut Waktu Mustajab, Ini Dalil dan Keutamaannya

    • calendar_month Minggu, 17 Mei 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 143
    • 0Komentar

    albadarpost.com, LIFESTYLE – Tidak sedikit umat Islam yang merasa suasana Hari Arafah berbeda dibanding hari-hari biasa. Ada yang mendadak lebih tenang. Ada juga yang tiba-tiba ingin memperbanyak doa tanpa tahu kenapa. Padahal secara kasat mata, harinya tetap sama. Matahari tetap terbit. Jalanan tetap ramai. Notifikasi ponsel tetap berbunyi. Namun bagi banyak orang, Hari Arafah memang […]

  • suap jabatan Ponorogo

    OTT KPK Ponorogo Kembali Jerat Pejabat Daerah

    • calendar_month Jumat, 7 Nov 2025
    • account_circle redaktur
    • visibility 189
    • 0Komentar

    OTT KPK Ponorogo kembali dilakukan, lembaga antikorupsi memastikan proses penetapan status hukum dalam 1×24 jam. albadarpost.com, LENSA – Gelombang penindakan korupsi kembali menggema setelah OTT KPK Ponorogo dilakukan pada Jumat, 7 November 2025. Operasi yang berlangsung di Jawa Timur ini menandai langkah terbaru lembaga antirasuah dalam membongkar dugaan praktik koruptif di tingkat daerah. OTT KPK […]

  • Perlindungan Anak Pesantren

    Menag Warning Pesantren: Kekerasan pada Anak Tak Bisa Ditoleransi Lagi

    • calendar_month Kamis, 14 Mei 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 166
    • 0Komentar

    albadarpost.com, HUMANIORA – Menteri Agama Nasaruddin Umar menegaskan bahwa perlindungan anak di lingkungan pesantren harus menjadi prioritas utama. Menurutnya, pesantren ramah anak bukan sekadar slogan, melainkan komitmen nyata agar santri dapat belajar dan tumbuh di lingkungan yang aman, sehat, serta bermartabat. Karena itu, ia menekankan bahwa segala bentuk kekerasan fisik maupun seksual di lingkungan pendidikan […]

  • Ilustrasi transparansi LPJ anggaran daerah yang menunjukkan keterbukaan penggunaan uang publik dan pengawasan masyarakat

    Memahami LPJ Anggaran Daerah: Tanya Jawab Sederhana

    • calendar_month Selasa, 10 Feb 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 169
    • 0Komentar

    albadarpost.com, PERSPEKTIF – Isu laporan pertanggungjawaban (LPJ) anggaran daerah sering terdengar rumit. Padahal, LPJ menyangkut hak dasar warga untuk mengetahui ke mana uang publik digunakan. Agar tidak simpang siur, berikut penjelasan Q&A edukatif yang bisa menjadi pegangan masyarakat. Apa itu LPJ Anggaran Daerah? LPJ anggaran daerah adalah laporan resmi pemerintah daerah yang menjelaskan secara rinci: […]

  • Galunggung Tasikmalaya

    Di Balik Gerak Jalan Galunggung, Bupati Soroti Makna Kebangkitan Tasikmalaya

    • calendar_month Minggu, 26 Apr 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 152
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA DAERAH – Galunggung Tasikmalaya pagi itu terlihat lebih hidup dari biasanya. Sejak matahari belum tinggi, kawasan wisata Cipanas sudah dipenuhi warga yang datang untuk mengikuti Gerak Jalan Tematik Galunggung “82” tahun 2026, Minggu (26/04/2026). Kegiatan ini juga dikenal sebagai gerak jalan Galunggung yang setiap tahun makin ramai dan jadi perhatian di kalender wisata […]

  • Kanker Lambung

    Konsumsi Cabai Berlebihan Dapat Picu Kanker Lambung, Ini Penjelasan Ahli

    • calendar_month Jumat, 31 Okt 2025
    • account_circle redaktur
    • visibility 248
    • 0Komentar

    Konsumsi cabai berlebihan berisiko picu kanker lambung. Pahami dampaknya dan cara aman menikmatinya. albadarpost.com, PERSPEKTIF – Cabai menjadi elemen penting dalam kuliner Indonesia. Namun, di balik sensasi pedas yang menggugah selera, penelitian terbaru menunjukkan konsumsi cabai berlebihan dapat memicu risiko kanker lambung. Para ahli mengingatkan, kenikmatan rasa pedas sebaiknya dinikmati dengan batas wajar agar tidak […]

expand_less