Breaking News
light_mode
Beranda » Humaniora » Menu Jumbo di Program Makan Bergizi Pagundan Tarik Perhatian Warga

Menu Jumbo di Program Makan Bergizi Pagundan Tarik Perhatian Warga

  • account_circle redaktur
  • calendar_month Sabtu, 22 Nov 2025
  • visibility 109
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Menu jumbo di program makan bergizi Pagundan menarik perhatian warga dan dinilai meningkatkan kualitas pemenuhan gizi.

albadarpost.com, HUMANIORA – Program makan bergizi di Desa Pagundan, Kecamatan Lebakwangi, Kabupaten Kuningan, menyedot perhatian publik setelah paket edisi Jumat berkah menyajikan menu yang jauh lebih besar dari biasanya. Warga menyebut ukuran ayam bakakak pada program makan bergizi kali ini tidak lazim dan memberi pengalaman baru bagi para penerima manfaat, terutama ibu hamil, ibu menyusui, dan balita.


Paket Jumbo yang Tak Biasa

Suasana berbeda terlihat di Dapur SPPG Desa Pagundan sejak pagi Jumat itu. Deretan paket program makan bergizi tampak lebih besar, dan video amatir yang merekam proses pengepakan menu langsung meluas di media sosial. Warga yang melihatnya mengaku penasaran dan menunggu pembagian paket yang disebut edisi spesial.

Dalam pendistribusian kali ini, SPPG membagikan 361 paket untuk balita berisi susu bubuk, susu kemasan, dan telur. Sementara itu, 105 paket dalam kategori B-3—ibu hamil, ibu menyusui, dan balita tertentu—mendapat ayam bakakak ukuran jumbo, dilengkapi sayuran dan buah jeruk.

Para penerima manfaat menyebut ukuran hidangan tersebut melampaui pembagian sebelumnya. Banyak ibu hamil memilih membawa pulang menu itu untuk dimakan bersama keluarga. Sri Mulyati, salah satu penerima manfaat, menyatakan hidangan yang diterimanya jauh lebih besar dari biasanya.

“Saya kaget, ukurannya besar sekali. Biasanya tidak pernah dapat yang sebesar ini. Senang bisa makan bareng keluarga,” kata Sri, Jumat (21/11/2025).

Sebagian warga bahkan menyimpan ayam bakakak itu di lemari pendingin untuk dikonsumsi keesokan hari. Meski harus dihangatkan ulang, mereka menilai kualitas makanannya masih baik.


Seleksi Gizi dan Respons Publik

Kepala SPPG Yayasan Baitul Izzah Qur’ani, Lambang Nuzaman, menuturkan seluruh menu dalam program makan bergizi telah melalui proses seleksi ketat oleh ahli gizi. Ia menyebut bahan baku ditentukan berdasarkan standar nilai gizi yang ditetapkan Badan Gizi Nasional (BGN).

“Semua bahan baku sudah ditentukan dan diperiksa secara teliti. Ukuran dan nilai gizinya sudah sesuai dengan standar yang ditetapkan BGN,” ujarnya.

Ia menambahkan bahwa pihaknya tidak memperkirakan respons positif sebesar ini. Menurutnya, masyarakat memberikan perhatian lebih karena menu yang dibagikan berbeda dari edisi-edisi sebelumnya.

Program makan bergizi sendiri menjadi salah satu intervensi gizi di tingkat desa yang ditujukan untuk menurunkan potensi stunting dan memastikan kebutuhan nutrisi ibu hamil serta balita terpenuhi. Menu Jumat berkah dianggap sebagai bentuk variasi tanpa mengubah prinsip gizi seimbang.

Baca juga: Masa Depan Sekolah Rakyat dan Arah Pembenahan Layanan Pendidikan Sosial

Dapur SPPG dan para penerima manfaat berharap program tersebut terus berlanjut. Mereka menilai keberadaan program mampu memberi dampak nyata bagi keluarga penerima, terutama dalam membantu pemenuhan gizi kelompok rentan di tingkat desa.


Analisis Dampak dan Konteks Kebijakan

Skema pembagian menu bergizi seperti ini menjadi cermin dari bagaimana kebijakan gizi lokal diimplementasikan. Variasi menu yang lebih besar memberi sinyal bahwa desa mampu mengoptimalkan anggaran dan memperluas cakupan kualitas pangan. Pada saat yang sama, publikasi lewat video amatir memperlihatkan bagaimana program makan bergizi berinteraksi dengan persepsi warga.

Respons publik yang meningkat menunjukkan tingginya ketergantungan masyarakat pada program pemerintah di sektor pemenuhan gizi. Sementara itu, penyajian menu yang lebih substantif berpotensi memperkuat kepercayaan warga terhadap program gizi desa.

Jika menu jumbo ini berkelanjutan dan terstandarisasi, dampaknya bisa meluas hingga penguatan kualitas konsumsi harian keluarga. Kepuasan warga dalam pembagian paket kali ini menjadi indikator bahwa implementasi yang tepat bisa mendorong keberhasilan program jangka panjang.

Pembagian menu jumbo dalam program makan bergizi di Pagundan menunjukkan peningkatan kualitas gizi dan memperkuat kepercayaan warga terhadap layanan desa. (Red/Asep Chandra)


  • Penulis: redaktur

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Panggilan Haji

    Makna QS Al-Hajj 27, Rahasia Kerinduan Jutaan Orang Menuju Makkah

    • calendar_month Kamis, 21 Mei 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 182
    • 0Komentar

    albadarpost.com, HIKMAH – Panggilan haji dalam Islam bukan sekadar perjalanan menuju Tanah Suci. Lebih dari itu, haji adalah perjalanan hati, perjalanan spiritual, dan bentuk kepasrahan manusia kepada Allah SWT. Karena itulah, jutaan umat Muslim terus datang memenuhi seruan Nabi Ibrahim AS dari berbagai penjuru dunia hingga hari ini. Allah SWT berfirman: “Dan serulah manusia untuk […]

  • doa ilmu bermanfaat

    Hati-Hati! Fitnah Dunia Datang dari Hal yang Kamu Cintai

    • calendar_month Rabu, 15 Apr 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 144
    • 0Komentar

    albadarpost.com, LIFESTYLE – Doa terhindar fitnah dunia kini bukan lagi sekadar anjuran, tetapi kebutuhan yang mendesak. Di era media sosial, tekanan hidup, dan gaya hidup serba cepat, fitnah dunia hadir bukan hanya dalam bentuk musibah—melainkan juga dari harta, jabatan, popularitas, bahkan hal-hal yang kita banggakan. Menariknya, banyak orang tidak sadar. Fitnah itu sering datang dari […]

  • Honor Pendamping Tasikmalaya

    Dua hingga Tiga Bulan Tak Dibayar, Nasib Pendamping Tasikmalaya Jadi Sorotan

    • calendar_month Selasa, 16 Jun 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 107
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA DAERAH – Keterlambatan pencairan honor pendamping di Kota Tasikmalaya mulai menjadi perhatian publik. Belum cairnya honor pendamping selama dua hingga tiga bulan memicu kekhawatiran terhadap keberlangsungan sejumlah program pelayanan masyarakat di Kota Tasikmalaya. Hingga kini, pendamping Dana Kelurahan dan pendamping Ohan Hafidz masih menunggu kepastian pembayaran hak mereka. Di lapangan, aktivitas para pendamping […]

  • hikmah maulid nabi

    Hikmah Maulid Nabi: Pembaharuan Komitmen pada Etika Kemanusiaan

    • calendar_month Sabtu, 20 Sep 2025
    • account_circle redaktur
    • visibility 201
    • 0Komentar

    Rayakan Maulid Nabi dengan makna mendalam: pembaharuan komitmen pada etika kemanusiaan dan ajakan menjadi agen perubahan positif. albadarpost.com, HIKMAH. Perayaan Maulid Nabi Muhammad SAW kembali menjadi momen penting bagi umat Islam. Namun, di balik kemeriahan seremonial, terdapat pesan mendalam yang perlu direnungkan: Hikmah Maulid Nabi: Pembaharuan Komitmen pada Etika Kemanusiaan. Momen ini bukan sekadar mengenang […]

  • data AMEL

    Belanja Internet “Siluman” di AMEL Kominfo Tasikmalaya

    • calendar_month Selasa, 16 Des 2025
    • account_circle redaktur
    • visibility 181
    • 0Komentar

    Redaksi Albadarpost menilai kekosongan data AMEL Kominfo Tasikmalaya melemahkan transparansi dan pengawasan uang publik. Etalase Transparansi yang Sengaja Dikaburkan albadarpost.com, EDITORIAL – Aplikasi Monitoring-Evaluasi Lokal atau AMEL dirancang sebagai etalase transparansi pengadaan barang dan jasa negara. Di dalamnya, publik seharusnya dapat melihat siapa membeli apa, dari siapa, dengan nilai berapa. Namun pada belanja internet Dinas […]

  • Profil Ketua Umum MUI Anwar Iskandar bersama jajaran tokoh kunci pengurus Majelis Ulama Indonesia periode 2025-2030

    Mengenal Pengurus MUI 2025–2030 dan Tokoh Kuncinya

    • calendar_month Sabtu, 7 Feb 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 160
    • 0Komentar

    albadarpost.com, LIFESTYLE – Majelis Ulama Indonesia resmi memasuki babak baru kepemimpinan setelah mengumumkan susunan Pengurus MUI 2025–2030. Sorotan utama publik tertuju pada sosok Ketua Umum yang baru, Anwar Iskandar, serta jajaran tokoh kunci yang akan mengawal arah organisasi ulama terbesar di Indonesia selama lima tahun ke depan. Pergantian kepemimpinan ini menjadi momentum penting bagi MUI. […]

expand_less