Breaking News
light_mode
Beranda » Berita Daerah » Lomba PBBAB Memanas, Peserta SMP Berjatuhan Usai Tampil di Dalam GOR

Lomba PBBAB Memanas, Peserta SMP Berjatuhan Usai Tampil di Dalam GOR

  • account_circle redaktur
  • calendar_month Sabtu, 16 Mei 2026
  • visibility 87
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

albadarpost.com, BERITA DAERAH – Ajang Pawai Baris Berbaris Anak Bangsa atau PBBAB Tasikmalaya yang baru pertama kali masuk rangkaian Kejurcab mendadak menjadi sorotan. Bukan hanya karena antusiasme peserta, tetapi juga karena insiden tiga peserta SMP yang pingsan seusai tampil di dalam GOR Susi Susanti, Sabtu (16/5/2026).

Peristiwa peserta PBBAB pingsan langsung memancing perhatian orang tua dan pembina yang memenuhi area pertandingan sejak pagi. Mereka menilai kondisi ruangan terlalu panas dan pengap sehingga membahayakan peserta yang sudah menguras tenaga saat tampil.

Suasana awal lomba sebenarnya berlangsung meriah. Sebanyak 29 regu dari tingkat SD hingga SMA tampil bergantian menunjukkan kekompakan dan disiplin baris-berbaris di depan dewan juri.

Namun menjelang akhir perlombaan, kondisi di dalam GOR mulai terasa berat. Udara panas terjebak di dalam ruangan tertutup tanpa pendingin udara maupun kipas angin.

Ada momen ketika beberapa peserta terlihat mulai melepas topi sambil mengatur napas setelah turun dari lapangan. Sebagian lainnya tampak menyandarkan tubuh ke dinding GOR dengan wajah pucat dan seragam yang basah oleh keringat.

Dan hanya beberapa menit setelah itu, satu per satu peserta mulai tumbang.

Orang Tua Soroti Kondisi GOR yang Panas dan Sesak

Salah satu orang tua peserta dari SMP Plus Al Ma’aruf mengatakan kondisi ruangan membuat anak-anak kesulitan bertahan setelah tampil penuh tenaga di arena lomba.

“Lokasinya tidak ada kipas angin, jadi sumpek. Panasnya bikin anak-anak pingsan satu per satu,” ujarnya.

Menurutnya, ini pertama kali kejadian seperti itu terjadi dalam kegiatan yang diikuti anaknya. Ia menyebut para peserta sebenarnya tampil penuh semangat sejak awal lomba berlangsung.

Namun begitu turun dari lapangan, kondisi fisik beberapa peserta langsung menurun drastis.

Beberapa anak terlihat berkeringat sangat deras, langkahnya mulai goyah, lalu jatuh di area sekitar lapangan pertandingan. Suasana yang awalnya penuh sorak dukungan mendadak berubah panik.

Suara aba-aba lomba perlahan kalah oleh teriakan orang tua yang meminta bantuan saat peserta mulai berjatuhan di lantai GOR.

Dan ironisnya, di tengah lomba yang mengutamakan disiplin fisik dan ketahanan mental, fasilitas dasar seperti sirkulasi udara justru menjadi sorotan terbesar.

Petugas Langsung Evakuasi Peserta ke Luar GOR

Petugas TNI dan kepolisian yang berjaga di lokasi langsung bergerak cepat membantu peserta yang pingsan.

Mereka mengevakuasi peserta keluar ruangan agar mendapatkan udara segar secepat mungkin. Sejumlah pembina juga terlihat membantu mengipasi peserta menggunakan topi dan map plastik seadanya.

Ada detail kecil yang sempat menarik perhatian di lokasi:
beberapa peserta lain tetap berdiri rapi di pinggir lapangan sambil menahan cemas melihat teman mereka dievakuasi keluar ruangan.

Sementara itu, sebagian orang tua tampak sibuk membuka botol minum dan mengusap wajah anak-anak mereka dengan tisu basah.

Sayangnya, menurut keterangan orang tua peserta, panitia tidak menyediakan tabung oksigen di lokasi pertandingan. Penanganan hanya mengandalkan pertolongan pertama dan udara dari luar ruangan.

Hingga sore hari, panitia belum memberikan penjelasan resmi terkait insiden tersebut.

Sorotan untuk Standar Keselamatan Kegiatan Pelajar

Kejadian ini memunculkan kritik dari sejumlah orang tua dan pembina sekolah. Mereka menilai kesiapan teknis lomba belum sepenuhnya seimbang dengan jumlah peserta dan kondisi fisik kegiatan yang cukup menguras tenaga.

Baris-berbaris memang identik dengan latihan disiplin, konsentrasi, dan daya tahan tubuh. Namun banyak pihak mengingatkan bahwa faktor keselamatan peserta tetap harus menjadi prioritas utama.

Apalagi sebagian peserta masih berada di usia sekolah menengah pertama yang rentan mengalami kelelahan saat berada di ruangan tertutup dan panas dalam waktu lama.

Beberapa pembina berharap panitia ke depan lebih memperhatikan ventilasi, ketersediaan pendingin ruangan, hingga fasilitas medis dasar agar kejadian serupa tidak terulang.

Ada satu suasana yang terasa berbeda setelah insiden terjadi:
dentuman langkah peserta memang masih terdengar di lapangan, tetapi kekhawatiran orang tua kini ikut berjalan di antara barisan itu.

PBBAB Tetap Dianggap Penting untuk Pembinaan Karakter

Meski diwarnai insiden, banyak pihak tetap mendukung keberadaan PBBAB sebagai ruang positif pembinaan karakter pelajar.

Kegiatan seperti ini dinilai mampu melatih disiplin, kekompakan, dan mental kerja sama di tengah kebiasaan generasi muda yang semakin individual.

Namun para orang tua berharap pembinaan karakter juga dibarengi perhatian serius terhadap keamanan dan kenyamanan peserta.

Karena pada akhirnya, semangat lomba tidak boleh mengalahkan keselamatan anak-anak yang berdiri di lapangan itu sendiri.

Mereka datang ke lapangan untuk belajar disiplin dan kekompakan. Tapi siang itu, banyak orang tua justru pulang dengan satu pertanyaan sederhana: apakah semangat besar itu sudah dijaga dengan kesiapan yang sama besarnya? (GZ)

  • Penulis: redaktur

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • tambang pasir ilegal

    Virus Nipah, Ancaman Global Tanpa Obat dan Vaksin

    • calendar_month Selasa, 27 Jan 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 123
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA NASIONAL – Virus Nipah kembali menyita perhatian dunia. Penyakit zoonotik ini dinilai berbahaya karena memiliki tingkat kematian tinggi dan hingga kini belum memiliki obat maupun vaksin. Sejumlah negara meningkatkan kewaspadaan setelah kasus baru kembali muncul di Asia Selatan. Nipah virus tanpa obat menjadi perhatian serius otoritas kesehatan global. Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) memasukkan […]

  • Hari Jumat

    Hari Jumat Sebagai Titik Disiplin Ibadah

    • calendar_month Jumat, 23 Jan 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 126
    • 0Komentar

    albadarpost.com, LIFESTYLE – Hari Jumat kembali diingatkan para ulama sebagai hari yang menentukan arah ibadah dan kesadaran umat Islam. Jumat bukan sekadar rutinitas mingguan, tetapi momentum disiplin spiritual yang berdampak langsung pada kehidupan sosial dan moral masyarakat. Penegasan ini muncul di tengah kecenderungan sebagian umat yang memandang Jumat sebatas kewajiban formal. Padahal, dalam ajaran Islam, […]

  • Ilustrasi pasangan suami istri muslim saling memaafkan dengan suasana hangat dan penuh ketenangan

    Minta Maaf Duluan dalam Rumah Tangga, Lemah atau Mulia?

    • calendar_month Jumat, 27 Mar 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 173
    • 0Komentar

    albadarpost.com, LIFESTYLE – Minta maaf suami istri sering disalahartikan sebagai tanda kalah atau lemah. Padahal, dalam Islam, minta maaf dalam rumah tangga justru menunjukkan kematangan iman, kelapangan hati, dan kemampuan meredam emosi. Sikap ini bukan soal siapa benar atau salah, tetapi tentang menjaga keharmonisan dan menghargai pasangan. Di tengah banyaknya konflik rumah tangga, kebiasaan menunda […]

  • pemotongan bansos PKH

    Kartu Bansos Ditahan Pendamping, Warga Margamulya Gagal Cairkan Bantuan

    • calendar_month Rabu, 12 Nov 2025
    • account_circle redaktur
    • visibility 180
    • 0Komentar

    Warga Margamulya Lebak gagal cairkan bansos karena kartu ditarik pendamping tanpa kejelasan. Kartu Bansos Ditahan, Warga Margamulya Mengeluh Tak Bisa Cairkan Bantuan albadarpost.com, LENSA – Puluhan warga Desa Margamulya, Kecamatan Cileles, Kabupaten Lebak, Banten, hingga kini belum bisa mencairkan dana bantuan sosial meski telah menerima kartu dan notifikasi pencairan dari pemerintah. Kasus ini menambah deretan […]

  • prediksi man city vs arsenal

    Final Dini! City vs Arsenal Bisa Ubah Arah Juara

    • calendar_month Minggu, 19 Apr 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 124
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA DUNIA – Pertandingan prediksi man city vs arsenal langsung terasa seperti final. Duel antara Manchester City dan Arsenal ini bukan cuma soal tiga poin—ini soal arah gelar juara. Banyak yang menyebutnya sebagai final dini Liga Inggris, dan itu bukan berlebihan. Di atas kertas, Arsenal masih memimpin. Namun di lapangan, situasinya jauh lebih rumit. Momentum, tekanan, dan kondisi tim membuat […]

  • Sambal dadakan khas restoran terkenal dengan cabai segar, tomat, dan jeruk limau di atas cobek tradisional

    Rahasia Sambal Dadakan RestoranTerbongkar, Ternyata Simpel!

    • calendar_month Kamis, 19 Mar 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 136
    • 0Komentar

    albadarpost.com, LIFESTYLE – Banyak pecinta kuliner mencari resep sambal dadakan restoran terkenal karena rasanya selalu segar, pedas, dan bikin nagih. Sambal ini juga dikenal sebagai sambal dadakan ala restoran atau sambal segar khas rumah makan. Meski terlihat sederhana, racikan ini menyimpan teknik khusus yang membuat rasanya berbeda dari sambal rumahan biasa. Kenapa Sambal Dadakan Restoran […]

expand_less