Breaking News
light_mode
Beranda » Berita Daerah » Lomba PBBAB Memanas, Peserta SMP Berjatuhan Usai Tampil di Dalam GOR

Lomba PBBAB Memanas, Peserta SMP Berjatuhan Usai Tampil di Dalam GOR

  • account_circle redaktur
  • calendar_month Sabtu, 16 Mei 2026
  • visibility 146
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

albadarpost.com, BERITA DAERAH – Ajang Pawai Baris Berbaris Anak Bangsa atau PBBAB Tasikmalaya yang baru pertama kali masuk rangkaian Kejurcab mendadak menjadi sorotan. Bukan hanya karena antusiasme peserta, tetapi juga karena insiden tiga peserta SMP yang pingsan seusai tampil di dalam GOR Susi Susanti, Sabtu (16/5/2026).

Peristiwa peserta PBBAB pingsan langsung memancing perhatian orang tua dan pembina yang memenuhi area pertandingan sejak pagi. Mereka menilai kondisi ruangan terlalu panas dan pengap sehingga membahayakan peserta yang sudah menguras tenaga saat tampil.

Suasana awal lomba sebenarnya berlangsung meriah. Sebanyak 29 regu dari tingkat SD hingga SMA tampil bergantian menunjukkan kekompakan dan disiplin baris-berbaris di depan dewan juri.

Namun menjelang akhir perlombaan, kondisi di dalam GOR mulai terasa berat. Udara panas terjebak di dalam ruangan tertutup tanpa pendingin udara maupun kipas angin.

Ada momen ketika beberapa peserta terlihat mulai melepas topi sambil mengatur napas setelah turun dari lapangan. Sebagian lainnya tampak menyandarkan tubuh ke dinding GOR dengan wajah pucat dan seragam yang basah oleh keringat.

Dan hanya beberapa menit setelah itu, satu per satu peserta mulai tumbang.

Orang Tua Soroti Kondisi GOR yang Panas dan Sesak

Salah satu orang tua peserta dari SMP Plus Al Ma’aruf mengatakan kondisi ruangan membuat anak-anak kesulitan bertahan setelah tampil penuh tenaga di arena lomba.

“Lokasinya tidak ada kipas angin, jadi sumpek. Panasnya bikin anak-anak pingsan satu per satu,” ujarnya.

Menurutnya, ini pertama kali kejadian seperti itu terjadi dalam kegiatan yang diikuti anaknya. Ia menyebut para peserta sebenarnya tampil penuh semangat sejak awal lomba berlangsung.

Namun begitu turun dari lapangan, kondisi fisik beberapa peserta langsung menurun drastis.

Beberapa anak terlihat berkeringat sangat deras, langkahnya mulai goyah, lalu jatuh di area sekitar lapangan pertandingan. Suasana yang awalnya penuh sorak dukungan mendadak berubah panik.

Suara aba-aba lomba perlahan kalah oleh teriakan orang tua yang meminta bantuan saat peserta mulai berjatuhan di lantai GOR.

Dan ironisnya, di tengah lomba yang mengutamakan disiplin fisik dan ketahanan mental, fasilitas dasar seperti sirkulasi udara justru menjadi sorotan terbesar.

Petugas Langsung Evakuasi Peserta ke Luar GOR

Petugas TNI dan kepolisian yang berjaga di lokasi langsung bergerak cepat membantu peserta yang pingsan.

Mereka mengevakuasi peserta keluar ruangan agar mendapatkan udara segar secepat mungkin. Sejumlah pembina juga terlihat membantu mengipasi peserta menggunakan topi dan map plastik seadanya.

Ada detail kecil yang sempat menarik perhatian di lokasi:
beberapa peserta lain tetap berdiri rapi di pinggir lapangan sambil menahan cemas melihat teman mereka dievakuasi keluar ruangan.

Sementara itu, sebagian orang tua tampak sibuk membuka botol minum dan mengusap wajah anak-anak mereka dengan tisu basah.

Sayangnya, menurut keterangan orang tua peserta, panitia tidak menyediakan tabung oksigen di lokasi pertandingan. Penanganan hanya mengandalkan pertolongan pertama dan udara dari luar ruangan.

Hingga sore hari, panitia belum memberikan penjelasan resmi terkait insiden tersebut.

Sorotan untuk Standar Keselamatan Kegiatan Pelajar

Kejadian ini memunculkan kritik dari sejumlah orang tua dan pembina sekolah. Mereka menilai kesiapan teknis lomba belum sepenuhnya seimbang dengan jumlah peserta dan kondisi fisik kegiatan yang cukup menguras tenaga.

Baris-berbaris memang identik dengan latihan disiplin, konsentrasi, dan daya tahan tubuh. Namun banyak pihak mengingatkan bahwa faktor keselamatan peserta tetap harus menjadi prioritas utama.

Apalagi sebagian peserta masih berada di usia sekolah menengah pertama yang rentan mengalami kelelahan saat berada di ruangan tertutup dan panas dalam waktu lama.

Beberapa pembina berharap panitia ke depan lebih memperhatikan ventilasi, ketersediaan pendingin ruangan, hingga fasilitas medis dasar agar kejadian serupa tidak terulang.

Ada satu suasana yang terasa berbeda setelah insiden terjadi:
dentuman langkah peserta memang masih terdengar di lapangan, tetapi kekhawatiran orang tua kini ikut berjalan di antara barisan itu.

PBBAB Tetap Dianggap Penting untuk Pembinaan Karakter

Meski diwarnai insiden, banyak pihak tetap mendukung keberadaan PBBAB sebagai ruang positif pembinaan karakter pelajar.

Kegiatan seperti ini dinilai mampu melatih disiplin, kekompakan, dan mental kerja sama di tengah kebiasaan generasi muda yang semakin individual.

Namun para orang tua berharap pembinaan karakter juga dibarengi perhatian serius terhadap keamanan dan kenyamanan peserta.

Karena pada akhirnya, semangat lomba tidak boleh mengalahkan keselamatan anak-anak yang berdiri di lapangan itu sendiri.

Mereka datang ke lapangan untuk belajar disiplin dan kekompakan. Tapi siang itu, banyak orang tua justru pulang dengan satu pertanyaan sederhana: apakah semangat besar itu sudah dijaga dengan kesiapan yang sama besarnya? (GZ)

  • Penulis: redaktur

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • APBD Kota Tasikmalaya

    Dana Transfer Dominasi APBD Kota Tasikmalaya 2025

    • calendar_month Sabtu, 18 Jul 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 74
    • 0Komentar

    albadarpost.com, EDITORIAL – APBD Kota Tasikmalaya pada 2025 mencatat pendapatan daerah sebesar Rp1,708 triliun. Namun, rincian yang dipublikasikan Badan Pusat Statistik (BPS) Kota Tasikmalaya memperlihatkan bahwa dana transfer masih menjadi komponen terbesar dalam struktur pendapatan daerah, melampaui Pendapatan Asli Daerah (PAD). Data tersebut tercantum dalam publikasi Kota Tasikmalaya Dalam Angka 2026 yang disusun BPS berdasarkan […]

  • Greenland

    Greenland, di Tengah Persaingan AS, China, dan Rusia

    • calendar_month Rabu, 7 Jan 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 160
    • 0Komentar

    Greenland kini jadi sorotan dunia. Letak strategis dan sumber daya membuat AS, China, dan Rusia berebut pengaruh. albadarpost.com, BERITA DUNIA – Greenland selama ini dikenal sebagai bentang alam es yang ekstrem dan jarang tersentuh. Bagi banyak orang, wilayah ini identik dengan destinasi wisata petualangan dan panorama Arktik yang eksotis. Namun dalam perkembangan mutakhir, citra tersebut […]

  • Tafsir QS Al-A’raf ayat 96 tentang iman dan takwa sebagai kunci keberkahan langit dan bumi bagi suatu negeri

    Ketika Iman Menjadi Pintu Keberkahan Negeri

    • calendar_month Sabtu, 31 Jan 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 208
    • 0Komentar

    albadarpost.com, OPINI – Ada ayat Al-Qur’an yang terdengar seperti janji, sekaligus peringatan yang lembut namun tegas. Allah SWT berfirman, “Sekiranya penduduk negeri-negeri beriman dan bertakwa, niscaya Kami akan membukakan untuk mereka berbagai keberkahan dari langit dan bumi. Akan tetapi, mereka mendustakan, maka Kami menyiksa mereka disebabkan oleh apa yang selalu mereka kerjakan.” (QS. Al-A’raf: 96). […]

  • Pengawasan Internal Pemerintah

    Tasikmalaya–Garut Perkuat Pengawasan, Layanan Publik Jadi Fokus

    • calendar_month Selasa, 21 Apr 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 157
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA DAERAH – Pengawasan internal pemerintah kembali menjadi fokus dalam upaya memperbaiki tata kelola birokrasi daerah. Pemerintah Kota Tasikmalaya menerima kunjungan Inspektorat Kabupaten Garut untuk memperkuat koordinasi lintas daerah sekaligus berbagi pengalaman dalam pengawasan dan pelayanan publik. Wakil Wali Kota Tasikmalaya, Rd. Diky Candranegara, menerima langsung rombongan tersebut di ruang Inspektorat, Selasa (21/4/2026). Pertemuan […]

  • HUT Bhayangkara Banjar

    HUT Bhayangkara, Polres Banjar Salurkan Traktor untuk Petani

    • calendar_month Rabu, 1 Jul 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 134
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA DAERAH – HUT Bhayangkara Banjar menjadi momentum penting bagi Polres Banjar untuk mempertegas komitmennya dalam meningkatkan pelayanan publik sekaligus mendukung ketahanan pangan nasional. Pada peringatan Hari Bhayangkara ke-80 yang berlangsung di Taman Kota Lapang Bhakti, Rabu (1/7/2026), jajaran kepolisian tidak hanya menggelar upacara, tetapi juga menghadirkan aksi nyata melalui penyerahan bantuan alat dan mesin […]

  • nilai kehidupan santri

    Jarang Disadari, Ini 9 Pelajaran Hidup Santri di Pesantren

    • calendar_month Selasa, 31 Mar 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 206
    • 0Komentar

    albadarpost.com, CAKRAWALA – Nilai kehidupan santri menjadi fondasi penting dalam membentuk karakter generasi muda. Di pesantren, santri tidak hanya belajar ilmu agama, tetapi juga menyerap nilai kehidupan santri, pendidikan karakter, dan pembentukan akhlak mulia secara menyeluruh. Oleh karena itu, pengalaman di pesantren sering kali melahirkan pribadi yang tangguh, mandiri, dan berintegritas tinggi di tengah tantangan […]

expand_less