Breaking News
light_mode
Beranda » Humaniora » Tes Kemampuan Akademik Digelar Serentak, Kemenag Modernisasi Evaluasi Pendidikan Madrasah

Tes Kemampuan Akademik Digelar Serentak, Kemenag Modernisasi Evaluasi Pendidikan Madrasah

  • account_circle redaktur
  • calendar_month Minggu, 2 Nov 2025
  • visibility 102
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Kemenag gelar Tes Kemampuan Akademik 2025 di 9.636 madrasah dan pesantren sebagai langkah modernisasi evaluasi pendidikan.


Kemenag Gelar Tes Kemampuan Akademik di 9.636 Madrasah dan Pesantren

albadarpost.com, HUMANIORA – Kementerian Agama (Kemenag) mulai melaksanakan Tes Kemampuan Akademik (TKA) bagi peserta didik madrasah dan santri di seluruh Indonesia. Uji kompetensi ini menjadi bagian dari upaya besar pemerintah untuk memodernisasi sistem evaluasi pendidikan Islam agar setara dengan sekolah umum.

Pelaksanaan TKA tahun 2025 akan berlangsung serentak di 9.636 satuan pendidikan Islam, terdiri dari madrasah aliyah (MA), madrasah aliyah kejuruan (MAK), dan pondok pesantren. Direktur Jenderal Pendidikan Islam, Amien Suyitno, menegaskan bahwa TKA menjadi tonggak baru dalam reformasi pendidikan Islam.

“Tes Kemampuan Akademik akan menjadi instrumen penilaian yang lebih komprehensif, karena tidak hanya mengukur hafalan, tetapi juga kemampuan berpikir kritis dan analitis,” ujar Amien, dikutip dari laman resmi Kemenag, Minggu (2/11/2025).

Ia menjelaskan, hasil TKA akan digunakan tidak hanya sebagai tolok ukur kualitas pendidikan madrasah, tetapi juga dapat dimanfaatkan untuk seleksi masuk perguruan tinggi negeri (PTN), terutama pada jalur prestasi. Dengan demikian, lulusan madrasah diharapkan memiliki peluang yang sama dengan siswa sekolah umum dalam melanjutkan pendidikan tinggi.


TKA Gantikan Ujian Nasional dengan Sistem Digital Modern

Program Tes Kemampuan Akademik ini menggantikan ujian nasional (UN) yang sebelumnya ditiadakan sejak beberapa tahun lalu. Namun, TKA dirancang dengan pendekatan yang lebih modern. Jika UN berfokus pada hafalan dan capaian kognitif dasar, TKA justru menilai kemampuan berpikir tingkat tinggi atau higher order thinking skills (HOTS), kreativitas, serta kemampuan analisis peserta didik.

“Kami ingin lulusan madrasah menjadi generasi yang adaptif dan memiliki daya saing tinggi di era digital,” kata Amien menegaskan.

Pelaksanaan TKA dilakukan berbasis digital (online) untuk memastikan transparansi dan efisiensi proses ujian. Setiap peserta akan mengikuti tes menggunakan perangkat komputer atau tablet yang telah disiapkan masing-masing lembaga pendidikan. Sistem digital ini juga diharapkan membangun budaya kejujuran dalam pelaksanaan ujian.

Menurut data Kemenag, 8.969 madrasah aliyah (MA) akan mengikuti ujian ini dengan jumlah peserta mencapai 445.184 siswa yang terdiri dari 191.900 laki-laki dan 253.284 perempuan. Selain itu, terdapat 5 madrasah aliyah kejuruan (MAK) dengan 153 peserta, serta 662 pondok pesantren dengan total 15.288 santri yang ikut dalam pelaksanaan TKA 2025.

Mayoritas lembaga melaksanakan ujian secara mandiri, sementara sebagian lainnya berbagi fasilitas dengan sekolah atau pesantren terdekat. Amien menyebut tingginya partisipasi madrasah menunjukkan komitmen besar terhadap peningkatan mutu pendidikan.

“Animo madrasah terhadap Tes Kemampuan Akademik sangat tinggi. Ini bukti kesadaran kolektif bahwa peningkatan kualitas harus diiringi dengan sistem evaluasi yang adil dan modern,” ujarnya.


Jadwal dan Mekanisme Pelaksanaan TKA 2025

Kemenag menetapkan pelaksanaan Tes Kemampuan Akademik 2025 berlangsung dalam dua gelombang untuk MA dan MAK, serta satu gelombang khusus untuk pondok pesantren.
Berikut jadwal pelaksanaannya:

  • Gelombang I (MA dan MAK): 3–4 November 2025
  • Gelombang II (MA dan MAK): 5–6 November 2025
  • Pondok Pesantren: 8–9 November 2025

Dalam setiap hari pelaksanaan, TKA dibagi menjadi tiga sesi. Mata pelajaran yang diujikan meliputi Bahasa Indonesia, Matematika, Bahasa Inggris, dan dua mata pelajaran pilihan sesuai jurusan.

Baca juga : CPNS Lulusan SMA dan SMK Masih Dibutuhkan, Ini Formasi dan Instansi yang Buka Lowongan 2025

Untuk memastikan kesiapan infrastruktur, Kemenag bekerja sama dengan Kemendikbud Ristek dalam melakukan sinkronisasi sistem dan data. Tahapan sinkronisasi dilakukan pada 1–2 November 2025, mulai pukul 08.00 hingga 23.59 WIB setiap harinya.

Langkah ini penting untuk memastikan perangkat digital dan jaringan internet di seluruh madrasah dan pesantren berfungsi optimal pada hari pelaksanaan. “Kesiapan teknis menjadi faktor krusial karena ini pertama kalinya TKA dilaksanakan serentak secara nasional dengan sistem digital penuh,” tutur Amien.


TKA dan Reformasi Pendidikan Islam di Indonesia

Amien menegaskan bahwa Tes Kemampuan Akademik merupakan bagian integral dari reformasi pendidikan Islam di Indonesia. Melalui asesmen berbasis data, pemerintah berupaya membangun sistem evaluasi yang tidak hanya menilai hasil belajar, tetapi juga proses pembelajaran itu sendiri.

“TKA menyangkut keadilan bagi siswa, kredibilitas madrasah, dan masa depan pendidikan Islam,” ujarnya.

Ia menambahkan, data hasil TKA akan menjadi bahan penting bagi Kemenag untuk merancang kebijakan pendidikan yang lebih tepat sasaran, termasuk pengembangan kurikulum, pelatihan guru, hingga peningkatan fasilitas belajar.

Selain itu, pelaksanaan TKA juga diharapkan memperkuat citra madrasah dan pesantren sebagai lembaga pendidikan yang mampu bersaing di tingkat nasional maupun global. Dengan sistem evaluasi yang kredibel, madrasah dapat menunjukkan bahwa kualitas pendidikan Islam tidak kalah dengan sekolah umum.

“Madrasah bukan lagi pilihan kedua, tetapi pusat keunggulan yang menyiapkan generasi berakhlak sekaligus kompeten secara akademik,” ujar Amien menutup keterangannya.

Tes Kemampuan Akademik jadi langkah strategis Kemenag memperkuat kualitas madrasah melalui evaluasi digital yang transparan dan modern. (Red)


  • Penulis: redaktur

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • wisata Ciamis Lebaran

    Ledakan Wisata Ciamis Saat Lebaran 2026: Kunjungan Naik 7,3%

    • calendar_month Sabtu, 28 Mar 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 143
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA DAERAH – Lonjakan wisata Ciamis Lebaran 2026 menjadi sorotan. Dinas Pariwisata Ciamis merilis data terbaru yang menunjukkan peningkatan kunjungan wisata Ciamis saat Lebaran mencapai 7,3 persen. Kenaikan ini sekaligus menegaskan tren positif sektor pariwisata Ciamis yang mulai bangkit, meski distribusi wisatawan masih belum merata. Selama periode 21–24 Maret 2026, total 7.660 wisatawan mengunjungi […]

  • Pemkot Tasikmalaya

    Pemkot Tasikmalaya Diduga Retak: Konflik Internal Ancam Tata Kelola Daerah

    • calendar_month Jumat, 5 Des 2025
    • account_circle redaktur
    • visibility 75
    • 0Komentar

    Editorial Albadarpost menyoroti kisruh internal Pemkot Tasikmalaya dan dampaknya bagi tata kelola serta pelayanan publik. Alarm dari Ruang Dalam Pemkot albadarpost.com, EDITORIAL – Unggahan status WhatsApp Wakil Wali Kota Tasikmalaya, Diky Candra Negara, pekan ini mengungkap sesuatu yang lebih besar dari sekadar pesan bernuansa metafora. Ia memperlihatkan retakan komunikasi di tubuh Pemerintah Kota Tasikmalaya yang […]

  • Bocah Tenggelam Cijolang

    Bocah Tenggelam Cijolang Saat Berenang Bersama Teman

    • calendar_month Senin, 8 Jun 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 98
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA DAERAH – Siang yang semula berjalan biasa di Bendungan Cijolang, Kecamatan Rancah, Kabupaten Ciamis, mendadak berubah menjadi kepanikan. Seorang bocah berusia 8 tahun dilaporkan hilang saat berenang bersama dua temannya pada Senin (8/6/2026). Peristiwa bocah tenggelam Cijolang itu mengundang perhatian warga sekitar. Dalam hitungan menit, kabar tersebut menyebar dari mulut ke mulut. Orang-orang […]

  • radikalisme Garut

    Densus 88 Geledah Rumah Warga di Garut

    • calendar_month Rabu, 24 Des 2025
    • account_circle redaktur
    • visibility 168
    • 0Komentar

    Penggeledahan Densus 88 di Garut menegaskan kewaspadaan negara terhadap radikalisme dan dampaknya bagi rasa aman warga. Penggeledahan Dini Hari dan Dampaknya bagi Rasa Aman Warga albadarpost.com, BERITA DAERAH – Detasemen Khusus 88 Antiteror Polri menggeledah sebuah rumah warga di kawasan permukiman Kecamatan Garut Kota, Kabupaten Garut, Jawa Barat. Penggeledahan itu dilakukan pada Selasa malam, 23 […]

  • Bupati Tasikmalaya Cecep Nurul Yakin menyampaikan LKPJ Tasikmalaya 2025 di DPRD dengan data pertumbuhan ekonomi dan penurunan kemiskinan

    Angka Bicara! LKPJ Tasikmalaya 2025 Ungkap Ekonomi Naik dan Kemiskinan Turun

    • calendar_month Senin, 30 Mar 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 147
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA DAERAH – Laporan Kinerja Pertanggungjawaban (LKPJ) Tasikmalaya 2025 kembali menjadi perhatian publik. Laporan kinerja Bupati Tasikmalaya ini, yang juga dikenal sebagai laporan pembangunan daerah Tasikmalaya 2025, menghadirkan kabar yang cukup menggembirakan. Di tengah berbagai tantangan ekonomi, Kabupaten Tasikmalaya justru menunjukkan tren pertumbuhan yang semakin kuat dan stabil. Senin (30/03/2026), Bupati Tasikmalaya H. Cecep […]

  • Quraish Shihab memberikan ceramah dengan latar belakang pendidikan Al-Azhar yang membentuk pemikiran keislamannya

    Nasihati Prabowo, Pendidikan Quraish Shihab Jadi Sorotan

    • calendar_month Kamis, 12 Mar 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 107
    • 0Komentar

    albadarpost.com, LIFESTYLE – Jejak pendidikan Quraish Shihab kembali menjadi perhatian publik setelah berbagai nasihatnya tentang kepemimpinan dan nilai keislaman ramai diperbincangkan. Riwayat pendidikan Quraish Shihab menunjukkan perjalanan akademik panjang yang membentuk cara pandangnya yang moderat, mendalam, dan mudah diterima berbagai kalangan. Tidak hanya dikenal sebagai ulama, pendidikan Quraish Shihab di institusi bergengsi dunia Islam menjadikan […]

expand_less