Breaking News
light_mode
Beranda » Berita Nasional » Survei Elektabilitas Capres Tempatkan Prabowo Unggul, Dedi Mulyadi Naik Tajam

Survei Elektabilitas Capres Tempatkan Prabowo Unggul, Dedi Mulyadi Naik Tajam

  • account_circle redaktur
  • calendar_month Sabtu, 8 Nov 2025
  • visibility 235
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Survei elektabilitas capres menempatkan Prabowo di puncak, sementara Dedi Mulyadi naik signifikan di posisi kedua.

albadarpost.com, LENSA – Pemetaan politik menjelang Pemilu 2029 bergeser setelah hasil survei elektabilitas capres terbaru Indikator Politik Indonesia menunjukkan lonjakan dukungan bagi Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi. Dalam simulasi yang menguji 25 tokoh nasional, Prabowo Subianto masih menguasai posisi puncak. Namun kenaikan signifikan Dedi Mulyadi ke peringkat kedua memunculkan dinamika baru, terutama di wilayah pemilih Jawa Barat dan Banten.

Hasil survei elektabilitas capres yang dirilis Indikator Politik Indonesia menunjukkan perubahan penting dalam peta dukungan publik. Prabowo Subianto tetap berada di posisi pertama, tetapi temuan terpenting justru muncul di urutan kedua: Dedi Mulyadi melampaui sejumlah nama arus utama dan menempatkan diri sebagai penantang terkuat dalam simulasi tanpa ambang batas pencalonan.

Dalam rilis yang disampaikan di Jakarta, Sabtu, 8 November 2025, Direktur Eksekutif Indikator Politik Indonesia Burhanuddin Muhtadi menjelaskan survei dilakukan pada 20–27 Oktober dengan 1.200 responden mewakili 38 provinsi. Temuan utama menunjukkan Prabowo mengantongi 46,7 persen dukungan. Dedi Mulyadi mengikuti dengan 18,4 persen—angka yang dinilai mengejutkan mengingat ia belum pernah tampil sebagai kandidat nasional dalam pemilu sebelumnya.


Survei Elektabilitas Capres Geser Peta Dukungan Publik

Burhanuddin menjelaskan, simulasi ini dilakukan untuk membaca peta kontestasi setelah Mahkamah Konstitusi menghapus presidential threshold. Dengan aturan baru ini, partai tidak lagi terikat syarat 20 persen kursi DPR untuk mengajukan calon presiden. Artinya, setiap partai memiliki kesempatan mengusung figur masing-masing.

Baca juga: Apa Yang Membuat Dedi Naik?

Dalam konteks itu, 25 nama diuji. Hasilnya menempatkan Dedi Mulyadi di posisi yang belum pernah dicapainya secara nasional. Di bawahnya terdapat Anies Baswedan dengan 9 persen, Gibran Rakabuming Raka dengan 4,8 persen, Agus Harimurti Yudhoyono 3,9 persen, dan Ganjar Pranowo 3,7 persen. Burhanuddin mencatat bahwa “Dedi Mulyadi cukup menonjol dan menempati posisi kedua, melewati nama-nama yang selama ini dianggap kandidat utama.”

Daftar tokoh lain yang masuk ke simulasi termasuk Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa (1,5 persen), Sherly Tjoanda Laos (1,1 persen), Khofifah Indar Parawansa (0,5 persen), Erick Thohir (0,4 persen), Kaesang Pangarep (0,4 persen), hingga Puan Maharani (0,1 persen). Burhanuddin menilai kemunculan Purbaya—meski kecil—menandakan meningkatnya eksposur publik terhadap pejabat baru di jajaran ekonomi pemerintahan.

Secara metodologis, survei menggunakan multistage random sampling dengan margin of error ±2,9 persen dan tingkat kepercayaan 95 persen. Seluruh responden diwawancarai tatap muka oleh pewawancara terlatih. Quality control dilakukan pada 20 persen sampel.


Basis Dukungan Dedi Mulyadi Kuat di Jawa Barat

Pendalaman data menunjukkan lompatan elektabilitas Dedi Mulyadi tidak muncul secara acak. Ia memperoleh dukungan terbesar dari provinsi Jawa Barat, wilayah dengan jumlah pemilih terbesar secara nasional. Dukungan di provinsi ini mencapai 43,5 persen, melampaui Prabowo yang meraih 31,4 persen. Posisi ini menandai pergeseran penting dalam konfigurasi politik Jawa Barat, yang sebelumnya lebih didominasi partai-partai besar dalam pemilu 2019 dan 2024.

Dukungan tinggi juga terlihat di Banten (38,4 persen) dan DKI Jakarta (19,7 persen). Sementara itu, Gibran Rakabuming Raka menunjukkan basis dukungan paling kuat di Jawa Tengah dan Bali. Temuan ini mengindikasikan bahwa figur-figur yang memiliki rekam jejak kepemimpinan daerah tetap menjadi magnet elektoral pada basis pemilih tertentu.

Namun data sekaligus memperlihatkan tantangan besar bagi para kandidat. Meskipun Prabowo unggul secara nasional, dominasi tersebut tidak merata di seluruh wilayah. Sebaliknya, lonjakan elektabilitas Dedi Mulyadi membuka pertanyaan baru: apakah ia akan diusung partai politik, mengingat tidak ada lagi hambatan ambang batas pencalonan?

Dalam konteks kebijakan publik, perubahan peta elektoral ini akan berpengaruh pada dinamika politik di daerah. Dukungan tinggi terhadap seorang gubernur atau tokoh lokal sering kali berkaitan dengan penilaian publik terhadap pelayanan dasar, tata kelola, dan kebijakan sektor pendidikan, kesehatan, serta penanganan kemiskinan. Survei ini menunjukkan bahwa pemilih semakin responsif terhadap figur yang dianggap bekerja nyata di daerah.

Baca juga: Gugatan OpenAI Meningkat, Peluncuran AI Dipertanyakan Usai Kasus Bunuh Diri

Untuk Albadarpost, perubahan ini perlu dipantau lebih jauh, terutama terkait bagaimana kebijakan di tingkat daerah dapat mempengaruhi preferensi pemilih di tingkat nasional. Dedi Mulyadi, yang sebelumnya dikenal dengan program tata kelola pelayanan publik di Jawa Barat, tampaknya berhasil memanfaatkan basis sosial tersebut untuk mengonversi dukungan ke level nasional.

Survei elektabilitas capres menunjukkan dinamika baru. Prabowo masih unggul, tetapi lonjakan dukungan terhadap Dedi Mulyadi mengubah peta politik nasional. (Red)


  • Penulis: redaktur

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Hadis Nabi tentang Sombong

    Hadis Nabi yang Menampar Budaya Pamer

    • calendar_month Rabu, 29 Jul 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 104
    • 0Komentar

    albadarpost.com, HIKMAH – Hadis Nabi tentang sombong bukan sekadar mengingatkan bahaya takabur, tetapi juga mengajak setiap Muslim menguji kembali isi hatinya. Di tengah budaya media sosial, pencitraan, dan kebanggaan terhadap pencapaian, larangan sombong dalam Islam terasa semakin relevan. Islam tidak melarang seseorang menjadi sukses, kaya, berilmu, atau dikenal banyak orang. Namun, Rasulullah ﷺ mengingatkan bahwa […]

  • Lamine Yamal Palestina

    Lamine Yamal Kibarkan Bendera Palestina, PM Spanyol Langsung Pasang Badan

    • calendar_month Sabtu, 16 Mei 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 200
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA DUNIA – Aksi Lamine Yamal membawa bendera Palestina saat parade juara FC Barcelona langsung memicu polemik internasional. Namun di tengah kritik keras dari pejabat Israel, Perdana Menteri Spanyol Pedro Sánchez justru menyatakan dukungannya kepada wonderkid Barcelona tersebut. Isu Lamine Yamal Palestina menjadi sorotan besar media Eropa setelah video parade kemenangan Barcelona viral di […]

  • Kamtibmas Cigalontang

    Cara Polsek Cigalontang Jaga Keamanan Desa, Bukan Sekadar Patroli

    • calendar_month Minggu, 7 Jun 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 105
    • 0Komentar

    AlbadarPost.com, BERITA DAERAH – Kamtibmas Cigalontang kembali menjadi perhatian setelah jajaran Polsek Cigalontang turun langsung ke tengah masyarakat Desa Sirnaputra, Kecamatan Cigalontang, Kabupaten Tasikmalaya, Minggu (7/6/2026). Melalui kegiatan silaturahmi warga dan penyampaian pesan keamanan lingkungan, kepolisian menunjukkan bahwa menjaga situasi tetap kondusif tidak cukup hanya mengandalkan patroli, tetapi juga membutuhkan kedekatan dengan masyarakat. Pagi itu […]

  • kuliner anak

    5 Kuliner Anak yang Paling Dicari Saat Libur Sekolah

    • calendar_month Minggu, 28 Jun 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 181
    • 0Komentar

    albadarpost.com, LIFESTYLE – Libur sekolah selalu membawa cerita kecil yang sulit dilupakan. Selain bermain bersama teman atau berkunjung ke rumah kerabat, banyak anak justru menyimpan kenangan tentang jajanan yang mereka nikmati selama masa liburan. Tahun ini, kuliner anak, jajanan favorit anak, dan makanan ringan khas pinggir jalan kembali ramai diburu. Menariknya, bukan makanan mahal atau […]

  • Upacara Peringatan KH Zaenal Mustafa ke-82 dihadiri Bupati, Forkopimda, dan pelajar dengan suasana khidmat.

    Peringatan KH Zaenal Mustafa, Pemda Serukan Persatuan

    • calendar_month Rabu, 25 Feb 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 191
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA DAERAH – Peringatan KH Zaenal Mustafa ke-82 menjadi momentum penting untuk meneguhkan kembali nilai perjuangan dan nasionalisme. Upacara mengenang Pahlawan Nasional KH Zaenal Mustafa ini sekaligus menguatkan komitmen masyarakat dalam menjaga persatuan serta meneruskan semangat perjuangan ulama pejuang tersebut. Rabu, 25 Februari 2026, Bupati dan Wakil Bupati menghadiri langsung upacara peringatan yang berlangsung […]

  • Geng Motor Tasikmalaya

    Kasus Geng Motor Tasikmalaya, Polisi Cari Titik Terang

    • calendar_month Kamis, 3 Sep 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 45
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA DAERAH — Kasus geng motor Tasikmalaya kini dalam penyelidikan polisi setelah seorang remaja berusia 16 tahun meninggal dunia usai mengalami cedera kepala dalam dugaan bentrokan di Kecamatan Mangkubumi. Polisi masih mencari rangkaian kejadian secara utuh, termasuk pihak yang terlibat dalam peristiwa tersebut. Korban berinisial IMM, warga Kecamatan Bungursari. Ia meninggal dunia pada Rabu […]

expand_less