Breaking News
light_mode
Beranda » Humaniora » Banjir Dayeuhkolot Kembali Rendam Jalan Raya, Warga dan Pengendara Bertarung dengan Air

Banjir Dayeuhkolot Kembali Rendam Jalan Raya, Warga dan Pengendara Bertarung dengan Air

  • account_circle redaktur
  • calendar_month Sabtu, 1 Nov 2025
  • visibility 78
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Banjir Dayeuhkolot Bandung setinggi 50 cm lumpuhkan lalu lintas, warga terpaksa sewa delman angkut motor.

Genangan Setinggi 50 Sentimeter Lumpuhkan Akses Utama di Dayeuhkolot

albadarpost.com, HUMANIORABanjir Dayeuhkolot Bandung kembali melumpuhkan aktivitas warga, Sabtu (1/11/2025). Air setinggi sekitar 50 sentimeter merendam ruas Jalan Raya Dayeuhkolot, Kabupaten Bandung, Jawa Barat, dan menyebabkan arus lalu lintas tersendat. Ratusan pengendara motor terjebak genangan yang membentang hampir seratus meter di depan Masjid Agung Dayeuhkolot hingga arah Baleendah.

Kondisi ini memaksa sebagian warga menunda perjalanan, sementara yang lain memilih cara tak biasa agar tetap bisa melintas: menyewa delman untuk mengangkut sepeda motor. Pemandangan unik ini seolah menjadi ritual tahunan di tengah Banjir Dayeuhkolot Bandung yang tak kunjung usai.

Motor-motor yang nekat melintas kerap mogok di tengah jalan, memaksa pengendara menepi untuk memperbaikinya atau mencari bantuan. Aktivitas masyarakat pun tersendat sejak pagi. Banyak pekerja dan pelajar terlambat tiba di tujuan.

Fitri (32), karyawan swasta asal Ciparay, menjadi salah satu yang memilih menggunakan jasa delman. Ia mengaku sudah dua kali motornya mati mendadak saat mencoba menembus banjir. “Kalau dipaksa terus, bisa rusak parah. Lebih baik bayar Rp 25 ribu buat naik delman daripada keluar uang jutaan buat servis,” ujarnya saat ditemui di lokasi.

Menurut Fitri, perjalanan dari rumah ke tempat kerjanya biasanya hanya 45 menit. Namun kali ini, ia harus menempuh hampir dua jam. “Kalau telat terus, bisa kena teguran kantor. Tapi mau bagaimana, jalan satu-satunya ya ini,” tambahnya.


Delman Jadi Angkutan Darurat, Banjir Tak Kunjung Selesai

Delman yang biasanya digunakan untuk wisata kini beralih fungsi menjadi kendaraan darurat. Para kusir memasang tali kuat untuk mengikat motor di bagian belakang delman agar tidak terjatuh saat melintas. Tarifnya bervariasi, antara Rp 20.000 hingga Rp 40.000 per motor, tergantung jarak dan kedalaman air.

Pemandangan itu menjadi bukti betapa warga sudah terbiasa beradaptasi dengan Banjir Dayeuhkolot Bandung. “Kalau tidak begini, motor bisa rusak. Setiap musim hujan, pasti seperti ini,” kata seorang kusir yang tengah menuntun kuda perlahan di tengah genangan.

Rika (27), pegawai kantor di kawasan Kopo, memilih menepi dan menunggu air surut. Ia sudah memberi kabar kepada kantornya bahwa ia akan terlambat. “Setiap musim hujan, pasti begini. Kadang saya malah putar balik dan tidak berangkat karena tidak ada jalan lain,” ujarnya pasrah.

Baca juga: Penipuan Online Kian Canggih, Polisi Bongkar Modus Love Scam dan Rekayasa AI

Ia berharap pemerintah segera memberikan solusi nyata. “Bukan hanya warga sini yang kena dampak, tapi juga pekerja dan pelajar yang setiap hari melintas. Kita tidak mungkin terus menunggu air surut setiap kali hujan,” ucapnya.


Ojek Daring dan Warga Terdampak, Drainase Jadi Sorotan

Dadan (40), pengemudi ojek daring, turut merasakan dampaknya. Ia mengaku banyak pelanggan membatalkan pesanan karena enggan menambah ongkos. “Kalau dipaksakan lewat, motor bisa rusak. Kalau rusak, tidak bisa narik lagi. Penghasilan langsung hilang,” tuturnya.

Menurutnya, perbaikan drainase menjadi kebutuhan mendesak. “Kalau cuma disedot airnya atau ditutup sementara, banjirnya pasti datang lagi. Yang dibutuhkan itu solusi jangka panjang, bukan tambal sulam,” katanya tegas.

Sementara itu, warga sekitar tampak sigap membantu. Ada yang mengatur lalu lintas, sebagian lagi menawarkan jasa dorong motor bagi pengendara yang terjebak. Aktivitas seperti ini, meski tampak sederhana, menjadi bukti solidaritas warga yang sudah akrab dengan bencana tahunan.

Petugas kepolisian berjaga di titik banjir untuk mengurai kemacetan. Namun upaya itu tak banyak membantu karena banyak pengendara memilih berhenti menunggu air surut. Hingga siang hari, genangan air belum menunjukkan tanda-tanda surut. Langit mendung yang menggantung menambah kekhawatiran warga akan banjir yang lebih parah bila hujan turun kembali.


Masalah Tahunan Tanpa Ujung

Masalah Banjir Dayeuhkolot Bandung bukan hal baru. Fenomena ini telah berlangsung bertahun-tahun tanpa solusi signifikan. Selain kiriman air dari wilayah hulu, kondisi sistem drainase yang buruk dan naiknya permukaan air Sungai Citarum memperparah situasi.

Fandi (38), warga sekaligus pekerja di kawasan Dayeuhkolot, mengatakan bahwa banjir selalu datang dengan pola yang sama. “Air cepat naik tapi lama surut. Pemerintah perlu kerja serius. Kita tidak mau setiap musim hujan harus keluar biaya tambahan atau kehilangan waktu kerja,” ujarnya.

Pemerintah Kabupaten Bandung telah berulang kali berjanji melakukan pembenahan drainase dan normalisasi sungai. Namun hingga kini, perbaikan belum sepenuhnya dirasakan warga. Sementara itu, masyarakat sudah bersiap menghadapi kemungkinan banjir lanjutan jika hujan deras kembali mengguyur kawasan selatan Bandung.

Hingga Sabtu siang, hujan belum turun lagi, tetapi genangan masih bertahan di titik-titik tertentu. Aktivitas ekonomi dan mobilitas warga tetap terganggu.

Banjir Dayeuhkolot Bandung kembali merendam jalan utama hingga 50 cm. Warga terpaksa mencari cara bertahan, mulai dari sewa delman hingga menunda perjalanan. Drainase buruk dan luapan Sungai Citarum kembali jadi sorotan utama penyebab banjir tahunan yang belum juga tuntas.

Banjir Dayeuhkolot Bandung rendam jalan utama, warga pakai delman angkut motor. Drainase buruk dan luapan Citarum kembali disorot. (Red)



  • Penulis: redaktur

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Kejurprov Karate Jabar 2026

    Kejurprov Karate Jabar 2026 di Tasikmalaya, Banyak Atlet Membawa Mimpi Besar

    • calendar_month Minggu, 7 Jun 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 92
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA DAERAH — Kejurprov Karate Jabar 2026 bukan hanya soal medali dan kemenangan di atas tatami. Di balik tendangan, pukulan, dan teriakan semangat yang menggema di GOR Siliwangi Kota Tasikmalaya, ratusan atlet muda datang membawa harapan yang lebih besar: masa depan. Kejuaraan Provinsi Jawa Barat Satria Tama Karate 2026 yang berlangsung pada Minggu, 7 […]

  • kisah kyai inspiratif

    Merinding! 7 Kisah Kyai Ini Bikin Santri Menangis Diam-Diam

    • calendar_month Rabu, 15 Apr 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 154
    • 0Komentar

    albadarpost.com, CAKRAWALA – Kisah kyai inspiratif kini kembali dicari di tengah derasnya arus digital yang sering membuat generasi muda kehilangan arah. Kisah kyai inspiratif, teladan ulama, dan cerita penuh hikmah dari pesantren menjadi oase yang menenangkan sekaligus menguatkan hati para santri. Di balik kehidupan sederhana mereka, tersimpan pelajaran besar yang tak lekang oleh zaman. Seorang […]

  • keutamaan 10 hari terakhir Ramadhan

    Banyak Orang Menyesal, Inilah Keutamaan 10 Hari Terakhir Ramadhan

    • calendar_month Sabtu, 14 Mar 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 130
    • 0Komentar

    albadarpost.com, LIFESTYLE – Tidak semua orang menyadari keutamaan 10 hari terakhir Ramadhan. Padahal, fase terakhir bulan suci ini menyimpan kesempatan besar yang bisa mengubah kehidupan seorang muslim. Pada malam-malam inilah terdapat Lailatul Qadar, malam penuh kemuliaan yang nilainya lebih baik daripada seribu bulan. Karena itu, banyak ulama menekankan pentingnya memaksimalkan 10 hari terakhir Ramadhan dengan […]

  • Galunggung Tasikmalaya

    Di Balik Gerak Jalan Galunggung, Bupati Soroti Makna Kebangkitan Tasikmalaya

    • calendar_month Minggu, 26 Apr 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 136
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA DAERAH – Galunggung Tasikmalaya pagi itu terlihat lebih hidup dari biasanya. Sejak matahari belum tinggi, kawasan wisata Cipanas sudah dipenuhi warga yang datang untuk mengikuti Gerak Jalan Tematik Galunggung “82” tahun 2026, Minggu (26/04/2026). Kegiatan ini juga dikenal sebagai gerak jalan Galunggung yang setiap tahun makin ramai dan jadi perhatian di kalender wisata […]

  • Suasana Sidang Isbat penetapan 1 Ramadan 1447 H di Jakarta dengan pemaparan data hisab dan rukyat hilal.

    Resmi! Tanggal Puasa 2026 Ditetapkan

    • calendar_month Selasa, 17 Feb 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 148
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA NASIONAL – Pemerintah melalui Kementerian Agama resmi menetapkan 1 Ramadan 1447 H sebagai awal puasa 2026 yang jatuh pada Kamis, 19 Februari 2026. Penetapan awal Ramadan 1447 Hijriah atau tanggal puasa 2026 ini diputuskan dalam Sidang Isbat setelah mempertimbangkan hasil hisab dan rukyat hilal secara nasional. Keputusan tersebut memberikan kepastian bagi umat Islam […]

  • Malam Harmoni Tanpa Batas

    Lagu dari Balik Lapas Menggema di Ciamis

    • calendar_month Rabu, 17 Jun 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 107
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA DAERAH – Malam Harmoni Tanpa Batas bukan sekadar festival musik dalam rangka Hari Jadi Kabupaten Ciamis ke-384. Perhelatan yang digelar di Taman Lokasana Ciamis, Selasa malam (17/6/2026), itu justru menghadirkan pesan yang lebih dalam. Di tengah gemerlap panggung dan penampilan musisi nasional, sebuah lagu hasil karya warga binaan Lapas Kelas IIB Ciamis mencuri […]

expand_less