Breaking News
light_mode
Beranda » Kolaborasi » Pariwisata dan Kreativitas Jadi Ruh Hari Jadi Kota Tasikmalaya ke-24

Pariwisata dan Kreativitas Jadi Ruh Hari Jadi Kota Tasikmalaya ke-24

  • account_circle redaktur
  • calendar_month Kamis, 9 Okt 2025
  • visibility 14
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.


Pariwisata dan kreativitas jadi pusat perhatian di Hari Jadi Kota Tasikmalaya ke-24 bersama Disporabudpar.

albadarpost.com, WARTA MITRA. Hari Jadi Kota Tasikmalaya ke-24 tahun ini menjadi momentum penting bagi Pemerintah Kota Tasikmalaya, khususnya Dinas Pemuda, Olahraga, Kebudayaan, dan Pariwisata (Disporabudpar). Dengan mengusung semangat “Tasik Kreatif, Tasik Berdaya”, perayaan tahun ini bukan hanya seremonial belaka, melainkan juga dorongan untuk menumbuhkan sektor pariwisata dan kreativitas sebagai kekuatan ekonomi baru bagi daerah.


Disporabudpar Dorong Sinergi Pariwisata dan Ekonomi Kreatif

Kepala Dinas Disporabudpar Kota Tasikmalaya, Dr. H. DEDDY MULYANA, S.STP., M.Si., menegaskan bahwa tahun ke-24 menjadi titik refleksi perjalanan panjang pembangunan kota. Menurutnya, pariwisata dan kreativitas kini menjadi dua sektor strategis yang harus diperkuat untuk menghadapi tantangan ekonomi dan perubahan sosial.

“Kami ingin menjadikan momentum Hari Jadi Kota Tasikmalaya ke-24 ini sebagai tonggak baru untuk memperkuat ekosistem pariwisata dan ekonomi kreatif,” ujar Deddy, Minggu (9/10/2025).

Melalui berbagai program, Disporabudpar berupaya menumbuhkan partisipasi aktif masyarakat, pelaku UMKM, dan komunitas kreatif. Sejumlah kegiatan unggulan seperti Tasik Creative Festival 2025, pameran ekonomi kreatif, pertunjukan seni budaya, dan City Heritage Walk menjadi ajang kolaborasi lintas sektor yang mempertemukan seni, budaya, teknologi, dan bisnis lokal.

Selain itu, sektor pariwisata juga terus digerakkan dengan promosi potensi wisata unggulan seperti Situ Gede, dan berbagai destinasi budaya yang menjadi kebanggaan warga Tasikmalaya. Dengan penataan infrastruktur dan peningkatan kapasitas SDM pariwisata, pemerintah optimistis kunjungan wisata akan meningkat signifikan di tahun mendatang.

Menurut data Disporabudpar, jumlah kunjungan wisata ke Tasikmalaya meningkat hingga 18 persen sepanjang tahun 2024–2025, terutama dari wisatawan domestik asal Bandung, Cirebon, dan Jabodetabek. Angka ini menunjukkan bahwa branding “Tasik Kreatif dan Berdaya” mulai mendapat tempat di hati masyarakat luas.


Kolaborasi Kreatif Wujudkan Kota Berdaya

Melalui program Tasikmalaya Creative Movement, Disporabudpar berkolaborasi dengan pelaku seni dan pengrajin lokal untuk memajukan ekonomi kreatif. Bidang fashionn, kuliner, dan desain menjadi sektor yang digarap serius.

“Kami melihat anak-anak muda Tasikmalaya memiliki energi besar dalam menciptakan karya. Tugas kami adalah membuka ruang dan jejaring agar karya mereka bisa bersaing di tingkat nasional maupun global,” jelas Deddy.

Salah satu keberhasilan nyata adalah terbentuknya Tasikmalaya Creative Hub, wadah yang menggabungkan pelatihan, inkubasi bisnis, dan galeri produk lokal. Tempat ini diharapkan menjadi magnet baru bagi wisatawan yang ingin melihat langsung proses kreatif khas Tasikmalaya dari anyaman bambu, batik sukapura, hingga kuliner tradisional yang dikemas modern.

Tidak hanya itu, Disporabudpar juga menjalin kerja sama dengan pelaku digital marketing lokal dan perguruan tinggi dalam rangka memperkuat promosi berbasis digital. Dengan strategi konten kreatif di media sosial dan optimalisasi mesin pencari (SEO), destinasi wisata Tasikmalaya kini lebih mudah ditemukan oleh wisatawan potensial.


Pesan Kepala Disporabudpar: Tasikmalaya Harus Terus Berkarya

“Selamat Hari Jadi Kota Tasikmalaya ke-24,” ucap Kepala Dinas Pemuda, Olahraga, Kebudayaan, dan Pariwisata, Deddy Mulyana dengan penuh semangat.

“Momentum ulang tahun kota ini bukan sekadar perayaan, tetapi refleksi perjalanan dan tekad kami untuk menjadikan Tasikmalaya sebagai kota yang berdaya melalui pariwisata dan kreativitas. Kami percaya potensi lokal yang tumbuh dari masyarakat adalah kekuatan sesungguhnya. Mari terus berkarya, berinovasi, dan menjaga identitas budaya Tasikmalaya agar semakin dikenal di tingkat nasional maupun internasional,” tambahnya.

Pernyataan itu sejalan dengan visi Pemerintah Kota Tasikmalaya yang baru yang berkomitmen menjadikan kebudayaan dan pariwisata sebagai pilar utama pembangunan daerah.


Kesimpulan

Hari Jadi Kota Tasikmalaya ke-24 menjadi momentum memperkuat pariwisata dan kreativitas sebagai pendorong utama ekonomi lokal. (AlbadarPost/Aden)


  • Penulis: redaktur

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Ilustrasi suasana Ramadan dengan umat Muslim beribadah dan merenungi makna puasa menurut Al-Qur’an dan hadis.

    Makna Ramadan dan Tiga Tingkatan Puasa

    • calendar_month Rabu, 18 Feb 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 20
    • 0Komentar

    albadarpost.com, LIFESTYLE – Makna Ramadan bukan hanya tentang menahan lapar dan dahaga. Ramadan berasal dari kata ar-romadh yang berarti membakar. Artinya, bulan suci ini diharapkan mampu membakar dosa dan menyucikan jiwa. Pemahaman tentang hakikat puasa Ramadan atau makna puasa dalam Islam menjadi penting agar ibadah tidak berhenti pada rutinitas tahunan semata. Allah SWT berfirman dalam […]

  • CCTV Pantura live memantau arus lalu lintas mudik Lebaran secara real-time di jalur pantai utara

    Pantura Macet atau Lancar? Cek CCTV Live Sebelum Berangkat

    • calendar_month Rabu, 18 Mar 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 7
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA NASIONAL – CCTV Pantura live kini jadi solusi paling praktis untuk memantau arus mudik secara real-time. Dengan akses CCTV jalur Pantura, pemudik bisa melihat kondisi lalu lintas terkini, mengecek kemacetan, sekaligus menentukan waktu terbaik untuk berangkat. Tidak hanya itu, pantauan lalu lintas live streaming Pantura juga membantu menghindari titik rawan macet yang sering […]

  • Ono Surono

    Ono Surono di Kasus Korupsi Bekasi

    • calendar_month Jumat, 16 Jan 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 10
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA DAERAH – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) melanjutkan penyidikan kasus korupsi proyek pemerintahan Kabupaten Bekasi dengan menelusuri dugaan aliran uang ke Wakil Ketua DPRD Jawa Barat, Ono Surono. Pendalaman ini bukan sekadar pemeriksaan saksi, tetapi mengarah pada pengujian unsur pidana yang dapat berujung sanksi hukum dan politik bagi pejabat publik. Langkah KPK menjadi penting […]

  • Kolaborasi MUI dan Kemenag dalam program transmigrasi alumni pesantren untuk penguatan dakwah dan ekonomi umat.

    Strategi Baru Modernisasi Dakwah Bagi Alumni Pesantren

    • calendar_month Senin, 2 Feb 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 12
    • 0Komentar

    albadarpost.com, HUMANIORA – Pesantren tidak lagi berdiri hanya sebagai lembaga pendidikan keagamaan tradisional. Di tengah arus urbanisasi, perubahan ekonomi, dan tantangan ideologi global, pesantren dituntut tampil lebih adaptif. Di sinilah kolaborasi Majelis Ulama Indonesia (MUI) dan Kementerian Agama (Kemenag) menemukan momentumnya. Program transmigrasi alumni pesantren yang tengah disiapkan MUI dan Kemenag bukan sekadar pemindahan penduduk. […]

  • perang Islam

    Dari Badar ke Hattin: 7 Perang Islam Penuh Ketegangan

    • calendar_month Jumat, 3 Apr 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 45
    • 0Komentar

    albadarpost.com, HUMANIORA – Perang Islam menjadi bagian penting dalam perjalanan peradaban dunia. Dalam sejarah perang Islam, berbagai konflik besar tidak hanya menentukan arah dakwah, tetapi juga membentuk strategi militer, politik, dan sosial umat. Kisah perang dalam Islam selalu menghadirkan drama, pengorbanan, dan momen penuh ketegangan yang mengubah jalannya sejarah. Menariknya, setiap perang besar Islam memiliki […]

  • kiai mengajar santri di pesantren dalam pendidikan pesantren tradisional

    Kiai Menjadi Jantung Pesantren: Peran Besarnya Membentuk Akhlak Santri

    • calendar_month Jumat, 13 Mar 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 15
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA NASIONAL – Pagi masih sangat muda ketika para santri mulai memenuhi serambi masjid pesantren. Kitab-kitab kuning terbuka di hadapan mereka. Di depan para santri, seorang kiai pesantren duduk tenang sambil menjelaskan makna ayat demi ayat. Inilah gambaran sederhana dari peran kiai pesantren dalam kehidupan pendidikan Islam. Dalam tradisi pendidikan pesantren, kiai bukan sekadar […]

expand_less