Breaking News
light_mode
Beranda » Humaniora » Pemprov Jabar Percepat Pemulangan Korban Penipuan Perekrutan Kerja di Kalbar

Pemprov Jabar Percepat Pemulangan Korban Penipuan Perekrutan Kerja di Kalbar

  • account_circle redaktur
  • calendar_month Rabu, 19 Nov 2025
  • visibility 108
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

13 warga Garut–Tasik jadi korban penipuan perekrutan kerja di Kalbar. Pemprov Jabar siapkan evakuasi dan penyelidikan.


Korban Penipuan Perekrutan Kerja Terlantar di Pedalaman Kalbar

albadarpost.com, HUMANIORA – Video permintaan tolong dari 13 warga Garut dan Tasikmalaya membuka fakta baru tentang maraknya penipuan perekrutan kerja di tengah sulitnya mencari pekerjaan. Mereka ditemukan telantar di Kecamatan Sungai Raya, Kabupaten Kubu Raya, tanpa kepastian pekerjaan yang sebelumnya dijanjikan. Kasus ini menyoroti celah perlindungan tenaga kerja, terutama bagi warga dengan pendidikan terbatas di daerah asal.

Rombongan yang tiba di Kalimantan Barat itu mengaku dijanjikan bekerja sebagai buruh di perkebunan kelapa sawit. Janjinya sederhana: gaji layak, pekerjaan stabil, dan akomodasi aman. Yang mereka temukan justru sebaliknya. Upah tak jelas, lokasi kerja berpindah, hingga akhirnya mereka ditinggalkan tanpa tempat tinggal maupun pendamping.

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, memastikan mereka kini berada dalam pengawasan kepolisian di Kalbar. Pemerintah provinsi menyiapkan pemulangan secepatnya. Ia mengatakan pemprov tengah mengoordinasikan tiket pesawat dan pendampingan administratif. Penegasan ini muncul setelah video warga itu viral dan menimbulkan respons kuat dari publik.

Dedi mengingatkan bahwa pola serupa telah berulang berkali-kali. Banyak warga Jabar yang menerima tawaran kerja dari pihak tidak resmi lalu ditelantarkan setelah tiba di luar daerah. Ia meminta kewaspadaan warga ditingkatkan dan aparat ketenagakerjaan memperketat pengawasan praktik rekrutmen.

Jejak Penelantaran Pekerja dan Koordinasi Aparat

Informasi tambahan datang dari Imas Aan Ubudiah, anggota DPR RI dari Dapil XI Jawa Barat. Ia membenarkan laporan bahwa para korban sebelumnya sempat bekerja di Kalimantan Utara selama empat bulan. Namun, upah yang mereka terima jauh dari yang dijanjikan. Setelah itu, mereka dipindahkan ke Kalbar dan kembali mengalami penelantaran.

Baca juga: Rute Gelap Perekrutan: Jejak 13 Pekerja Jabar dari Janji Sawit hingga Terlantar di Kalbar

Imas menyebut bahwa para korban kini dalam kondisi aman dan sedang difasilitasi proses pemulangannya. Ia menekankan perlunya penyelidikan menyeluruh agar rantai penipuan perekrutan kerja dapat diungkap. Legislator itu meminta Kementerian Ketenagakerjaan, Disnaker Kalbar, serta pengawas ketenagakerjaan Jabar turun langsung memeriksa dugaan pelanggaran hak pekerja.

Koordinasi antara dua provinsi sedang berjalan. Fokus utamanya adalah memastikan korban terlindungi, serta mengumpulkan keterangan mengenai perekrut yang membawa rombongan tersebut. Aparat berwenang menelusuri pola perekrutan, jalur pengiriman pekerja, serta dugaan adanya jaringan yang memanfaatkan kebutuhan ekonomi warga.

Para Korban yang Berasal dari Garut dan Tasikmalaya

Terdapat sepuluh warga Garut dan tiga warga Tasikmalaya dalam rombongan yang terbengkalai tersebut. Mereka berasal dari kecamatan berbeda: Mekartani, Sukanagara, Saribakti, Karangpawitan, Toblong, dan Campakasari. Mayoritas bekerja serabutan sebelum menerima tawaran kerja dari perekrut.

Baca juga: Gubernur Jabar Libatkan Mahasiswa Teknik Sipil Jadi Pengawas Proyek Infrastruktur

Dalam keterangan mereka, tawaran kerja itu dianggap sebagai peluang yang sulit ditolak. Gaji dijanjikan tetap, fasilitas disediakan, dan proses keberangkatan berlangsung cepat. Kondisi ini menjadi salah satu faktor yang sering dimanfaatkan perekrut ilegal, terutama ketika lapangan kerja formal di daerah tidak memadai.

Penipuan Perekrutan Kerja dan Minimnya Pengawasan

Kasus ini menegaskan kembali lemahnya pengawasan rekrutmen tenaga kerja antarprovinsi. Mekanisme pengecekan legalitas perekrut jarang dilakukan oleh calon pekerja karena minimnya informasi dan rendahnya literasi ketenagakerjaan. Pemerintah daerah pun belum memiliki sistem terpadu untuk memverifikasi setiap tawaran kerja yang masuk ke desa-desa.

Konsekuensinya, warga mudah terjebak iming-iming gaji besar yang tidak pernah terwujud. Data Disnaker Jabar dalam dua tahun terakhir mencatat peningkatan aduan penipuan kerja lebih dari 18 persen. Polanya sama: proses rekrutmen informal, tidak ada kontrak tertulis, hingga pemindahan lokasi kerja tanpa pemberitahuan.

Jika tren ini tidak ditangani dengan serius, jumlah korban dapat bertambah. Pemerintah daerah perlu memperkuat edukasi publik dan menindak perekrut ilegal. Bagi warga, kewaspadaan terhadap tawaran kerja yang tidak memiliki dokumen resmi menjadi langkah pertama untuk melindungi diri.

Kasus ini menegaskan pentingnya pengawasan rekrutmen kerja dan pemulangan cepat bagi korban agar penipuan serupa tidak terus berulang. (Red/Arrian)


  • Penulis: redaktur

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Santriwati Hilang Garut

    Berangkat ke Pesantren, Dua Santriwati asal Garut Tak Kunjung Tiba

    • calendar_month Senin, 25 Mei 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 200
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA DAERAH – Kabar mengenai dua santriwati hilang asal Garut menjadi perhatian warga media sosial sejak Sabtu (23/5/2026). Informasi tentang santriwati hilang Garut tersebut menyebar luas melalui Facebook dan grup percakapan warga setelah keluarga membuat laporan resmi ke Polsek Bayongbong. Redaksi albadarpost.com telah melakukan klarifikasi langsung kepada pihak keluarga terkait kebenaran informasi tersebut. Selain […]

  • Ilustrasi reflektif tentang makna sabar menurut Surah Al-Baqarah sebagai kekuatan iman dalam menghadapi ujian hidup

    Sabar Bukan Pasrah, Ini Maknanya dalam Al-Baqarah

    • calendar_month Minggu, 1 Mar 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 176
    • 0Komentar

    albadarpost.com, LIFESTYLE – Banyak orang mengira makna sabar adalah diam dan menerima keadaan tanpa usaha. Padahal, arti sabar menurut Islam jauh lebih dalam. Surah Al-Baqarah menggambarkan sabar sebagai kekuatan batin yang aktif, bukan sikap pasif. Karena itu, memahami hakikat sabar menjadi penting agar kesabaran tidak salah dimaknai dan justru melemahkan jiwa. Di tengah tekanan hidup […]

  • OTT KPK

    OTT KPK Kembali, Mengapa Korupsi Daerah Tak Berhenti?

    • calendar_month Sabtu, 11 Jul 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 67
    • 0Komentar

    albadarpost.com, EDITORIAL – Satu konferensi pers selesai. Kamera televisi dimatikan. Namun, satu pertanyaan justru semakin keras terdengar di ruang publik: mengapa OTT KPK terhadap kepala daerah masih terus berulang? Belakangan ini, KPK kembali mengumumkan operasi tangkap tangan dalam perkara yang melibatkan seorang kepala daerah. Proses hukum masih berjalan, sementara seluruh pihak tetap berhak atas asas […]

  • ilustrasi kedermawanan Usman bin Affan menyerahkan harta untuk membantu kaum Muslimin

    Derma Tanpa Batas: Kisah Mengharukan Usman bin Affan

    • calendar_month Jumat, 27 Feb 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 174
    • 0Komentar

    albadarpost.com, LIFESTYLE – Kedermawanan Usman bin Affan selalu menjadi perbincangan hangat di kalangan umat Islam. Sosok sahabat Nabi ini dikenal karena kemurahan hati, infak tanpa batas, dan kepedulian sosial yang luar biasa. Bahkan, kedermawanan Usman bin Affan kerap disebut sebagai simbol sedekah terbesar dalam sejarah Islam. Ia bukan hanya saudagar kaya, melainkan juga pribadi yang […]

  • Ilustrasi rudal BrahMos milik Indonesia yang diluncurkan dari sistem pertahanan pesisir sebagai bagian modernisasi militer Asia Tenggara.

    Indonesia Beli Rudal BrahMos: Sinyal Baru Kekuatan Asia Tenggara

    • calendar_month Selasa, 10 Mar 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 139
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA DUNIA – Keputusan Indonesia beli rudal BrahMos dari India langsung menarik perhatian pengamat militer regional. Langkah ini menandai fase baru modernisasi pertahanan nasional. Selain itu, kebijakan tersebut memperlihatkan keseriusan pemerintah dalam memperkuat kemampuan maritim. Banyak analis menilai bahwa Indonesia membeli rudal BrahMos bukan sekadar transaksi alutsista, melainkan strategi jangka panjang untuk meningkatkan daya […]

  • Kesehatan Persit

    350 Persit Tasikmalaya Jalani Pemeriksaan Kesehatan

    • calendar_month Senin, 22 Jun 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 63
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA DAERAH – Suasana Aula Makodim 0612/Tasikmalaya sejak pagi tampak lebih ramai dari biasanya. Sejumlah anggota Persit Kartika Chandra Kirana (KCK) Cabang XXIII Kodim 0612/Tasikmalaya datang bergantian sambil membawa berkas pemeriksaan. Senyum dan obrolan ringan mengiringi antrean yang tertata rapi. Di tengah kesibukan mengurus keluarga dan mendampingi suami, kesehatan Persit menjadi perhatian utama dalam […]

expand_less