Breaking News
light_mode
Beranda » Berita Daerah » Pemkab Tasikmalaya Perkuat Literasi Informasi untuk Bendung Hoaks

Pemkab Tasikmalaya Perkuat Literasi Informasi untuk Bendung Hoaks

  • account_circle redaktur
  • calendar_month Kamis, 20 Nov 2025
  • visibility 91
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

KIM Tasikmalaya memperkuat literasi digital untuk menekan laju hoaks yang menyebar lebih cepat dari informasi benar.

albadarpost.com, LENSA – Arus informasi yang bergerak tanpa jeda kembali menjadi sorotan pada Bimbingan Teknis Pengelolaan Informasi bagi Komunitas Informasi Masyarakat (KIM) di Kecamatan Cisayong, Kamis, 20 November 2025. Agenda ini digelar untuk memperkuat literasi digital warga, terutama di wilayah Utara Kabupaten Tasikmalaya, yang kian terpapar banjir informasi dari ruang daring. Pemerintah daerah menilai penguatan ini mendesak mengingat hoaks terus beredar dengan kecepatan yang melampaui kemampuan publik untuk memverifikasi.

Kepala Bidang Informasi Komunikasi Publik Dishubkominfo Kabupaten Tasikmalaya, H. Roni Imroni, S.Sos., M.M., membuka kegiatan sekaligus menegaskan posisi KIM sebagai mitra strategis pemerintah daerah. Ia menyebut kelompok ini bukan sekadar corong informasi publik, tetapi benteng pertama masyarakat dalam memilah kabar yang valid. Menurutnya, ruang digital yang makin padat informasi menuntut KIM bekerja lebih presisi dan lebih peka terhadap dampak penyebaran kabar yang keliru.

“Kami berharap KIM membantu pemerintah daerah menyaring informasi sebelum sampai ke publik,” ujar Roni di hadapan peserta dari berbagai desa di wilayah Utara Tasikmalaya.

Materi yang diberikan meliputi teknik verifikasi sederhana, cara membaca ulang sumber informasi, hingga pengenalan pola umum kabar palsu yang marak beredar melalui grup percakapan. Diskusi berlangsung intens terutama ketika peserta membahas variasi hoaks yang kian sulit dibedakan dari kabar resmi. Narasumber dari FK KIM, praktisi komunikasi visual, dan pengelola media komunitas memberikan perspektif praktis mengenai bagaimana komunitas dapat mengelola arus informasi secara bertanggung jawab.


Hoaks yang Menyebar Enam Kali Lebih Cepat

Seusai kegiatan, Roni memberikan penjelasan lebih rinci mengenai karakter penyebaran hoaks yang dinilainya semakin agresif. Ia merujuk pada berbagai penelitian internasional yang menunjukkan hoaks menyebar hingga enam kali lebih cepat dibandingkan informasi yang benar. Temuan tersebut, kata Roni, bukan dugaan, melainkan hasil riset yang dikaji dengan metodologi ketat.

Salah satu rujukan utama berasal dari penelitian Massachusetts Institute of Technology (MIT) yang dipublikasikan dalam jurnal Science. Studi tersebut menelaah lebih dari 126 ribu informasi di internet dan memverifikasinya melalui enam lembaga pengecek fakta internasional, mulai Snopes hingga FactCheck. Hasilnya memperlihatkan dua pertiga informasi yang beredar terbukti palsu, sementara hanya sebagian kecil yang benar-benar faktual.

Penelitian itu juga memperlihatkan perbedaan drastis dalam kecepatan penyebaran. Hoaks hanya memerlukan sekitar 10 jam untuk mencapai 1.500 orang. Informasi benar butuh waktu enam kali lebih lama, sekitar 60 jam, untuk menjangkau audiens yang sama. Temuan lain lebih mengkhawatirkan: satu persen hoaks bisa dibagikan hingga 100 ribu kali, capaian yang jarang ditembus berita faktual.

“Perbandingannya sangat jauh. Informasi benar bergerak seperti lari jarak jauh, sementara hoaks menempuh lintasan sprint,” kata Roni.

Derasnya arus penyebaran hoaks membuat literasi digital menjadi kemampuan dasar yang harus dimiliki warga. Roni menekankan pentingnya jeda sebelum membagikan informasi. Menurutnya, tiga langkah sederhana—memeriksa sumber, tanggal, dan konteks—bisa menahan laju kabar palsu yang seringkali tersebar lebih karena kelalaian daripada niat buruk.


Tanggung Jawab Komunitas di Tengah Ledakan Informasi

Penguatan literasi digital di tingkat komunitas, kata Roni, bukan sekadar program pelatihan, tetapi strategi jangka panjang pemerintah daerah untuk menjaga ruang informasi tetap sehat. KIM disebutnya memiliki posisi unik karena bekerja di wilayah yang dekat dengan warga sekaligus cukup peka terhadap dinamika sosial di lingkungannya.

Baca juga: Pemprov Jabar Kebut Penataan Bangunan Pesantren untuk Tingkatkan Keamanan

Melalui Bimtek ini, Dishubkominfo berharap KIM dapat membangun sistem internal yang mampu mengidentifikasi dan memfilter konten yang berpotensi menyesatkan. Dengan dukungan pelatihan berkala, pemerintah daerah menilai komunitas memiliki peluang besar untuk menjadi penyeimbang arus informasi yang kerap tak terkendali.

Kegiatan di Cisayong ini menjadi bagian dari rangkaian penguatan KIM yang digelar di beberapa kecamatan lainnya. Konteksnya tetap sama: ruang digital yang makin padat membuat peran warga sebagai penjaga mutu informasi kian penting. Jika kapasitas KIM tidak ditingkatkan, masyarakat akan lebih mudah terseret arus kabar yang tidak terverifikasi.

Penguatan literasi digital KIM menjadi langkah penting untuk menekan laju hoaks dan menjaga ruang informasi Kabupaten Tasikmalaya tetap sehat. (Red/Arrian)


  • Penulis: redaktur

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Suasana Balai Kota Tasikmalaya dengan spanduk kritik sebagai simbol kekecewaan publik terhadap komunikasi kepemimpinan wali kota.

    Kritik Wali Kota Tasikmalaya dan Ujian Komunikasi Publik

    • calendar_month Senin, 2 Feb 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 78
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA DAERAH – Kepemimpinan tidak hanya diukur dari kebijakan yang tertulis, tetapi juga dari cara seorang pemimpin hadir dan merespons warganya. Di Tasikmalaya, kritik wali kota Tasikmalaya kembali mengemuka, kali ini melalui sebuah spanduk yang terpasang di area Balai Kota. Spanduk itu sederhana, namun pesannya tajam: “Wapres Datang Wali Kota Terdepan. Giliran Masyarakat Datang […]

  • Ilustrasi keteguhan Nabi Luth dalam menghadapi kaumnya yang menolak dakwah dan kebenaran

    Keteguhan Nabi Luth dalam Menghadapi Kaumnya yang Jarang Dibahas

    • calendar_month Rabu, 18 Mar 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 65
    • 0Komentar

    albadarpost.com, LIFESTYLE – Keteguhan Nabi Luth menjadi salah satu kisah yang penuh makna dalam sejarah Islam. Melalui kisah Nabi Luth, kita melihat bagaimana dakwah Nabi Luth menghadapi penolakan keras, bahkan dari kaumnya sendiri. Selain itu, ujian Nabi Luth menunjukkan betapa kuatnya kesabaran seorang nabi dalam menyampaikan kebenaran. Namun, yang jarang dibahas adalah bagaimana tekanan sosial […]

  • Pembacokan mantan istri Bogor

    Emosi Lama Meledak, Pasutri Dibacok Mantan Suami di Bogor

    • calendar_month Minggu, 11 Jan 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 76
    • 0Komentar

    Kasus pembacokan mantan istri di Bogor mengungkap konflik emosional lama yang berujung tindak pidana berat. albadarpost.com, HUMANIORA – Kasus pembacokan mantan istri Bogor kembali menyorot persoalan konflik rumah tangga yang tidak tuntas dan berujung pada tindak pidana berat. Insiden ini terjadi di Kabupaten Bogor dan melibatkan seorang pria yang menyerang mantan istrinya beserta suami baru […]

  • Ilustrasi penggunaan inhaler dan obat semprot hidung saat puasa Ramadan beserta penjelasan hukum dalam Islam.

    Hukum Inhaler saat Puasa, Batal atau Tidak?

    • calendar_month Selasa, 24 Feb 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 84
    • 0Komentar

    albadarpost.com, LIFESTYLE – Hukum inhaler saat puasa sering menjadi pertanyaan umat Islam, terutama bagi penderita asma dan gangguan pernapasan. Selain itu, banyak pula yang bertanya tentang hukum obat semprot hidung saat puasa dan apakah penggunaannya membatalkan ibadah Ramadan. Karena itu, penting memahami penjelasan fikih berdasarkan dalil dan pendapat ulama agar tidak ragu dalam beribadah. Puasa […]

  • banjir bandang Bandung Barat

    BPBD Bandung Barat Tangani Banjir Bandang yang Merendam Area Wisata

    • calendar_month Kamis, 4 Des 2025
    • account_circle redaktur
    • visibility 44
    • 0Komentar

    Banjir bandang Bandung Barat merendam area wisata dan sawah, disertai longsor di dua kecamatan. albadarpost.com, HUMANIORA – Banjir bandang Bandung Barat kembali memicu kerusakan pada area wisata dan lahan pertanian, Kamis ini. Peristiwa yang dipicu cuaca buruk itu menegaskan tingginya risiko bencana hidrometeorologi di wilayah selatan Jawa Barat, terutama pada puncak musim hujan. Cuaca ekstrem […]

  • Produk Lokal Garut

    Tak Lagi Jual Mentah, Produk Pangan Lokal Garut Mulai Jadi Andalan

    • calendar_month Sabtu, 23 Mei 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 28
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA DAERAH – Gerakan Pangan Murah (GPM) di Kabupaten Garut kali ini tidak hanya berbicara soal harga sembako murah menjelang Idul Adha. Di balik keramaian warga yang berburu minyak goreng, telur, hingga daging ayam dengan harga terjangkau, muncul pesan yang jauh lebih besar: produk lokal Garut mulai didorong naik kelas. Bupati Garut, Abdusy Syakur […]

expand_less